Situs Petirtaan Dewi Sri Simbatan, Magetan

Situs Petirtaan Dewi Sri Simbatan, Magetan Situs Purbakala peninggalan kuno jaman kerajaan Majapahit

FESTIVAL BUDAYA DEWI SRI 2017Datang dan saksikan☑ GRATISSS📝Yang akan diadakan pada tanggal 28, 29, 30 September 2017 di ...
28/09/2017

FESTIVAL BUDAYA DEWI SRI 2017
Datang dan saksikan
☑ GRATISSS
📝Yang akan diadakan pada tanggal 28, 29, 30 September 2017 di Desa Simbatan, Kecamatan Nguntoronadi, Kabupaten Magetan 📢
✍​ Jangan sampai ketinggalan event budaya terbesar se eks-karesidenan.
◀ *Bertempat di Candi Petirtaan Dewi Sri Simbatan yang merupakan salah satu dari 3 sumber petirtaan yang ada di Indonesia*👈​😍
📢 Akan menampilkan berbagai acara budaya menarik yang dikemas secara modern dan berkelas❗
▶Rundown Acara ❗:
KAMIS, 28-09-2017
*07.00 - 11.30 : Persiapan opening Festival
*11.30 - 14.00 : ISHOMA
*14.30 - 17.00 : Pentas seni
*19.00 - 20.00 : Selamatan budaya
*20.00 - 22.00 : Pentas seni
*22.00 - SELESAI : Malam tirakatan
-------------------------------------
JUM'AT, 29-09-2017
*05.00 - 08.00 : Prosesi pengurasan petirtaan
*08.00 - 09.00 : Kirab Budaya
*09.00- 11.30 : Penampilan Tari Dewi Sri 3 finalis terbaik
*11.30 - 13.00 : Istirahat solat Jum'at
*13.30 - 17.00 : Tayub
*19.00 - 20.00 : Sendra Tari Dewi Sri
*20.00 - 20.30 : Tembang Pitu
*20.30 - 21.30 : Ledug Suro
*21.30 - SELESAI : Pengajian Akbar
-------------------------------------
SABTU, 30-09-2017
*07.00 - 13.00 : REOG
*13.00 - 15.00 : ISHOMA
*15.30 - 16.00 : Valve
*16.00 - 16.30 : IPSI MADIUN 3 ATLET
*16.30 - 17.00 : Glagah Gleges
*17.00 - 17.30 : Kandang Seni
*18.00 - 18.30 : Okin feat Nofac performing art
*18.30 - 18.45 : Sulap Bjeh Endarto
*18.45 - 20.00 : Fashion show batik ciprat oleh Magetan Photograper Community (MPC)
*20.00 - 20.30 : Sang Bayang feat Najwa Saffanah
*20.30 - 21.30 : Wayang Dalang Metal
*21.30 - 22.00 : Akar Pijar
*22.00 - 22.30 : Gemintang Kirana
*22.30 - 23.00 : Muara Najma
*23.00 - 23.30 : Rindu Dendam

Contact Person
*Dahlan (082142272125)
*Andri (081249862002)

Obyek Wisata Budaya PETIRTAAN DEWI SRIPetirtaan Dewi Sri di Desa Simbatan, Kecamatan Nguntoronadi, Kabupaten Magetan seg...
28/09/2017

Obyek Wisata Budaya PETIRTAAN DEWI SRI

Petirtaan Dewi Sri di Desa Simbatan, Kecamatan Nguntoronadi, Kabupaten Magetan segera disahkan menjadi obyek Wisata Budaya. ODTW yang merupakan benda c***r budaya ini, sejak tahun 2007, sudah mengalami pemugaran sebagai upaya pelestarian terhadap benda c***r budaya sesuai UU No.5/1992.

Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Magetan, Suwaji, mengatakan situs Petirtaan Dewi Sri tengah dipugar sebagai upaya pelestarian terhadap benda c***r budaya sesuai Undang-Undang Nomor 5 tahun 1992 tentang benda c***r budaya. Pemugaran itu dibiayai sepenuhnya oleh APBN dan dilakukan oleh UPT BP3 Trowulan, Mojokerto, secara multiyears. Pemugaran pertama kali dilakukan pada tahun 2007 yang dilakukan selama lima bulan.

"Saat ini Pemkab Magetan tengah bekerja sama dengan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP3) Trowulan, Mojokerto, untuk menjadikan situs Pertirtaan Dewi Sri sebagai obyek wisata budaya di Magetan," ujar Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Magetan, Suwaji, Sabtu (31/7/2010).

Pemugaran di tahun 2008 dilakukan tiga bulan, kemudian tahun 2009 selama dua bulan, dan tahun 2010 rencananya pemugaran akan dilakukan selama lima bulan yang dimulai sejak bulan Mei lalu hingga September mendatang. "Sarana pendukung tersebut akan dibangun setelah pemugaran situs Petirtaan Dewi Sri yang dilakukan oleh UPT BP3 Trowulan selesai dilakukan. Diharapkan, dengan dibukanya situs ini dapat meningkatkan potensi pariwisata budaya di Magetan," tutur Suwaji seperti dilansir Kantor Berita Antara.

