03/08/2026
Kendari - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Tenggara baru saja merilis beberapa indikator strategis terkini terkait Inflasi, Nilai Tukar Petani, Ekspor dan Impor, Transportasi, serta Perkembangan Pariwisata
Hal tersebut disampaikan Statistisi Ahli Madya BPS Provinsi Sulawesi Tenggara, Erra Septy Vibriane, dalam siaran persnya di BPS Provinsi Sulawesi Tenggara, Senin (03/08/2026). Berikut disampaikan ringkasan hasil siaran pers tersebut:
1️⃣ Juli 2026, Provinsi Sulawesi Tenggara mengalami inflasi Year on Year (y-on-y) sebesar 3,43 persen. Inflasi tertinggi terjadi di Kabupaten Kolaka sebesar 4,57 persen.
2️⃣ Deflasi month to month (m-to-m) Provinsi Sulawesi Tenggara sebesar 0,19 persen.
3️⃣ NTP Sulawesi Tenggara pada Juli 2026 tercatat 110,64 atau mengalami peningkatan sebesar 8,89 persen dibanding bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 101,61.
4️⃣ Nilai ekspor Sulawesi Tenggara Juni 2026 mencapai US$321,05 juta atau naik 1,25 persen dibanding ekspor Juni 2025 yang tercatat US$317,07 juta.
5️⃣ Nilai impor Sulawesi Tenggara Juni 2026 mencapai US$330,29 juta, naik 426,77 persen dibandingkan Juni 2025.
6️⃣ Pada Juni 2026, jumlah penumpang angkutan udara domestik yang berangkat dari Sulawesi Tenggara tercatat sebanyak 56.168 orang, naik sebesar 8,56 persen dibandingkan Mei 2026 yang mencapai 51.739 orang.
7️⃣ Jumlah penumpang angkutan laut domestik yang naik pada Juni 2026 tercatat 139.367 orang, tercatat mengalami kenaikan sebesar 27,26 persen dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 109.511 orang.
8️⃣ Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel bintang di Sulawesi Tenggara pada Juni 2026 tercatat sebesar 40,94 persen atau naik 4,27 poin dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang tercatat sebesar 36,67 persen.
Info selengkapnya dapat diunduh pada website BPS Provinsi Sulawesi Tenggara https://sultra.bps.go.id