Badan Permusyawaratan Desa Lewoloba

Badan Permusyawaratan Desa Lewoloba Satu Hati Membangun Lewotanah Tercinta Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Lewoloba merupakan perwakilan masyarakat yang duduk dalam struktur Pemerintahan Desa.

Saat ini BPD Lewoloba Periode 2020-2026 terdiri atas 9 (Sembilan) anggota, antara lain:
1) Ketua: Lodovikus S.U. Koten.
2) Wakil Ketua: Laurensius Kia Kelen.
3) Sekretaris: Nikolaus Deka Doren.
4) Anggota: Andreas Suban Pulo.
5) Anggota: Matheus Belang.
6) Anggota: Dominikus Ibi Doren.
7) Anggota: Raimundus Doke Doren.
8) Anggota: Fortunaltus Gunu Kelen.
9) Anggota: Antonius Ardus Dari.

Jumat, 12 September 2025:BPD Lewoloba dalam koordinasi dengan Pemerintah Desa Lewoloba melakukan Focus Group Discussion ...
13/09/2025

Jumat, 12 September 2025:
BPD Lewoloba dalam koordinasi dengan Pemerintah Desa Lewoloba melakukan Focus Group Discussion (FGD) dalam rangka pembentukan Rancangan Perdes tentang Ketertiban Umum dan Rancangan Perdes tentang Pengelolaan Sampah Berbasis Masyarakat. Kegiatan ini dipandu oleh Sdr. Nikolaus Deka Doren selaku tenaga ahli dari Bagian Hukum Setda Kab. Flores Timur sekaligus Sekretaris BPD. Kegiatan dihadiri oleh unsur pemerintah desa, BPD, tokoh agama, kepala suku, tokoh perempuan, pengurus LKD, pengurus BUM Desa dan Pengurus Koperasi Desa Merah Putih.

Jumat, 30 Mei 2025: Ketua BPD Lewoloba, Bpk. Matheus Belang memimpin Musyawarah Desa penyampaian LKPPD Tahun 2024. Selai...
30/05/2025

Jumat, 30 Mei 2025:
Ketua BPD Lewoloba, Bpk. Matheus Belang memimpin Musyawarah Desa penyampaian LKPPD Tahun 2024. Selain agenda utama dimaksud, Mudes ini juga mendengarkan laporan pengelolaan BUM Desa Tahun 2024 dan Laporan Kinerja BPD Tahun 2024. Pada bagian akhir dari Mudes ini, seluruh peserta menyatakan menerima dan menyetujui Ranperdes tentang Laporan Pertanggungjawaban Realisasi APB Desa Tahun 20254 untuk ditetapkan menjadi Peraturan Desa.

Selamat merayakan Jumat Agung. Semoga wafat Yesus Kristus di salib membawa pertobatan dan pembaharuan dalam hidup kita 🙏
18/04/2025

Selamat merayakan Jumat Agung.
Semoga wafat Yesus Kristus di salib membawa pertobatan dan pembaharuan dalam hidup kita 🙏

Renungan Harian Katolik – Jumat, 18 April 2025 (Jumat Agung)
Tema: Salib, Cinta yang Menyelamatkan

Bacaan: Yesaya 52:13-53:12; Ibrani 4:14-16, 5:7-9; Yohanes 18:1-19:42

Saudara-saudari terkasih,
Hari ini, pada Jumat Agung, kita berdiri di kaki salib Yesus, merenungkan kasih-Nya yang tak terbatas. Bacaan pertama dari Yesaya menggambarkan Hamba Tuhan yang menderita demi dosa-dosa umat manusia. Ia menanggung penderitaan bukan untuk dirinya sendiri, melainkan untuk menyelamatkan kita. Sementara itu, bacaan kedua dari Ibrani mengingatkan kita bahwa Yesus adalah Imam Besar yang penuh belas kasih. Ia pernah menangis, berdoa, dan menderita seperti kita, sehingga Ia memahami kelemahan kita dan menjadi sumber keselamatan bagi mereka yang percaya.

Namun, bacaan Injil dari Yohanes 18:1-19:42 membawa kita masuk ke dalam drama penderitaan Yesus secara mendalam. Kisah ini dimulai dari Getsemani, tempat Yesus bergumul dalam doa hingga keringat-Nya seperti tetesan darah. Ia tahu apa yang akan terjadi: pengkhianatan, penyangkalan, penghinaan, dan kematian di salib. Namun, Ia menyerahkan diri sepenuhnya kepada kehendak Bapa, dengan berkata, “Bukan kehendak-Ku, tetapi kehendak-Mu yang terjadi.”

