Balai Penelitian Tanaman Pemanis dan Serat

Balai Penelitian Tanaman Pemanis dan Serat Balai Perakitan dan Pengujian Tanaman Pemanis dan Serat (BRMP-TAS)

Dukung Keberlanjutan Tani, BRMP TAS Hadirkan Pendampingan Teknologi Persemaian Tembakau di Gresik! 🌱✨Sebagai upaya nyata...
12/06/2026

Dukung Keberlanjutan Tani, BRMP TAS Hadirkan Pendampingan Teknologi Persemaian Tembakau di Gresik! 🌱✨

Sebagai upaya nyata menanggulangi krisis perbenihan yang melanda Kabupaten Gresik dalam beberapa tahun terakhir, Balai Perakitan dan Pengujian Tanaman Pemanis dan Serat (BRMP TAS) sukses menggelar kegiatan Pendampingan Teknologi Persemaian Tembakau pada 21-22 Mei 2026. Dikemas menarik dalam bentuk Sekolah Lapang, sebanyak 70 peserta yang terdiri dari petani dan penyuluh pertanian dari 6 kecamatan sentra tembakau berkumpul bersama.
Di sini, mereka tidak hanya duduk mendengarkan teori, melainkan langsung terjun praktik secara interaktif! Melalui metode praktik langsung ini, para peserta diajak memahami seluruh tahapan penting persemaian yang baik dan benar, meliputi:
🧪 Persiapan Media
🌱 Penanganan Benih
💧 Pemeliharaan
🌾 Pencabutan Benih Tumbuh

Dengan adanya pendampingan teknologi ini, diharapkan kualitas dan ketersediaan benih tembakau di tingkat petani semakin meningkat demi mendukung produktivitas serta keberlanjutan usaha tani tembakau di Kabupaten Gresik! Mari bersama memajukan pertanian Indonesia dengan bekerja sepenuh hati! 🤝🇮🇩





Akselerasi Hilirisasi, Kementan Tingkatkan Mutu Sertifikasi Benih Perkebunan di Jawa TimurDalam rangka percepatan hiliri...
11/06/2026

Akselerasi Hilirisasi, Kementan Tingkatkan Mutu Sertifikasi Benih Perkebunan di Jawa Timur

Dalam rangka percepatan hilirisasi komoditas perkebunan serta peningkatan kapasitas Pengawas Benih Tanaman (PBT) dalam melaksanakan sertifikasi benih, Direktorat Perbenihan Perkebunan menyelenggarakan kegiatan bimbingan teknis peningkatan kapabilitas. Acara yang mengusung tema "Peningkatan Kapabilitas PBT untuk Sertifikasi Benih Tanaman Perkebunan dalam Rangka Hilirisasi" ini digelar selama empat hari, terhitung sejak tanggal 9 - 12 Juni 2026, bertempat di Ruang Aula Pertemuan Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Timur.

Agenda ini diikuti oleh 40 Pengawas Benih Tanaman (PBT) yang mewakili berbagai Unit Kerja maupun Unit Pelaksana Teknis di bawah Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP), serta UPT Pengawasan dan Sertifikasi Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Jawa Timur yang tersebar di wilayah Jawa Timur.
Hadir sebagai perwakilan BRMP dalam kesempatan tersebut, Kepala Balai Perakitan dan Pengujian Tanaman Pemanis dan Serat (BRMP TAS), Sri Suhesti. Selain hadir sebagai perwakilan BRMP, Sri Suhesti juga memaparkan materi bertajuk “Peran Strategis Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian Dalam Mendukung Keberhasilan Hilirisasi Perkebunan”.

