Mushola SUNAN Bonang

Mushola SUNAN Bonang Mushola Sunan Bonang bergerak dlm Bidang Dakwah: TPQ, Majelis Ta'lim, Dzikir & Sholawat, Taddarus AlQur'an, Qiro'atul Qur'an, dan LAZIS di Gadingmangu

Agenda Rojabiyah 2020 M/1441 H
27/04/2020

Agenda Rojabiyah 2020 M/1441 H

10/01/2019

Assalamu'alaikum....

Mohon kehadiran warga NU Gading-Mlaten pada:
*1. Hari : Kamis Kliwon malam Jum'at Legi*
Tanggal : 10 Januari 2019
Jam : 17.45 (Jama'ah Maghrib)
Tempat : Mushola Sunan Bonang Gading (Mbah Modin)
Acara : *Yasin Fadlilah + Pengajian Fiqh oleh Bapak Kyai. Masrur Imam Ghozali, S.Pd.I.*

*2. Hari : Jum'at Legi malam Sabtu Pahing*
Tanggal : 11 Januari 2019
Jam : 17.45 (Jama'ah Maghrib)
Tempat : Mushola Sunan Bonang Gading
Acara : *Istighotsah + Pengajian Kitab Hadits oleh Bapak Dr. Kyai. Khamim, M.Ag.*

Demikian undangan umum ini disampaikan atas perhatian dan kehadirannya diucapkan terima kasih.

Wassalamu'alaikum...

Ttd.
*Ta'mir Mushola Sunan Bonang*

Alhamdulillah.....semoga Alloh senantiasa mengistiqomahkan dalam agenda yg kami lakukan setiap malam Jum'at Legi dan set...
09/11/2018

Alhamdulillah.....semoga Alloh senantiasa mengistiqomahkan dalam agenda yg kami lakukan setiap malam Jum'at Legi dan setiap malam Sabtu pahing. Pengajian fiqh dan pengajian hadits yg diasuh oleh Bapak Kyai Masrur Imam Ghozali dan Bapak Dr. Kyai Khamim.

Penyerahan dana sosial infaq jama'ah peduli umat mushola sunan Bonang Gadingmangu kepada salah satu jama'ah yg bernama i...
19/04/2018

Penyerahan dana sosial infaq jama'ah peduli umat mushola sunan Bonang Gadingmangu kepada salah satu jama'ah yg bernama ibu Charirotul Ainiyah yg sedang sakit mium, diabet dan HB turun. Semoga Alloh memberi kesembuhan kepadanya. Aamiin

Peringatan Rojabiyah dan Haul Jami'ul Jawami' Dusun Gading-Mlaten di Mushola Sunan Bonang Gadingmangu Perak Jombang. Sab...
15/04/2018

Peringatan Rojabiyah dan Haul Jami'ul Jawami' Dusun Gading-Mlaten di Mushola Sunan Bonang Gadingmangu Perak Jombang. Sabtu, 14 April 2018

