Yayasan Konservasi Laut Indonesia

Yayasan Konservasi Laut Indonesia Conserving the ocean for a better future

Keanekaragaman hayati laut Makassar menyimpan cerita tentang kehidupan yang saling terhubung.Dari terumbu karang, ikan-i...
29/04/2026

Keanekaragaman hayati laut Makassar menyimpan cerita tentang kehidupan yang saling terhubung.

Dari terumbu karang, ikan-ikan kecil, hingga biota laut lainnya, setiap elemen membentuk ekosistem yang unik di Kepulauan Spermonde. Melalui studi di Pulau Langkai, Lanjukang, dan Bonetambu, terlihat bahwa laut bukan sistem yang seragam, melainkan mosaik kondisi ekologis dan sosial yang berbeda, namun tetap saling terkait.

Yuk, kenali dan jaga kekayaan laut kita bersama.

Baca selengkapnya di https://yklindonesia.org/Keanekaragaman-Hayati-Laut-Kota-Makassar-Sebagai-Miniatur-Kepulauan-Spermonde/

Nelayan bukan sekadar pencari ikan, mereka adalah penjaga laut yang menjaga keseimbangan ekosistem setiap hari. Dari kea...
06/04/2026

Nelayan bukan sekadar pencari ikan, mereka adalah penjaga laut yang menjaga keseimbangan ekosistem setiap hari. Dari kearifan lokal hingga ketergantungan pada alam, kehidupan nelayan selalu selaras dengan kesehatan laut yang menjadi sumber hidup mereka.

Selamat Hari Nelayan Nasional! 🌊
Mari kita jaga laut bersama, karena laut yang sehat bukan hanya untuk hari ini, tapi untuk masa depan bersama.

20/03/2026

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Taqabbalallahu minna wa minkum. Mohon maaf lahin dan batin.

Laut tidak hanya menjadi sumber kehidupan, tetapi juga sumber inspirasi bagi banyak karya musik Indonesia. Melalui lagu-...
09/03/2026

Laut tidak hanya menjadi sumber kehidupan, tetapi juga sumber inspirasi bagi banyak karya musik Indonesia. Melalui lagu-lagu seperti “Melaut”, “Langit dan Laut”, hingga “Cerita Tentang Gunung dan Laut”, kita diajak merasakan kisah tentang perjalanan, harapan, ketenangan, dan hubungan manusia dengan alam. 🌊🎶

Di Hari Musik Nasional, mari merayakan musik sekaligus mengingat bahwa laut yang menginspirasi banyak karya ini perlu kita jaga bersama. Karena ketika laut tetap lestari, cerita, budaya, dan inspirasi dari alam akan terus hidup untuk generasi mendatang.

Di banyak keluarga nelayan, perempuan adalah penjaga ekonomi rumah tangga.Mereka mengatur keuangan keluarga, mencatat pe...
08/03/2026

Di banyak keluarga nelayan, perempuan adalah penjaga ekonomi rumah tangga.

Mereka mengatur keuangan keluarga, mencatat pemasukan dan pengeluaran, hingga memastikan kebutuhan sehari-hari tetap terpenuhi.

Melalui pelatihan dan pendampingan, perempuan pesisir juga mulai mengolah hasil laut menjadi produk bernilai tambah. Dari dapur rumah tangga lahir usaha kecil yang membantu meningkatkan pendapatan keluarga nelayan.

Ketika perempuan pesisir diberdayakan, dampaknya tidak hanya untuk keluarga, tetapi juga bagi komunitas pesisir.

Selamat Hari Perempuan Internasional. 💜
Perempuan pesisir adalah bagian penting dalam memutus rantai kemiskinan masyarakat nelayan.





🌊✨

Launching dan Bedah 3 Buku, Yayasan Konservasi Laut (YKL) Indonesia menghadirkan ruang diskusi para pihak untuk mereflek...
08/03/2026

Launching dan Bedah 3 Buku, Yayasan Konservasi Laut (YKL) Indonesia menghadirkan ruang diskusi para pihak untuk merefleksikan dinamika sosial, ekonomi, dan ekologi yang terjadi di pesisir Makassar dan Kepulauan Spermonde.