Dalam arahannya, Sri Suhesti menekankan bahwa hilirisasi yang kuat hanya bisa lahir dari sektor hulu yang tangguh. Beliau mengingatkan seluruh peserta bahwa keberlanjutan industri perkebunan sangat bergantung pada sektor hulu. Menurutnya, hilirisasi industri perkebunan tidak akan berjalan berkelanjutan tanpa adanya jaminan kuantitas, kualitas, dan kontinuitas bahan baku dari sektor pertanian.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa BRMP memiliki peran yang strategis dalam mendukung hilirisasi perkebunan. Hal ini selaras dengan tugas dan fungsi BRMP yang meliputi perekayasaan, perakitan dan pengujian, produksi benih sumber, standardisasi, serta penilaian kesesuaian. Tidak hanya itu, BRMP didukung oleh sumber daya manusia yang mumpuni dalam proses pendampingan teknis—mulai dari evaluasi penetapan kebun sumber benih, sertifikasi benih, pendampingan Good Agricultural Practices (GAP) dan Good Manufacturing Practices (GMP), hingga evaluasi dampak program—serta sarana prasarana pendukung yang memadai. Dengan modalitas tersebut, BRMP berkomitmen penuh memberikan dukungan nyata dalam menjamin ketersediaan bahan baku yang berkualitas dan berkelanjutan.

Sri Suhesti juga menjabarkan lima pilar penting yang menjadi fondasi utama dalam mendukung keberhasilan hilirisasi. Kelima pilar tersebut meliputi penguatan produksi hulu, penerapan inovasi dan digitalisasi, penguatan kapasitas sumber daya manusia, integrasi rantai pasok dari hulu ke hilir, serta penerapan sistem pengawasan mutu yang terintegrasi.
Sebagai langkah konkret untuk mewujudkan pilar-pilar tersebut, selama empat hari pelaksanaan kegiatan, para peserta digembleng secara intensif. Materi pelatihan difokuskan pada pendalaman aspek teknis regulasi, yang mengulas secara mendalam mengenai Prosedur Sertifikasi Benih Tebu, Prosedur Sertifikasi Benih Kopi, Prosedur Sertifikasi Benih Kakao, Prosedur Sertifikasi Benih Kelapa, hingga Prosedur Sertifikasi Benih Jambu Mete.
Melalui pembekalan intensif ini, para PBT diharapkan mampu mengawal mutu benih secara ketat di lapangan demi menjamin ketersediaan bahan baku berkualitas tinggi bagi industri hilir nasional.

Halo Sobat Tani!Berikut adalah ketersediaan stok per tanggal 10 Juni 2026:Rosela: 754 kgJarak Kepyar: 558 kgKapas: 210 k...
10/06/2026

Halo Sobat Tani!
Berikut adalah ketersediaan stok per tanggal 10 Juni 2026:

Rosela: 754 kg
Jarak Kepyar: 558 kg
Kapas: 210 kg
Tembakau: 244 kg
Wijen: 146 kg

Dapatkan benih unggul untuk hasil panen yang maksimal! Untuk informasi pemesanan dan konsultasi lebih lanjut, silakan hubungi kontak kami di bawah ini:

📞 WhatsApp: 08125223447
📸 Instagram: .pemanis
📍 Alamat: Jl. Raya Karangploso KM 4, Kab. Malang, Jawa Timur.





Kawal Mutu Benih Nasional, BRMP TAS Tuntaskan Evaluasi Kelayakan Kebun Sumber Benih Tebu 2025Kementerian Pertanian melal...
08/06/2026

Kawal Mutu Benih Nasional, BRMP TAS Tuntaskan Evaluasi Kelayakan Kebun Sumber Benih Tebu 2025

Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Perkebunan (Ditjenbun) mengalokasikan pengembangan kawasan tebu nasional, melalui program bongkar ratoon dan perluasan lahan baru pada 2025 seluas 100 ribu hektare dengan target 6 miliar mata benih. Guna memastikan program berjalan optimal, Balai Perakitan dan Pengujian Tanaman Pemanis dan Serat (BRMP TAS)—sebagai UK-UPT Kementan dengan komoditas mandat tebu—berperan aktif mengawal mutu hulu-hilir dengan melakukan evaluasi kelayakan teknis kebun sumber benih sepanjang tahun 2025 dengan berpedoman pada Kepmentan Nomor 170/Kpts./KB.020/E/10/2025 tentang pedoman atau teknis perbenihan perkebunan. Tim evaluasi kelayakan BRMPTAS yang beranggotakan 18 personel diturunkan untuk melakukan inspeksi fisik dan dokumen demi menjamin legalitas serta akuntabilitas benih di lapangan.