Lihatlah perjalanan Yesus menuju salib. Ia dikhianati oleh Yudas, ditangkap seperti penjahat, dan diadili dengan ketidakadilan. Ia dicambuk, dimahkotai duri, dan diejek. Ketika Pilatus bertanya, “Apakah kebenaran itu?” (Yoh 18:38), Yesus tidak menjawab dengan kata-kata, tetapi dengan hidup-Nya sendiri. Ia adalah Kebenaran yang rela menderita demi kasih. Puncaknya adalah saat Ia disalibkan. Di kayu salib, Yesus menanggung hinaan, rasa sakit, dan rasa ditinggalkan, namun tetap mengasihi. Ia berkata kepada ibu-Nya, Maria, dan murid yang dikasihi, “Inilah ibumu, inilah anakmu” (Yoh 19:26-27), menunjukkan bahwa bahkan dalam penderitaan, Ia memikirkan kita. Hingga akhirnya, Ia menyerahkan nyawa-Nya dengan berkata, “Sudah selesai” (Yoh 19:30).

Saudara-saudari, salib Yesus adalah cerminan kasih yang tak pernah menyerah. Yesus tidak turun dari salib untuk membuktikan kuasa-Nya, tetapi Ia tetap di sana untuk menunjukkan bahwa kasih-Nya lebih kuat daripada dosa, penderitaan, dan kematian. Salib bukanlah akhir, melainkan jalan menuju kehidupan baru. Melalui salib, Yesus mengambil alih dosa-dosa kita, agar kita dapat hidup dalam pengampunan dan harapan.

Jumat Agung ini mengajak kita untuk menatap salib dengan hati yang terbuka. Apa artinya salib bagi kita? Mungkin kita sedang membawa “salib” kita sendiri—sakit penyakit, kegagalan, atau luka batin. Yesus mengundang kita untuk memandang-Nya di kayu salib dan percaya bahwa kita tidak pernah sendirian. Ia telah menanggung semua itu bersama kita. Salib mengajarkan kita bahwa penderitaan, jika dipersembahkan kepada Tuhan, bisa menjadi jalan menuju kasih yang lebih besar.

Mari kita bertanya pada diri sendiri: “Apa yang bisa aku pelajari dari salib Yesus hari ini?” Mungkin kita diajak untuk mengampuni seseorang yang menyakiti kita, seperti Yesus mengampuni dari salib. Atau mungkin kita dipanggil untuk tetap setia di tengah kesulitan, seperti Yesus yang setia sampai akhir. Salib adalah undangan untuk mencintai tanpa syarat, bahkan ketika itu sulit.

Saudara-saudari, di tengah keheningan Jumat Agung, marilah kita berlutut di depan salib. Syukurilah kasih Yesus yang telah menyelamatkan kita. Biarlah salib menjadi kekuatan kita untuk hidup bagi Tuhan dan sesama, dengan hati yang penuh pengampunan dan harapan.

Doa:
Ya Yesus, Engkau yang menderita dan mati di salib demi aku, terima kasih atas kasih-Mu yang tak pernah berkesudahan. Ajarilah aku untuk memikul salibku dengan iman dan mencintai seperti Engkau mencintaiku. Bantu aku menghayati Jumat Agung ini dengan hati yang rendah dan penuh syukur. Amin.

Late post (20 Maret 2025)Pemerintah Desa dan BPD Lewoloba melaksanakan kegiatan Fasilitasi/Evaluasi Ranperdes Hukum Adat...
30/03/2025

Late post (20 Maret 2025)
Pemerintah Desa dan BPD Lewoloba melaksanakan kegiatan Fasilitasi/Evaluasi Ranperdes Hukum Adat Desa dan Evaluasi Ranperdes Pungutan Desa di Bagian Hukum Setda Kabupaten Flores Timur.
Kegiatan yang dipandu Kepala Bagian Hukum, Bpk. Yordanus Hoga Daton, SH., MH., ini menghasilkan sejumlah catatan untuk perbaikan, antara lain penghapusan jenis pungutan swadaya/parisipasi dalam gotong royong (Ranperdes Pungutan Desa) dan penambahan Glosarium/Daftar Istilah (Ranperdes Hukum Adat Desa).

Sabtu, 8 Februari 2025:BPD dan Pemerintah Desa Lewoloba bersama para pemangku kepentingan di desa meliputi Kelake Suku L...
09/02/2025

Sabtu, 8 Februari 2025:
BPD dan Pemerintah Desa Lewoloba bersama para pemangku kepentingan di desa meliputi Kelake Suku Lema, Lembaga Adat Desa, Nakes Desa, Satlinmas Desa, Pengelola PAUD dan tokoh masyarakat melaksanakan uji publik 2 (Dua) Rancangan Perdes yaitu Hukum Adat Desa dan Pungutan Desa.

