23/05/2026
BPS Siapkan Sistem dan SDM Terbaik Demi Suksesnya SE2026
Di balik data statistik yang kita lihat setiap hari, terdapat proses panjang yang melibatkan sistem, teknologi, dan sumber daya manusia yang saling terhubung. Menjelang pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026), kesiapan tersebut menjadi semakin penting karena kualitas data yang dihasilkan akan memengaruhi arah kebijakan dan perencanaan pembangunan nasional.
Dalam proses itu, admin aplikasi memiliki peran yang sangat strategis. Tidak hanya mengelola sistem, admin aplikasi menjadi bagian penting dalam memastikan proses pengumpulan data berjalan akurat, terintegrasi, dan sesuai standar statistik nasional. Ketika pengumpulan data dilakukan secara digital dan berskala nasional, kualitas sistem dan kesiapan operator menjadi faktor yang menentukan kualitas statistik yang dihasilkan.
Salah satu instrumen utama yang digunakan BPS dalam pengumpulan data adalah aplikasi FASIH atau Flexible Authentically Survey in Harmony. Sistem ini mendukung metode CAWI (*Computer Assisted Web Interviewing*) dan CAPI (*Computer Assisted Personal Interviewing*) sebagai bentuk adaptasi BPS terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan statistik modern. Kehadiran FASIH membantu proses pengumpulan data menjadi lebih fleksibel, efisien, dan terhubung secara digital.
Karena itu, penguatan kapasitas admin aplikasi menjadi kebutuhan penting dalam mendukung kesiapan SE2026. Kesiapan teknologi tidak cukup hanya dengan sistem yang baik, tetapi juga membutuhkan SDM yang mampu memahami alur pengumpulan dan pengolahan data secara menyeluruh.
Sebagai bentuk komitmen terhadap penguatan tersebut, BPS menyelenggarakan Pelatihan Admin Aplikasi Pengumpulan dan Pengolahan Data Sensus dan Survei Tahun 2026 pada 21–23 Mei 2026 di Pusdiklat BPS Jakarta. Kegiatan ini diikuti oleh peserta dari BPS Pusat dan tim SPBE BPS Provinsi di seluruh Indonesia.