Pemdes Wonokerso

Pemdes Wonokerso Pemerintah Desa Wonokerso Kecamatan Limpung Kabupaten Batang Jawa Tengah yang mandiri

Pj. Kades Wonokerso Hadiri Selapanan GP. ANSOR Ranting WonokersoJumat, 29 Mei 2026 ✨Pj. Kepala Desa Wonokerso, Bapak Ant...
29/05/2026

Pj. Kades Wonokerso Hadiri Selapanan GP. ANSOR Ranting Wonokerso

Jumat, 29 Mei 2026 ✨

Pj. Kepala Desa Wonokerso, Bapak Antonius Haryanto, S.E, menghadiri kegiatan Selapanan GP. ANSOR Ranting Desa Wonokerso.

Kegiatan rutin bulanan ini berlangsung khidmat di Masjid Nurul Iman, Dk. Mraji, Desa Wonokerso, Kec. Limpung.

Tausiyah malam ini disampaikan Ustad Musthofa dari Dukuh Wonokerso dengan tema yang menyejukkan hati dan menguatkan ukhuwah antar anggota Ansor Banser.

Kehadiran pemerintah desa jadi bentuk dukungan nyata untuk kegiatan kepemudaan dan keagamaan yang terus menjaga nilai Ahlussunnah wal Jama'ah di Wonokerso 🙏










Puluhan Petani Sojomerto & Wonokerso Gotong Royong Normalisasi Saluran BongaliREBAN - Puluhan petani dari Desa Sojomerto...
29/05/2026

Puluhan Petani Sojomerto & Wonokerso Gotong Royong Normalisasi Saluran Bongali

REBAN - Puluhan petani dari Desa Sojomerto, Kecamatan Reban dan Desa Wonokerso, Kecamatan Limpung turun langsung kerja bakti menormalisasi saluran irigasi Bongali, Jumat 29 Mei 2026.

Saluran Bongali jadi nadi pengairan sawah di dua desa itu. Setelah dinormalisasi, saluran ini mengairi lahan pertanian kurang lebih seluas 150 hektare. Normalisasi dilakukan karena sedimentasi dan tumbuhan liar sempat menghambat aliran air ke petak sawah warga.

Kegiatan kerja bhakti diprakarsai Kepala Desa Sojomerto Bapak Subhan dan Kepala Desa Wonokerso Bapak Antonius Haryanto, S.E. Kolaborasi dua desa ini jadi kunci biar air lancar sampai hilir.

Di lapangan, kerja bhakti dipimpin langsung perangkat desa. Dari Desa Wonokerso ada Sakhirin selaku Kepala Dusun Kejiwan, sementara dari Desa Sojomerto dipimpin Usman selaku Kepala Dusun Sojomerto.

Warga bergotong royong membersihkan lumpur, mengeruk endapan, dan memotong semak yang menutup saluran. Harapannya, musim tanam ke depan aliran air lebih lancar dan produktivitas padi meningkat.

"Kebersamaan antar desa ini bukti kalau urusan air sawah tidak bisa jalan sendiri. Kalau saluran lancar, petani dua desa sama-sama untung," ujar salah satu koordinator lapangan.

Normalisasi saluran irigasi seperti ini rutin dilakukan jelang musim tanam biar distribusi air merata untuk 150 ha lahan pertanian warga Sojomerto dan Wonokerso.

Penulis: Sakhirin

Pembagian Hewan Kurban di Wonokerso Berlangsung Meriah, 13 Sapi dan 33 Kambing Disembelih di Seluruh DukuhWONOKERSO– Sem...
27/05/2026

Pembagian Hewan Kurban di Wonokerso Berlangsung Meriah, 13 Sapi dan 33 Kambing Disembelih di Seluruh Dukuh

WONOKERSO– Semangat Idul Adha 1447 H/2026 M terasa kental di Desa Wonokerso, Kecamatan Limpung, Kabupaten Batang. Pembagian dan penyembelihan hewan kurban tahun ini berjalan lancar, meriah, dan tepat sasaran dengan total 13 ekor sapi dan 33 ekor kambing yang dikurbankan.

Kegiatan dipantau langsung oleh Kepala Desa Wonokerso, Antonius Haryanto, SE. Penyembelihan tidak dipusatkan di satu titik, melainkan disebar ke masing-masing dukuh agar proses pendistribusian daging kurban bisa lebih cepat, merata, dan menjaga kesegaran daging sampai ke tangan warga.