Secara teknis, evaluasi kelayakan teknis kebun sumber benih *oleh tim BRMP TAS* difokuskan di dua provinsi, yaitu Jawa Timur dan Jawa Tengah. Di Provinsi Jawa Timur, evaluasi mencakup lahan seluas 2.483,625 hektar yang tersebar di sembilan kabupaten, yaitu Blitar, Malang, Situbondo, Jombang, Lumajang, Probolinggo, Kediri, Nganjuk, dan Jember. Dari luasan tersebut, sebanyak 31,94 persen (793,275 hektar) dinyatakan layak sementara sisanya sebesar 68,06 persen (1.690,350 hektar) dinyatakan tidak layak karena tidak memenuhi persyaratan mutu benih, seperti kemurnian varietas, adanya serangan penyakit sistemik (luka api) dan hama penggerek, serta ketidaksesuaian umur tanaman.

Langkah serupa dilakukan di klaster Provinsi Jawa Tengah dengan total lahan yang diperiksa seluas 197,260 hektare yang berpusat di Kabupaten Kudus dan Sragen. Dari jumlah tersebut, sebanyak 92,17 persen (181,810 hektar) dinyatakan layak dan sisanya 7,83 persen (15,450 hektar) yang dinyatakan tidak layak.

Secara akumulatif, lahan yang dievaluasi dan dinyatakan layak oleh *BRMP TAS* mencapai 975,085 hektare. Luasan tersebut diproyeksikan mampu mensuplai 390,03 juta mata benih tebu. Angka ini setara dengan 20,25 persen dari total 1,92 milyar benih yang telah disalurkan oleh Dirjenbun sepanjang tahun 2025 atau menyumbang 6,5 persen dari total kebutuhan nasional yang dicanangkan oleh Dirjenbun. BRMP TAS berkomitmen untuk melanjutkan kegiatan evaluasi teknis kelayakan kebun sumber benih pada tahun 2026 demi menjaga keberlanjutan kualitas dan kedaulatan swasembada gula nasional.

Selamat Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.Aksi dampak perubahan iklim tidak selalu dimulai dari hal besar. Ia bisa dimu...
05/06/2026

Selamat Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.

Aksi dampak perubahan iklim tidak selalu dimulai dari hal besar. Ia bisa dimulai dari cara kita mengelola lahan, merawat tanah, menjaga air, mengurangi bahan kimia berlebih, dan mempertahankan keseimbangan ekosistem di sekitar agroekosistem perkebunan.
Budidaya Tanaman Perkebunan bukan hanya menghasilkan tanaman dengan produktivitas tinggi, tetapi juga menjaga kesuburan tanah, melindungi keanekaragaman hayati, dan membantu mengurangi dampak perubahan iklim.
Mari wujudkan sektor perkebunan yang produktif, lestari, dan bertanggung jawab bagi bumi.





Selamat Hari Lahir Pancasila – 1 Juni 2026! 🇮🇩✨​Pancasila bukan sekadar teks yang dibacakan saat upacara, melainkan fond...
01/06/2026

Selamat Hari Lahir Pancasila – 1 Juni 2026! 🇮🇩✨
​Pancasila bukan sekadar teks yang dibacakan saat upacara, melainkan fondasi kokoh yang mengikat keberagaman kita menjadi satu kekuatan. Sesuai dengan tema tahun ini, "Pancasila Pemersatu Bangsa Fondasi Perdamaian Dunia", mari kita sinergikan tekad untuk menjaga persatuan nasional dan menyebarkan perdamaian ke seluruh penjuru dunia.
​Bersama BRMP Tanaman Pemanis dan semangat Pertanian Bekerja Sepenuh Hati, mari kita amalkan nilai-nilai luhur Pancasila dalam setiap langkah kerja dan pengabdian nyata untuk negeri. 🌾❤️

