Kecamatan Benjeng

Kecamatan Benjeng Layanan Informasi Pelayanan di Kantor Kecamatan Benjeng Kabupaten Gresik

01/06/2026

Selamat Memperingati Hari Kelahiran Pancasila Tahun 2026

29/05/2026

*Benjeng Bersih-Bersih: Camat Nurul Fuad Dorong Peningkatan Kinerja Lewat Aksi Resik Kantor*
Benjeng prima – Meningkatkan kenyamanan lingkungan kerja demi pelayanan publik yang optimal, para pegawai Kantor Kecamatan Benjeng menggelar giat kebersihan massal pada Jumat, 29 Mei 2026. Aksi bersih-bersih ini dilakukan secara menyeluruh, dimulai dari menata dan membersihkan ruangan kerja masing-masing hingga menyisir area halaman serta lingkungan sekitar kantor.

Giat kebersihan kali ini dikomandani langsung oleh Sekcam Benjeng, *Sudarmanto, S.Sos* . di bawah pengawasan dan dukungan penuh dari *Camat Benjeng, Nurul Fuad, S.Sos., M.M* . Kegiatan ini merupakan agenda rutin dan berkala yang berkomitmen menjaga keasrian lingkungan kerja.

Dalam kesempatan ini, Camat Benjeng, Nurul Fuad, berpesan dan berharap agar budaya bersih ini terus dijaga dan melekat pada diri setiap pegawai. Beliau menegaskan bahwa lingkungan yang bersih dan rapi bukan sekadar formalitas, melainkan fondasi penting untuk menciptakan kenyamanan kerja. Dengan lingkungan yang nyaman, diharapkan semangat para pegawai dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Kecamatan Benjeng dapat semakin meningkat.

28/05/2026

[INFO EDUKASI MOMEN DESEMBER 2024 ] *Sedekah Bumi: Ketika Iman, Budaya, dan Cinta Tanah Air Menyatu di Akar Rumput*.
Benjeng : para Bijak menyampaikan : *_Lumunturing sih dana rasa mring sesama dadiya sarana luntruhing Nugraha_* Di tengah derasnya arus modernisasi dan digitalisasi global, sebuah tradisi agraris bertajuk Sedekah Bumi tetap tegak berdiri kokoh di berbagai penjuru Nusantara. Jauh dari kesan sekadar pesta rakyat atau ritual tanpa makna, tradisi tahunan ini sejatinya merupakan sebuah informasi edukasi mengenai tingginya peradaban umat. Sebuah potret masyarakat yang tidak hanya memegang teguh tali keimanan, tetapi juga merawat akar kebudayaan dan nasionalisme secara seimbang.

Etika Masa Lalu: Menaruh Hormat pada Pembuka Peradaban
Edukasi terbesar dari Sedekah Bumi dimulai dari bagaimana masyarakat memperlakukan sejarah. Sebelum puncak acara dimulai, untaian doa dan rasa takzim terlebih dahulu dihantarkan secara mendalam kepada mereka yang telah berjasa di masa lalu.

Masyarakat bersimpuh mendoakan para Syuhada dan Pahlawan Bangsa yang telah bertaruh nyawa demi kemerdekaan. Tak kalah penting, penghormatan khusus dialamatkan kepada Danyang atau Cikal Bakal desa—para tokoh spiritual dan pejuang sosial masa lalu yang melakukan babat alas (membuka lahan), mengubah hutan belantara menjadi pemukiman yang aman, tertata, dan subur seperti sekarang.

Melalui institusi keluarga, momen ini juga menjadi jembatan bakti untuk mengirimkan doa pengampunan (maghfirah) kepada para leluhur kandung; Ibu, Bapak, Simbah, hingga Mbah Buyut. Tradisi ini mengedukasi generasi muda bahwa manusia yang berbudaya adalah manusia yang memiliki adab dan tidak pernah amnesia terhadap sejarahnya sendiri.

