06/12/2019
Beberapa hari belakangan kita disuguhkan potongan video yang kalau dibuka, sang penceramah menyatakan yang intinya Nabi Muhammad itu waktu kecil biasa saja, tidak ada cahaya yang memancar seperti yang banyak digambarkan, dan juga "rembes".
Padahal, jika disimak keseluruhan videonya malah menggambarkan kecintaan beliau dan ajakan untuk mencintai Kanjeng Nabi Muhammad SAW.
Dan Gusti Allah menyembunyikan kebesaran dan kehebatan Kanjeng Nabi dengan cara yang secara dhohir tidak pernah terduga oleh semua orang pada masanya.
Jika tidak ada tangan usil memotong videonya dan dibumbui narasi kebencian, kemudian dipaksaviralkan maka tentu akan tenang saja situasinya.
Sayangnya, banyak yang terprovokasi lalu ikut mengeroyok KH Ahmad Muwafiq. Sehingga beliau memberi klarifikasi dan menyampaikan permohonan maaf atas pilihan diksi yang beliau pakai untuk menggambarkan Kanjeng Nabi.
Ini menjadi pembelajaran yang sangat berharga bagi kita semua. Padahal sudah menjadi rahasia umum, bahwa apapun celahnya, akan dipakai untuk menjelek-jelekkan para Ulama NU, supaya umat menjauhi Ulamanya. Itu poin penting yang wajib ditangkap.
Para Ulama NU terkenal sangat hebat dalam menjelaskan perkara yang sangat sulit dan rumit dimensinya menjadi sebuah kalimat perkalimat yang sederhana dan mudah dicerna oleh umat.
Di sinilah celah akan banyak terbuka. Keberhasilan mereka "menemukan" celah Guru Mulia Kita pastinya akan dibesar-besarkan dan akan digunakan terus untuk membidik para penceramah dari Kyai dan Nyai di NU.
Waspadalah. Masih banyak Ulama berhaluan NU yang belum terbidik. Namun "kemenangan" semu dan "kemampuan" mengobarkan protes dari beberapa kalangan Ulama setelah disodori potongan video jahil ini akan berulang kembali.
Oleh: Shuniyya Ruhama
Pengajar Ponpes Tahfidzul Quran Al Istiqomah Weleri Kendal
Beberapa hari belakangan kita disuguhkan potongan video yang kalau dibuka, sang penceramah menyatakan yang intinya Nabi Muhammad itu waktu kecil biasa saja, tidak ada cahaya yang memancar seperti yang banyak digambarkan, dan juga "rembes".