30/04/2026
Balai Besar kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas layanan laboratorium melalui kegiatan asesmen Lab Mapping Tool yang dilaksanakan selama dua hari, pada 27–28 April 2026. Kegiatan ini dilakukan oleh tim dari FAO Regional Asia Pacific yang didampingi oleh FAO Regional Indonesia dan Tim dari Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian sebagai bagian dari upaya penguatan kapasitas laboratorium di tingkat regional.
Asesmen ini bukanlah ajang untuk mencari kesalahan, melainkan menjadi sarana evaluasi yang konstruktif. Melalui pendekatan yang kolaboratif, tim FAO memberikan berbagai masukan dan rekomendasi guna mengidentifikasi potensi peningkatan, baik dari sisi manajemen laboratorium, sistem mutu, hingga aspek teknis operasional.
Selama kegiatan berlangsung, tim asesmen melakukan peninjauan menyeluruh terhadap fasilitas, alur kerja, serta prosedur yang diterapkan. Diskusi interaktif antara asesor dan tim laboratorium juga menjadi bagian penting untuk menggali praktik terbaik sekaligus peluang pengembangan ke depan.
Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata dalam mendukung peningkatan standar laboratorium, sehingga mampu memberikan layanan yang semakin optimal, akurat, dan terpercaya. Selain itu, hasil asesmen ini juga menjadi pijakan strategis dalam memperkuat peran Balai Besar sebagai laboratorium rujukan yang kompeten dan berdaya saing di tingkat nasional maupun regional.