Kota Majenang

Kota Majenang Tempat Warga Majenang berbagi info tentang Kotanya sendiri.

Salah satu koleksi Komunitas Tjilatjap History tentang arsip Pendidikan di Majenang. Ini merupakan rapot Sekolah Rakyat ...
02/06/2023

Salah satu koleksi Komunitas Tjilatjap History tentang arsip Pendidikan di Majenang. Ini merupakan rapot Sekolah Rakyat Budi Utomo di Majenang Kelas 6 tahun 1959.

Sekolah Rakyat atau SR merupakan pendidikan setingkat SD. Sebelum menjadi Sekolah Dasar dahulu bernama Sekolah Rakyat.

Ada yang tahu lokasi sekolahnya sebelah mana?
Atau ada yang kenal dengan nama siswa tersebut.

Sumber: IG Tjilatjaphistory

Hasil akhir perolehan Medali Sea Games 2023 di Kamboja. Indonesia menempati urutan ke tiga di bawah Vietnam dan Thailand...
17/05/2023

Hasil akhir perolehan Medali Sea Games 2023 di Kamboja.
Indonesia menempati urutan ke tiga di bawah Vietnam dan Thailand.

Akhirnya 😭😭😭Medali emas setelah penantian 32 tahun, mengalahkan Thailand 5 - 2.Siapa yang emosi nontonnya? Official Indo...
16/05/2023

Akhirnya 😭😭😭
Medali emas setelah penantian 32 tahun, mengalahkan Thailand 5 - 2.

Siapa yang emosi nontonnya? Official Indonesia dipukuli official Thailand. 😭

Yang mau silaturahmi ke akun IGnya Thailand
__________________________________

Setelah beberapa bulan ini cuaca terasa panas, kemungkinan ke depan akan merasakan sejuk dan dingin. Kalo cuaca dingin g...
15/05/2023

Setelah beberapa bulan ini cuaca terasa panas, kemungkinan ke depan akan merasakan sejuk dan dingin.

Kalo cuaca dingin gini enaknya 5 huruf.
_________________________________

SERAYUNEWS-Soal jalan rusak di wilayah Kabupaten Cilacap, Pj Bupati Cilacap Yunita Dyah Suminar akui banyak mendapat lap...
09/05/2023

SERAYUNEWS-Soal jalan rusak di wilayah Kabupaten Cilacap, Pj Bupati Cilacap Yunita Dyah Suminar akui banyak mendapat laporan dari masyarakat. Pihaknya akan memperbaiki secara bertahap mengingat keterbatasan APBD Kabupaten Cilacap.

Berdasar data Dinas PUPR Cilacap, Kupaten Cilacap memiliki 587 ruas jalan kabupaten dengan panjang 1629 Kilometer. Untuk Tahun 2021 kondisi jalan baik 67%, tahun 2022 meningkat 68% dengan kondisi rusak berat sekitar 12%.
“Butuh 850 sekian miliar rupiah untuk seluruh Kabupaten Cilacap ini membutuhkam kesabaran supaya bertahap. Saya banyak sekali dapat masukan oleh masyarakat terkait jalan rusak,” ujar Pj Bupati Yunita Dyah Suminar, Senin (8/5/2023).

Yunita mengatakan, bahwa saat ini kemampuan APBD Kabupaten Cilacap belum mencukupi untuk memperbaiki keseluruhannya. Menurutnya, dari bebutuhan 850 miliar baru tercover sekitar 170 miliar. Untuk itu dia akan meminta bantuan pemerintah pusat.

“Saat ini kemampuan APBD kita tidak sekian banyak, tetapi saya akan berupaya ke PUPR, karena sekarang ada undang-undang baru jalan kabupaten bisa dibiayai oleh pemerintah pusat, kalau dulu kan tidak,” imbuhnya.

Sedangkan untuk langkah selanjutnya, pihaknya akan mengumpulkan data base, untuk memastikan jalan yang perlu diperbaiki. Jalan kabupaten menjadi tanggung jawab bupati dan jalan desa tanggung jawab kepala desa.

“Maka kami meminta teman PU untuk menyurvei jalan desa untuk punya databse sehingga ketika mereka mengusulkan ke APBD itu kita bisa ukur kebutuhan anggarannya itu ada di bansus (bantuan khusus) nanti kita buat aturannya,” terangnya.

Yunita menambahkan, untuk APBD tahun 2023 banyak peningkatan jalan dengan rigit beton, namun pada anggaran perubahan akan diperbanyak menggunakan hotmix karena dinilai waktunya lebih singkat.

“Tahun ini banyak membangun jalan rigit beton, namun di anggaran perubahan kita akan utamakan jalan hotmix karena waktunya pendek,” tandasnya.