Tiga Pilar Teologis dalam Bingkai Al-Qur'an
Secara substansi, Sedekah Bumi merupakan bentuk akulturasi yang indah antara nilai-nilai samawi (langit) dengan kearifan lokal (bumi). Tradisi ini berdiri di atas tiga pilar utama yang bersumber langsung dari kitab suci Al-Qur'an:

1. Pilar Syukur (Dimensi Teologis)
Masyarakat agraris menyadari bahwa kesuburan tanah, air yang mengalir, dan melimpahnya hasil panen adalah mutlak pemberian Allah SWT. Sedekah bumi adalah bentuk visualisasi rasa syukur agar desa dijauhkan dari sifat kufur nikmat, sebagaimana perintah Allah dalam Surah Ibrahim ayat 7:

وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِنْ شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ ۖ وَلَئِنْ كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٌ
Latin: Wa idz ta’adzdzana rabbukum la’in syakartum la’aziidannakum wa la’in kafartum inna ‘adzaabii lasyadiid.

Artinya: "Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu memaklumkan, 'Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka pasti azab-Ku sangat berat'."

2. Pilar Ibadah dan Sosial (Dimensi Humanis)
Islam tidak membatasi ibadah hanya di dalam masjid. Melalui ritual kenduri (makan bersama) dan pembagian gunungan hasil bumi, sekat-sekat sosial luruh. Kaya maupun miskin duduk setara untuk saling berbagi. Budaya ini menjadi ladang pahala karena menerapkan perintah bersedekah dari hasil bumi, sesuai Surah Al-Baqarah ayat 267:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَنْفِقُوا مِنْ طَيِّبَاتِ مَا كَسَبْتُمْ وَمِمَّا أَخْرَجْنَا لَكُمْ مِنَ الْأَرْضِ
Latin: Yaa ayyuhalladziina aamanuu anfiquu min thayyibaati maa kasabtum wa mimmaa akhrajnaa lakum minal ardh.

Artinya: "Wahai orang-orang yang beriman! Infakkanlah sebagian dari hasil usahamu yang baik-baik dan sebagian dari apa yang Kami keluarkan dari bumi untukmu."

3. Pilar Cinta Tanah Air (Dimensi Nasionalisme)
Tradisi ini menjadi pengejawantahan dari nilai Hubbul Wathan Minal Iman (Cinta Tanah Air adalah Sebagian dari Iman). Bagi masyarakat desa, bela negara terkecil adalah dengan mencintai, merawat, dan memakmurkan tanah tempat mereka berpijak, selaras dengan doa Nabi Ibrahim AS untuk negerinya dalam Surah Al-Baqarah ayat 126:

وَإِذْ قَالَ إِبْرَاهِيمُ رَبِّ اجْعَلْ هَٰذَا بَلَدًا آمِنًا وَارْزُقْ أَهْلَهُ مِنَ الثَّمَرَاتِ
Latin: Wa idz qaala ibraahiimu rabbij’al haadzaa baladan aaminan warzuq ahlahuu minats-tsamaraat.

Artinya: "Dan (ingatlah) ketika Ibrahim berdoa, 'Ya Tuhanku, jadikanlah (negeri) ini negeri yang aman dan berilah rezeki berupa buah-buahan kepada penduduknya'."

Maksud dan Tujuan: Jembatan Multidimensi
Sebagai sebuah informasi edukatif, penyelenggaraan Sedekah Bumi setidaknya membawa empat misi sentral bagi kehidupan modern:

Dimensi Spiritual (Taqorrub): Menjaga keselamatan bersama dan memohon perlindungan dari segala bencana (tolak bala) melalui jalur doa kolektif kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Dimensi Sosial (Solidaritas): Berfungsi sebagai social glue (perekat sosial) yang merajut kembali semangat gotong royong, mencairkan ketegangan, dan meluruhkan potensi konflik antarwarga.

Dimensi Ekologis (Pelestarian Alam): Mengajarkan konsep Green Theology (Teologi Hijau). Mengingatkan anak cucu bahwa manusia hidup dari tanah, sehingga wajib menjaga kelestarian alam, hutan, dan sumber air dari keserakahan yang merusak.

Dimensi Budaya (Identitas): Membentengi generasi milenial dan Gen-Z agar tidak kehilangan jati diri dan karakter ketimuran yang ramah serta religius di era globalisasi.

