UPT Pelaksana Penyuluhan Pertanian Kabupaten Jombang

UPT Pelaksana Penyuluhan Pertanian Kabupaten Jombang UPT Pelaksana Penyuluhan Pertanian merupakan satuan administrasi pangkal penyuluh pertanian yang ada di Kabupaten Jombang.

OPLAH (Optimalisasi Lahan) adalah program Pemerintah dalam rangka Swasembada PAngan NAsional, opo iku dulur ???..... den...
11/09/2025

OPLAH (Optimalisasi Lahan) adalah program Pemerintah dalam rangka Swasembada PAngan NAsional, opo iku dulur ???..... dengan OPLAH harapannya ada peningkatan IP (Indeks Pertanaman) tanaman Padi....dengan begitu produksi naik petani sejahtera...ayo dukung dan semangat ya luur....

11/09/2025
09/03/2025
09/03/2025

SL Gapoktan Kesamvben menanam refugia bersama Disperta, Koramil Kec.Kesamben, SDN.01 Jombatan...senangat duluurr...

09/03/2025

BPP Tembelang
Demplot mandiri PPL...monggo belajar bersama dulur...lokasi di kedunglosari...dg POC, agen hayati inshaallah joss....

Pemasangan pyas Trichograma utk pengendalian Hama penggerek batang padi umur 30-35 HSS
07/02/2024

Pemasangan pyas Trichograma utk pengendalian Hama penggerek batang padi umur 30-35 HSS

Gerakan pengendalian hama tikus poktan kramat Ds Tanggungkramat Kec Ploso
07/02/2024

Gerakan pengendalian hama tikus poktan kramat Ds Tanggungkramat Kec Ploso

aplikasi agens hayati di Kecamatan Jombang Agen Pengendali Hayati atau yang biasa disingkat APH adalah mikroorganisme ya...
06/02/2024

aplikasi agens hayati di Kecamatan Jombang

Agen Pengendali Hayati atau yang biasa disingkat APH adalah mikroorganisme yang dikembangkan secara alami dan melalui metode rekayasa genetik yang dimanfaatkan untuk mengendalikan Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT). Ada beberapa jenis APH yang dapat dimanfaatkan, di antaranya dari golongan Jamur, Bakteri, Virus dan mikroorganisme lain yang dapat bermanfaat bagi tanaman. Selain mikroba, predator, parasit dan patogen juga berpotensi digunakan sebagai kelompok agen hayati untuk mengendalikan hama dan penyakit pada tanaman yang dibudidayakan.
Pengenalan dan Pengendalian Organisme Pengganggu Tumbuhan (OPT) dengan Agensia Pengendali Hayati (APH) APH adalah salah satu agen pengendali secara alami atau musuh alami hama dan penyakit tanaman yang ramah lingkungan dan dapat dieksplorasi, dikembangkan, dan dimanfaatkan petani dari lahan pertaniannya.

Gerakan pengendalian hama tikus di Kecamatan Kudu.Ketok Guyup mugo mugo ndang terkendali ya Lur...Pengendalian hama tiku...
06/02/2024

Gerakan pengendalian hama tikus di Kecamatan Kudu.

Ketok Guyup mugo mugo ndang terkendali ya Lur...

Pengendalian hama tikus dapat dilakukan dengan membersihkan saluran-saluran air, menghilangkan penumpukan jerami di lahan sawah, penggunaaan musuh alami seperti burung hantu, menggunakan orang-orangan, dan lain sebagainya. Selain untuk mengusir tikus, orang-orangan sawah memiliki fungsi untuk mengusir berbagai hama burung yang memakan tanaman padi saat fase pematangan bulir.

Pengendalian secara mekanis yaitu dengan menggunakan alat semprot api, dengan menyasar lubang-lubang tikus. Kegiatan ini tentu membutuhkan kerjasama antar pemilik lahan (kelompok tani). Disamping itu, menggunakan perangkap dan racun tikus pada sudut-sudut yang dianggap potensial yaitu sarang, tempat sering dilewati, dan tempat berkumpulnya hama tikus.

Gerdal (GErakan Pengendalian) penggerek batang di poktan Bacek. Kec. Perak. Jane opo maneh sih Lur Penggerek batang padi...
06/02/2024

Gerdal (GErakan Pengendalian) penggerek batang di poktan Bacek. Kec. Perak.

Jane opo maneh sih Lur Penggerek batang padi iku..
Jenis Hama Penggerek Batang Padi :

Di lahan sering ditemukan 3 spesies hama penggerek padi yaitu penggerek batang padi kuning (Scirpophaga incertulas), penggerek batang putih (S. innotata) dan penggerek batang bergaris (Chilo suppressalis). Sampai saat ini belum ada varietas padi yang tahan terhadap hama penggerek bantang. Oleh karenanya gejala serangan perlu diwaspadai, terutama pada saat musim penghujan. Ketiga jenis hama tersebut memiliki ciri-ciri dan sifat yang berbeda dalam penyebaran dan bioekologinya. Akan tetapi ketiga jenis hama tersebut memiliki kesamaan dalam hal menyerang tanaman serta akibat yang ditimbulkannya. Semua spesies hama penggerek batang padi dalam siklus hidupnya memiliki masan metamorfose sempurna mulai dari fase telur, larva, pupua dan ngengat. Pada fase larva yang berperan menjadi hama, karena dalam hidupnya memperoleh makanannya dengan cara menggerek tanaman padi dan menimbulkan kerusakan.

