17/10/2025
“Isa Warps dihadapkan pada dilema besar — klub Belanda atau jubah merah-putih? Pilihannya akhirnya buat bangga kita semua!”
Isa Guusje Warps, pemain keturunan Belanda–Indonesia usia 20 tahun, sempat dipaksa memilih antara bertahan di klub Belanda (NAC Breda) atau membela Timnas Wanita Indonesia. Pada akhirnya, ia memilih untuk membela Indonesia. Keputusan itu bukanlah hal mudah, karena NAC Breda baru saja promosi ke liga wanita tertinggi Belanda, dan memilih timnas berarti ia meninggalkan peluang kompetisi tinggi di klub. Salah satu alasan ia memilih Timnas adalah karena klub NAC Breda tidak mendukung keputusannya untuk bergabung dengan Timnas Indonesia.
Setelah resmi menjadi WNI dan melewati proses naturalisasi, Isa langsung menunjukkan kualitasnya: di debutnya untuk Timnas, ia mencetak gol kemenangan melawan Kirgizstan (1–0). Kini ia bergabung ke klub Jerman, VfR Warbeyen, yang dianggap memberikan lebih banyak peluang bermain dan perkembangan di level kompetisi Eropa dibanding di NAC Breda. Isa menyebut bahwa membela Indonesia bukan hanya soal memakai jersey Garuda, tapi juga soal simbol kebanggaan garis keturunan dan keinginan membawa sepak bola wanita Indonesia ke level yang lebih tinggi — termasuk target lolos ke Piala Dunia Wanita.