Turut berduka cita atas meninggalnya Bpk. Paulus Gatu Koten, tokoh adat dan mantan anggota BPD Lewoloba Periode 2014-202...
12/12/2024

Turut berduka cita atas meninggalnya Bpk. Paulus Gatu Koten, tokoh adat dan mantan anggota BPD Lewoloba Periode 2014-2020.
Beristirahatlah dalam damai Tuhan 🙏

Jumat, 26 Januari 2024:BPD Lewoloba, Pemerintah Desa, Kepala Dusun dan Ketua RT dlm forum musyawarah khusus membahas 10 ...
26/01/2024

Jumat, 26 Januari 2024:
BPD Lewoloba, Pemerintah Desa, Kepala Dusun dan Ketua RT dlm forum musyawarah khusus membahas 10 (sepuluh) calon penerima BLT Desa. Pemerintah memastikan bahwa yg menerima adalah orang yang benar-benar berhak.

Selasa, 19 Desember 2023:Pemerintah Desa dan Badan Permusyawaratan Desa Lewoloba menggelar Musyawarah pembahasan dan pen...
19/12/2023

Selasa, 19 Desember 2023:
Pemerintah Desa dan Badan Permusyawaratan Desa Lewoloba menggelar Musyawarah pembahasan dan penetapan Rancangan Peraturan Desa tentang Pemanfaatan Aset Desa dan Rancangan Peraturan Desa tentang Pengelolaan Pendidikan Anak Usia Dini.

Musyawarah dipimpin langsung oleh Ketua BPD Lewoloba, Bpk. Matheus Belang dan dihadiri oleh 7 orang anggota. Dari Pemerintah Desa dihadiri oleh Sekretaris Desa Lewoloba dan para Perangkat Desa.

Dengan tercapainya kesepakatan bersama ini, secara sah kedua Rancangan Perdes ini ditetapkan sebagai Perdes.

Sabtu, 17 Desember 2023: Pemerintah Desa dan BPD Lewoloba melaksanakan sosialisasi 2 (dua) Ranperdes, yaitu Pemanfaatan ...
16/12/2023

Sabtu, 17 Desember 2023:
Pemerintah Desa dan BPD Lewoloba melaksanakan sosialisasi 2 (dua) Ranperdes, yaitu Pemanfaatan Aset Desa dan Pengelolaan Pendidikan Anak Usia Dini. Sosialisasi dipandu langsung oleh Tenaga Ahli dr Bagian Hukum Setda Kabupaten Flores Timur, Bpk. Nikolaus Deka Doren. Kegiatan ini dihadiri oleh para tokoh adat, tokoh masyarakat dan Pengelola/Guru PAUD.

Pada hari ini, Kamis, 14 Desember 2023, bertempat di Balai Desa Lewoloba, dilaksanakan Musyawarah Desa Penetapan Rencana...
14/12/2023

Pada hari ini, Kamis, 14 Desember 2023, bertempat di Balai Desa Lewoloba, dilaksanakan Musyawarah Desa Penetapan Rencana Kerja Pemerintah Desa Tahun 2024.

Dengan adanya penetapan ini maka usulan masyarakat yang disampaikan melalui Musyawarah Dusun dan Musyawarah Desa yang telah disepakati sebagai prioritas pembangunan tahun 2024 resmi ditetapkan dan siap dilaksanakan.

Mari kita berikan dukungan untuk setiap pelaksanaan pembangunan di Desa kita.

Sabtu, 9 September 2023: Pemerintah Desa dan BPD Lewoloba melaksanakan musyawarah kerja dalam rangka percepatan pembentu...
09/09/2023

Sabtu, 9 September 2023:
Pemerintah Desa dan BPD Lewoloba melaksanakan musyawarah kerja dalam rangka percepatan pembentukan Peraturan Desa tentang Pemanfaatan Aset Desa dan Peraturan Desa tentang Penyelenggaraan Pendidikan Anak Usia Dini.

Aset Desa selain untuk kepentingan penyelenggaraan desa, perlu didayagunakan untuk optimalisasi pendapatan asli desa. Selain itu, penyelenggaraan PAUD yang merupakan kewenangan desa, perlu diatur secara jelas agar dapat berjalan baik untuk peningkatan mutu pendidikan anak usia dini.

Selamat Hari Kemerdekaan. Satukan hati untuk terus membangun Lewotana yang semakin maju, mandiri dan berdaya saing.
19/08/2023

Selamat Hari Kemerdekaan.
Satukan hati untuk terus membangun Lewotana yang semakin maju, mandiri dan berdaya saing.

Address

Jalan Trans Ile Mandiri, Desa Lewoloba, Kec. Ile Mandiri, Kab. Flotim, Prop. NTT
Larantuka
86218

Opening Hours

Monday 09:00 - 17:00
Tuesday 09:00 - 17:00
Wednesday 09:00 - 17:00
Thursday 09:00 - 17:00
Friday 09:00 - 15:00

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Badan Permusyawaratan Desa Lewoloba posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to Badan Permusyawaratan Desa Lewoloba:

Share