11/06/2022
, Reposted from , Ketua KPU RI Hasyim Asy’ari dan Anggota KPU RI Mochammad Afifuddin bersama Sekretaris Jenderal KPU RI Bernad Dermawan Sutrisno, Deputi Dukungan Teknis KPU RI Eberta Kawima, Deputi Administrasi KPU RI Purwoto Ruslan Hidayat dan Inspektur Utama Nanang Priyatna melanjutkan kegiatan audiensi ke kantor Menteri Keuangan RI Sri Mulyani, Jumat (10/6).
Hasyim menyampaikan pentingnya sinergi bersama Kementerian Keuangan dalam penyelenggaraan Pemilu 2024, terutama dalam dukungan anggaran, untuk mewujudkan Pemilu yang lebih jurdil, aman dan profesional.
Hasyim menegaskan bahwa, UU Pemilu mengatur kinerja KPU adalah hari kalender bukan hari kerja. Sehingga seluruh jajaran KPU ketika memasuki tahapan Pemilu akan bekerja 24 jam sehari.
Sementara itu, Sri Mulyani menyatakan akan merespon kebutuhan yang disampaikan KPU, dan sangat memahami beban kerja 24 jam sehari bagi jajaran KPU sebagaimana diatur dalam UU Pemilu.
Menkeu akan mengkaji kembali usulan KPU dengan menpertimbangkan kondisi Pemilu sebelumnya, inflasi ekonomi, serta kondisi pandemi Covid-19 yang masih ditetapkan Pemerintah.
Sri Mulyani juga menyadari bahwa biaya demokarsi tidak murah, karena menyangkut legitimasi sebuah pemerintahan. Sehingga anggaran bukan menjadi bagian alasan untuk tidak melaksanakan pemilu.
Turut hadir pejabat Eselon I dan II Kemenkeu dan Setjen KPU RI.