12/06/2025
Di antara Ibadah shalat, dzikir, dan puasa yang manakah ibadah itu yang paling dicintai rasulullah?
semuanya sangat dianjurkan dan dicintai oleh Rasulullah ﷺ. Namun, jika kita mencari mana yang paling sering dicintai dan dilakukan oleh Rasulullah secara konsisten, maka shalat adalah ibadah yang paling ditekankan dalam banyak hadits sahih.
Shalat – Ibadah yang Paling Dicintai Rasulullah
Rasulullah ﷺ bersabda:
> "Wuju'ilat qurratu 'ainiy fis-shalah"
"Dijadikan penyejuk mataku dalam shalat."
(HR. An-Nasa’i, Ahmad, dan lainnya; hasan shahih)
Dalam hadits lain:
> "Amalan yang paling dicintai Allah adalah shalat pada waktunya."
(HR. Bukhari dan Muslim)
Nabi juga sering shalat malam (tahajjud) hingga kakinya bengkak, sebagai bentuk syukur kepada Allah. Ini menunjukkan kecintaan beliau pada ibadah shalat malam.
shalat malam (qiyamullail atau tahajud) adalah salah satu bentuk shalat yang paling dicintai dan dijaga oleh Rasulullah ﷺ.
Dalil Hadits Shahih tentang Shalat Malam:
1. Rasulullah ﷺ sangat rutin melaksanakan shalat malam:
> "Beliau shalat malam sampai bengkak kakinya."
Para sahabat bertanya, “Wahai Rasulullah, bukankah Allah telah mengampuni dosamu yang telah lalu dan yang akan datang?”
Rasulullah menjawab:
"Afala akuunu ‘abdan syakuuraa?"
“Tidakkah aku ingin menjadi hamba yang bersyukur?”
(HR. Bukhari dan Muslim)
2. Shalat malam adalah kebiasaan orang-orang saleh:
> “Lazimilah qiyamullail, karena itu adalah kebiasaan orang-orang saleh sebelum kalian, pendekat kepada Rabb kalian, penghapus dosa, penolak penyakit dari badan, dan penghalang dari berbuat dosa.”
(HR. At-Tirmidzi; hasan)
3. Allah memuji orang yang shalat malam dalam Al-Qur’an:
> "Lambung mereka jauh dari tempat tidurnya (untuk shalat malam), mereka berdoa kepada Rabb mereka dengan rasa takut dan harap, dan mereka menginfakkan sebagian rezeki yang Kami berikan kepada mereka."
— QS As-Sajdah: 16
Kesimpulan:
shalat malam adalah bagian dari shalat yang sangat dicintai Rasulullah ﷺ. Bahkan, itu termasuk amalan utama beliau yang tidak pernah ditinggalkan, terutama dalam rangka mendekatkan diri kepada Allah dan sebagai bentuk rasa syukur.
Wallahu a’lam.