Galeri Buku Karo

Galeri Buku Karo Buku dan media Karo.
(1)

Rekaman Percakapan Kruyt di awal Penginjilan di Buluh Awar.Hendrik Cornelis Kruyt adalah missionaris yg pertama ditugask...
14/06/2026

Rekaman Percakapan Kruyt di awal Penginjilan di Buluh Awar.

Hendrik Cornelis Kruyt adalah missionaris yg pertama ditugaskan NZG tiba di Buluh Awar pada pertengahan April 1890. Saat itu belum ada orang Karo yang Kristen, sementara di Toba sudah 29 tahun lebih awal diijili RMG Jerman. Kruyt belajar terlebih dahulu budaya dan bahasa Karo dan bahasa Indonesia. Ia mengenakan Bulang dan sarung, mengikuti keseharian masyarakat Karo tempo dulu. Dalam mengawali misi Zending beberapa diskusinya dengan warga direkam dan diteruskan ke Zending.

Ia menulis beberapa wawancara yg ditulis ulang dlm desertasi Rita Smith Kipp.
Berikut sebuah percakapan Kruyt dgn Ngasap, apa pandangan org Karo ttg ke-Kristenan (Serani/Nasrani) tempo doeloe. Berikut petikannya:

------------
"Ngasap, do you know what a Serani is?"

"A serani is someone who is nice"

"Nice? But How? Nicely dressed? Nice looking? Nice what?"

"Nice everything, Tuan"

"Where do serani live?"

"At Labuan, Ketumbah, Medan"

"Where else?"

"Other places I don't know, but there many overseas"

"Have you ever seen one?"

"Yes, At Ketumbah. The bodyguard of one of the Europeans there is Serani"

"What does he look like?"

"I don't know exactly. I mean he has the same appearance as a Batak (Tapanuli), but his language is different"

"What language does he speak?"

"Malay"

"Are there also serani who speak Dutch?"

"I don't know. Oh yes. I have heard that Serani can have only one wife"

"So then, they have different rules from Batak - who can have more than one wife."

"Yes, The Bataks are somewhat lower than the Serani, but they come from the same origin. The Malay have another origin."

"Can the Malays become serani?" "Oh never"

"Can the Dutch become serani?" ...... dst * SERANI = Nasrani

SEBELUM ADA KESULTANAN DELI SUDAH ADA KARO di JAHE (KARO HILIR)Karo Jahe adalah sebutan untuk Suku Karo yang mendiami Wi...
13/06/2026

SEBELUM ADA KESULTANAN DELI SUDAH ADA KARO di JAHE (KARO HILIR)

Karo Jahe adalah sebutan untuk Suku Karo yang mendiami Wilayah Deli, Serdang, Langkat dan Kota Medan.

Karo Jahe ini meliputi bekas Kedatukan Sunggal (Serbanaman), Kedatukan Hamparan Perak (Sepuluh dua kuta), Kedatukan Sukapiring dan Kedatukan Senembah serta Klan Guru Patimpus Sembiring Pelawi dsb.

Seiring dengan perkembangan waktu Karo Jahe ini terpengaruh dengan budaya Melayu akan tetapi tidak serta merta kehilangan Ciri kekaroannya. Hal ini dapat dilihat dari Klan Barus (Kerajaan Urung Senembah) yang tidak pernah menanggalkan Merganya dan Kedatukan Sunggal yang masih mengakui Merga Surbakti begitu juga dari Klan Gurupatimpus Sembiring Pelawi dan yang lainnya.

Pada saat ini sepertinya terjadi tarik menarik antara sebutan Melayu dan Batak di Sumatera Utara hal ini kemungkinan dapat mengakibatkan Suku Karo menjadi terbelah dua kerena ada yang terpengaruh Melayu dan ada yang terpengaruh Batak.
Untuk keutuhan persatuan Suku Karo mungkin Sebaiknya Orang Karo bersatu dalam KARO MANDIRI yaitu bukan disebut Batak Karo dan bukan Melayu Karo.

12/06/2026

Explore puncak gunung Sinabung, Tanah Karo. Dengan ketinggian mencapai 2.460 meter di atas permukaan laut, gunung ini adalah puncak tertinggi kedua di Sumatra Utara dan populer sebagai destinasi pendakian yang memakan waktu tempuh normal 4,5 jam.

Hendri Ginting, MM Direktur PelindoDirektur Pengembangan Usaha PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo. Beliau seb...
11/06/2026

Hendri Ginting, MM Direktur Pelindo

Direktur Pengembangan Usaha PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo. Beliau sebelumnya menjabat sebagai Direktur Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) dan Direktur Pengawasan Laut dan Pelayaran.

Hendri meraih gelar Magister Manajemen (S-2) dari Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen LPMI pada 2008.

Sebelumnya, ia menyelesaikan S-1 Ahli Nautika Tingkat I di Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta pada 2002, setelah lebih dulu meraih D-3 Nautika di kampus yang sama pada 1998.

Karier Hendri di Kemenhub RI dimulai sebagai staf PMM PLAP STIP Jakarta pada periode 1998–2002.

Seiring perjalanan kariernya, sejumlah jabatan strategis kemudian diembannya, antara lain sebagai Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut (2022–2024), Direktur Perkapalan dan Kelautan (2024–2025), serta Direktur Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran (2024–2026).

Selain itu, ia dipercaya sebagai Direktur Politeknik Transportasi Sungai, Danau, dan Penyeberangan Palembang pada 2020–2021.

Selanjutnya, ia menjabat Kepala Bidang Keselamatan Berlayar, Penjagaan dan Patroli di KSOP Kelas I Panjang, sebelum kemudian menjadi Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Panjang pada 2021–2022.

