Desa Sidomukti , Kec. Mootilango , Kab. Grorontalo

Desa Sidomukti , Kec. Mootilango , Kab. Grorontalo Halaman ini dibuat secara otomatis berdasarkan minat pengguna Facebook, dan tidak berafiliasi dengan atau didukung oleh siapa pun yang terkait dengan topik.

24/08/2024
24/08/2024

Sudah ini yang bikin Gempa masa depan mesjid bikin acara joketan

20/10/2023
https://youtu.be/81Ms4abxZJE
18/08/2023

https://youtu.be/81Ms4abxZJE

Film bersama Ken Ken Wiro Sableng yang mengangkat sebuah produk lokal Yogyakarta yaitu belalang goreng melalui sebuah film berjudul Rahasia Terpendam Pedagan...

29/07/2023

INFO DARI PANGDAM IX UDAYANA BALI

Harap kesedian anda untuk bantu menangkap mereka dengan cepat jika Anda menemui orang-orang yang berkunjung di depan pintu Anda dan mereka mengatakan, mereka berasal dari Fakultas Kedokteran untuk Bantu Mengukur Gula darah secara GRATIS,Segera Informasikan kepada POLISI karena ORANG-ORANG itu adalah Orang yg ingin MENGHANCURKAN INDONESIA. Mereka Berkunjung Dari Rumah ke Rumah untuk Menyebarkan VIRUS AIDS melalui Alat Suntik yang Mereka bawa,Kabar ini Berkembang setelah *Warga Pasuruan, Jawa Timur* banyak yang terinfeksi Virus AIDS setelah mendapat Cek Gula Darah Gratis dr Org yang mengaku dari Fakultas Kedokteran.
Hal yang serupa pun terjadi di daerah *Jogya* . Ada beberapa Orang yang di duga Terinfeksi AIDS setelah melakukan Suntik Cek Gula darah untuk Tes Gula darah yang sama di lakukan oleh Orangyang mengaku berasal dari Fakultas Kedokteran.
Laporan Warga kepada Kantor ke Polisian pun makin Marak,Masyarakat di minta untuk lebih WASPADA dan segera MELAPOR kepada APARAT POLISI bila ada hal yang SAMA terjadi di Daerah Anda, agar Dapat segera di TANGKAP beserta Barang Buktinya ...

Dan ini sdh terjadi di *SDN PATAS Gerokgak Buleleng* . Tetapi Para Guru Curiga karena Mrk Memaksa utk Mengambil Darah, dgn Alasan Mengecek Darah Murid2.
Jangan LUPA segera minta KTP Mereka dan Laporkan secepatnya,Agar tidak timbul Korban lebih banyak lagi pada Anak2,Saudara,Sahabat,Org2 di sekitar Kita ...

NB:
Bantu share...waspada🙏🙏🙏🙏

Hargo.co.id, GORONTALO – Kepolisian Resor (Polres) Gorontalo mengungkap motif dibalik peristiwa dugaan pembacokan satu k...
20/02/2022

Hargo.co.id, GORONTALO – Kepolisian Resor (Polres) Gorontalo mengungkap motif dibalik peristiwa dugaan pembacokan satu keluarga di Desa Sidomukti, Kecamatan Mootilango, Kabupaten Gorontalo yang dilakukan YR (27).

Informasi yang dihimpun Hargo.co.id, tersangka merupakan warga Kecamatan Dulupi, Kabupaten Boalemo yang menikah dengan NL (24), pada 2022 silam. Setelah menikah tersangka bersama istrinya memang masih tinggal di rumah mertuanya.

Beberapa bulan terakhir, pasangan suami istri tersebut sering mengalami pertengkaran yang berakhir dengan pisah ranjang. Udo terpaksa kembali ke rumah keluarganya di Kabupaten Boalemo dua bulan lalu.

Dua bulan kemudian, Sabtu, (19/02/2022) korban kembali mengunjungi rumah mertuanya untuk menemui istrinya. Sesampainya di rumah mertuanya sekitar pukul 22.00 Wita, bukannya masuk lewat pintu depan, Tersangka masuk secara diam diam melalui jendela rumah.

