Gubuk Literasi EJA

Directions

Gubuk Literasi EJA Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Gubuk Literasi EJA, Library, Lembar.

Innalillahi WA innailaihiro ji'unSemua kita milik Allah dan akan kembali kepadaNyaاللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ، وَارْحَمْهُ، ...
15/10/2026

Innalillahi WA innailaihiro ji'un
Semua kita milik Allah dan akan kembali kepadaNya
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ، وَارْحَمْهُ، وَعَافِهِ، وَاعْفُ عَنْهُ، وَأَكْرِمْ نُزُلَهُ، وَوَسِّعْ مُدْخَلَهُ، وَاغْسِلْهُ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ، وَنَقِّهِ مِنَ الْخَطَايَا كَمَا نَقَّيْتَ الثَّوْبَ الْأَبْيَضَ مِنَ الدَّنَسِ، وَأَبْدِلْهُ دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهِ، وَأَهْلًا خَيْرًا مِنْ أَهْلِهِ، وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِهِ، وَأَدْخِلْهُ الْجَنَّةَ، وَأَعِذْهُ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَمِنْ عَذَابِ النَّارِ

(Strategi Logistik Militer Terbaik Mongol: "Kuda Tanpa Beban" )(Mobile Logistics) adalah fondasi utama yang memungkinkan...
17/09/2026

(Strategi Logistik Militer Terbaik Mongol: "Kuda Tanpa Beban" )

(Mobile Logistics) adalah fondasi utama yang memungkinkan kavaleri Mongol bergerak cepat tanpa tergantung pada garis pasokan (supply chain) konvensional yang lambat.
Mekanisme dan Sains Logistik Mongol

* Rasio Kuda Berganti (Remount System): Setiap prajurit Mongol membawa antara 3 hingga 5 ekor kuda (bahkan hingga 8 ekor pada kampanye tertentu). Kuda-kuda ini ditunggangi secara bergantian setiap beberapa jam agar tidak ada satu pun kuda yang mengalami kelelahan ekstrem.

* Kuda Khas Stepa (Mongolian Horse): Kuda Mongol bertubuh lebih pendek namun memiliki daya tahan tubuh yang luar biasa. Mereka mampu bertahan dalam suhu ekstrem, tidak membutuhkan pakan gandum/jerami khusus, dan mampu mencari rumput sendiri di bawah lapisan salju tebal dengan mengorek menggunakan kukunya.

* Makanan Ransum Terkompresi (Borts): Prajurit Mongol membawa ransum makanan bernama borts, yaitu daging sapi, kuda, atau unta yang dikeringkan secara alami lewat angin dingin stepa lalu ditumbuk halus hingga menjadi tepung daging. Tepung daging seukuran kandung kemih hewan dapat menjadi makanan seluruh pasukan selama berhari-hari cukup dengan mencampurnya ke dalam air panas.

Contoh Kasus 1: Invasi ke Kekaisaran Khwarazmian dan Penyeberangan Gurun Kyzylkum (1220 M)
Sultan Muhammad II dari Khwarazm memperkirakan pasukan Mongol akan menyerang dari arah timur melalui jalur utama. Namun, Genghis Khan melancarkan manuver logistik yang dianggap mustahil pada zamannya.

* Lintas Gurun yang "Tidak Terlewati": Genghis Khan memimpin sekitar 20.000 pasukan menyeberangi Gurun Kyzylkum—wilayah padang pasir tandus sejauh lebih dari 400 kilometer yang dianggap membunuh oleh peradaban settled/menetap.

* Logistik Mandiri di Gurun: Dengan mengandalkan rasio banyak kuda, susu kuda betina (airag), dan ransum borts, pasukan Mongol berhasil menyeberangi gurun tersebut tanpa membawa gerobak pasokan yang berat.

* Kejutan Strategis di Bukhara: Pasukan Mongol tiba-tiba muncul dari balik gurun di belakang garis pertahanan Khwarazm dan merebut Kota Bukhara. Kejutan ini meruntuhkan moral militer Khwarazmian secara total.

Contoh Kasus 2: Penjelajahan Jenderal Jebe dan Subutai Mengelilingi Laut Kaspia (1220–1223 M)
Setelah runtuhnya Khwarazm, Genghis Khan mengutus dua jenderal utamanya, Jebe dan Subutai, untuk mengejar Sultan Khwarazm dan melakukan ekspedisi pengintaian (reconnaissance raid).

* Jarak Tempuh Ekstrem: Pasukan kavaleri berjumlah sekitar 20.000 orang ini menempuh jarak lebih dari 7.500 kilometer mengelilingi Laut Kaspia, menembus Pegunungan Kaukasus, hingga mengalahkan pasukan koalisi Rus-Kipchak di Pertemuan Sungai Kalka (Ukraina modern).

