Sugan aya cicis ringgit sisa blok desa

Sugan aya cicis ringgit sisa blok desa LIKE HALAMAN INI Jika memang anda terlahir di jtpmr,UNTUK MEMPUBLIKASIKAN KAMPNG KITA DI DUNIA MAYA!

04/10/2017

Dalam rangka memperingati hari jadi ds jatipamor kec talaga kab majalengka yg ke 100thn akan mengadakan acara carnapal jalan santai yg akan dilaksanakan pd hari sabtu tgl 7 oktober 2017 waktu dan tempat: jam 07:00 s/d selesai sambil menikmati BAZAR / kuliner / produk/ warga ds jatipamor yg berada di lapanga bola ds jatipamor! Atas partisipasinya Sugan aya cicis ringgit sisa blok desa mengucapkan banyak teraimakasih

JonruTahukah Anda, Mengapa Bayi PengemisSelalu Tertidur?Dekat stasiun di sebuah kota besar dudukseorang wanita dgn usia ...
01/07/2015

Jonru
Tahukah Anda, Mengapa Bayi Pengemis
Selalu Tertidur?
Dekat stasiun di sebuah kota besar duduk
seorang wanita dgn usia yg tak diketahui.
Rambutnya kotor, kepalanya tertunduk
dalam kesedihan.
Wanita itu duduk di lantai kotor dan di
sampingnya terletak sebuah tas. Dalam tas
itu orang melempar uang. Di tangan
wanita, tidur seorang bayi berusia dua
tahun. bayi itu berpakaian kotor.
Banyak orang yang lewat akan memberikan
uang. Kami selalu merasa kasihan pada
orang kurang beruntung. Kami siap untuk
memberikan orang-orang malang itu
kemeja terakhir kami, uang terakhir kami di
dalam kantong tanpa ragu ragu.
Aku berjalan melewati seorang pengemis
selama satu bulan . Tidak memberikan
uang, karena saya tahu bahwa ini adalah
geng yang dioperasikan dan uang yang
dikumpulkan oleh pengemis akan diberikan
kepada siapapun yang mengontrol
pengemis di daerah tersebut, orang-orang
yang memiliki banyak properti mewah dan
mobil.
Sebulan kemudian, saya berjalan melewati
pengemis, seketika saya merasa terkejut.
saya di persimpangan yang sibuk, menatap
bayi, berpakaian seperti biasa yang sangat
kotor. Saya menyadari bahwa itu tampak
aneh, menemukan seorang anak kecil di
sebuah stasiun kotor dari pagi hingga sore.
Bayinya tidur. Tidak pernah menangis atau
menjerit , selalu tertidur, mengubur
wajahnya di lutut seorang wanita yang
disebut ibunya.
Apakah salah satu dari Anda memiliki anak-
anak antara usia 1 sampai 3? Apakah Anda
ingat bagaimana mereka tidak dapat tidur
lebih dari 2 jam pada suatu waktu? Namun,
anak-anak ini selalu tertidur. Selalu! Oleh
karena itu kecurigaan saya tumbuh.
"Kenapa dia tidur sepanjang waktu?" Aku
bertanya (kepada pengemis), menatap bayi.
Pengemis pura-pura tidak mendengar saya.
Dia menunduk dan menyembunyikan
wajahnya di kerah jaket lusuh nya. Saya
mengulangi pertanyaan itu. Wanita itu
mendongak , melhat saya, seakan kesal
dengan pertanyaan saya.
"B*ngs*t" , bibirnya bergumam.
Di belakangku seseorang menaruh
tangannya di bahuku. Aku menoleh ke
belakang . Seorang pria tua itu menatapku
tidak setuju: "Apa yang Anda inginkan
darinya? kamu tidak melihat seberapa keras
kehidupannya?." Dia mengambil beberapa