Kesimp**an: Sedekah Bumi memberikan pelajaran berharga bahwa urusan duniawi, ukhrawi, dan kultural bisa berjalan beriringan tanpa harus saling dibenturkan. Tradisi ini membuktikan secara nyata bahwa untuk menjadi muslim yang taat dan beriman, kita tidak harus mencabut akar budaya kita sebagai bangsa Indonesia. Keselarasan inilah yang membuat peradaban di tingkat akar rumput tetap kokoh, rukun, dan senantiasa diberkahi

SELAMAT HARI SAYA IDUL ADHA 1447 H
26/05/2026

SELAMAT HARI SAYA IDUL ADHA 1447 H

HARI OPERASIONAL KANTOR CAMAT BENJENG PADA HARI RAYA IDUL ADHA 1447 H
26/05/2026

HARI OPERASIONAL KANTOR CAMAT BENJENG PADA HARI RAYA IDUL ADHA 1447 H

26/05/2026

*Sekcam Sudarmanto, S.Sos. Apresiasi Pemdes dan Bakar Semangat Warga Senior di HLUN Kalipadang*
​BENJENG – Ratusan warga lanjut usia (lansia) memadati Balai Desa Kalipadang, Kecamatan Benjeng, untuk memperingati Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) 2026 pada Senin (25/5/2026). Acara ini dihadiri oleh warga lansia, kader Posyandu Lansia, Pemerintah Desa (Pemdes) Kalipadang, Kepala Puskesmas Metatu dr. Rosa, serta jajaran Forkopimcam Benjeng.
​Kemeriahan dimulai dengan senam bersama untuk menjaga kebugaran fisik lansia, diikuti prosesi pelepasan balon ke udara. Pelepasan balon ini menjadi simbol pelepasan beban pikiran dan penyakit, sekaligus harapan baru agar para lansia tetap optimis, sehat, dan bahagia di usia senja.
​Setelah menyanyikan lagu Indonesia Raya, Kepala Desa Kalipadang menyampaikan terima kasih kepada semua pihak atas suksesnya acara ini. Karena Camat Benjeng Nurul Fuad, S.Sos., M.M. berhalangan hadir lantaran dinas di Kabupaten Gresik, beliau diwakili oleh Sudarmanto, S.Sos.
​Dalam sambutannya, Sudarmanto, S.Sos. mengapresiasi gerak cepat Pemdes Kalipadang dan membakar semangat para lansia agar tidak berkecil hati karena faktor usia. Beliau berharap momentum ini meningkatkan kepedulian masyarakat, serta memperkuat sinergi antara Posyandu, Puskesmas Metatu, dan Kecamatan demi mewujudkan lansia Benjeng yang SMART (Sehat, Mandiri, Aktif, dan Produktif).
​Melanjutkan momentum tersebut, Kepala Puskesmas Metatu dr. Rosa turut memberikan sambutan untuk menyampaikan maksud dan tujuan dari Peringatan Hari Lansia ini.
​Maksud dan Tujuan HLUN 2026
dr. Rosa menjelaskan bahwa peringatan ini bertujuan sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan negara terhadap keberadaan para lansia. Selain itu, kegiatan ini dimaksudkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan lansia, sekaligus memotivasi para warga senior agar tetap produktif dan bahagia di usia senja melalui program-program kesehatan yang terintegrasi.
​Benjeng prima melaporkan .

26/05/2026

*Menembus Larut Malam demi Amanah: Dedikasi Tanpa Batas Kecamatan Benjeng Salurkan Bapang*
GRESIK – Pemerintah Kecamatan Benjeng kembali menunjukkan totalitas dan integritas tinggi dalam mengemban misi kemanusiaan. Hal ini terlihat jelas dari keseriusan jajaran fungsional Kecamatan Benjeng dalam mendistribusikan Bantuan Pangan (Bapang) secara langsung ke desa-desa di seluruh wilayah Kecamatan Benjeng.

Berbekal surat tugas resmi dari *Camat Benjeng, Nurul Fuad, S.Sos., M.M.,* petugas yang digawangi oleh Seksi Kesejahteraan Rakyat (Kesra) bergerak taktis di lapangan. Tidak sekadar membagikan, tim kecamatan ini memegang peran krusial dalam mengawal pihak Bulog sepanjang proses pendistribusian berlangsung.