“Alhamdulillah, tahun ini partisipasi warga dan para donatur meningkat. Ada 13 sapi dan 33 kambing yang kita sembelih dan bagikan ke seluruh dukuh di Desa Wonokerso. Ini bukti gotong royong kita masih kuat,” ujar Antonius Haryanto saat meninjau langsung proses pembagian di salah satu titik penyembelihan.

Kades Antonius juga berpesan agar semangat berkurban tidak berhenti pada ritual penyembelihan saja.

“Mari kita jadikan Idul Adha ini momentum untuk memperkuat kepedulian sosial, berbagi dengan sesama, dan menjaga kerukunan antar warga Wonokerso. Daging kurban ini adalah titipan Allah, sampaikan dengan ikhlas dan adil,” pesannya.

Hal senada disampaikan sesepuh Desa Wonokerso dari Dukuh Kejiwan, KH Abdul Salam. Beliau mengingatkan warga untuk memaknai kurban sebagai bentuk ketakwaan dan keikhlasan.

“Kurban itu bukan soal besar kecilnya hewan, tapi besar kecilnya keikhlasan hati kita. Semoga apa yang kita kurbankan hari ini menjadi berkah, membersihkan harta, dan mendekatkan kita kepada Allah SWT. Jaga persatuan, jangan sampai ada yang terlewat menerima,” tutur KH Abdul Salam.

Warga di setiap dukuh tampak antusias dan tertib mengikuti proses pembagian. Anak-anak, orang tua, hingga pemuda ikut bergotong royong mulai dari proses penyembelihan, pengulitan, hingga pembagian daging.

Dengan sistem distribusi yang tersebar, panitia berharap tidak ada warga yang terlewat dan suasana Idul Adha tahun ini benar-benar dirasakan oleh seluruh masyarakat Desa Wonokerso.

BUMDes Karya Sejahtera Wonokerso Sampaikan Laporan Pertanggungjawaban TA 2025BUMDes Karya Sejahtera Wonokerso, Desa Wono...
05/05/2026

BUMDes Karya Sejahtera Wonokerso Sampaikan Laporan Pertanggungjawaban TA 2025

BUMDes Karya Sejahtera Wonokerso, Desa Wonokerso, Kecamatan Limpung, Kabupaten Batang, melaksanakan Laporan Pertanggungjawaban Tahun Anggaran 2025 pada Selasa, 5 Mei 2026. Acara digelar di Aula Balai Desa Wonokerso.

Kegiatan dihadiri jajaran Pemerintah Desa Wonokerso, BPD Desa Wonokerso, Ketua RT/RW se-Desa Wonokerso, Tokoh Masyarakat, serta pengurus BUMDes Karya Sejahtera Wonokerso.

Ketua BUMDes Karya Sejahtera Wonokerso, Ibu Yuhrotunisak, didampingi pengurus lainnya menyampaikan bahwa BUMDes tahun anggaran 2025 mencatat sisa hasil usaha yang mampu memberikan Pendapatan Asli Desa, PAD, sebesar *Rp11.314.000*.
_"Kami menyadari capaian ini masih perlu ditingkatkan. Ke depan kami akan evaluasi unit usaha yang ada dan membuka peluang baru agar kontribusi BUMDes untuk desa bisa lebih besar,"_ ujar Ibu Yuhrotunisak.

Pj. Kepala Desa Wonokerso, Antonius Haryanto, SE, dalam sambutannya mengapresiasi kontribusi BUMDes bagi keuangan desa. Ia menegaskan bahwa transparansi dan penguatan program usaha menjadi kunci agar manfaat ekonomi dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
_"BUMDes adalah ujung tombak ekonomi desa. Saya harap pengurus terus menjaga akuntabilitas dan berani berinovasi. Pemerintah desa akan mendukung penuh program yang berdampak langsung pada warga,"_ kata Antonius Haryanto.

BPD Desa Wonokerso yang diwakili Bapak Purnomo menyampaikan harapan masyarakat agar BUMDes terus berinovasi dan meningkatkan tata kelola usaha. Menurutnya, peningkatan pendapatan di tahun mendatang akan memberi dampak langsung pada kesejahteraan warga Wonokerso.
_"Kami dari BPD akan terus mengawal kinerja BUMDes. Laporan ini harus jadi bahan evaluasi bersama. Masyarakat Wonokerso butuh hasil nyata, bukan hanya laporan di atas kertas,"_ tegas Purnomo.