koin dari sakunya dan melemparkannya ke
kantong pengemis tsb.
Pengemis itu menunjukkan raut wajah
wajah berterima kasih dan kesedihan pada
umumnya. Orang itu melepaskan
tangannya dari bahuku dan berjalan keluar
dari stasiun.
Hari berikutnya aku menelepon teman. Dari
teman saya, saya berhasil menemukan
bahwa pengems itu adalah bisnis, meskipun
terlihat spontanitas, jelas terorganisir dan
diawasi oleh lingkaran organisasi kejahatan.
Anak-anak yang digunakan adalah anak
hasil "menyewa" dari keluarga pecandu
alkohol, atau hasil penculikan.
Saya membutuhkan jawaban atas
pertanyaan - mengapa bayi tidur? Dan saya
mendapatkannya. Teman saya mengatakan
kepada saya dengan suara tenang, "Mereka
diberikan he**in, atau vodka"
Aku tercengang . "Siapa yang diberikan
he**in atau vodka?!"
Dia menjawab, " Anak itu, sehingga ia tidak
berteriak. Wanita itu akan duduk sepanjang
hari dengan dia, bayangkan bagaimana
anak itu mungkin bosan?"
Dalam rangka untuk membuat bayi tidur
sepanjang hari, ia dicekokin dengan vodka
atau obat-obatan. Tentu saja, tubuh anak-
anak tidak mampu mengatasi bahan2 keras
tersebut. Dan anak-anak seringkali tewas.
Hal yang paling mengerikan - kadang-
kadang anak-anak meninggal selama "hari
kerja" . seorang "ibu" harus memegang
mayat anak kecil di tangannya sampai
malam. Ini adalah aturan. Dan oleh orang
yang lewat akan diberikan beberapa uang ke
kantong pengemis, dan percaya bahwa
mereka melakukan perbuatan baik.
Membantu ibu tunggal.
Hari berikutnya saya sedang berjalan di
dekat stasiun yang sama. Aku membawa
identitas jurnalistik, dan sudah siap untuk
pembicaraan serius. sayangnya
pembicaraan tidak be rhasil. Namun, terjadi
hal ini:
Seorang wanita sedang duduk di lantai dan
di tangannya seorang anak kecil. Aku
bertanya pertanyaan tentang akte kelairan
anak, dan yang paling penting, di mana
anak kecil kemarin yang ia diabaikan.
Kelakuan saya diprotes oleh orang yang
lewat. Saya diberitahu bahwa saya sudah
gila karena berteriak pada pengemis miskin
dengan seorang anak. Pada akhirnya, saya
dikawal keluar dari stasiun dalam kehinaan.
Satu hal yang tersisa adalah untuk
memanggil polisi. Ketika polisi tiba,
pengemis dengan bayi menghilang .
Bila Anda melihat seorang wanita dengan
seorang anak, mengemis, berpikir sebelum
Anda menyumbangkan. Pikirkan tentang
hal itu, jika bukan karena ratusan ribu
pemberi sedekah, bisnis seperti ini sudah
mati. Bisnis akan mati dan bukan anak-
anak. Jangan melihat anak yang sedang
tidur dengan kasih sayang. Lihat horor.
Karena Anda membaca artikel ini , Anda
tahu sekarang mengapa anak tersebut tidur
di tangan pengemis.
Silakan berbagi ini. Dan ketika Anda
memutuskan lagi untuk menyumbang ke
pengemis, ingat bahwa amal yang anda
lakukan bisa jadi kematian bagi anak kecil
lainnya. (*)
Sumber tulisan: http://www.pekanews.com
/2015/02/tahukah-anda-mengapa-bayi-
pengemis.html

PeKa Selalu Mengabarkan [beta]

