26/09/2026
Pemerintah Desa Sawe baru saja duduk bersama Puskesmas Rasabou untuk membahas satu hal sederhana: bagaimana pelayanan kesehatan di tingkat dusun bisa lebih baik lagi.
Pertemuan ini digelar Jumat, 25 September 2026, di Aula Kantor Desa Sawe, mulai pukul 08.00 WITA. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian pembinaan tata kelola Unit Pelayanan Kesehatan Desa (UPKD) yang juga dilaksanakan di desa-desa lain wilayah kerja Puskesmas Rasabou.
Hadir dalam pertemuan ini Sekretaris Desa Sawe, Taufik, S.Sos, mewakili Kepala Desa, Ketua BPD Junaiddin, para Kepala Dusun se-Desa Sawe (Lodo, Lodo Jaya, Sigi, Sawe, Sawe Baru, dan Samakarya), serta seluruh kader ILP Desa Sawe. Dari Puskesmas Rasabou, narasumber Nurhamsu Dian Sri Ekawati, S.Keb, hadir bersama tim yang melaporkan hasil evaluasi, disampaikan oleh Asmawati, A.Md.Keb, dan Sarafiah, A.Md.Keb.
Pertemuan ini sejalan dengan upaya mendukung program prioritas nasional di bidang kesehatan, mencakup penguatan Integrasi Layanan Primer, pemeriksaan kesehatan gratis bagi seluruh kelompok usia, eliminasi TBC, penguatan gizi dan pencegahan stunting, serta penurunan angka kematian ibu dan bayi.
Salah satu yang dibahas secara khusus adalah kondisi sarana posyandu di Desa Sawe. Alat seperti timbangan bayi dan pengukur tinggi badan sudah dibagikan lengkap sejak 2024. Namun sebagaimana barang yang dipakai bertahun-tahun, wajar bila ada bagian yang mulai memerlukan perawatan atau pembaruan.
Ini penting, karena dari alat itulah kader mencatat data tumbuh kembang anak. Semakin akurat pengukurannya, semakin tepat p**a langkah pencegahan stunting yang bisa diambil sejak dini.
Dari pertemuan tersebut, berikut langkah yang disepakati untuk ditindaklanjuti:
✅Penggantian alat antropometri yang perlu diperbarui di posyandu
✅Penyediaan baterai cadangan untuk alat ukur digital, melalui anggaran desa
✅Pencetakan formulir pemeriksaan sesuai format standar nasional, agar pencatatan lebih seragam
✅Penerbitan SK Ambulans Desa, untuk memperkuat kesiapan rujukan warga
✅Kegiatan senam bersama yang akan diadakan rutin setiap bulan
✅Upaya penanganan warga dengan gangguan jiwa (ODGJ), yang akan diupayakan melalui anggaran dana desa.
Rencana penggantian alat dan pencetakan formulir standar ini sudah dimasukkan ke dalam RKP Desa Sawe tahun 2027, sebagai bagian dari komitmen desa menjaga layanan kesehatan tetap berjalan baik dan berkelanjutan.
Layanan posyandu bukan hanya urusan kader atau puskesmas. Ini urusan bersama, karena yang datang ke sana adalah anak-anak dan ibu-ibu di lingkungan kita sendiri.
Kami mengajak seluruh warga Desa Sawe untuk terus mendukung kelancaran kegiatan posyandu di dusun masing-masing, aktif mengikuti senam bersama yang akan digelar rutin, serta menyampaikan masukan bila ada hal yang perlu diperhatikan demi pelayanan yang lebih baik.
Menurut Anda, apa yang paling perlu diperhatikan agar pelayanan posyandu di dusun Anda makin nyaman? Silakan tulis di kolom komentar.