Berdasarkan inskripsi yang terdapat pada atap miniatur rumah, tertulis angka tahun 905 Saka (983 Masehi) dan 917 Saka(995 Masehi). Diperkirakan situs ini merupakan jejak peninggalan Kerajaan Mataram Hindu atau Mataram kuno.

Dari sisi arkeologis, bukti eksistensi sejarah di sekitar Pertirtaan Dewi Sri banyak didukung temuan lain berupa artefak. Antara lain, miniatur lumbung 7 buah, fragmen arca 7 buah, palung batu 1 buah, fragmen yoni 1 buah, sumur kuno 1 buah, fragmen kemuncak 1 buah dan lumbung baru 4 buah.

Berdasarkan inskripsi yang terdapat pada atap miniatur lumbung,berupa angka tahun 906 Saka (984 Masehi) dan 917 Saka(995 Masehi). Sementara itu, pahatan sangkha (siput) bersayap pada atap miniatur lumbung merupakan tanda resmi pemerintahan Sindok pada abad 10.

Situs Petirtaaan Dewi Sri memiliki bilik utama. Dimana dalam bilik utama tersebut terdapat arca seorang perempuan yang oleh warga sekitar dianggap sebagai Dewi Sri. Dalam mitologi masyarakat Hindu-Jawa, Dewi Sri dianggap sebagai tokoh perempuan yang memberikan sumber kehidupan.(ant/ard)

UNTUK MENDUKUNG PETIRTAAN DEWI SRI SEBAGAI OBJEK WISATA
Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) terus memantau pemugaran Petirtaan Dewi Sri di Desa Simbatan, Kecamatan Nguntoronadi, Magetan. Kepala Disparbudpora, Suwaji, mengatakan bahwa pemugaran itu dibiayai sepenuhnya oleh APBN dan dilakukan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP3) Trowulan, Mojokerto. ” Pemugaran dilakukan multiyears, ” kata Suwaji kepada koran ini, kemarin (15/4).
Rehabilitasi Petirtaan Dewi Sri itu, menurut Suwaji, dilakukan dalam beberapa tahap. Pertama, butuh waktu enam bulan di tahun 2008, kemudian tahap II tahun 2009 dan fase ketiga di tahun 2010 yang akan dimulai pada bulan Mei mendatang. ”Untuk tahap ketiga, waktu pemugaran selama lima bulan,”ujar dia.

Menurut dia, kondisi Pertirtaan Dewi Sri sebelum pemugaran sebagian besar struktur terpendam dalam tanah,seluruh struktur selalu terendam dalam air dan mengalami kerusakan, seperti roboh, miring, retak, dan ambles. Ke depan atau pasca pemugaran, lokasi Pertirtaan Dewi Sri ini diharapkan memiliki potensi besar untuk kawasan wisata budaya dan sejarah di Magetan. Sebab, dengan pemugaran kelak akan diketahui bagaimana wujud pertirtaan secara utuh.

Guna mendukung kawasan Petirtaan Dewi Sri menjadi kawasan objek wisata, pemkab diminta untuk memperluas lahan menjadi sekitar satu hektare.Dari areal seluas itu,akan dibangun sejumlah fasilitas pendukung. Seperti lokasi parkir, dan tempat permainan anak. Petirtaan Dewi Sri di Desa Simbatan itu merupakan benda c***r budaya. Sejak tahun 2007, dilakukan pemugaran sebagai upaya pelestarian terhadap benda c***r budaya sesuai UU No.5/1992. ”Dari pemugaran itu juga diharapkan akan menampakkan seluruh struktur bangunan, mengembalikan bentuk struktur bangunan dan menata lingkungan situs,”ujarnya.

Dari sisi arkeologis, bukti eksistensi sejarah di sekitar Pertirtaan Dewi Sri banyak didukung temuan lain berupa artefak. Antara lain, miniatur lumbung 7 buah, fragmen arca 7 buah, palung batu 1 buah, fragmen yoni 1 buah, sumur kuno 1 buah, fragmen kemuncak 1 buah dan lumbung baru 4 buah. Dijelaskan, berdasarkan inskripsi yang terdapat pada atap miniatur lumbung,berupa angka tahun 906 Saka (984 Masehi) dan 917 Saka(995 Masehi). Sementara itu, pahatan sangkha (siput) bersayap pada atap miniatur lumbung merupakan tanda resmi pemerintahan Sindok pada abad 10.(rif/isd)

Kabupaten Magetan banyak memiliki benda c***r budaya yang tersebar di beberapa tempat. Salah satunya adalah pertirtaan Dewi Sri yang berada di Desa Simbatan Kecamatan Nguntoronadi Lokasi ini sangat dikeramatkan oleh masyarakat setempat, memiliki aura supranatural yang diyakini masyarakat setempat dan masih dimanfaatkan oleh masyarakat setempat untuk upacara adat bersih desa.