24/06/2015

Ramadan 1436 H
Rumah Makan Buka Siang Hari, Satpol PP
Majalengka Ambil Bangkunya
RAMADAN
24 Juni, 2015 - 16:18
TATI PURNAWATI/KC
SATUAN Polisi Pamong Praja mendatangi
rumah makan di Kelurahan Tonjong,
Kecamatan Cigasong, Kabupaten
Majalengka yang buka pada siang hari. Di
rumah makan tersebut Satpol PP menutup
paksa rumah makan dengan membawa
tempat duduk pengunjung rumah makan
dan mengangkutnya ke kantor, Rabu
(24/6/2015).*
MAJALENGKA, (PRLM).- Satuan Polisi
Pamong Praja tutup paksa sejumlah rumah
makan di Majalengka yang buka pada siang
hari, dengan alasan tidak menghargai umat
yang sedang berpuasa. Penutupan
dilakukan dengan cara membawa sejumlah
bangku tempat duduk bagi pengunjung
rumah makan, Rabu (24/6/2015).
Rumah makan yang bangkunya diangkut
Satuan Polisi Pamong Praja di antaranya
adalah di rumah makan di Perempatan
Tonjong, serta di depan terminal Cigasong,
Kecamatan Cigasong, Kabupaten
Majalengka. Rumah makan lainnya yang
buka dan terkena sweeping hanya diberikan
peringatan agar menutup usahanya di siang
hari dan baru buka kembali pada sore hari.
Satuan Polisi Pamong Praja mengawali razia
dari arah Tojong ke Cigasong. Di dalam
areal pasar Cigasong ada dua rumah makan
yang buka, kedua rumah makan
diperingatkan petugas Satpol PP agar
bersedia buka mulai pukul 15.00 WIB,
kalaupun buka pada pagi atau siang hari
rumah makan hanya diperbolehkan
menyediakan lauk pauk tanpa nasi.
Kasat Pol PP Yusanto Wibowo disertai
stafnya Akbar S Harto, mengatakan
sweeping rumah makan dilakukan untuk
menjaga toleransi yang sedang berpuasa.
“Kami telah menghimbau kepada para
pedagang untuk tidak buka pada siang hari
kalaupun buka harus tertutup agar tidak
terlihat dari luar, mereka diperbolehkan
membuka rumah makannya mulai pukul
15.00 WIB untuk mempersiapkan buka
puasa,” ungkap Kasatpol PP Kabupaten
Majalengka, Yusanto Wibowo. (Tati P-KC/