Pengawalan melekat terhadap Bulog ini sengaja dilakukan dengan tujuan utama untuk memastikan bahwa kuantitas, kualitas, dan regulasi penyaluran komoditas pangan di setiap titik balai desa benar-benar terjaga dengan baik serta berjalan tanpa hambatan teknis.

Dalam arahannya, Camat Benjeng, Nurul Fuad, memberikan instruksi yang sangat tegas terkait jalannya program ini.

"Kami memerintahkan kepada seluruh petugas agar penyaluran Bapang ini harus tepat sasaran dan tepat waktu. Hal ini sangat krusial agar bantuan dapat segera dimanfaatkan oleh warga masyarakat penerima manfaat untuk memenuhi kebutuhan pokok mereka," tegas Nurul Fuad.

Lebih lanjut, Nurul Fuad menyampaikan harapan besarnya terkait program strategis ini. Beliau berharap agar bantuan pangan ini tidak hanya sekadar menjadi stimulan sesaat, melainkan mampu menjadi bantalan ekonomi yang nyata bagi masyarakat. Melalui sinergi pengawalan yang ketat ini, Camat berharap stabilitas ketahanan pangan di tingkat keluarga dapat terjaga, roda perekonomian desa tetap stabil, dan angka kerawanan pangan di wilayah Benjeng dapat ditekan secara signifikan.

Ikhtiar Pegawai Amanah hingga Larut Malam
Berdasarkan pantauan awak media di lapangan, dedikasi yang ditunjukkan oleh tim kecamatan sangat luar biasa. Demi memastikan seluruh hak warga tersalurkan dengan sempurna dan sesuai jadwal, tak jarang para pegawai ini harus berjibaku menjalankan tugas pengawalan hingga larut malam.

Suasana haru dan hangat terlihat di beberapa balai desa saat petugas dengan sabar melayani warga meski jam telah menunjukkan larut malam. Langkah ini menjadi tengara sekaligus bukti otentik bahwa aparatur Kecamatan Benjeng benar-benar memegang teguh komitmen pelayanan publik yang prima dan amanah.

Rincian Penyaluran Bantuan Pangan (Bapang)
Penyaluran kali ini merupakan akumulasi untuk periode dua bulan sekaligus dengan rincian teknis sebagai berikut:

Komoditas / Data Rincian Penyaluran
Periode Penyaluran Februari dan Maret 2026
Total Sasaran 10.625 Keluarga Penerima Manfaat (KPM)
Hak per KPM 20 kg Beras & 4 Liter Minyak Goreng
Jumlah tersebut merupakan gabungan alokasi 10 kg beras dan 2 liter minyak goreng per bulannya untuk tiap KPM).

Sinergi kokoh antara Pemerintah Kecamatan Benjeng, Bulog, perangkat desa, serta pengawasan dari awak media menjadi kunci sukses tersalurnya bantuan ini demi senyum dan kesejahteraan masyarakat Benjeng.

Benjeng prima melaporkan

25/05/2026

*Transformasi Pelayanan Publik, Camat Benjeng Nurul Fuad Resmi Luncurkan Posyandu 6 SPM di Desa Karangankidul*
GRESIK – Langkah besar dalam transformasi pelayanan masyarakat resmi dimulai di Kecamatan Benjeng. Mengusung tema "Transformasi Posyandu sebagai Pusat Layanan Dasar Berbasis 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM)", Camat Benjeng secara resmi membuka acara peluncuran (launching) Posyandu 6 SPM yang dipusatkan di Desa Karangankidul. Program ini merupakan wujud nyata pelaksanaan amanat Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 13 Tahun 2024 tentang Posyandu.

Acara yang berlangsung meriah dan khidmat ini dihadiri langsung oleh jajaran Muspika Kecamatan Benjeng (Camat, Danramil, dan perwakilan Polsek Benjeng), Kepala Desa Karangankidul bersama seluruh perangkat desanya, Kepala Puskesmas Benjeng, dan Kepala Puskesmas Metatu.

Turut hadir p**a Ketua Posyandu Kecamatan Benjeng, Ny. Kusrini Nurul Fuad , para stakeholder terkait, serta seluruh kader posyandu se-Kecamatan Benjeng. Menariknya, acara ini juga melibatkan langsung sasaran pelayanan, mulai dari kelompok lansia, anak sekolah, hingga balita yang antusias mengikuti jalannya peluncuran.

