MIC bermula dari kolaborasi Nukila Amal (penulis) dan Hanafi (Pelukis) di tahun 2010 yang menghasilkan buku anak Mirah Mini: Hidupmu Keajaibanmu. Buku ini adalah commisioned-work dari Dewan Kesenian Jakarta yang saat itu mengadakan program buku cerita anak. Kesamaan sensibilitas artistik menjadikan proses kreatif berlangsung hidup—sejak tahap konsepsi hingga desain dan produksi buku—dan direncanak
an akan berkembang menjadi serial buku. Selama proses kolaborasi, berlangsung banyak diskusi seputar dunia anak, seni dan pendidikan, kegiatan berkesenian di daerah, yang juga kerap dihadiri oleh Adinda Luthvianti. Dari hasil diskusi pelbagai topik tentang seni dan sosial tersebut, kemudian muncullah gagasan untuk melakukan ikhtiar bersama dalam suatu insiatif dan program yang tak hanya sebatas membuat buku anak. Dalam prosesnya, gagasan awal buku anak kemudian berkembang dan digandengkan dengan pengembangan kesenian dan seniman muda di Kawasan Timur Indonesia. Rencana dan desain program dimatangkan sepanjang 2011. Pada November 2011 dicetuskanlah suatu inisiatif seni yang dinamai Masyarakat Indonesia Cipta. Dalam proses pengembangan program MIC, terjadi banyak dialog dan diskusi dengan sejumlah rekan seniman dan pekerja seni yang antusias menyambut dan membantu pelaksanaan inisiatif ini.