10/07/2017

"Perlunya Sikap Moderat dalam Kehidupan"
Intisari Khutbah Jum'at Masjid Ulul Albab Kampus UIN Sunan Ampel Surabaya
Oleh:
Dr. KH. Abdussalam Nawawi, M.Ag
(Dosen Fakultas Syari’ah dan Hukum UIN Sunan Ampel)
Dalam surat al-Baqarah, ayat 143, Allah SWT berfirman yang artinya: Dan demikian (p**a) Kami telah menjadikan kamu (umat Islam), umat yang moderat; agar kiranya kamu menjadi saksi atas (perbuatan) manusia dan agar Rasul (Muhammad) menjadi saksi atas (perbuatan) kamu.
Kata “Ummatan Wasathan” dalam ayat ini menggambarkan agar kiranya kita semua, selaku umat Nabi Muhammad Saw., senantiasa mengembangkan pola kehidupan yang moderat; baik ucapan, pikiran maupun tindakan. Moderat bisa dimaknai segala bentuk tindakan dan ucapan yang sesuai dengan takaran, proporsional, tidak overdosis alias berlebihan, dan tidak ekstrim. Dan contoh terbaik kehidupan moderat dalam semua lini dan praktik sepanjang masa adalah Nabi -Agung- Muhammad.
Dalam salah satu kesempatan Nabi mengatakan: min husni Islamil mar’i tarkuhu ma ya’nihi, di antara hal yang memastikan keislaman seseorang baik adalah meninggalkan hal-hal yang tidak memberikan kemanfaatan. Maka, aspek manfaat sangat penting dalam kehidupan, sehingga kita tidak perlu bertindak berlebihan, kasar dan overdosis. Cukuplah, kita terus mengembangkan prinsip-prinsip kemanfatan kepada yang lain, termasuk pada dirinya sendiri.
Banyak riwayat yang menjelaskan tentang moderasi yang dipraktikkan oleh Nabi Muhammad bersama para sahabat, komunitas non Muslim hingga seluruh jagat alam semesta ini, sepanjang hidup beliau.
Salah satunya, teguran nabi kepada Sahabat Umar ibn Khattab agar tidak berlebihan dalam bertindak. Diceritakan, suatu ketika Nabi Muhammad mempunyai hutang kepada Zaid, yang beragama Yahudi, yakni 80 kilogram kurma dengan perjanjian membayar dengan tempo yang telah disepakati. Hutang ini sengaja dilakukan oleh Nabi untuk diberikan kepada salah satu Kampung yang masyarakatnya masuk Islam secara kolektif, sementara di bait al-maal kosong tidak ada barang yang akan diberikan. Namun, sayang sekali Zaid menagih utangnya dengan keras dan memaksa sambil memegang keras salah satu anggota tubuh Nabi, padahal waktu menagih utangnya belum jatuh tempo sesuai dengan kesepakatan awal.
Karena prilaku kasar Zaid kepada Nabi nampak di depan Umar dan ia melihatnya, sepontan Umar marah besar sambil mengayunkan pedang untuk mengancam Zaid. Atas tindakan Zaid ini, Nabi mengatakan kepada Umar agar menyudahi amarahnya: lebih baik anda suruh Zaid berkata dan bertindak yang baik, tidak perlu mengumbar amarah. Atas sarannya, pedang dimasukkan kembali oleh Umar. Dan umar akhirnya, mengambilkan barang di bait al-maal untuk membayar hutang ke Zaid dengan jumlah yang sama, 80 kilogram kurma. Hanya saja, Nabi berpesan agar Umar menambahi 2 shak kurma sebagai ganti atas amarah Umar kepada Zaid. Sungguh menyejukkan, layak direnungkan.
Cerita ini menggambarkan bahwa sikap proporsional, moderat dan tidak berlebihan sangatlah penting dalam kehidupan kita. Betapa teguran Nabi kepada Umar, menggambarkan sikap Umar mengangkat pedang untuk mengancam Zaid adalah tindakan berlebihan.
Sama dengan cerita, orang Araby (Ndeso) yang masuk masjid Nabi, terus kencing sambil berdiri di area masjid. Para sahabat merespon keras dengan amarah, tapi Nabi membiarkan. Bahkan, Nabi mengatakan: biarkan dan tinggalkan dia. Lantas sucikan tempat najis itu. Soal kencing ini, menarik. Nabi mengajarkan untuk “Tidak perlu mudah emosi (mudah terbakar amarah), mengusir apalagi memukul”. Bisa dibayangkan, bila para sahabat marah dan mengusir terlebih memukul, maka mudharatnya akan nampak lebih besar. Misalnya, najis akan melebar ke mana-mana dan orang Araby itu akan memiliki dendam sesumat dalam benaknya. Inilah yang kemudian pesan Nabi memiliki momentumnya: innama buithtum muyassirina, wala tub’athu mu’sirina (sesungguhnya kamu semua diutus untuk memberikan kemudahan, bukan malah memberikan kesulitan).
Pada akhirnya, dunia dengan segala isi dijadikan oleh Allah SWT. dalam visi keseimbangan. Karenanya, segala tindakan kita yang berlebihan, ekstrim dan mudah mengumbar amarah kepada sesama dipastikan akan merusakan tatanan semesta yang imbang ini hingga jatuh dalam kerusakan dan keniscataan tanpa makna (ma la ya’nihi).
Oleh karenanya, kita memohon kepada Allah agar diberikan kekuatan untuk senantiasa istiqamah menghadirkan kehidupan ini dengan pola tingkah dan ucap yang moderat dan tidak ekstrim kepada siapapun, termasuk kepada non-Muslim sebab Allah mengajarkan: bahwa DiriNya memulyakan anak cucu Adam, tanpa ada perbedaan sedikitpun. Amin ya Rabbal ‘alamin.

