Lubuak Aluang

Lubuak Aluang place

06/04/2026
Selamat bertugas di tempat yang baru Pak
06/04/2026

Selamat bertugas di tempat yang baru Pak

Tetap bernilai pahala.
13/05/2020

Tetap bernilai pahala.

Banyak hadis menjelaskan tentang fadhillah (keutamaan) membaca Al-Qur'an. Selain mendatangkan syafaat di hari Kiamat, Al-Qur'an...

Negara Baik, Pemimpi yang baik.
13/05/2020

Negara Baik, Pemimpi yang baik.

08/05/2020
07/01/2018

Menyelamatkan Alam ala Masyarakat

Oleh Sukri Umar
Wartawan Utama

Belakangan kepedulian terhadap kerusakan lingkungan mulai mengemuka di tengah masyarakat. Terkhusus daerah daerah tambang yang mengeksploitasi kekayaan alam secara brutal, tak ramah lingkungan dan banyak dilakukan secara ilegal.

Satu dari sekian banyak perusakan lingkungan oleh pertambang liar tersebut terjadidi Lubuk Alung, tepatnya sepanjang aliran sungai Batang Anai. Persoalan menahun yang terus terjadi, dengan oknum oknum pemain tambang yang berbeda p**a.

Kemaren menjadi salahsatu bukti kepedulian tersebut, ketika puluhan orang yang terhimpun dari berbagai elemen organisasi kemahasiswaan, OKP dan pemerhati lingkungan berorasi menyampaikan aspirasi di seputaran Polda Sumbar. Menyampaikan harapan dan tuntutan yang intinya selamatkan aliran Batang Anai dari kerusakan lingkungan dan dampak dampaknya.

Menyampaikan aspirasi pada pihak berkompeten tentu menjadi hak masyarakat, apalagi dilakukan secara tertib, prosedural dan santun. Sudah menjadi kewajiban bagi kalangan pengambil kebijakan untuk menampung aspirasi, mencarikan solusi dan mengambil sikap atas tuntutan masyarakat tersebut.

Apa yang terjadi di Batang Anai bukan hanya terjadi hari ini, tetapi sudah berlanjut puluhan tahun. Setiap tindakan hukum yang dilakukan selama ini belum memberikan efek jera bagi para pelakunya, bahkan makin menjadi jadi dengan berdalih diback up pihak pihak tertentu.

Sebagai jurnalis yang cukup intens mengikuti perkembangan seputar perusakan lingkungan oleh aksi tambang liar, beberapa kali peristiwa seputar itu penulis tulis. Mengingat begitu dahsyatnya dampak yang akan diakibatkan bila aksi itu dibiarkan, apalagi kalau memang ada oknum oknum tertentu yang berkepentingan di balik itu.

Aliran Batang Anai memang menjadi salahsatu sumberdaya alam, objek ketergantungan banyak sektor dan menyangkut nasib puluhan ribu orang. Aliran ini kini sudah semakin kritis akibat tambang liar menggunakan alat berat. Tak hanya merusak aliran sungai saja, tetapi menghancurkan banyak fasilitas umum.

Bendungan Anai menjadi salahsatu objek yang akan terancam. Bendungan ini sudah berusia puluhan tahun dan menjadi kepala bandar untuk mengaliri areal pertanian masyarakat di Padangpariaman dan Kota Pariaman. Artinya bila aksi tambang secara liar terus dilakukan maka bendungan Anai akan terncam terban, lalu puluhan ribu areal sawah akan terancam irigasinya.

Aliran Batang Anai juga menjadi sangat strategis karena di beberapa titiknya menjadi tempat dibangunnya jembatan permanen bernilai puluhan miliar. Jembatan jembatan yang kini sudah siap dan berdiri kokoh, untuk jalur penghubung jalan tol/trans Sumatera yang menjadi isu proyek nasional saat ini.

Saya tidak dapat membayangkan betapa sia sianya pembangunan jalur tol dengan anggaran ratusan miliar bahkan triliunan, bila jembatannya ambruk akibat pengikisan/abrasi aliran sungai. Abrasi akibat pengerukan gila gila an yang katanya material itu untuk memenuhi kebutuhan pembangunan.

Sehebat dan semegah apapun satu pembangunan di satu daerah, tidak boleh menghancurkan kawasan atau daerah lain. Asas pembangunan sudah jelas berkeadilan dan berkelanjutan. Maka tidak tepat kalau ada alasan pembiaran pengerukan di aliran Batang Anai untuk memenuhi kebutuhan pembangunan tadi.

Saya yakin aparat hukum terutama pimpinan kepolisian di Polda Sumbar akan mendengarkan dan menerima dengan baik apa yang disuarakan oleh Aliansa Masyarakat Menggugat Perusak Lingkungan (AMMUAK) Piaman di Polda Sabtu siang kemaren. Seyakin keyakinan beberapa penggerak aksi bahwa Kapolda tidak akan melindungi pelaku perusak lingkungan.