05/06/2015

redaksi halaman dari
MAJALENGKA, (PRLM).- Dua objek
wisata, Gua Lalay dan Curug
Katumbiri serta Green Canyon di
Desa Sukadana, Kecamatan
Argapura, Kabupaten Majalengka
ditutup Pemerintah Kabupaten Majalengka. Penutupan itu
setelah dinyatakan ada tiga
korban pengunjung wisata di Gua
Lalay yang tewas terseret air
bah empat hari lalu. Seluruh petunjuk arah menuju ke
dua lokasi tersebut serta ucapan
selamat datang pun, pada Kamis
(12/2/2015) dilucuti. Pintu masuk
lokasi Gua Lalay telah ditutup
lebih dulu dengan memasangi garis polisi menandakan tidak
diperbolehkan untuk dikunjungi. Menurut keterangan Bupati
Majalengka Sutrisno, penutupan
kedua lokasi wisata tersebut
dilakukan terkait tidak adanya
jaminan keamanan serta kedua
lokasi belum berizin. Padahal izin wisata harus ditempuh, sekaligus
untuk dilakukan kajian apakah
tempat tersebut layak untuk
dijadikan objek wisata atau
tidak. “Sebuah tempat walapun
lokasinya indah belum tentu bisa
dijadikan sebagai tempat wisata
bila medannya tidak mendukung
dan dianggap membahayakan
pengunjung. Dan di Gua Lalay ini membahayakan, demikian juga di
Green Canyon,” ungkap Bupati. Hal senada diungkapkan Anggota
Basarnas dari Provinsi Jawa
Barat, Iwan yang kini menjadi
ketua tim pencarian korban yang
hanyut terbawa arus air
bersama dua mahasiswa beberapa waktu lalu. Menurut Iwan, Gua Lalay tidak
layak menjadi sebuah objek
wisata karena kondisi alamnya
yang tidak mendukung. Dari
bagian kanan dan kiri sungai
cukup curam, sehingga bila terjadi bencana longsor dari sisi
kanan ataupun kiri sulit bagi
pengunjung untuk bisa
menyelamatkan diri. Demikian juga ketika air bah
muncul secara tiba-tiba,
pengunjung lokasi wisata yang
sedang berada di tengah sungai
atau bahkan di pinggir sungai
sekalipun tidak akan bisa cepat naik ke atas tebing karena
tebing cukup tinggi dan curam. Apalagi di bagian selatan sungai
kondisi tebing batu setinggi
kurang lebih 20 meteran,
makanya bila terjadi longsor dari
bagian utara sungai yang juga
kondisinya cukup curam akan sulit untuk menyelamatkan diri. Ketua Kelompok Pariwisata Green
Canyon Maman Rohmana, ketika
dimintai konfirmasi soal adanya
penutupan lokasi wisata
berharap, penutupan lokasi tidak
dilakukan seluruhnya karena lokasi wisata yang dikelolanya
lebih aman dibanding Gua Lalay. “Pemandu wisata di lokasi yang
kami kelola cukup banyak, kami
selalu mengawasi setiap
pengunjung yang berada di
sungai ataupun di objek lainnya,
Tingkat keamanan lebih terjamin dibanding di Gua Lalay karena
lokasinya di kami lebih terbuka,”
ungkap Maman. Menurut dia, begitu gerimis
turun atau kabut tebal muncul
pihaknya langsung menutup
lokasi wisata, karena dia paham
betul akan keselamatan
pengunjung. “Bila kabut tebal, jarak pandang
hanya skeitar 10 meteran
sehingga sulit mengawasi
pengunjung, makanya lokasi
wisata segera kami tutup,” jelas
Maman. Sementara itu pencarian
terhadap korban hilang Otong
Ian, yang diduga hanyut terseret
air, pada hari ke empat dipimpin
oleh tim dari Basarnas Jawa
Barat, TNI, Polri dibantu sejumlah relawan dari BPBD, masyarakat
setempat, relawan asal Kuningan,
serta sejumlah relawan lainnya. Pencarian mulai dilakukan sekitar
pukul 07.00 hingga pukul 13.00
WIB dihentikannya pencarian
akibat hujan dan kabut tebal
yang menyulitkan jarak pandang,
serta dikhawatirkan muncul air bah. Menurut keterangan Ketua Tim
Basarnas Iwan, pencarian
dilakukan dengan cara menyisir
alur sungai Cilongkrang mulai dari
lokasi kejadian di Gua Lalay
hingga sepanjang 3 km kearah hilir sungai. Di sepanjang lokasi tersebut
belum ditemukan tanda-tanda
yang menunjukkan keberadaan
korban. Sedangkan kondisi air di
sungai sendiri bervariasi ada
yang setinggi 50 m ada p**a yang hanya setinggi betis. “Jumlah personel yang
melakukan pencarian
diperkirakan sebanyak 50 orang,
sebagian s**arelawan tidak kami
ijinkan untuk ikut serta turun ke
sungai karena terbatasnya pelampung,” ungkap Iwan.

02/06/2015

berita hr ini dr MAJALENGKA, (PRLM).- Ratusan
warga Majalengka, TNI, kepolisian
serta Pegawai Negeris Sipil (PNS)
di lingkungan Pemerintah
Kabupaten Majalengka lakukan
donor darah di alun-alun kota Majalengka yang digelar panitia
ulang tahun Kabupaten
Majalengka tahun 2015 kerja
sama dengan PMI Majalengka. Tos ah sakitu wae

01/06/2015

Inilah daptar nama2 desa dr kec.talaga dgn kodeposnya Kabupaten
Majalengka Provinsi Jawa Barat
(Jabar) :