31/05/2026
Akselerasi Ketahanan Pangan Nasional: Wamentan dan Menteri PPN Pimpin Gerak Tanam Serempak di Lamongan30 Mei 2026 – Seba...
31/05/2026

Akselerasi Ketahanan Pangan Nasional: Wamentan dan Menteri PPN Pimpin Gerak Tanam Serempak di Lamongan
30 Mei 2026 – Sebagai wujud nyata dalam mengakselerasi pencapaian target Luas Tambah Tanam (LTT) untuk memperkuat ketahanan pangan nasional, BRMP Tanaman Pemanis dan Serat berpartisipasi aktif dalam Gerak Tanam Serempak yang dipusatkan di Kecamatan Sekaran, Kabupaten Lamongan. Agenda kolaboratif ini menjadi bukti sinergi lintas sektoral yang dihadiri langsung oleh Wakil Menteri Pertanian (Wamentan), Dr. Sudaryono, B.Eng., M.M., MBA, bersama Menteri PPN/Kepala Bappenas, Prof. Dr. Ir. Rachmat Pambudy, M.S. Acara ini turut dikawal secara masif oleh Bupati dan Wakil Bupati Lamongan, PJ LTT Jawa Timur, perwakilan UPT Kementan Jawa Timur, serta barisan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dan kelompok tani setempat.
Momentum gerak tanam ini tidak hanya dimanfaatkan untuk penanaman massal, melainkan juga sebagai ruang transisi menuju pertanian berbasis teknologi. Di hadapan para petani, pemerintah mendemonstrasikan sejumlah inovasi mutakhir untuk mendongkrak efisiensi dan produktivitas lahan, di antaranya adalah penggunaan alat semai bibit otomatis, pengoperasian mesin tanam padi presisi (transplanter), dan aplikasi drone udara untuk penyemprotan pestisida yang lebih cepat dan merata. Guna memaksimalkan implementasi teknologi tersebut secara langsung, pemerintah sekaligus menyalurkan bantuan strategis berupa benih unggul padi untuk pengembangan seluas 16.639 hektar senilai Rp5,87 miliar dan benih jagung untuk 12.289 hektar senilai Rp11,06 miliar. Dukungan juga diberikan melalui bantuan sarana dan prasarana pertanian berupa 13 unit rotavator senilai Rp 4,94 miliar, 23 unit hand traktor senilai Rp 862,5 juta, 108 unit p***a air senilai Rp 2,59 miliar, 181 unit kegiatan irigasi perp***aan, irigasi perpipaan, bangunan konservasi dan rehabilitasi jaringan irigasi tersier senilai Rp 19,61 miliar, serta 3 unit combine harvester senilai Rp 1,29 miliar. Total bantuan yang disalurkan Kementerian Pertanian kepada Kabupaten Lamongan mencapai Rp 49,55 miliar.
Dalam pidato sambutannya, Bupati Lamongan menegaskan komitmen penuh dari jajaran pemerintah daerah untuk menyukseskan pencapaian target LTT. Langkah ini diyakini akan semakin memperkuat posisi Lamongan sebagai salah satu penyokong utama lumbung pangan di tingkat nasional. Kabupaten Lamongan adalah salah satu sentra padi di Jawa Timur dengan produktivitas yang pada awalnya 7 ton/ha menjadi 7,3 ton/ha. Senada dengan visi tersebut, Menteri PPN/Kepala Bappenas menyerukan pentingnya kerja sama tim di lapangan. Beliau mengimbau seluruh petani untuk terus bersinergi dan mematuhi arahan teknis dari Kementerian Pertanian agar setiap target strategis pembangunan sektor pertanian dapat tereksekusi secara presisi.
Wakil Menteri Pertanian, Dr. Sudaryono, memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas keberhasilan pencapaian swasembada beras yang kini membebaskan Indonesia dari belenggu ketergantungan impor. Untuk mempertahankan kemandirian pangan ini, Wamentan memaparkan sejumlah kebijakan strategis yang berpihak pada petani, meliputi jaminan kelancaran distribusi pupuk hingga ke level akar rumput, penerapan potongan harga pupuk untuk meringankan beban ongkos produksi, dan percepatan perbaikan infrastruktur dan revitalisasi jaringan irigasi.
Wamentan memastikan dukungan penuh kementerian terhadap realisasi target LTT di Lamongan. Sebagai bentuk komitmen dan kehadiran negara, beliau mengambil langkah proaktif dengan menyediakan akses komunikasi tanpa sekat. "Kami membuka ruang komunikasi secara langsung bagi kelompok tani. Tujuannya satu, untuk memastikan setiap kendala di lapangan dapat segera diselesaikan sehingga target produksi pangan nasional dapat terpenuhi," tegas Wamentan mengakhiri kunjungannya.