Sejak tahun 2007, pertirtaan Dewi Sri ini dipugar. Tujuan pemugaran sebagai upaya pelestarian terhadap benda c***r budaya sesuai Undang-Undang nomor 5 tahun 1992 tentang benda c***r budaya. Dari pemugaran itu juga diharapkan akan menampakkan seluruh struktur bangunan, mengembalikan bentuk struktur bangunan dan menata lingkungan situs.
Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga, Drs.Tondo Sasmito mengatakan dari sisi arkeologis, bukti eksistensi sejarah di sekitar Pertirtaan Dewi Sri banyak didukung temuan lain berupa artefak. Antara lain, miniatur lumbung 7 buah, fragmen arca 7 buah, palung batu 1 buah, fragmen yoni 1 buah, sumur kuno 1 buah, fragmen kemuncak 1 buah dan lumbung baru 4 buah.

Dijelaskan, berdasarkan inskripsi yang terdapat pada atap miniature lumbung, berupa angka tahun 906 Saka ( 984 Masehi ) dan 917 Saka ( 995 Masehi ). Sementara itu, pahatan sangkha (siput) bersayap pada atap miniature lumbung merupakan tanda resmi pemerintahan Sindok pada abad 10.
Dipaparkan, kondisi Pertirtaan Dewi Sri sebelum pemugaran sebagian besar struktur terpendam dalam tanah, seluruh struktur selalu terendam dalam air dan mengalami kerusakan, seperti roboh, miring, retak, amblas.

Terkait pemugaran tersebut, Tondo menjelaskan, semuanya itu dibiayai dari dana APBN. Dana tersebut lewat Unit Pelaksana Teknis (UPT) Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP3) Trowulan. Pemugaran itu melalui sistem multi years. Tahap I tahun 2007 dilakukan selama 6 bulan, tahap II tahun 2008 selama 3 bulan, tahap III tahun 2009 selama 2 bulan dan tahap IV tahun 2010 ini dijadwalkan mulai Mei selama 5 bulan.

Menurut Tondo Sasmito, lokasi pertirtaan Dewi Sri berpotensi untuk dikembangkan kedepannya sebagai obyek wisata budaya dan sejarah. Karena dengan pemugaran ini nantinya akan diketahui bagaimana wujud pertirtaan Dewi Sri ini secara utuh. Sehingga nantinya akan ada perluasan lokasi tersebut sekitar 1 ha. Dari areal seluas itu, akan dibangun sejumlah fasilitas untuk mendukung obyek wisata itu, seperti lokasi parkIr, tempat permainan anak dan sebagainya.

(sumber: http://mynewmukti.blogspot.co.id )

SEJARAH CANDI SIMBATANCandi Simbatan merupakan sebuah candi yang di dalamnya terdapat pertirtaan arca Dewi SriMagetan pu...
28/09/2017

SEJARAH CANDI SIMBATAN

Candi Simbatan merupakan sebuah candi yang di dalamnya terdapat pertirtaan arca Dewi Sri
Magetan pun memiliki tempat bersejarah mengenai Candi. Jika anda baru mendengar mengenai Candi yang satu ini merupakan hal wajar, tetapi jika anda masyarakat asli kota Magetan pasti sudah mengetahui keberadaan Candi Simbatan ini.

Memang Candi Simbatan kurang terdengar di telinga, kemungkinan Promo mengenai wisata daerah pun kurang di lakukan. Candi ini terletak di Desa Simbatan kurang lebih 17Km ke arah timur dari Kota Magetan. Sejak pada tahun 1813 Candi yang merupakan Arca Dewi Sri setiap hari Jumat Pahing pada bulan Muharram di laksanakan Bersih Desa secara rutin setiap tahun oleh warga sekitar, biasanya di lakukan pada siang hari.

Sejak tahun 1933 sampai tahun 1942, pada Arca Dewi Sri tepat pada dada kiri dan kanan keluar air sumber yang bersih, sebagian besar oleh warga Tulung Agung dan Kediri air tersebut diambil dan dimanfaatkan untuk pengobatan segala macam penyakit.
Di dalam bangunan utama Candi Simbatan terdapat arca tokoh perempuan yang oleh warga sekitar di percayai sebagai sosok Dewi Sri.Dewi Sri dalam mitologi masyarakat Hindu-Jawa, dianggap sebagai tokoh perempuan yang memberikan sumber penghidupan.

Dari tahun ke tahun Candi ini sudah mengalami perbaikan,namun tidak menghilangkan keasliannya.Bagi anda yang ingin melihat Obyak Wisata Candi Simbatan, silahkan datang ke Desa simbatan Kec nguntoronadi Magetan.
(sumber: http://mynewmukti.blogspot(.)co.id )

Address

Desa Simbatan, Kecamatan Nguntoronadi
Magetan
63383

Telephone

085103953577

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Situs Petirtaan Dewi Sri Simbatan, Magetan posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share