Ke depan, BUMDes Karya Sejahtera Wonokerso berencana mengembangkan unit usaha yang sudah berjalan dan membuka peluang usaha baru sesuai potensi desa. Langkah ini diharapkan dapat menambah pendapatan desa sekaligus membuka lapangan kerja bagi warga setempat. Laporan pertanggungjawaban ini menjadi wujud akuntabilitas BUMDes kepada pemerintah desa dan seluruh masyarakat Wonokerso.




29/04/2026

*Rakor TP PKK Desa Wonokerso Limpung Tekankan Kekompakan dan Program Bermanfaat untuk Warga*

*Limpung, Batang* – Tim Penggerak PKK Desa Wonokerso, Kecamatan Limpung menggelar Rapat Koordinasi pada Selasa, 28 April 2026 bertempat di Aula Balai Desa Wonokerso. Rakor yang dihadiri seluruh pengurus dan anggota TP PKK ini berlangsung lancar, penuh semangat kekeluargaan.

Ketua TP PKK Desa Wonokerso, Ibu Alfiyah Dwi Anggorowati,S.Pd.SD dalam arahannya menekankan pentingnya kekompakan seluruh anggota dalam menjalankan program kerja.
“Semua program yang sudah kita sepakati bersama harus dijalankan dengan kompak dan konsisten. PKK harus hadir dan dirasakan manfaatnya langsung oleh masyarakat Wonokerso,” tegas Ibu Alfiyah.

Sementara itu, Pj. Kepala Desa Wonokerso, Bapak Antonius Haryanto, S.E. berpesan agar TP PKK terus fokus pada program yang menyentuh kebutuhan warga.
“Saya harap program-program PKK tidak hanya sekadar kegiatan seremonial, tapi benar-benar bermanfaat. Mulai dari kesehatan keluarga, peningkatan ekonomi rumah tangga, sampai pendidikan anak. PKK adalah motor penggerak di tingkat desa,” ujar Bapak Antonius.

Rakor kali ini juga menghadirkan narasumber dari KUA Kecamatan Limpung. Penyuluh Agama Bapak Badrudin,S.Th.I menyampaikan materi penting seputar _Pernikahan Dini Sesuai Undang-Undang Perkawinan Terbaru_ serta _Tips Menghindari Kegagalan Rumah Tangga_.
Badrudin menjelaskan batas usia perkawinan yang diatur undang-undang, dampak negatif pernikahan dini dari sisi kesehatan, psikologis, dan ekonomi, serta pentingnya membangun komunikasi dan ketahanan keluarga.

Seluruh peserta tampak antusias mengikuti materi hingga sesi tanya jawab. Rakor ditutup dengan komitmen bersama seluruh pengurus dan anggota TP PKK Desa Wonokerso untuk semakin solid menjalankan 10 Program Pokok PKK demi kesejahteraan masyarakat.



*Rakor TP PKK Desa Wonokerso Limpung Tekankan Kekompakan dan Program Bermanfaat untuk Warga**Limpung, Batang* – Tim Peng...
29/04/2026

*Rakor TP PKK Desa Wonokerso Limpung Tekankan Kekompakan dan Program Bermanfaat untuk Warga*

*Limpung, Batang* – Tim Penggerak PKK Desa Wonokerso, Kecamatan Limpung menggelar Rapat Koordinasi pada Selasa, 28 April 2026 bertempat di Aula Balai Desa Wonokerso. Rakor yang dihadiri seluruh pengurus dan anggota TP PKK ini berlangsung lancar, penuh semangat kekeluargaan.

Ketua TP PKK Desa Wonokerso, Ibu Alfiyah Dwi Anggorowati,S.Pd.SD dalam arahannya menekankan pentingnya kekompakan seluruh anggota dalam menjalankan program kerja.
“Semua program yang sudah kita sepakati bersama harus dijalankan dengan kompak dan konsisten. PKK harus hadir dan dirasakan manfaatnya langsung oleh masyarakat Wonokerso,” tegas Ibu Alfiyah.

Sementara itu, Pj. Kepala Desa Wonokerso, Bapak Antonius Haryanto, S.E. berpesan agar TP PKK terus fokus pada program yang menyentuh kebutuhan warga.
“Saya harap program-program PKK tidak hanya sekadar kegiatan seremonial, tapi benar-benar bermanfaat. Mulai dari kesehatan keluarga, peningkatan ekonomi rumah tangga, sampai pendidikan anak. PKK adalah motor penggerak di tingkat desa,” ujar Bapak Antonius.