1. Desa Argasari (Kodepos :
45463)
2. Desa Campaga (Kodepos :
45463)
3. Desa Cibeureum (Kodepos :
45463)
4. Desa Cicanir (Kodepos :
45463)
5. Desa Cikeusal (Kodepos :
45463)
6. Desa Ganeas (Kodepos :
45463)
7. Desa Gunungmanik
(Kodepos : 45463)
8. Desa Jatipamor (Kodepos :
45463)
9. Desa Kertarahayu
(Kodepos : 45463) 10. Desa Lampuyang (Kodepos :
45463)
11. Desa Margamukti (Kodepos
: 45463)
12. Desa Mekarraharja
(Kodepos : 45463) 13. Desa Salado (Kodepos :
45463)
14. Desa Sukaperna (Kodepos :
45463)
15. Desa Talagakulon (Kodepos
: 45463)
16. Desa Talagawetan
(Kodepos : 45463)

intinamah smua kec. Talaga kodeposna 45463 beda lg sm kec. Yg lainya yu ah.

31/05/2015

ulasan berita PR(PIKIRAN RAKYAT) online

pd tgl 24September, 2012 - 18:07 MAJALENGKA, (PRLM).-

Sebanyak
90 karung beras untuk keluarga
miskin di Desa Jatipamor,
Kecamatan Talaga, Kabupaten
Majalengka, jatah bulan
September diduga dijual kepada pedagang oleh aparat Desa
Jatipamor. Aksi penjualan raskin
tersebut kepergok warga,
ketika aparat desa sedang
mengangkut beras dari Kabtor
Balai Desa setempat. Menurut keterangan Kapolres
Majalengka Ajun Komisaris Besar
polisi Lena Suhayati disertai
Kasat Reskrim Ajun Komisaris
Polisi H.Dedi Budiana kasus
penjualan raskin tersebut kemudian dilaporkan masyarakat
setempat dan kasusnya kini
sedang ditangani unit tipikor
atas. Berdasarkan keterangan
semantara, dugaan penjualan
raskin tersebut mulai terungkap
dari laporan masyarakat
setempat. Pada Rabu (12/9/12)
pukul 1.00 dini hari lalu Salah seorang aparat desa setempat,
Say kepergok salah seorang
warga Oyo Sunarya sedang
mengangkut beras raskin dari
kantor balai desa menggunakan
sepeda motor. Saya p**ang pergi mengangkut beras yang
jumlahnya sekitar 90 karung
hingga pukul 4.00 pagi. Oyo yang mencurigai kasi aparat
desa segera mengabari salah
seorang tokoh masyarakat desa
setempat Ahmad Sahrial, yg skrg menjabat sbg kep.desa tsbut
Sehingga saat itu juga puluhan
warga berupaya mendatangi Kantor Balai desa guna
mempertanyakan kemana beras
tersebut didistribusikan di saat
tengah malam.

Smg hal sprti itu tdk akan terjadi lagi dimasa yg akan datang.
Yu ah jgn lupa like, saran & komentarny.

31/05/2015

terimakasih buat akun yg sudah mengklik s**a halaman ini, dengan itu anda sudah ikut menjunjung dan mempublikasikan pemerintahan desa anda sendiri. Untuk yg belum smg cpt brpikir positif untuk sgra mengklik s**a halaman ini.

Tntg halaman:
sug-gan = sunapulo lampegan

ci-cis = cikalong -cilimus

ringgit = blok ringgit

si-sa = situsari

blokdesa = blok desa.

Smg bermanpaat dan terimakasih.

28/05/2015

Silahkan ambil objek apa saja yang bersangkutan dgn kampung anda sendiri lalu kirimkan ke halaman ini

28/05/2015
27/05/2015

Apakah anda terlahir di desa ini? Klik s**a jikalau benar!

Address

Majalengka
45463

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Sugan aya cicis ringgit sisa blok desa posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share