Di dalam rumah, tersangka melihat Aisyah Nau (47) ibu mertuanya yang berada di ruang tamu. Tanpa berkata apa apa, tersangka langsung mengambil Balok sepanjang satu meter dengan diameter 5 sentimeter yang berada di dalam rumah dan memukul kepala mertuanya sebanyak tiga kali.

Mendengar kegaduhan di ruang tamu, Husen Laiko (51) yang saat itu berada bagian dapur terbangun dari tidurnya dan langsung menuju ke ruang tamu. Melihat kehadiran ayah mertuanya, tersangka kemudian mengambil parang yang berada di dapur dan langsung membacok ayah mertuanya di bagian Kepala, Dada dan tangannya.

Tak sampai di situ, Fifiya Laiko (16) yang merupakan adik Ipar tersangka juga menjadi korban pembacokan saat hendak mengamankan sang Ibu. Fifiya Laiko terkena sabetan parang di bagian kanan lengan tangannya.

“Karena sudah mendapatkan luka di bagian lengan kanannya, korban Fifiya Laiko ini kemudian berlari ke halaman rumah dan berteriak minta tolong,” kata Kasat Reskrim Polres Gorontalo, Iptu Agung Gumara Samosir saat ditemui di ruang kerjanya, Minggu (20/02/2022).

Takut ketahuan warga karena adik iparnya sudah berteriak minta tolong, tersangka langsung melarikan diri dengan membawa parang yang menjadi barang bukti dalam kejadian tersebut. Belakangan, diketahui parang tersebut dibuangnya di perkebunan Tebu yang berjarak sekitar 10 Km dari lokasi kejadian.

“Saat kejadian tersebut istri tersangka tidak berada di Rumah karena saat itu istri tersangka berada di rumah saudaranya,” Katanya menerangkan.

Selang beberapa waktu kemudian, sekitar pukul 03.00 Wita, tersangka menyerahkan diri ke Polsek Paguyaman dan mengakui perbuatannya. Saat diperiksa Petugas kepolisian, Korban yang masih tinggal serumah dengan mertuanya mengaku sakit hati terhadap mertuanya.

“Motif pelaku melakukan perbuatannya karena sakit hati terhadap mertuanya. Katanya mertuanya sering ikut campur dengan urusan rumah tangganya,” kata Iptu Agung Gumara Samosir.

Aisyah Nau meninggal dunia saat menuju rumah sakit, sementara Husen Laiko dan Fifiya Laiko kini masih dirawat di rumah sakit.

Saat ini tersangka telah diamankan di polres Gorontalo. Akibat perbuatannya tersebut, tersangka akan disangkakan pasal 338 tentang pembunuhan, 354 tentang penganiayaan pasal 351 subsider 351 ayat 3 dengan ancaman 15 Tahun penjara. (***)



Penulis : Sucipto Mokodompis

Sadis, Menantu Bacok Mertua dan Ipar di Mootilango, Kabupaten Gorontalo, Satu Orang Tewasgopos.idSadis, Menantu Bacok Me...
20/02/2022

Sadis, Menantu Bacok Mertua dan Ipar di Mootilango, Kabupaten Gorontalo, Satu Orang Tewas
gopos.id
Sadis, Menantu Bacok Mertua dan Ipar di Mootilango, Kabupaten Gorontalo, Satu Orang Tewas
Hasanuddin by Hasanuddin Minggu 20 Februari 2022
Sadis, Menantu Bacok Mertua dan Ipar di Mootilango, Kabupaten Gorontalo, Satu Orang Tewas
Sejumlah warga beserta aparat berwajib melihat kondisi rumah Husen Laiko pasca tragedi berdarah yang terjadi pada Ahad (20/2/2022) dini hari. (istimewa
GOPOS.ID, GORONTALO – Benar-benar tega dan sadis. Seorang menantu nekat membacok kedua mertuanya beserta adik ipar. Peristiwa itu sebagaimana terjadi di Desa Sidomukti, Kecamatan Mootilango, Kabupaten Gorontalo, Ahad (20/2/2022) dini hari pukul 01.00 Wita. Satu orang tewas, dan dua orang luka dalam peristiwa tersebut.

