Balai Besar KSDA Sulawesi Selatan

Balai Besar KSDA Sulawesi Selatan konservasi itu tentang tanggung jawab kita demi hidup dan kehidupan manusia BBKSDA Sulsel merupakan UPT KLHK yang berada dibawah Ditjen KSDAE

Pelantikan Majelis Pembimbing Saka (Mabisaka) & Pimpinan Saka (Pinsaka) Wanabakti Tingkat Cabang Kota Makassar Masa Bakt...
27/07/2026

Pelantikan Majelis Pembimbing Saka (Mabisaka) & Pimpinan Saka (Pinsaka) Wanabakti Tingkat Cabang Kota Makassar Masa Bakti 2025-2030

Melalui Saka Wanabakti membangun organisasi yang adaptif, profesional, dan mampu melahirkan generasi muda pelestari hutan yang siap menghadapi berbagai tantangan masa depan.

Halo Sobat Rangkong, Sudah tahu belum kalau Sulawesi Selatan punya Danau Terdalam di Indonesia.Danau Matano merupakan da...
24/07/2026

Halo Sobat Rangkong,
Sudah tahu belum kalau Sulawesi Selatan punya Danau Terdalam di Indonesia.

Danau Matano merupakan danau terdalam di Asia Tenggara dengan kedalaman mencapai 590 meter. Danau ini terbentuk jutaan tahun lalu (diperkirakan berusia 1-4 juta tahun). Termasuk danau oligotrofik (miskin zat hara), sehingga memiliki kejernihan air yang sangat tinggi. Menarik banyak penelitian terkait evolusi dan biodiversitas. Permukaan air Danau Matano berada di ketinggian +382mdpl.

Isolasi selama jutaan tahun mengakibatkan ekosistem Danau Matano memiliki karakteristik khas. Ditemukan keanekaragaman jenis ikan tawar endemjm tertingg di Asia seperti Glossogobius sp. dan Telmatherina sp. Berdasarkan data IUCN, ikan endemik Danau Matano tergolong rentan “vulnerable” terhadap kepunahan. Diperlukan usaha untuk mencegah ekosistem Danau Matano dari ancaman pencemaran dan spesies invasif.

Mari kita jaga kelestarian Danau Matano

16/07/2026

Bekerja Dari Tepian Danau Towuti

Pengelolaan TWA Danau Towuti dilakukan melalui tahapan penataan blok kawasan yang didukung dengan kunjungan lapangan.

Kunjungan Lapangan ditujukan untuk memastikan pembagian blok pengelolaan sesuai kondisi biofisik serta kebutuhan perlindungan/pemanfaatan secara berkelanjutan.

Data dan informasi yang diperoleh sebagai dasar pengelolaan kawasan yang lebih efektif, adaptif, berorientasi pada pelestarian keanekaragaman hayati serta pemanfaatan yang bertanggung jawab.

Bersama, kita jaga kelestarian TWA Danau Matano sebagai warisan alam yang berharga bagi generasi kini dan mendatang.

Segenap Keluarga Besar BBKSDA Sulawesi Selatan mengucapkan Selamat Ulang Tahun kepada Menteri Kehutanan Republik Indones...
13/07/2026

Segenap Keluarga Besar BBKSDA Sulawesi Selatan mengucapkan Selamat Ulang Tahun kepada Menteri Kehutanan Republik Indonesia Bapak Raja Juli Antoni, Ph.D. Raja Juli Antoni, MA., Ph.D.

Semoga Bapak senantiasa diberikan rahmat dan kesehatan dalam melaksanakan tugas dan pengabdian negara.

Terima kasih atas segala dukungan Bapak untuk pelestarian satwa endemik dan pengelolaan kawasan konservasi di Sulawesi Selatan.

05/07/2026

Halo Sobat Rangkong,
BBKSDA Sulsel menjalankan aksi nyata pelestarian keanekaragaman hayati melalui dua kegiatan:
✅ Pelepasliaran: 20 Kacamata Kericau & 3 Kepudang Kuduk-hitam yang merupakan hasil translokasi dari BKSDA Kalteng dan hasil patroli peredaran satwa liar.
✅ Translokasi: Owa Jenggot Putih (hasil serahan masyarakat Bone). Owa ini akan direhabilitasi di BKSDA Kalimantan Tengah sebelum dilepasliarkan ke habitat aslinya.

Terima kasih kepada masyarakat yang telah mendukung upaya konservasi. Satwa liar bukan peliharaan, mereka adalah penjaga keseimbangan ekosistem kita!

03/07/2026

Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sulawesi Selatan resmi meluncurkan sistem layanan konservasi “PINISI” (Pusat Integrasi Networking Informasi Satu Data berbasis Artificial Intelligence) pada Rabu, 1 Juli 2026 di Hotel Dalton, Makassar.

Layanan berbasis kecerdasan buatan (Artificail Intelligence) ini diresmikan langsung oleh Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Kementerian Kehutanan, Prof. Dr. Satyawan Pudyatmoko, S.Hut., M.Sc., yang memberikan dukungan dan apresiasi terhadap upaya peningkatan kualitas pelayanan publik tersebut.

Transformasi Digital Pelayanan

Kepala Balai Besar KSDA Sulawesi Selatan, Ir. Hasnawir, S.Hut., M.Sc., Ph.D., menyatakan bahwa, dengan PINISI layanan konservasi lingkup BBKSDA Sulsel akan lebih cepat, efisien, dan ekonomis. Sistem ini mengintegrasikan berbagai layanan utama ke dalam satu ekosistem One Data, yang meliputi:

• Surat Izin Masuk Kawasan Konservasi (SIMAKSI)

• Surat Angkut Tumbuhan dan Satwa Dalam Negeri (SATS-DN)

• Pelaporan Penangkaran Tumbuhan dan Satwa

• Layanan Pengaduan Masyarakat dan Informasi

Respon Tantangan Konservasi

Inovasi ini menjadi langkah strategis ditengah tantangan pengelolaan kawasan konservasi seluas 389.251 hektar yang tersebar di Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat. Selain aspek layanan, BBKSDA Sulsel juga berupaya memperkuat perlindungan Tumbuhan dan Satwa Liar (TSL). Sepanjang Januari hingga Juni 2026, BBKSDA Sulawesi Selatan telah berhasil menyelamatkan 570 ekor satwa, termasuk burung, reptil, primata, dan mamalia.

Ke depan, sistem PINISI diharapkan dapat digunakan secara luas di seluruh wilayah kerja BBKSDA Sulawesi Selatan dan terintegrasi dengan sistem layanan pusat seperti SIDAK KSDAE dan SIPONGI.

Lauching dan sosialisasi PINISI BBKSDA Sulawesi Selatan dihadiri berbagai pihak diantaranya, UPT Kementerian Kehutanan di Sulawesi, Maluku dan Papua, Dinas Kehutanan Provinsi Sulawesi Selatan, Balai Besar Karantina Hewan Ikan dan Tumbuhan Sulawesi Selatan, Fakultas Kehutanan Universitas Hasanuddin, pelaku usaha dan para mitra yang hadir secara faktual maupun virtual melalui zoom meeting.

Address

Jalan Perintis Kemerdekaan Km 8
Makassar
90245

Opening Hours

Monday 07:30 - 04:00
Tuesday 07:30 - 04:00
Wednesday 07:30 - 04:00
Thursday 07:30 - 04:00
Friday 07:30 - 04:30

Telephone

+628114600883

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Balai Besar KSDA Sulawesi Selatan posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to Balai Besar KSDA Sulawesi Selatan:

Shortcuts

Share