Rakor kali ini juga menghadirkan narasumber dari KUA Kecamatan Limpung. Penyuluh Agama Bapak Badrudin,S.Th.I menyampaikan materi penting seputar _Pernikahan Dini Sesuai Undang-Undang Perkawinan Terbaru_ serta _Tips Menghindari Kegagalan Rumah Tangga_.
Badrudin menjelaskan batas usia perkawinan yang diatur undang-undang, dampak negatif pernikahan dini dari sisi kesehatan, psikologis, dan ekonomi, serta pentingnya membangun komunikasi dan ketahanan keluarga.

Seluruh peserta tampak antusias mengikuti materi hingga sesi tanya jawab. Rakor ditutup dengan komitmen bersama seluruh pengurus dan anggota TP PKK Desa Wonokerso untuk semakin solid menjalankan 10 Program Pokok PKK demi kesejahteraan masyarakat.



*PMI Kabupaten Batang Gelar Bedah Rumah untuk Warga Wonokerso Limpung, Warga Gotong Royong Bangun Harapan Baru*Limpung –...
17/04/2026

*PMI Kabupaten Batang Gelar Bedah Rumah untuk Warga Wonokerso Limpung, Warga Gotong Royong Bangun Harapan Baru*

Limpung – Suasana haru dan penuh syukur menyelimuti Dukuh Sidokerso RT 2 RW 2, Desa Wonokerso, Kecamatan Limpung, Jumat, 17 April 2026. Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Batang kembali menjalankan misi kemanusiaannya melalui program bedah rumah, kali ini menyasar rumah milik Bapak Pujek Kidin yang kondisinya sudah tidak layak huni.

Acara serah terima bantuan dilakukan secara simbolis oleh Wakil Ketua PMI Kabupaten Batang, Bapak Putut Husamadiman. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa program bedah rumah adalah komitmen PMI untuk hadir di tengah masyarakat yang paling membutuhkan.
“PMI tidak hanya urusan donor darah dan bencana. Ketika ada warga yang rumahnya sudah tidak layak, tapi belum tersentuh bantuan, kami berupaya hadir. Ini uang dari masyarakat, kembali untuk masyarakat,” tegas Putut sambil menyerahkan dokumen bantuan kepada Pak Pujek Kidin yang tak kuasa menahan haru.

Turut mendampingi, Ketua PMI Kecamatan Limpung Bapak Ivan Ady Permana menyampaikan bahwa Wonokerso menjadi salah satu prioritas karena hasil asesmen tim relawan menunjukkan rumah Pak Pujek Kidin masuk kategori mendesak untuk ditangani. “Kita bergerak cepat karena musim hujan kemarin rumah beliau sudah beberapa kali kemasukan air. Kasihan kalau dibiarkan,” ujar Ivan.

Pj. Kepala Desa Wonokerso, Bapak Antonius Haryanto, SE, yang hadir bersama jajaran perangkat desa mengaku sangat terbantu dengan adanya program ini. Menurutnya, keterbatasan anggaran desa membuat program bedah rumah sering kali harus menunggu giliran.
“Kami atas nama pemerintah desa mengucapkan terima kasih kepada PMI Kabupaten Batang. Ini bentuk nyata sinergi. Warga kami juga langsung gerak kerja bhakti. Jadi tidak hanya dibantu material, tapi semangat gotong royongnya hidup lagi,” kata Antonius.

Pantauan di lapangan, warga sekitar langsung membentuk kelompok kerja. Ada yang bertugas bongkar bagian rumah lama, ada yang mengaduk semen, dan ibu-ibu menyiapkan konsumsi. Suasana kerja bhakti membuat proses pembangunan terasa lebih ringan. Ditargetkan, dalam dua minggu ke depan rumah sudah bisa ditempati dengan kondisi yang jauh lebih layak: dinding tembok, lantai plester, dan atap yang tidak bocor lagi.

Bagi Pak Pujek Kidin, bantuan ini seperti mimpi. Dengan mata berkaca-kaca, ia hanya bisa berulang kali mengucap syukur. “Matur nuwun sanget untuk PMI, Pak Lurah, dan semua tetangga yang sudah bantu. Saya ndak bisa balas apa-apa, cuma bisa ndongakke mugi-mugi diparingi sehat sedoyo,” ucapnya lirih.

Program bedah rumah PMI Kabupaten Batang bersumber dari dana kemanusiaan yang dihimpun melalui Bulan Dana PMI dan donatur lainnya. Setiap tahun, PMI menargetkan puluhan rumah tidak layak huni di wilayah Kabupaten Batang dapat diperbaiki agar warga bisa hidup lebih aman, sehat, dan bermartabat.

