10/04/2018
Basis Data Bisnis Indonesia Terintegrasi
(Dikutip dari Varia Statistik, April 2018)
Statistical Business Register (SBR) merupakan basis data pelaku bisnis di Indonesia untuk keperluan statistik yang terintegrasi, mutakhir, dan komprehenshif. SBR berperan penting dalam pembentukan dan pemeliharaan sistem informasi statistik ekonomi yang terintegrasi. Selain itu, dari SBR diharapkan dapat menciptakan perbaikan-perbaikan dalam pengump**an data ekonomi, sehingga data yang diperoleh dapat menggambarkan keadaan bisnis secara nyata dari waktu ke waktu.
Didasari hal tersebut, BPS melalui Direktorat Pengembangan Metodologi Sensus dan Survei bekerja sama dengan Australian Bureau of Statistics (ABS) melaksanakan Workshop Technical Assistance ABS Statistical Business Register 2018, di BPS 19-23 Maret 2018. Hadir p**a dua narasumber dari perwakilan ABS, Luisa Ryan (Direktur ABS Business Register), dan Grant M. Arnold (dari bagian pengklasifikasian ABS).
Deputi Bidang Metodologi dan Informasi Statistik, M. Ari Nugraha menuturkan bahwa BPS sedang mengupayakan kerja sama dengan Kementerian Keuangan agar BPS dapat mendapatkan data yang diperlukan untuk pemeliharaan SBR bagi kepentingan Negara. ABS sendiri telah memberikan Technical Assistance terkait SBR di BPS selama 5 tahun dan tahun ini merupakan yang terakhir. ABS juga pernah menegaskan bahwa pembangunan SBR di BPS merupakan salah satu success story. Hingga tahun ini beberapa prestasi yang telah diraih BPS (melalui kerja sama dengan berbagai pihak), beberapa di antaranya adalah pembentukan sistem SBR, pembentukan konsep SBR yang berdasarkan pada SNA 2008, serta integrasi data Subject Matter Area (SMA) dan data SE 2016-Listing. -Carta