Digugusan pegunungan Bukit barisan yang sekarang merupakan daerah rejang lebong hidup sekelompok masyrakat yang telah memiliki peradaban yang cukup tinggi,yaitu masyarakat Suku Rejang. yang tinggi, dapat dilihat dari berbagai peninggalan budaya yang masih ada dan melekat dalam kehidupan masyarakat rejang di kabupaten Rejang Lebong, antara lain Bahasa Rejang, Aksara KA GA NGA, dan aneka ragam Seni
Tradisional baik berupa hiburan maupun yang Sakral. Didaerah ini dahulu pernah berdiri empat pemerintahan marga yang dibentuk oleh para Biku dari kerajaan Majapahit, keempat biku biku tersebut adalah
1. Biku Bembo memimpin Marga Juru Kalang
4. Biku Bejenggo memimpin Marga Selupu
Pemerintahan Marga tersebut terus berlanjut sampai pada masa kemerdekaan,dimana Kabupaten Rejang Lebong masi terdapat 15 pemerintahan marga yang masing masing dipimpin oleh seoarang Pasirah atau Datuk. Pemerintahan Marga tersebut berakhir dengan
lahirnya Undang-undang Nomor 5 Tahun 1979 yang mengatur tentang pemerintahan desa dan kelurahan. Kabupaten Rejang Lebong dilahirkan berdasarkan undang
undang Darurat Nomot 4 Tahun 1965 tentang pembentukan kabupaten dan Kota-kota kecil dalam wilayah Propinsi Sumatra Selatan. Rejang Lebong adalah bagian dari Sumatra Selatan. Kemudian berdasarkan Undang undang Nomor 2 Tahun 1967 tentang pembentukan Propinsi Bengkulu, maka Kabupaten Rejang Lebong termasuk dalam 4 Daerah Tingkat II yang masuk kewilayah Propinsi Bengkulu. Kemudian pada tahun 2003 berdasarkan UU No. 39 Tahun 2003 Kab. Rejang Lebong Mekar menjadi Tiga kabupaten Yaitu Rejang Lebong, Kepahiang, dan Lebong. Kabupaten Rejang Lebong adalah sebuah kabupaten di Provinsi Bengkulu. Kabupaten ini memiliki luas wilayah 1,515.76 km2, merupakan daerah berbukit dan bergelombang dengan ketinggian 500 - 1000 m/DPL, beriklim sejuk dengan suhu udara antara 18°C - 30°C dengan kelembaban udara 87 dan curah hujan = 2.500 mm/tahun. dan populasi 450.000 jiwa. Ibu kotanya ialah Curup Kota Terletak di pegunungan Bukit Barisan antara 101.45° - 103.00 BT dan 2.45° - 3.45° LS, Kelembaban (rata-rata)84.00 %. Penyinaran Matahari 21.00 terletak 85 km di timur laut kota Bengkulu.Penduduk asli terdiri dari suku Rejang dan suku Lembak. Rejang Lebong pernah menjadi Ibukota Propinsi Sumatera Selatan pada masa revolusi dibawah kepemimpinan Gubernur A.K. Utara : Kab. LEBONG(38) km
Selatan : Kab. KEPAHIANG(25) km
Timur : Prop. SUMATERA SELATAN(55 km)
Barat : Kab. BENGKULU UTARa(35km)
Berdasarkan Perda No. 5 Tahun 2005 Kab. Rejang Lebong memiliki 15 buah kecamatan yang masih dalam pengembangan
1. Curup Kota
2. Curup Utara
3. Curup Timur
4. Curup Selatan
5. Curup Tengah
6. Sindang Kelingi
7. Sindang Dataran
8. Kota Padang
9. Sindang Beliti Ilir
10. Bermani Ulu
11. Bermani Ulu Raya
12. Padang Ulak Tanding
13. Binduriang
14. Sindang Beliti Ulu
15. Selupu Rejang
Secara keselurhan Kab. Rejang Lebong Terdapat 122 Desa dan 34 kelurahan
Kabupaten Rejang Lebong memiliki beberapa tempat menarik untukdikunjungi. Tempat-tempat tersebut berada di sekitar Bukit Barisan antara lain: mata air
panas dan air terjun yang berada di Suban, terletak 8 km arah utara curup tempat ini dikenal dengan nama Lokasi Wisata Suban Air Panas. Sarana yang dimiliki cukup lengkap yaitu kolam renang air panas, kamar pemandian air panas, kios cindramata dan fasilitas umum lainnya. Tempat ini cukup ramai dikunjungi orang pada akhir pekan. Dahulu, pada zaman Hindu kawasan ini digunakan sebagai tempat beribadah dan bersemedi bagi penganut agama Hindu. Obyek lainnya adalah Air Terjun
Kepala Curup dengan ketinggian 100 meter terletak 30 Km dari curup dan Danau Bestari berjarak 18 Km dari Curup kota yang terletak dipinggir jalan negara
antara Curup-Lubuk Linggau dan menjadi tempat istirahat dengan udara yang sejuk. Bukit Kaba
menjadi tempat yang pas bagi penggemar wisata petualangan, Anda dapat mendaki hingga ke
puncak gunung Kaba (1.940 m) yang
terletak 25 Km