09/05/2026
Ditjenpas mendapat 70 titik lokasi dapur MBG. Yang sudah berjalan pembangunannya dan siap beroperasi tahun ini sebanyak 36 lokasi.
Dia mengatakan, dapur MBG tersebut dibangun di luar pekarangan lapas atau di dalam lahan lapas. Dipastikan dalam program ini pihak Badan Gizi Nasional (BGN) membayar biaya sewa yang disetorkan ke kas negara sebagai Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).
"Jadi ada (dapur MBG), baru mendapatkan 70 titik dapur MBG, yang mana itu akan dilakukan di tempat lapas, di luar perkarangan lapas, di situ akan dibangun sesuai aturan. Dia (BGN) membayar PNBP, sewa tanahnya harus bayar," katanya menjelaskan.
Selain menyediakan lahan untuk disewa sebagai lokasi dapur MBG, Ditjenpas juga mendukung dapur MBG dengan menyediakan tenaga dapurnya yang melibatkan warga binaan.
Dari 46 pekerja dapur MBG, sebanyak 26 orang pekerja berasal dari kalangan profesional dan sisanya 20 orang diisi oleh warga binaan pemasyarakatan (WBP).
Mashudi menegaskan bahwa WBP yang dipekerjakan di dapur MBG sudah melalui seleksi dan asesmen ketat, termasuk kondisi kesehatan yang baik.
"Nanti pekerjanya itu ada 46 orang, dari 26 yang profesional, yang 20 dari warga binaan yang sudah diasesmen bisa bekerja di dapur untuk melayani MBG," katanya.