Korban meninggal yakni Aisyah Nau (47). Sementara korban luka Husen Laiko (51) dan Fifiya Laiko (16). Saat ini kedua korban luka masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Dunda Limboto. Kekinian Polres Gorontalo masih menelusuri keberadaan Y, anak mantu Aisyah Nau yang diduga pelaku pembacokan. Pria 23 tahun itu menghilang usai kejadian.

gopos.id


Sadis, Menantu Bacok Mertua dan Ipar di Mootilango, Kabupaten Gorontalo, Satu Orang Tewas
Hasanuddin by Hasanuddin Minggu 20 Februari 2022
Sadis, Menantu Bacok Mertua dan Ipar di Mootilango, Kabupaten Gorontalo, Satu Orang Tewas
Sejumlah warga beserta aparat berwajib melihat kondisi rumah Husen Laiko pasca tragedi berdarah yang terjadi pada Ahad (20/2/2022) dini hari. (istimewa)
GOPOS.ID, GORONTALO – Benar-benar tega dan sadis. Seorang menantu nekat membacok kedua mertuanya beserta adik ipar. Peristiwa itu sebagaimana terjadi di Desa Sidomukti, Kecamatan Mootilango, Kabupaten Gorontalo, Ahad (20/2/2022) dini hari pukul 01.00 Wita. Satu orang tewas, dan dua orang luka dalam peristiwa tersebut.
Korban meninggal yakni Aisyah Nau (47). Sementara korban luka Husen Laiko (51) dan Fifiya Laiko (16). Saat ini kedua korban luka masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Dunda Limboto. Kekinian Polres Gorontalo masih menelusuri keberadaan Y, anak mantu Aisyah Nau yang diduga pelaku pembacokan. Pria 23 tahun itu menghilang usai kejadian.
Informasi yang dirangkum gopos.id, peristiwa pembacokan itu diketahui setelah tetangga Husen Laiko dan Aisyah Nau mendengar teriakan minta tolong dari dalam rumah. Sejumlah warga lalu menghampiri kediaman Husen dan Aisyah. Akan tetapi saat itu warga tak mengetahui kejadian di dalam rumah. Sebab kondisi rumah dalam keadaan gelap gulita.
Saat warga masuk ke dalam rumah dan kemudian menyalakan lampu, mereka dibuat terkejut melihat kondisi Husen bersama isterinya Aisyah, dan putrinya Fifiya. Ketiganya dalam keadaan tergeletak dan bersimbah darah.
Warga lantas mengevakuasi para korban dan melarikan ke Rumah Sakit Boliyohuto. Akan tetapi saat tiba di Rumah Sakit Boliyohuto, Aisyah dinyatakan sudah meninggal dunia. Sementara Husen dan Fifiya dirujuk ke RS Dunda Limboto untuk perawatan intensif karena kondisi luka yang dialami cukup serius.
Hingga berita ini dilansir pukul 10.00 wita, Polisi masih menelusuri keberadaan Y serta motif pembacokan tersebut. Sementara jasad korban sudah dipulangkan ke kediaman untuk disemayamkan serta dimakamkan.
Informasi lain yang diperoleh gopos.id, korban sebelum mengantarkan kopi di tempat kerja tetangganya Agus pada Sabtu (19/2/2022) pukul 23.30. Setelah itu pukul 00.30 Wita, Agus melihat kondisi rumah Husen dan Aisyah dalam keadaan gelap. (Putra/gopos)

Pelaksanaaan Vaksin  dosis 1 dan 2 . Desa Sidomukti,Tim Vaksinasi Polres Gorontalo
12/11/2021

Pelaksanaaan Vaksin dosis 1 dan 2 . Desa Sidomukti,
Tim Vaksinasi Polres Gorontalo

12/11/2021

Pelaksanaaan Vaksin dosis 1 dan 2 . Desa Sidomukti .
Tim Vaksinasi Polres Gorontalo

Pelaksanaan Vaksin Tahap 1 dan 2 Di Desa Sidomukti.
17/09/2021

Pelaksanaan Vaksin Tahap 1 dan 2 Di Desa Sidomukti.

13/05/2021

Taqobbaallah minna waminkum .. Minal Aidin Wal Faidzin Mohon maaf lahir bathin ..
Masyarakat Desa Sidomukti

Address

Desa Sidomukti , Kec. Mootilango , Kab .
Gorontalo
96261

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Desa Sidomukti , Kec. Mootilango , Kab. Grorontalo posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share