Dengan selesainya bedah rumah ini nanti, Dukuh Sidokerso tidak hanya mendapat satu rumah baru, tapi juga kembali menguatkan nilai kebersamaan yang sempat tergerus zaman. Gotong royong, ternyata belum mati. Ia hidup di tangan-tangan warga Wonokerso dan PMI Kabupaten Batang.



*Balaidesa Wonokerso Salurkan Bantuan Pangan Pusat untuk 340 Warga, Setiap KPM Terima 20 Kg Beras dan 4 Kg Minyak Goreng...
17/04/2026

*Balaidesa Wonokerso Salurkan Bantuan Pangan Pusat untuk 340 Warga, Setiap KPM Terima 20 Kg Beras dan 4 Kg Minyak Goreng*

Limpung – Pemerintah Desa Wonokerso, Kecamatan Limpung, Kabupaten Batang, hari ini Jumat, 17 April 2026, menyalurkan Bantuan Pangan Pusat kepada warga penerima manfaat. Penyaluran dipusatkan di Balaidesa Wonokerso dan menyasar 340 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di desa tersebut.

Sejak pagi, warga sudah mulai berdatangan dengan tertib membawa undangan dan KTP sebagai syarat pengambilan bantuan. Petugas dari Bulog sebanyak 2 orang hadir langsung untuk memastikan distribusi berjalan sesuai prosedur. Dalam pelaksanaannya, petugas Bulog dibantu seluruh perangkat Desa Wonokerso agar proses penyaluran lebih cepat dan lancar.

Pj. Kepala Desa Wonokerso, Bapak Antonius Haryanto, SE, memantau langsung jalannya kegiatan dari awal hingga akhir. Ia memastikan setiap warga yang berhak menerima dapat terlayani dengan baik tanpa kendala.
“Bantuan Pangan Pusat ini sangat membantu warga, terutama untuk kebutuhan pokok sehari-hari. Kami dari pemerintah desa memastikan distribusinya tepat sasaran dan tidak ada potongan apapun,” tegas Antonius di sela kegiatan.

Adapun bantuan yang diterima setiap KPM berupa 20 kg beras dan 4 kg minyak goreng. Warga penerima tampak sumringah setelah menerima bantuan. Salah satu warga mengaku bersyukur karena bantuan ini meringankan beban pengeluaran rumah tangga, terutama menjelang masa tanam yang membutuhkan banyak biaya.

Dengan jumlah penerima mencapai 340 KPM, total bantuan yang disalurkan di Desa Wonokerso hari ini sebanyak 6,8 ton beras dan 1,36 ton minyak goreng. Kegiatan penyaluran berlangsung tertib, aman, dan selesai sebelum siang hari.

Pemerintah Desa Wonokerso berharap program Bantuan Pangan Pusat dari pemerintah ini terus berlanjut, karena dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.




*Empat Desa Gotong Royong Perbaiki Bendungan Sungai Kali Petung yang Jebol Akibat Banjir*Reban – Semangat gotong royong ...
15/04/2026

*Empat Desa Gotong Royong Perbaiki Bendungan Sungai Kali Petung yang Jebol Akibat Banjir*

Reban – Semangat gotong royong kembali ditunjukkan warga empat desa di Kecamatan Reban, Kabupaten Batang. Warga Desa Sojomerto, Wonokerso, Sidomulyo, dan Donorejo bahu-membahu melaksanakan kerja bhakti memperbaiki bendungan Sungai Kali Petung di Desa Sojomerto yang jebol terbawa banjir pada Maret lalu.

Kerja bhakti bersama yang digelar pada hari ini dipusatkan di titik bendungan yang jebol, yang selama ini menjadi sumber pengairan bagi ratusan hektar sawah milik petani di empat desa tersebut. Akibat jebolnya bendungan, aliran air ke lahan pertanian sempat terganggu dan mengancam masa tanam para petani.

Upaya perbaikan kali ini mendapat dukungan penuh dari Dinas PUPR Kabupaten Batang yang meminjamkan alat berat untuk membantu proses penutupan tanggul dan pembendungan saluran yang jebol. Kehadiran alat berat sangat mempercepat pekerjaan yang sebelumnya hanya mengandalkan tenaga manual warga.