Hama penggerek batang adalah salah satu hama berbahaya pada tanaman padi, karena hama ini bisa menyerang tanaman padi mulai dari persemaian, fase vegetatif, fase generatif hingga menjelang panen. Kerugian yang besar terjadi bila penerbangan ngengat bersamaan dengan fase tanaman bunting. Adapun gejala serangan hama penggerek batang padi adalah; (1) pada tanaman fase vegetatif, larva memotong bagian tengah anakan menyebabkan pucuk layu, mengering dan pada akhirnya mati, (2) pada fase generatif, menyebabkan malai muncul putih.

Pengendaliannya bisa antara lain :
1. Pengaturan Pola Tanam
Waktu tanam yang tepat merupakan cara yang efektif untuk menghindari serangan penggerek batang. Hindari penanaman padi pada bulan-bulan Desember – Januari, karena suhu, kelembaban dan curah hujan pada saat itu sangat cocok untuk perkembangan hama penggerek batang, sementara tanaman padi yang baru ditanam sangat sensitif terhadap hama tersebut. Pengaturan waktu tanam yaitu berdasarkan penerbangan ngengat atau populasi larwa di tunggul tanaman padi. Penanaman padi tidak dianjurkan bertepatan dengan puncak penerbangan ngengat. Penanaman padi bisa dilakukan pada 15 hari setelah puncak penerbangan ngengat. Tanam serempak untuk menghindari sumber makanan bagi hama penggerek batang padi. Dalam satu hamparan kelompok tani batas waktu tanam awal dan akhir sebaiknya paling lama 15 hari. Pergiliran tanaman padi dengan tanaman bukan padi untuk memutus siklus hidup hama penggerek batang padi.

2. Pengendalian Secara Mekanis
Pengendalian penggerek batang padi dapat dimulai sejak di persemaian sampai di pertanaman, dengan cara mengumpulkan kelompok telur. Jika terlihat penerbangan imago/ngengat pada sore hari, pengendalian dilakukann dengan cara penangkapan dengan lampu perangkap pada malam harinya (lampu patromak/lampu lain yang dikombinasikan dengan pemasangan bak penampang yang telah di isi dengan minyak/detergen). Aplikasi insektisida karbofuran apabila terjadi gejala serangan penggerek batang yang mengkhawatirkan di persemaian. Memusnahkan tanaman yang menujukan gejala sundep atau beluk. Pada saat panen padi, diupayakan pemotongan tanaman serendah mungkin sampai permukaan tanah, kemudian diikuti dengan penggenangan air setinggi 10-15 cm agar pangkal jerami cepat membusuk sehingga larva atau pupa mati. Pada saat pratanam diupayakan sanitasi lingkungan dengan baik.

3. Pengendalian Hayati
Pemanfaatan musuh alami parasitoid dengan melepas parasitoid telur seperti Trichogramma japonicum dengan dosis 20 pias/ha sejak awal pertanaman.

4. Pengendalian Secara Kimiawi
Pengendalian dengan insektisida segera dilakukan, jika > 10 % rumpun padi memperlihatkan gejala sundep atau beluk. Atau penggunaan insektisida dapat dilakukan pada saat setelah ada penerbangan ngengat atau intensitas serangan sundep rata-rata > 5 %. Penggunaan insektisida butiran di persemaian dilakukan jika sekitar pertanaman ada lahan yang sedang atau menjelang panen pada satu hari sebelum tanam. Pada pertanaman, insektisida butiran diberikan terutama pada stadium vegetative dengan dosis 7,5 kg insektisida granula/ha. Pada stadium generatif aplikasi dengan insektisida cair. Insektisida butiran yang direkomendasikan adalah yang mengandung bahan aktif klorantraniliprol (Ferterra), fipronil. Klorantraniliprol (Ferterra), aplikasinya dengan dosis 7,5 kg per hektar dapat ditabur bersama dengan pupuk pada umur 7-14 HST, ramah terhadap organisme non-target (ikan, cacing, belut, dan katak), dan menjaga keseimbangan ekosistem, sehingga tanah tetap gembur untuk pertanian berkelanjutan. Insektisida cair (semprot) yang direkomendasikan adalah yang berbahan aktif klorantraniliprol, fipronil, dimehipo dan bensultaf. Perlu diperhatikan, bahwa sebelum menggunakan produk pestisida, agar membaca dan memahami informasi yang tertera pada tabel yang ada di kemasan.

Address

Jombang

Opening Hours

Monday 07:00 - 15:00
Tuesday 07:00 - 15:00
Wednesday 07:00 - 15:00
Thursday 07:00 - 15:00
Friday 07:00 - 14:00

Telephone

+6285851500101

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when UPT Pelaksana Penyuluhan Pertanian Kabupaten Jombang posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to UPT Pelaksana Penyuluhan Pertanian Kabupaten Jombang:

Share