Sejak Februari 2024, Hendri juga tercatat sebagai Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi PT Terminal Teluk Lamong.

Simulasi ErtuturBerikut ada web simulasi Ertutur (perkenalan dan mengukur tingkat kekerabatan di Karo). Meski belum semp...
10/06/2026

Simulasi Ertutur

Berikut ada web simulasi Ertutur (perkenalan dan mengukur tingkat kekerabatan di Karo). Meski belum sempurna bisa menggambarkan hubungan kekerabatan, namun untuk mencari hubungan kekerabatan secara sederhana boleh dicoba bagi org muda Karo, atau pemerhati Karo. Kirim komentar kalau ada masukan.

Berikut linknya:
https://ertutur.simerawana.com/?fbclid=PAdGRleASTKa9leHRuA2FlbQIxMQBzcnRjBmFwcF9pZA8xMjQwMjQ1NzQyODc0MTQAAadahF9695MupX-e4vBHZ0Ea9Yye7pvZ8EobX1x8rSH5NKJWiF-5DYEIBnPItw_aem_-dMkEbqKnTlTDL942YzIyQ

09/06/2026

Prosesi Militer Pernikahan anggota militer dari suku Karo, merga Sinukaban. Megah dan mempesona.

Buku  "Mata Air Peradaban Hindu di Tanah Karo" ditulis oleh I Nyoman Yoga Segara.Buku ini diterbitkan oleh Penerbit Nila...
09/06/2026

Buku "Mata Air Peradaban Hindu di Tanah Karo" ditulis oleh I Nyoman Yoga Segara.Buku ini diterbitkan oleh Penerbit Nilacakra dan membahas lanskap serta budaya di Tanah Karo, Sumatera Utara. Terbit tahun 2026.

Mengisahkan bahwa Karo berawal dari kerajaan Hindu Aru.

Peletakan Batu Pertama Gedung GBKP Sintang, KalbarPembangunan Gedung Gereja Batak Karo Protestan (GBKP) di Sintang ditan...
07/06/2026

Peletakan Batu Pertama Gedung GBKP Sintang, Kalbar

Pembangunan Gedung Gereja Batak Karo Protestan (GBKP) di Sintang ditandai dengan ibadah peletakan batu pertama oleh Badan Pengurus GBKP Klasis (BPMK) Jakarta - Kalimantan, Minggu (31/5/2026).

Ibadah dipimpin oleh Ketua Klasis Jakarta - Kalimantan, Pdt, Sahabat Perangin angin, dan dihadiri oleh Badan Pengurus Majelis Runggun (BPMR) GBKP Pontianak, Anggota DPRD Sintang, Vita Ginting, Kapolres Sintang, FKUB Sintang, Camat Sintang melalui perwakilannya, PPHTGD Sintang, PGID Sintang, Bimas Kristen Kementerian Agama Sintang dan perwakilan gereja lainnya yang ada di Sintang.

Ketua Umum pembangunan GBKP Sintang, drg. KBP Josep Ginting menyebutkan, proses yang dilakukan mulai dari pembentukan Pos Pekabaran Injil (PI) GBKP Runggun Pontianak di Sintang dilaksanakan setelah wabah Covid - 19 mereda.

Sejak saat itu, pelayanan dimulai oleh pelayanan GBKP Runggun Pontianak untuk meningkatkan tali persaudaraan bersama warga suku Karo yang ada di Kabupaten Sintang.

Sumber: tvnetwork*com

07/06/2026

Gunung Sibayak, Sang Raja dari Tanah Karo

Gunung Sibayak berdiri gagah di 2.094 meter di atas permukaan laut. Bagi masyarakat Karo, namanya berarti "Raja". Dan dia memang pantas menyandang gelar itu. Meski tidak setinggi tetangganya, Gunung Sinabung, Sibayak punya pesona yang tidak bisa dilawan: dia ramah untuk pemula, tapi tetap memberi pengalaman gunung berapi yang nyata.

Setelah 2 jam mendaki lewat jalur hutan yang lembab, aroma belerang mulai terasa menusuk. Tanda kita sudah dekat. Dan saat hutan terbuka, yang menyambut adalah pemandangan kawah aktif yang masih mendesis. Asap putih mengepul dari celah bebatuan kuning kehijauan. Di sini, bumi terasa hidup. Kamu bisa berdiri tepat di bibir kawah, mendengar gemuruh pelan dari perut bumi, sambil menatap Kota Berastagi yang kecil di bawah.

Tapi momen magisnya datang saat fajar. Langit perlahan berubah jingga, kabut tersibak, dan muncullah dia: Gunung Sinabung di kejauhan, berdiri kokoh dengan puncaknya yang kadang mengeluarkan asap. Di momen itu, semua lelah mendaki terbayar lunas.

Turunnya pun tidak kalah menyenangkan. Kaki yang pegal bisa langsung dimanjakan di Pemandian Air Panas Sidebuk-debuk. Berendam di air belerang alami, sambil cerita pengalaman tadi dengan pendaki lain.

Gunung Sibayak mengajarkan satu hal: kamu tidak harus jadi yang tertinggi untuk jadi yang paling berkesan. Cukup jadi diri sendiri, ramah, dan punya kawah yang selalu hangat menyambut siapa pun yang datang.

06/06/2026

Pungli salah satu penyebab pariwisata sulit berkembang. Pemkab Karo perlu serius menangani ini bila berharap industri pariwisata berkembang. Sejak dulu tiga sektor yg banyak digeluti orang Karo: pertanian, pariwisata dan transportasi. Sektor pertanian dan transportasi sudah berjalan dengan sendirinya, sektor pariwisata yang perlu perhatian lebih serius.

Address

Cibubur
Jakarta
13000

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Galeri Buku Karo posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share

Category