02/06/2016
** Pegunungan Cyclops **
Pegunungan Cyclops-Jayapura Pegunungan Cyclops-Jika datang ke Kota Jayapura, sepanjang mata memandang, hijaunya wilayah pegunungan dan perbukitan tak akan terlewat oleh anda. Salah satu kawasan hijau pegunungan yang terbentang di Kota Jayapura dan Kabupaten Jayapura adalah Pegunungan Cyclops yang juga merupakan kawasan konservasi di Jayapura.
Lokasi dan Transportasi Kawasan Pegunungan Cyclops sebenarnya sangat mudah ditemukan karena letaknya yang terbentang luas mulai dari Teluk Merah di Distrik Depapre dan memanjang ke arah timur menuju ke arah dekat Teluk Yos Sudarso.
Untuk mencapai lokasi dari pegunungan ini, anda bisa datang ke berbagai lokasi dan tergantung dengan tujuan wisata anda, apakah ingin sekedar melihat-lihat di kawasan lereng, hiking sembari melihat kawasan c***r alam atau mendaki hingga ke puncak tertinggi.
Jika sekedar melihat atau menikmati panorama alamnya, anda bisa menuju beberapa kawasan perbukitan yang termasuk dalam jajaran pegunungan ini seperti Bukit Bhayangkara, Bukit Skyline, Bukit Angkasa atau Bukit Makatur.
Sedangkan untuk mencapai kawasan c***r alam Pegunungan Cyclops di kemiri, hanya membutuhkan waktu sekitar 15 menit dari bandara sentani dan berjarak sekitar 45 kilometer ke arah timur jika anda berada di pusat Kota Jayapura.
Akses untuk mencapai gerbang masuk c***r alam di kemiri ini, anda bisa menggunakkan kendaraan pribadi dan sewaan atau menggunakkan kendaraan umum berupa angkutan kota (angkot), ojek motor serta taksi. Selanjutnya, anda bisa melanjutkan tujuan wisata anda di Pegunungan Cyclops.
Wisata Pegunungan Cyclops yang juga disebut dengan Gunung Dafonsoro dan Dobonsolo oleh masyarakat lokal ini memiliki panorama alam yang sangat luar biasa indahnya. Nama Cyclops sendiri merupakan julukan yang di berikan oleh orang-orang portugis ketika datang ke Kampung Ormu yang berada di sebelah utara Pegunungan Cyclops.
Diberi nama demikian karena pada saat itu, ada sebuah air terjun besar di tengah-tengah lereng pegunungan sehingga membentuk seperti mata yang melotot layaknya Raksasa Cyclops yang bermata satu dalam cerita Yunani kuno.
Pegunungan yang tampak selalu berkabut di bagian puncaknya dan terbentang antara Kota Jayapura hingga Kabupaten Jayapura ini merupakan bentang alam yang sudah pasti takkan anda lewatkan di Kota Jayapura karena letaknya yang juga melintasi kawasan jantung kota Jayapura.
Tak hanya sebagai bentang alam, seperti yang dijelaskan sebelumnya, Pegunungan Cyclops ini juga sudah ditetapkan sebagai wilayah konservasi dan c***r alam sejak tahun 1995 yang lalu. Kawasan c***r alam yang memiliki luas sekitar 31.600 hektar ini, terbagi atas empat jenis kawasan hutan yakni hutan hujan dataran rendah, hutan pegunungan, hutan sekunder dan padang rumput.
Selain itu, kawasan c***r alam ini juga didiami oleh lima suku yang masih memegang tradisi adat yang bersifat konservatif agar kekayaan yang di miliki oleh alam tetap bisa di gunakan secara abadi. Kelima suku tersebut adalah Suku Ormu, Suku Tabla / Tepra, Suku Moi, Suku Sentani dan suku yang mendiami kawasan Teluk Youtefa dan Teluk Humbolt.
Selain melihat bagian kaki gunung, lereng serta masyarakat yang tinggal di kawasan c***r alam, anda juga bisa melakukan kegiatan yang cukup menarik yakni mendaki puncak gunung Cyclops. Kawasan Pegunungan Cyclops ini memiliki 7 (tujuh) buah puncak dengan puncak tertinggi 1880 meter di atas permukaan laut (mdpl) yakni Gunung Rafeni.
Beberapa puncak tinggi lainnya adalah Gunung Rara (1700 mdpl) dan Gunung Dafonsoro (1530 mdpl). Untuk pendakian ke puncak tertinggi, akan memakan waktu kurang lebih sekitar 8 hingga 10 jam. Walaupun tidak begitu tinggi, tetapi trek yang akan anda lalui tergolong sangat curam sehingga anda harus berhati-hati dalam pendakian.
Cuaca yang sering berkabut juga menjadi salah satu kendala dalam aktivitas pendakian anda menuju puncak. Di kawasan Pegunungan Cyclops terutama di kawasan c***r alam, anda masih bisa mendengarkan suara kicauan burung cendrawasih yang menjadi salah satu spesies khas Irian Jaya.
Tips
1. Jika anda berniat untuk mendaki, sebaiknya bawalah guide yang sudah pernah mendaki ke atas puncak ini. Karena jarang ada yang mendaki hingga ke Puncak Cyclops ini, tentunya akan cukup sulit melihat rute yang akan anda lewati.
2. Untuk lebih detail mengetahui seputar Pegunungan Cyclops dan c***r alamnya, anda bisa bertanya pada penduduk setempat, atau anda bisa datang ke Club Pecinta Alam (CPA) Hirosi yang berada sekitar 5 kilometer dari Bandara Sentani.
3. Jika anda hanya sekedar ingin melihat panorama atau keindahan alam dan stamina anda memang kurang fit, anda masih bisa menikmati keindahan kawasan pegunungan Cyclops dari beberapa puncak perbukitan yang mudah di capai seperti bukit makatur, bukit skyline, bukit bhayangkara, bukit polimak atau bukit angkasa.
4. Kawasan c***r alam Cyclops juga bisa menjadi sarana penelitian untuk anda. Mulai dari penelitian tentang flora fauna ataupun di bidang antroplogi tentang suku-suku yang mendiami kawasan c***r alam ini.
Pegunungan Cyclops yang memiliki panorama alam indah ini, juga memiliki banyak kekayaan alam yang harus dilestarikan. Tak hanya itu, sisi budaya dari masyarakat sekitar pun bisa kita ambil beberapa pelajaran berharga di dalamnya.
Maka dari itu, jika anda berkesempatan untuk mengenal lebih dekat Pegunungan Cyclops, jangan sia-siakan kesempatan tersebut. Nikmati keindahan alamnya dan petiklah pelajaran berharga dari tempat ini. Selamat berwisata!