Perluasan Peran: Tidak Hanya Sekadar Kesehatan
Dalam sambutannya, Camat Benjeng menekankan bahwa lewat regulasi baru ini, Posyandu kini mengalami transformasi peran yang sangat besar. Jika selama ini Posyandu identik dengan imunisasi balita saja, kini perannya diperluas secara menyeluruh untuk kesejahteraan keluarga yang mencakup 6 urusan wajib pelayanan dasar, antara lain:

Kesehatan: Layanan siklus hidup yang mencakup ibu hamil, balita, remaja, hingga lansia.

Pendidikan: Pendataan anak putus sekolah, akses pendidikan, serta penguatan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

Pekerjaan Umum: Fasilitasi akses terhadap sarana prasarana dan fasilitas umum desa.

Perumahan Rakyat: Pendataan terkait Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dan akses sanitasi yang layak.

Trantibumlinmas (Ketenteraman, Ketertiban Umum, dan Perlindungan Masyarakat): Layanan perlindungan warga serta menjaga ketertiban lingkungan.

Sosial: Pendataan kesejahteraan warga, termasuk Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), bantuan sosial (bansos), hingga perlindungan anak dan lansia.

Harapan Camat Benjeng
Camat Benjeng menyampaikan harapan besar agar seluruh elemen yang hadir, khususnya sinergi antara jajaran Muspika, para kepala desa, Puskesmas, dan para kader di bawah arahan Ketua Posyandu Kecamatan, Ny. Kusrini, dapat berjalan beriringan.

"Posyandu 6 SPM ini adalah garda terdepan kita dalam melayani masyarakat secara terintegrasi. Dengan keterlibatan langsung seluruh elemen hari ini—mulai dari jajaran keamanan TNI-Polri, tim medis Puskesmas, para kader, hingga kehadiran langsung warga lansia, anak-anak sekolah, dan balita—kita ingin memastikan tidak ada masyarakat yang luput dari pelayanan dasar. Saya berharap program ini dijalankan dengan penuh komitmen demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat Benjeng yang merata," ujar Camat dalam sambutannya.

Peluncuran di Desa Karangankidul ini sekaligus menandai keberlanjutan program percontohan nasional yang telah digulirkan secara serentak di berbagai daerah di Indonesia sejak tahun 2025 dan terus dimatangkan pada tahun 2026 ini. Dengan dimulainya transformasi ini, diharapkan pelayanan dasar kepada masyarakat dapat berjalan lebih cepat, tepat, dan langsung menyentuh akar rumput.

Send a message to learn more

25/05/2026

*_Semangat Pagi! Kehadiran Penuh dan Suasana Riang Warnai Apel Senin di Kecamatan Benjeng_*
BENJENG – Mengawali minggu dengan produktivitas tinggi, segenap jajaran pegawai di lingkungan jajaran Pemerintah Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik, menggelar apel pagi bersama pada Senin (25/5/2026). Kegiatan rutin yang berlangsung di halaman Kantor Kecamatan Benjeng ini diikuti dengan antusias dan dipenuhi suasana riang gembira.

Apel pagi kali ini dipimpin oleh Kepala Seksi Kesejahteraan Rakyat (Kasi Kesra) Kecamatan Benjeng, Sigit P., S.Sos., yang bertindak sebagai Pembina Apel. Sementara itu, bertindak sebagai Komandan Apel adalah Nur Efendi, S.Sos., yang memimpin barisan dengan tertib dan khidmat.

Sinergi Lintas Sektor dalam Satu Barisan
Ada yang spesial dalam pelaksanaan apel pagi ini. Kehadiran peserta tidak hanya dari internal pegawai struktural kecamatan, melainkan juga diikuti oleh seluruh elemen penunjang pilar-pilar sosial dan masyarakat di wilayah Benjeng.

Tampak hadir kompak dalam barisan di antaranya:

Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB)

Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK)

Pendamping Desa

Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH)

Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Dinas Pertanian

Maksud dan Tujuan Kegiatan
Dalam amanatnya, Pembina Apel menekankan bahwa apel pagi ini bukan sekadar rutinitas formalitas di hari Senin. Kegiatan ini memiliki maksud dan tujuan yang krusial bagi roda pemerintahan tingkat kecamatan, antara lain:

Meningkatkan Kedisiplinan dan Jiwa Korsa: Menjadi sarana untuk melatih kedisiplinan serta memupuk rasa kebersamaan (jiwa korsa) antar pegawai.