Aksi AMMUAK kemarin kabarnya merupakan yang pertama kali ditujukan ke Kapolda Sumbar. Beberapa tahun lalu ketika tambang juga mengganas di Batang Anai, mereka masih menyampaikan aspirasi di tingkat kabupaten. Tentu lompatan aksi ke Kapolda Sumbar dilakukan karena semakin serius dampak lingkungan di daerah tersebut.

Bak perumpama an "jangguik p**ang ka daguak", harapan ke Kapolda dan gubernur bukan sekadar harapan masyarakat kepada pimpinan. Tetapi juga harapan anak nagari, kamanakan kamanakan kaum kepada gubernur Sumbar yang juga seorang datuk. Plus harapan besar kepada Kapolda yang bak ninik mamak, putra Minang. kusuik nan ka manyalasaian, karuah nan ka mampajaniah.

Hari ini tak banyak orang yang peduli dengan lingkungan, karena gerakan menyelamatkan lingkungan adalah gerakan moril tanpa menerima materil dari siapapun. Tak hanya itu, tambang apapun jenisnya seringkali diboncengi oleh oknum oknum yang mengatasnamakan orang lain yang berkuasa, bak mangapik kapalo harimau. (*)

06/12/2017

Orasi Felix Siauw saat Reuni Akbar 212 dan Maulid Akbar.

[Hanya Bantu Promo]kreasi anak Sungai Abang, Lubuak Aluang.Detailnya nanti akan dilanjutkan.menarik bukan?
26/10/2017

[Hanya Bantu Promo]
kreasi anak Sungai Abang, Lubuak Aluang.
Detailnya nanti akan dilanjutkan.
menarik bukan?

14/10/2017

Dengan Hormat

Berikut ini kami sampaikan informasi prakiraan cuaca Sumatera Barat untuk tgl 14 -16 Oktober 2017

Prakiraan Cuaca Sumatera Barat tgl. 14 Oktober 2017

-Pagi hari: Cerah Berawan

-Siang-sore hari : Berawan Potensi Hujan Ringan di Pasaman Barat, 50
Kota, Payakumbuh, Agam, Bukit Tinggi, Tanah Datar

-Malam hari : Berawan Potensi Hujan Ringan di Pasaman Barat, 50 Kota, Payakumbuh, Agam, Bukit Tinggi, Tanah Datar, Padang Panjang, Solok,Pariaman, Padang Pariaman, Padang, Dharmasraya, Sijunjung.

-Dini Hari : Cerah Berawan

-Suhu Udara : 22-31 ◦C
-Kelembaban Udara : 70-95%
-Angin : Dari Barat Daya – Timur Laut dengan, Kec. 18 Km/jam
-Peringatan Dini :

Prakiraan Cuaca Sumatera Barat tgl. 15 Oktober 2017

-Pagi hari : Cerah

-Siang-sore hari : Berawan

-Malam hari : Berawan, Potensi Hujan Ringan di Solok, Pesisir Selatan, Solok Selatan, Sawah Lunto, Sijunjung, Dharmasraya.

-Dini Hari : Berawan

-Suhu Udara : 21-31 ◦C
-Kelembaban Udara : 70-95%
-Angin : Dari Barat Daya – Timur Laut dengan, Kec. 15 Km/jam
-Peringatan Dini :

Prakiraan Cuaca Sumatera Barat tgl. 16 Oktober 2017

-Pagi hari : Berawan. Potensi hujan ringan di Pasaman Barat, Lubuk Sikaping, 50 Kota, Payakumbuh, Agam, Bukit Tinggi, Padang Panjang, Tanah Datar, Kab Solok

-Siang-sore hari : Berawan ; Potensi Hujan Ringan di wilayah di Pasaman Barat, Lubuk Sikaping, 50 Kota, Payakumbuh, Agam, Bukit Tinggi, Padang Panjang, Tanah Datar, Kab Solok

-Malam hari : Berawan ; Potensi Hujan Ringan di wilayah di Pasaman Barat,Lubuk Sikaping,50 Kota,Payakumbuh,Agam

-Dini Hari : Berawan; Potensi Hujan Ringan di wilayah di Pasaman Barat,Agam

-Suhu Udara : 22-31 ◦C
-Kelembaban Udara : 70-95%
-Angin : Dari Barat Daya – Timur Laut dengan, Kec. 15 Km/jam
-Peringatan Dini : -

Dibuat tgl 14 Oktober 2017, pukul 09.00 WIB
Prakirawan BMKG Minangkabau Sumatera Barat

Address

Lubuk Alung
Lubukalung
25581

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Lubuak Aluang posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share