Tempat admin mengambil gambar ini adalah tanggul bendungan Cijalu. Dahulunya tanah yang jadi pekarangan dan tempat sampa...
07/05/2023

Tempat admin mengambil gambar ini adalah tanggul bendungan Cijalu. Dahulunya tanah yang jadi pekarangan dan tempat sampah ini merupakan area genangan air, memang cukup luas area bendungannya namun lambat laun terjadi sedimentasi sehingga muncul lahan baru. Di hilir pun sepanjang tanggul mulai banyak rumah-rumah warga yang berdiri.

Kalau berjalan sedikit ke hulu, airnya cukup jernih, enak untuk "ceburan". Tapi tetap hati-hati ya, apalagi kalau bukan warga asli sini 😁
____________________________

Apa gak khawatir kolom komentarnya diserbu warga Cilacap Pak? ___________________________________
05/05/2023

Apa gak khawatir kolom komentarnya diserbu warga Cilacap Pak?
___________________________________

SERAYUNEWS-Seekor biawak berukuran besar masuk rumah warga di wilayah Majenang Cilacap, Jawa Tengah. Kemunculan biawak i...
05/05/2023

SERAYUNEWS-Seekor biawak berukuran besar masuk rumah warga di wilayah Majenang Cilacap, Jawa Tengah. Kemunculan biawak itu membuat warga panik hingga meminta bantuan Damkar untuk menangkapnya.

Kepala Satpol PP Luhur Satrio Muchsin mengatakan, hewan jenis biawak masuk rumah warga yang terletak di Jalan Sirsak RT01 RW 18 Desa Cipancur Kecamatan Majenang Cilacap.

“Sekitar jam empat sore, pemilik rumah melihat seekor biawak di kamar, kemudian berteriak dan meminta tolong kepada masyarat,” ujar Satrio dalam keterangannya.

Setelah dipergoki pemilik rumah, hewan jenis reptil itu hendak kabur, namun terjebak di antara dinding dapur yang terbuat dari baja ringan.

“Kemudian kejadian itu dilaporkan ke Pos Damkar Majenang, dan kita menerjunkan beberapa personel untuk mengevakuasinya,” ujarnya.

Tak butuh waktu lama, petugas yang tiba dilokasi langsung mengevakuasi hewan reptil yang berukuran panjang sekitar satu meter itu.

Setelah dievakuasi, hewan biawak akan dilepasliarkan kembali di tempat yang aman aman dan jauh dari permukiman penduduk.

“Jika masyarakat membutuhkan pertolongan kebakaran dan non kebakaran bisa menghunungi pos damkar terdekat atau melalui Aplikasi Satkartaru Siap,” ujarnya.
____________________________________

SERAYUNEWS-Sebuah bus angkutan penumpang terbakar saat keluar dari terminal di wilayah Majenang Cilacap, Selasa (2/5/202...
02/05/2023

SERAYUNEWS-Sebuah bus angkutan penumpang terbakar saat keluar dari terminal di wilayah Majenang Cilacap, Selasa (2/5/2023). Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, meskipun kondisi bus hangus tebakar.

Kepala UPT Damkar Cilacap Supriyadi menyampaikan, kejadian bermula saat bus keluar dari terminal Pasar Majenang. Saat itu penumpang sudah melihat ada kepulan asap dari bawah mobil, namun sopir bus mengira dari knalpot.

“Lima menit kemudian mobil masuk ke Jalan Dokter Sutomo dan sopir melihat ada kepulan asap dari kaca spion sebelah kanan. Kemudian ada pengendara motor yang melihat bahwa ada api di sebelah tangki bus, kemudian pengendara tersebut berteriak kepada sopir bahwa ada api menyala di bus tersebut,” ujarnya.

Menurut Supri, Setelah bus berhenti, ternyata setelah dicek ada kobaran api pada bagian kanan bus. Dengan kondisi panik sopir bus bersama warga membantu memadamkan api dengan alat seadanya.

“Karena api semakin membesar, warga menghubungi Pos Damkar Majenang, lima menit kemudiam petugas tiba di lokasi langsung melakukan pemadaman,” ujarnya.

Atas insiden kebakaran tersebut, bus angkutan pemumpang hangus terbakar dengan kerugian sekitar Rp60 juta. Dalam upaya pemadaman menghabiskan 3000 liter air dan 6 tabung APAR.

“Kita lakukan pendataan, dan penyebab kebakaran dugaannya dari korsleting listrik sekitar tangki BBM bus itu,” tutupnya

Pada ngerasa kalau akhir-akhir ini Terasa sangat panas dan haredang? Menurut BMKG, penyebab pertama suhu panas di Indone...
23/04/2023

Pada ngerasa kalau akhir-akhir ini Terasa sangat panas dan haredang?
Menurut BMKG, penyebab pertama suhu panas di Indonesia ialah dinamika atmosfer yang tidak biasa. Selain itu, sedang terjadi gelombang panas di wilayah Asia.

Kalau dilihat di peta, Majenang termasuk salah satu wilayah yang paling panas di Pulau Jawa.
* Semakin gelap artinya semakin panas
_________________________________

Address

Majenang
53257

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Kota Majenang posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to Kota Majenang:

Share