Melalui tiga buku yang diluncurkan, Perikanan Gurita Pulau Bonetambu, Keanekaragaman Hayati Laut Kota Makassar, dan Menggurita di Pulau. Kami berharap pengetahuan dari pesisir dapat terus berkembang, memperkuat upaya konservasi laut yang berbasis ilmu pengetahuan dan pengalaman masyarakat.

📖 3 Buku yang diluncurkan ini dapat diakses pada QR Code atau kunjungi https://yklindonesia.org/publikasiykl/

spermonde

Peluncuran tiga buku praktik baik konservasi oleh Yayasan Konservasi Laut (YKL) Indonesia di Makassar menjadi bagian dar...
01/03/2026

Peluncuran tiga buku praktik baik konservasi oleh Yayasan Konservasi Laut (YKL) Indonesia di Makassar menjadi bagian dari upaya memperkuat konservasi pesisir dan laut di kawasan Wallacea, sekaligus mendokumentasikan pembelajaran lapangan dan praktik kolaboratif.

Selengkapnya baca di:
🔗 https://pelakita.id/2026/02/28/perkuat-upaya-konservasi-di-kawasan-wallacea-ykl-indonesia-luncurkan-3-buku-praktik-baik-di-makassar/

Bagi YKL, laporan kegiatan saja tidak cukup. Program yang berhasil perlu diterjemahkan menjadi buku yang bercerita—agar mudah dipahami, menyentuh sisi kemanusiaan, dan memungkinkan untuk direplikasi di tempat lain. Nirwan Dessibali, Direktur YKL Indonesia PELAKITA.ID - Upaya pelestarian laut tidak...

Lewat 7 film ini, kita bisa melihat lebih dekat bagaimana perubahan iklim, sampah plastik, dan kerusakan terumbu karang ...
28/02/2026

Lewat 7 film ini, kita bisa melihat lebih dekat bagaimana perubahan iklim, sampah plastik, dan kerusakan terumbu karang benar-benar terjadi, bukan sekadar isu. Ada cerita ilmuwan, aktivis, dan komunitas yang terus berjuang menjaga laut tetap hidup.

Yuk, mulai dari nonton lalu lanjut dengan aksi kecil yang konsisten. Karena menjaga laut bukan tren sesaat, ini tentang masa depan kita bersama.

Terumbu karang merupakan ekosistem kunci yang menopang keanekaragaman hayati laut. Namun, keberadaannya semakin terancam...
21/02/2026

Terumbu karang merupakan ekosistem kunci yang menopang keanekaragaman hayati laut. Namun, keberadaannya semakin terancam oleh pencemaran sampah plastik yang masuk ke perairan dan menutup permukaan karang.

Plastik yang menutupi atau tersangkut pada karang dapat menghambat cahaya dan aliran air, melukai jaringan, serta meningkatkan risiko infeksi penyakit hingga kematian dalam waktu relatif singkat, yang pada akhirnya berdampak pada ikan dan biota laut lain yang bergantung padanya.

Pada momentum Hari Peduli Sampah Nasional, mari memperkuat komitmen untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dan tidak membuang sampah ke laut serta memastikan pengelolaan sampah di darat yang bertanggung jawab. Melindungi terumbu karang berarti menjaga keberlanjutan ekosistem laut Indonesia untuk generasi kini dan mendatang.

19/02/2026

Menanam itu mudah. Merawat hingga tumbuh, itulah komitmen.

Di Lantebung, monitoring rehabilitasi mangrove dilakukan bersama masyarakat untuk memastikan setiap bibit memiliki kesempatan hidup terbaik. Memantau survival rate, kondisi lingkungan, hingga faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan.

Mangrove yang tumbuh hari ini adalah benteng pesisir, penyerap karbon biru, dan rumah bagi kehidupan laut di masa depan.

Bersama masyarakat, kita jaga pesisir. 🌊💚

Address

Perumahan Bumi Pesona Pelangi, Jalan Kuning No. 15, Minasa Upa, Kec. Rappocini
Makassar
90221

Opening Hours

Monday 09:00 - 17:00
Tuesday 09:00 - 17:00
Thursday 09:00 - 17:00

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Yayasan Konservasi Laut Indonesia posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share