* Rekor Kecepatan Abad Pertengahan: Tanpa terikat oleh armada logistik darat, mereka bergerak dengan kecepatan rata-rata 80–100 km per hari. Rekor mobilitas pasukan skala besar ini baru bisa ditandingi oleh divisi tank bermotor pada Perang Dunia II.

Cuma bisa menyediakan tempat seadanya dan koleksi buku terbatas untuk kalian, semoga kebiasaan baik ini terus berlanjut.
05/09/2026

Cuma bisa menyediakan tempat seadanya dan koleksi buku terbatas untuk kalian, semoga kebiasaan baik ini terus berlanjut.

Kebiasaan baik itu berawal dari rasa tidak nyaman tetapi terus dipaksakan.Sore pulang mengaji, saatnya literasi.
18/08/2026

Kebiasaan baik itu berawal dari rasa tidak nyaman tetapi terus dipaksakan.

Sore pulang mengaji, saatnya literasi.

Maybe,, this moment will be the last memory in the Eja Literasi Eja (?)
07/08/2026

Maybe,, this moment will be the last memory in the Eja Literasi Eja (?)

Suatu saat buku akan musnah..Perusahaan AI berburu kitab-kitab kuno, dan kitab yang banyak digunakan, dibeli dengan harg...
05/08/2026

Suatu saat buku akan musnah..

Perusahaan AI berburu kitab-kitab kuno, dan kitab yang banyak digunakan, dibeli dengan harga yang sangat tinggi, untuk di pindai. Lalu dimusnahkan.

Kitab yang terus di terbitkan mungkin tidak begitu masalah, tapi kitab langka, manuskrip yang belum dicetak ini yang jadi musibah.

Kekuatan modal bekerja dengan sangat cepat mengalahkan kemampuan umat Islam, khususnya kaum terpelajar mengapresiasi khazanahnya.

Turats kita banyak yang hilang saat Mongol membumi hanguskan Bahdhad dan perpustakaannya, semoga era AI tidak jadi momen kedua hilangnya jejak kolektif intelegensia umat.

Bacalah..!!The first ayat to our Prophet, Muhammad SAW!
24/07/2026

Bacalah..!!

The first ayat to our Prophet, Muhammad SAW!

Suasana ceria, anak-anak membaca nyaring.Ribut tapi merasa nyaman.Generasi penerus Bangsa yang Cemerlang..Aamiin
17/07/2026

Suasana ceria, anak-anak membaca nyaring.
Ribut tapi merasa nyaman.
Generasi penerus Bangsa yang Cemerlang..
Aamiin

Sriani Sujiprihati lahir pada 1955 di Ponorogo, Jawa Timur. Sejak kecil ia akrab dengan kebun milik kakek-neneknya. Peng...
03/07/2026

Sriani Sujiprihati lahir pada 1955 di Ponorogo, Jawa Timur. Sejak kecil ia akrab dengan kebun milik kakek-neneknya. Pengalaman itu menumbuhkan
kecintaannya pada dunia tanaman hingga memilih menekuni ilmu pertanian.

la menempuh pendidikan pertanian dari jenjang sarjana hingga doktor bidang pemuliaan tanaman. Setelah itu, Sriani mengabdi sebagai dosen dan peneliti di IPB sambil mengembangkan berbagai varietas buah unggul.

Salah satu cita-citanya adalah membuat buah lokal mampu bersaing dengan buah impor. Saat itu, banyak buah luar negeri lebih diminati pasar. Sriani ingin membuktikan bahwa Indonesia juga mampu menghasilkan varietas buah unggul sendiri.

Tahun 2010, varietas itu resmi dilepas dengan nama Callina. Buahnya manis, berdaging tebal, ukurannya pas, dan pohonnya pendek sehingga mudah dipanen. Kini Callina menjadi salah satu pepaya paling populer di Indonesia.

Meski bernama Callina, di pasar buah ini lebih dikenal sebagai Pepaya California karena dianggap lebih menarik bagi konsumen. Padahal, varietas tersebut sepenuhnya hasil pemuliaan ilmuwan Indonesia.

Ketekunannya dalam bidang pemuliaan mengantarkan Beliau sebagai penerima berbagai penghargaan, diantaranya penghargaan dari Rektor IPB pada 2004, Riset Unggulan Strategis Nasional (Runas) Award 2004 dari Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek), Satyalencana Karyasatya XX dari Presiden RI pada 2006, Dosen Berprestasi IPB 2006, dan Dosen Berprestasi Nasional 2006. Beliau juga menerima Penghargaan Kepedulian
dan Penegakkan Hak Kekayaan Intelektual (HaKl) dari Presiden RI pada
tahun 2007, dan lain-lain.

Address

Lembar

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Gubuk Literasi EJA posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share

Category

Nearby government services