23/01/2022
SEJARAH DESA CIBORELANG
Alkisah Buyut Waridah di Depok mengharapkan anak cucunya ada yang berani mengadakan perlawanan terhadap penjajah ( Belanda ), selain itu Buyut Waridah merasa tidak puas dengan tindakan Sultan Cirebon yang selalu tunduk dan patuh kepada Pemerintah Belanda, Maka pada waktu itu rakyat di bawah Pimpinan Bagus Rangin mengadakan perlawanan kepada penjajah yang berpusat di Bantarjati dan pada waktu itu Pemerintah Belanda memerintahkan Pangeran Kornel dari Sumedang untuk menumpas siapa saja yang melawan kepada Belanda.
Lalu pada waktu itu Ki Narang Bana mencoba bermusyawarah dengan Ki Dedeng Bondan untuk mengadakan pertahanan di sebelah utara bila ada serangan dari Indramayu, namun Ki Dedeng Bondan menolak untuk membantu Ki Narang Bana bahkan Ki Dedang Bondan tetap pada pendirianya akan terus taat dan patuh kepada Belanda Maka terjadilah pertengkaran yang menimbulkan peperangan yang luar biasa, pada waktu itu Ki Dedeng Bondan terdesak dan lari ke arah selatan untuk bergabung dengan Belanda tetapi Ki Narang Bana terus mengejar Ki Dedeng Bondan dan saking takutnya Ki Dedeng Bondan bersembunyi dan terjun ke dalam kolam, Ki Narang Bana tetap menunggunya di atas kolam tetapi samapai beberapa hari Ki Dedeng Bondan tidak muncul juga,
hingga suatu hari munculah keanehan dari dalam kolam tersebut, dari dalam kolam timbul air yang berwarna warni Ki Narang Bana merasa terkejut dan dengan spontan Ki Narang Bana mengucapkan kata CAI BORELANG ( Air yang berwarna warni / belang ),
Akhirnya Buyut Waridah Depok, Bagus Rangin dan Ki Narang Bana menamai dearah tersebut CIBORELANG dan Setelah itu mereka membentuk suatu pemerintahan baru dengan nama DESA CIBORELANG sebagai pemecahan dari Desa Beusi pada tahun 1832 yang di pimpin oleh seorang Kepala Desa yang bernama Bpk. Sakiem.
Terima Kasih
Semoga kisah Sejarah Desa Ciborelang ini bisa menjadi informasi yang bermanfaat.