18/08/2022
Akhirnya saya dapat berkesempatan untuk melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Puncak Jaya, Papua. Lokasi kunjungan pertama adalah Sekolah Alkitab Mulia. Disini kami menjelaskan akan ada rencana untuk memasang solar panel di beberapa titik. Sehingga anak-anak dapat bermain dirumah karena terang.
Bukan hanya itu saja kami juga mengajak masyarakat untuk membangun optimisme dan persaudaraan, terutama pembangunan infrastruktur yang berimplikasi pada pembangunan Sumber Daya Manusia. Siapa tau di Puncak Jaya ini lahir seorang anak yang luar biasa yang akan menggantikan kami kami semuanya.
Untuk mewujudkan hal tersebut, kami berjanji akan memasang solar panel di 10 titik dan memasang orbit sehingga anak-anak bisa terhubung dengan internet. “Untuk itu kami berharap tidak ada lagi gelap. Saya berharap (kepada) Bapak Presiden (agar) semua daerah Puncak Jaya dan daerah lain bisa menjadi terang, sehingga anak-anak bisa bermain pada malam hari dengan tenang,”
Selain itu, Kementerian Sosial juga telah menyiapkan 17 motor trail listrik yang nantinya bisa digunakan untuk distribusi logistik. Tiap pusat gereja akan pasang charging untuk meng-charge , sehingga gak perlu bahan bakar, gak perlu bensin. Itu kita siapkan untuk mengangkut barang.
Kementerian Sosial pun juga akan membangun Aula serta gedung kesehatan. Karna selama ini setiap penamatan siswa Sekolah Alkitab selalu dilaksanakan di ruang terbuka karena tidak adanya aula sekolah.
Saya juga menyampaikan bahwa Kementerian Sosial telah membangun lumbung sosial di Kabupaten Puncak Jaya. Lumbung sosial menyediakan logistik berupa 1.000 paket makanan siap saji, 1.000 pasang pakaian dewasa, 1.000 lembar selimut, 500 pasang pakaian anak, 304 paket makanan anak, dan 3 set tenda serba guna.
Dalam momen berharga itu, Saya menyerahkan secara simbolis bantuan sosial senilai Rp. 503.209.620,- kepada Bapak Komarudin Watubun dan selanjutnya diserahkan kepada Bupati Puncak Jaya Dr. Yuni Wonda. Bantuan tersebut berupa makanan ringan dan susu sebanyak 1.000 paket, pakaian dewasa berupa baju dan celana sebanyak 1.000 pasang, pakaian anak 1.000 potong, bola sepak 20 buah, raket bulutangkis 20 buah, net bulutangkis 10 buah, shuttlecock 10 tabung, ayunan anak 5 unit, dan perosotan anak 5 unit.