23/10/2018
Publikasi Kreatif Nama Berarti Makna dan Makna Merupakan Pesan
P3E Suma-KLHK (Jakarta, 23 Oktober 2018)-Bimbingan Teknis Publikasi Kreatif Biro Hubungan Masyarakat Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan ini dilaksanakan di Hotel Atlet Century Park Jakarta. Senin, (22/10/2018).
Dalam pembukaannya Kepala Biro Humas LHK , Djati Wicaksono menyampaikan, "bahwa pesatnya perkembangan teknologi di era keterbukaan Informasi Publik, secara cepat terjangkau kepada masyarakat. Hal ini sesuai dengan tujuan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan dalam mengawal pembangunan yang tercantum dalam lima pilar, yakni Pertama, Pembangunan ekonomi dan daya saing. Kedua, Peningkatan stabilitas politik dan keamanan. Ketiga, Kemajuan kebudayaan prestasi bangsa. Keempat, Kebijakan Pembangunan Indonesia Sentosa. Kelima, Peningkatan kelayakan dan kegiatan kreatif."Jelas Kabiro Humas KLHK.
Center poin inti dari kegiatan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang menjadi perhatian utama dari Presiden Republik Indonesia dan Siti Nurbaya selaku Menteri Lingkungam Hidup dan Kehutanan adalah Perhutanan Sosial dan Kebakaran Lahan Hutan, mengingat hal ini menyentuh langsung ke masyarakat dan dipantau langsung oleh Menteri LHK dan Presiden Joko Widodo melalui Media Sosial, Twitter dan Instagram LHK.
Pemberitaan melalui media online Lingkungan Hidup dan Kehutanan akan diseragamkan, untuk hastag atau tagar( #) yang umum dan resmi digunakan KLHK dan kantor Sekretariat Presiden yang merangkum kegiatan Kementerian/Lembaga adalah , , , , , , . Ini tanda tagar yang berbeda dari hastag yang lain jumlahnya ribuan beredar di dunia maya.
Kepala Biro Humas KLHK menegaskan,"Terkait peningkatan Publikasi di level Eselon 1 masing masing Unit LHK hendaknya mengawasi terkait Publikasi lingkup LHK.
Sebagaimana pernyataan MenLHk bahwa tahun ini adalah tahunnya Kehumasan, untuk itulah peran Medsos dibutuhkan, guna menelorkan sinergitas publikasi lingkup Lingkungan Hidup dan Kehutanan agar semakin kokoh." Pungkas Djati.
Materi pertama mengangkat tema pengelolaan publikasi data dan informasi disampaikan Heri Hermana selaku Kepala Pusat Data dan informasi KLHK.
Bertindak sebagai moderator Budi Chandra selaku Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KLHK.
Kepala Pusdatin KLHK menekankan pentingnya data dan informasi.
Prinsipnya pertama, Klick , kemudiam save dan shared langkah ini merupakan sarana mengkomunikasikan data. Kedua, Content, Conteks, Contest artinya isi, tujuan kemudian dipublikasi untuk menginformasikan kinerja pemerintah kepada masyarakat. Kemudian ketiga Creative, Connected dan Confidence. Menghasilkan karya agar mudah terhubung dan percaya diri menggiring opini publik.
Untuk mewujudkannya dibutuhkan sarana dan prasarana pendukung berupa Bank Data, Formula Data dan display Data. Sehingga penyampaian publikasi hanya dalam satu genggaman tangan melalu smartphone, tidak perlu memakai perangkat yang ribet, adapun formula yang dipakai dalam publikasi via smartphone menggunakan prinsip antara lain, Dashboard Display, Smartphone based, Agenda setting, Photo , Video , Website, show information, monitoring links.
Seperti contoh kegiatan Nirsawita ta**ra award dahulu terkait Penilaian Status Lingkungan Hidup Daerah (SLHD), didalamnya tertuang Content yakni berisi data terkait pengelolaan data Lingkungan Hidup daerah dari seluruh Dinas Lingkungan Hidup dari seantero Indonesia. Content berisikan kinerja pemerintah green ship, contect menyangkut award/penghargaan dengan sistem penilaian memakai Metode PSR pressure search respons.
Intinya kita harus bergerak bekerja dengan memakai prinsip Dengarkan atau Listen, Kerjakan atau working, Laporkan atau Report dan kita harus memakai prinsip publikasi bahwa Nama berarti Makna , dan Makna merupakan Pesan.
Bimbingan Teknis Publikasi Kreatif dihadiri Eselon 1, P3E serta Unit-Unit Perwakilan lingkup Lingkungan Hidup dan Kehutanan se Indonesia.