PERLUNYA SIKAP MODERAT DALAM KEHIDUPAN
Dr. KH. Abdussalam Nawawi, M.Ag (Dosen Fakultas Syari’ah dan Hukum UIN Sunan Ampel) Dalam surat al-Baqarah, ayat 143, Allah SWT berfirman yang artinya: Dan...
PESMA.UINSBY.AC.ID

10/07/2017

copas dari teman fb:
Hadits di bawah ini menarik, jangan ditanya shohih tdknya. Coba dilihat dua kalimat saja.
عن ﻣﻌﺎﻭﻳﺔ ﺑﻦ ﺃﺑﻲ ﺳﻔﻴﺎﻥ ﺭﺿﻲ ﺍﻟﻠﻪ ﺗﻌﺎﻟﻰ ﻋﻨﻪ ﻋﻦ ﺍﻟﻨﺒﻲ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻗﺎﻝ : ‏« ﺍﻟﺨﻴﺮ ﻋﺎﺩﺓ ﻭﺍﻟﺸﺮ ﻟﺠﺎﺟﺔ ﻭﻣﻦ ﻳﺮﺩ ﺍﻟﻠﻪ ﺑﻪ ﺧﻴﺮًﺍ ﻳﻔﻘﻬﻪ ﻓﻲ ﺍﻟﺪﻳﻦ ‏» ‏( ﺣﺴﻨﻪ ﺍﻷﻟﺒﺎﻧﻲ ﻓﻲ ﺻﺤﻴﺢ ﺍﺑﻦ ﻣﺎﺟﻪ ‏) .
الخير عادة و الشر لحاجة
jd الخير عادة ternyata klo pingin baik itu hrs membiasakan atau custom. yakni siapa saja ingin baik tdk bs main karbitan, skrg kelihatan baik, stlh itu disimpulkan dia pasti bener2 baik. jgn Hello Efect dijadikan sbg kesimp**an dalam mengambil hukum bisa tdk karuan.
kalimat kadua الشر لحجاجة kejelekan krn kebutuhan si pelakunya. Entah berbuat jelek krn ingin menguasai harta, tahta/jabatan, ingin dipuji org, dll. Termasuk hasud kpd org lain, maka dr itu. Hasud sngt dibenci Tuhan dan dibenci org, kecuali 2 hal yakni hasud org lain yg rutin sholat malam atau org yg bnyk membaca qur'an. tp 2 hal tersebut disebut ghibthoh.

10/07/2017

Mohon do'a dan restu seluruh umat Islam atas acara Silaturrahim dan Sosialisasi TPQ di Mushola Sunan Bonang Gadingmangu Perak Jombang yang Insya Alloh akan diselenggarakan pada Hari Selasa Malam Rabu, 11 Juli 2017 pada pukul 18.50 WIB (Berjamaah Isya'/Ba'da Isya') bertempat di Mushola Sunan Bonang Gadingmangu Perak Jombang. Maturnuwun

09/07/2017

Mushola Sunan Bonang beralamat di Jalan Al Mubarok Dusun Gading RT 04 RW 03 Desa Gadingmangu Kecamatan Perak Kabupaten Jombang 61461 yang memiliki bidang dakwah antara lain: 1) Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ), 2) Majelis Dzikir & Sholawat, 3) Majelis Ta'lim, 4) Majelis Taddarus Al-Qur'an, 5) Majelis Qiro'atul Qur'an, 6) Lembaga Amil Zakat, Infaq dan Shodaqoh. Dengan semangat menggapai Ridlo Alloh SWT, Melayani Ummat menggapai Rahmat, Dari Ummat Untuk Ummat, Dari Jama'ah untuk Jama'ah, Dari Mushola Memakmurkan Masyarakat dan Dari Masyarakat Memakmurkan Mushola.

Address

Dusun Gading RT 04 RW 03 Desa Gadingmangu Kec. Perak Kab. Jombang
Jombang
61471

Telephone

085604174100

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Mushola SUNAN Bonang posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share