BPHP Wilayah XIII Makassar

BPHP Wilayah XIII Makassar Salah satu UPT Kementerian Kehutanan yang bertanggungjawab langsung kepada Ditjen Pengelolaan Hutan Lestari

Balai Pemantauan Pemanfaatan Hutan Produksi (BP2HP) dibentuk berdasarkan Peraturan Menteri Kehutanan Nomor : P. 557/Menhut-II/2006 tanggal 26 Desember 2006. BP2HP merupakan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Direktorat Jenderal Bina Usaha Kehutanan, salah satu diantaranya adalah Balai Pemantauan Pemanfaatan Hutan Produksi Wilayah XV Makassar yang berkedudukan di Makassar dengan wilayah kerja meliputi Provinsi Sulawesi Selatan, Provinsi Sulawesi Barat dan Provinsi Sulawesi Tenggara. BP2HP Wilayah XV Makassar mempunyai tugas melaksanakan sertifikasi tenaga teknis bidang Bina Usaha Kehutanan, penilaian sarana dan metode pemanfaatan hutan produksi serta pengembangan informasi, pemantauan dan evaluasi pelaksanaan pemanfaatan hutan produksi lestari. Dalam pelaksanaan tugas BP2HP Wilayah XV Makassar menyelenggarakan fungsi antara lain penyusunan rencana, program dan evaluasi pelaksanaan tugas pokok Balai, penilaian kinerja dan pengembangan profesi tenaga teknis bidang Bina Usaha Kehutanan, penyiapan tenaga teknis bidang Bina Produksi Kehutanan dan penyiapan rekomendasi pemberian ijin operasional teknis fungsional, pemberian perpanjangan atau usulan pencabutan ijin operasional teknis fungsional, penilaian sarana dan pengembangan metode pemanfaatan hutan produksi yang digunakan oleh tenaga teknis bidang Bina Usaha Kehutanan, pemantauan dan evaluasi pelaksanaan rencana kerja usaha pemanfaatan hutan produksi jangka panjang, rencana pemenuhan bahan baku industri, industri primer kapasitas diatas 6000 m3 /tahun dan dokumen peredaran hasil hutan, pelaksanaan pengembangan informasi pemanfaatan hutan produksi lestari, dan pelaksanaan tata usaha dan rumah tangga.

01/09/2026

PT Sele Raya Agri menggelar persiapan intensif guna menghadapi dampak El Nino yang diprediksi mencapai puncaknya pada bulan September. Salah satu langkah konkrit yang dilakukan adalah menggelar persiapan Pemadaman dan Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (Dalkarhutla) sebagai bentuk komitmen nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan serta mengantisipasi potensi bahaya karhutla di sekitar wilayah operasional.

Melalui kegiatan ini, Tim Satgas kian solid, sigap menguasai teknik pemadaman, dan siap siaga menghadapi situasi darurat demi mewujudkan lingkungan yang aman dan bebas dari asap.
Bersama lindungi bumi, cegah karhutla ! 💪🌿

31/08/2026

Untuk kawan-kawan pejuang di garis api, rehatlah sejenak. Biarkan sejuknya alam dan ketenangan hutan ini memelukmu, memulihkan lelahmu. Terima kasih Manggala Agni Kemenhut sudah terus berdiri di depan. Kami, keluarga Rimbawan, selalu bersamamu. 🌲💚

Kementerian Kehutanan RI Raja Juli Antoni, MA., Ph.D. Rohmat Marzuki

25/08/2026

MANGGALA AGNI KEMENHUT: BERJUANG UNTUK HUTAN, MASYARAKAT, DAN KEHIDUPAN

Kemerdekaan bukan hanya tentang upacara dan perayaan. Setiap orang dapat mengisi kemerdekaan dengan caranya masing-masing—dengan memberikan yang terbaik bagi bangsa dan lingkungan.

Dan Manggala Agni Kemenhut mengisi kemerdekaan dengan cara yang luar biasa: berjuang di garis depan mengendalikan kebakaran hutan dan lahan.

Di tengah panasnya api, kepulan asap, medan yang sulit, dan risiko yang tidak kecil, para personel Manggala Agni terus bergerak. Mereka hadir untuk memadamkan api, melindungi kawasan hutan, menjaga keselamatan masyarakat, serta mencegah agar dampak kebakaran tidak semakin meluas.

Setiap api yang berhasil dipadamkan berarti semakin banyak masyarakat yang dapat kembali menghirup udara yang lebih bersih dan segar. Setiap hektare hutan yang terselamatkan berarti semakin banyak pepohonan, satwa, dan ekosistem yang tetap memiliki ruang untuk hidup dengan tenang.

Terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh Manggala Agni Kemenhut atas dedikasi, keberanian, kerja keras, dan pengorbanan yang diberikan untuk negeri.

Tetap semangat, tetap kuat, dan tetap jaga keselamatan dalam setiap perjuangan. Kalian tidak berjuang sendirian. Seluruh keluarga besar Kementerian Kehutanan berdiri bersama Manggala Agni!

Karena menjaga hutan bukan sekadar memadamkan api.
Menjaga hutan berarti menjaga kehidupan.
Selamat berjuang, Manggala Agni Kemenhut!