Penguatan Sinergitas Lintas Sektor: Mengingat peserta apel berasal dari berbagai latar belakang instansi (Sosial, KB, Desa, hingga Pertanian), apel ini menjadi ruang komunikasi untuk menyatukan langkah pelayanan kepada masyarakat agar tidak berjalan sendiri-sendiri.

Penyampaian Informasi Strategis: Menjadi forum cepat untuk menyampaikan evaluasi kinerja minggu lalu dan rencana program strategis sepekan ke depan agar target pelayanan kecamatan dapat tercapai secara optimal.

Suasana riang dan hangat yang terpancar dari wajah para peserta pasca-apel menunjukkan kesiapan seluruh elemen pelayanan di Kecamatan Benjeng untuk memberikan dedikasi terbaiknya bagi masyarakat sepanjang minggu ini.

23/05/2026

*Senam Bersama Kecamatan Benjeng di Desa Banter: Dekatkan Pelayanan dan Jaga Kebugaran Warga*
BENJENG – Jajaran aparatur Pemerintahan Kecamatan Benjeng kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga kebugaran sekaligus mempererat tali silaturahmi dengan masyarakat. Pada Jumat pagi (22/5/2026), Pemerintah Kecamatan Benjeng menggelar kegiatan senam bersama yang ditempatkan di Desa Banter, Kecamatan Benjeng.

Kegiatan rutin yang diikuti oleh jajaran struktural kecamatan, perangkat desa, serta warga setempat ini berlangsung meriah dan penuh energi. Pada kesempatan kali ini, Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Benjeng, Sudarmanto, S.Sos. tampil sebagai komandan sekaligus motor penggerak utama di lapangan. Beliau memimpin langsung jalannya acara menggantikan Camat Benjeng yang pada saat bersamaan harus menghadiri agenda kedinasan yang tidak bisa ditinggalkan di Kabupaten Gresik.

Perluas Ruang Lingkup, Jemput Bola Aspirasi
Sesuai dengan agenda kerja yang telah dicanangkan, kegiatan senam bersama ini sengaja didesain untuk tidak hanya berpusat di lingkungan internal kantor kecamatan saja, melainkan bergilir ke desa-desa. Ada beberapa argumen dan alasan strategis mengapa perluasan lokus kegiatan ini dinilai sangat penting:

Memecah Kekakuan Birokrasi: Menyelenggarakan kegiatan di luar kantor efektif menghilangkan sekat formalitas antara pejabat publik dan masyarakat. Suasana santai saat berolahraga membuka ruang komunikasi yang lebih cair dan humanis.

Sarana "Jemput Bola" Aspirasi: Kegiatan keliling desa ini berfungsi sebagai media monitoring wilayah yang efektif. Sembari berolahraga, pihak kecamatan—yang dipimpin langsung oleh Sekcam—dapat melihat langsung kondisi riil di desa sekaligus mendengar masukan atau keluhan warga secara informal tanpa prosedur yang rumit.

Stimulus Pola Hidup Sehat di Tingkat Desa: Dengan hadirnya figur kepemimpinan kecamatan di tengah-tengah masyarakat untuk senam bersama, hal ini menjadi contoh dan stimulus bagi warga desa untuk lebih menggalakkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) di lingkungan masing-masing.

Melalui kegiatan yang memadukan kesehatan fisik dan penguatan koordinasi wilayah ini, diharapkan sinergitas antara Pemerintah Kecamatan Benjeng, pemerintah desa, dan seluruh elemen masyarakat dapat terus terjaga demi mewujudkan pelayanan publik yang prima dan menyentuh seluruh lapisan.

Benjeng Prima Melaporkan.

Address

Jalan Raya Benjeng No. 8
Gresik
61172

Opening Hours

Monday 07:30 - 16:00
Tuesday 07:30 - 16:00
Wednesday 07:30 - 16:00
Thursday 07:30 - 16:00
Friday 07:00 - 16:00

Telephone

+62317923681

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Kecamatan Benjeng posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share