Kepala Desa Sidomulyo, Faisol Al Jupri, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kekompakan seluruh pihak. “Saya ucapkan banyak terima kasih kepada semua petani dari 4 desa, yaitu Sojomerto, Wonokerso, Sidomulyo, dan Donorejo. Terima kasih juga kepada Dinas PUPR Kabupaten Batang yang telah meminjamkan alat beratnya. Tanpa bantuan ini, kerja kami akan jauh lebih berat,” ujar Faisol di sela kegiatan.

Senada dengan itu, salah satu petani asal Desa Wonokerso, Bapak Bonari, berharap perbaikan yang dilakukan tidak hanya bersifat sementara. “Kami petani sangat bersyukur ada kerja bhakti ini dan ada bantuan alat berat. Tapi kami berharap bendungan segera diperbaiki secara permanen oleh pemerintah. Kalau kami petani bisanya bantu tenaga atau kerja bhakti, sifatnya untuk sementara saja. Kalau hujan besar datang lagi, bisa jebol lagi,” ungkap Bonari.

Kerja bhakti ini menjadi bukti nyata bahwa semangat kebersamaan dan kepedulian antarwarga masih sangat kuat. Meski perbaikan yang dilakukan masih bersifat darurat, warga berharap pemerintah daerah segera menindaklanjuti dengan pembangunan bendungan permanen agar kejadian serupa tidak terulang dan lahan pertanian warga tetap aman dari ancaman banjir.

Pj. Kades Wonokerso Sigap Mengurus Pemulangan Pekerja Imigran yang Kecelakaan di MalaysiaWonokerso, Limpung - Pemerintah...
10/04/2026

Pj. Kades Wonokerso Sigap Mengurus Pemulangan Pekerja Imigran yang Kecelakaan di Malaysia

Wonokerso, Limpung - Pemerintah Desa Wonokerso, Kecamatan Limpung, Kabupaten Batang, menunjukkan kepedulian dan kesigapan dalam mengurus pemulangan Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang mengalami kecelakaan di Malaysia. Pada Jumat, 10 April 2026, Pemdes Wonokerso menjemput PMI tersebut di Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang.

Pemulangan PMI atas Nama Nurkholis yang beralamat Dukuh Buntu RT 05 RW 04 Desa Wonokerso ini merupakan hasil kerja sama antara Pemdes Wonokerso, Camat Limpung, dan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Batang, yang menangani masalah tersebut. Pj. Kepala Desa Wonokerso, Antonius Haryanto, SE, menyatakan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Camat Limpung, Dinas Tenaga Kerja Kab. Batang, BP2MI Jawa Tengah, dan KJRI (Konsulat Jenderal Republik Indonesia) di Johor Malaysia untuk mengurus pemulangan PMI tersebut.

"Alhamdulillah, kami dapat menjemput saudara kami yang mengalami kecelakaan pada 18 Maret 2026 di Malaysia dan membawanya pulang ke tanah air," ujar Antonius Haryanto, SE. "Kami berterima kasih kepada Bupati Batang M.Faiz Kurniawan dan Wakil Bupati bapak Suyono melalui Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Batang, BP2MI Jawa Tengah, dan KJRI Johor Malaysia yang telah membantu proses pemulangan ini."

Perwakilan dari BP2MI, Bapak Okta dan Bapak Lukman, juga mendampingi di Bandara. Petugas dari KJRI yang membantu proses pemulangan serta mendampingi PMI tersebut adalah Bapak M. Arif Purnomo dan Bapak Prayogo. Mereka bekerja sama dengan Pemdes Wonokerso untuk memastikan proses pemulangan berjalan lancar.

Pemulangan PMI ini merupakan contoh nyata dari kepedulian dan kesigapan pemerintah desa dalam membantu warga yang mengalami kesulitan di luar negeri. Pemerintah Desa Wonokerso berharap dapat terus meningkatkan pelayanan dan bantuan kepada warga, terutama mereka yang bekerja di luar negeri.

Dengan pemulangan PMI ini, diharapkan dapat memberikan semangat dan motivasi bagi warga lainnya yang bekerja di luar negeri, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya perlindungan dan bantuan bagi Pekerja Migran Indonesia.

Kegiatan pemulangan PMI ini juga menunjukkan komitmen Pemerintah Desa Wonokerso dalam melindungi dan membantu warga yang bekerja di luar negeri. Semoga dengan adanya kegiatan seperti ini, dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya perlindungan dan bantuan bagi Pekerja Migran Indonesia.

Address

Limpung
51271

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Pemdes Wonokerso posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to Pemdes Wonokerso:

Share