Selamat memperingati Maulid Nabi Muhammad S.A.W. 1448 H.
25/08/2026

Selamat memperingati Maulid Nabi Muhammad S.A.W. 1448 H.





20/08/2026
19/08/2026

Strategi Mitigasi dan Adaptasi Hadapi Risiko Karhutla

Memasuki periode kekeringan yang lebih panjang, Indonesia menghadapi peningkatan potensi risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kondisi cuaca yang lebih kering, berkurangnya curah hujan, serta meningkatnya suhu dan kekeringan vegetasi dapat membuat hutan dan lahan semakin mudah terbakar. Karena itu, kesiapsiagaan dan langkah pencegahan menjadi kunci untuk menekan risiko karhutla.

Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan, Ir. Thomas Nifinluri, M.Sc., menjelaskan bahwa Kementerian Kehutanan terus memperkuat strategi mitigasi dan adaptasi melalui pendekatan yang lebih cepat, terintegrasi, dan berbasis data.

Salah satunya melalui pemanfaatan API (Application Programming Interface) yang memungkinkan pertukaran dan integrasi data antarsistem secara lebih cepat. Dukungan teknologi ini menjadi bagian penting dalam memperkuat pemantauan kondisi lapangan, penyampaian informasi, serta pengambilan keputusan dalam pengendalian karhutla.

Selain itu, SISDALKARHUT (Sistem Pengendalian Kebakaran Hutan) menjadi salah satu instrumen dalam mendukung pengendalian karhutla secara terpadu. Sistem ini membantu mengintegrasikan informasi dan mendukung koordinasi dalam upaya pencegahan hingga penanganan kebakaran.

Strategi mitigasi dilakukan dengan memperkuat deteksi dini, patroli dan pemantauan wilayah rawan, kesiapsiagaan personel dan sarana prasarana, serta peningkatan peran masyarakat. Sementara itu, langkah adaptasi diarahkan agar seluruh pihak mampu merespons perubahan kondisi iklim dan potensi kebakaran dengan lebih cepat dan tepat.

Karhutla bukan hanya persoalan ketika api sudah muncul. Pencegahan harus dimulai sebelum api terjadi. Dengan dukungan teknologi, data yang terintegrasi, kesiapsiagaan lapangan, serta kolaborasi pemerintah dan masyarakat, risiko karhutla dapat ditekan dan hutan Indonesia dapat terus terlindungi.

  , Gerakan Pramuka di Indonesia lahir dari semangat menyatukan berbagai organisasi kepanduan yang telah berkembang seja...
14/08/2026

, Gerakan Pramuka di Indonesia lahir dari semangat menyatukan berbagai organisasi kepanduan yang telah berkembang sejak sebelum kemerdekaan.
Gerakan Pramuka resmi dibentuk berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 238 Tahun 1961. Kemudian, pada 14 Agustus 1961, Gerakan Pramuka diperkenalkan secara resmi kepada masyarakat Indonesia. Karena itu, setiap tanggal 14 Agustus diperingati sebagai Hari Pramuka.

Pramuka merupakan singkatan dari Praja Muda Karana, yang berarti jiwa muda yang s**a berkarya. Semangatnya adalah membentuk generasi muda yang mandiri, disiplin, berkarakter, peduli sesama, dan cinta lingkungan.

Mari terus berkarya, mengabdi, dan menjadi generasi muda yang ikut menjaga hutan dan lingkungan untuk Indonesia yang lestari.

Salam Pramuka!




  , mengawali pekan pertama di bulan Agustus ini dengan semangat baru, BPHL Wilayah XV Makassar melaksanakan apel pagi y...
03/08/2026

, mengawali pekan pertama di bulan Agustus ini dengan semangat baru, BPHL Wilayah XV Makassar melaksanakan apel pagi yang diikuti oleh seluruh pegawai dan mahasiswa magang.

Dalam arahannya, Kepala BPHL Wilayah XV Makassar, Dr. Sudarmalik, S.Hut., M.Si., mengajak seluruh pegawai untuk terus menjaga semangat, disiplin, dan komitmen dalam merealisasikan program kerja yang telah direncanakan. Beliau menegaskan bahwa setiap target yang telah disusun merupakan amanah yang harus diwujudkan melalui kerja sama, dedikasi, dan tanggung jawab bersama.

Mari terus melangkah dengan optimisme, saling menguatkan, dan memberikan kinerja terbaik demi terwujudnya pengelolaan hutan lestari yang bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungan.




31/07/2026

Kualitas terbaik selalu berawal dari proses yang terjaga🌳
Melalui pemantauan dan evaluasi tata kelola hasil hutan yang tepat dari BPHL Wilayah XV, setiap material yang masuk diolah dengan presisi tinggi oleh PT Maruki Internasional Indonesia. Dari hulu hingga hilir, komitmen ini menghasilkan karya kayu berkualitas global yang sarat makna.

Address

Jalan Perintis Kemerdekaan KM 9
Makassar
90245

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when BPHP Wilayah XIII Makassar posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to BPHP Wilayah XIII Makassar:

Shortcuts

Share