Bukan sekadar predikat, tapi komitmen nyata untuk pelayanan publik yang bersih, transparan, dan akuntabel! 💼✨Halo  ! Dal...
29/05/2026

Bukan sekadar predikat, tapi komitmen nyata untuk pelayanan publik yang bersih, transparan, dan akuntabel! 💼✨

Halo ! Dalam upaya mewujudkan Reformasi Birokrasi yang berdampak langsung kepada masyarakat dan petani, Balai Perakitan dan Pengujian Tanaman Pemanis dan Serat (BRMP TAS) berkomitmen penuh dalam pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Melalui Zona Integritas, kami memastikan seluruh lini pelayanan—mulai dari perakitan, pengujian, diseminasi hasil komoditas pemanis dan serat, hingga layanan informasi publik—berjalan dengan semangat:

✅ Bebas Pungli & Gratifikasi
✅ Cepat, Tepat, & Responsif
✅ Transparan & Tidak Diskriminatif

Semangat keterbukaan dan integritas ini juga menjadi bahan bakar utama kami untuk menyukseskan program strategis Kementerian Pertanian, termasuk "Hilirisasi Perkebunan Tebu" demi kemandirian pangan dan kesejahteraan petani Indonesia. 🌾🇮🇩

👉 Swipe kanan untuk kenali lebih dekat apa itu Zona Integritas dan bagaimana perannya dalam meningkatkan kualitas pelayanan untuk kita semua!

Mari bersama kita kawal! Tolak pungli, stop gratifikasi, dan jangan ragu untuk melapor melalui saluran pengaduan resmi jika menemukan pelayanan yang tidak sesuai aturan. Bersama, kita wujudkan birokrasi yang bersih dan melayani! 💪🔥





Berkurban bukan hanya tentang menyembelih hewan ternak, melainkan tentang menyembelih sifat egois dan memupuk rasa keped...
26/05/2026

Berkurban bukan hanya tentang menyembelih hewan ternak, melainkan tentang menyembelih sifat egois dan memupuk rasa kepedulian terhadap sesama. 🐐🐂

​Selamat Hari Raya Idul Adha 10 Dzulhijjah 1447 H.

​Semoga setiap keikhlasan yang kita tanam dalam berkurban hari ini, menjadi ladang pahala dan keberkahan yang berlimpah di hari esok. Mari melangkah bersama dengan hati yang bersih dan semangat yang baru.

​Pertanian Bekerja Sepenuh Hati, Menebar Berkah untuk Negeri. 💚





Address

Jalan Raya Karangploso Km. 4 Kotak Pos 199, Kepuh Utara, Kepuharjo, Kec. Karang Ploso, Kabupaten Malang
Karangploso
65152

Opening Hours

Monday 08:00 - 16:00
Tuesday 08:00 - 16:00
Wednesday 08:00 - 16:00
Thursday 08:00 - 16:00
Friday 08:00 - 16:30

Telephone

+62341491447

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Balai Penelitian Tanaman Pemanis dan Serat posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to Balai Penelitian Tanaman Pemanis dan Serat:

Share