BRMP Banten

BRMP Banten Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from BRMP Banten, Government Organization, Jalan Ciptayasa KM. 01 CIRUAS, Ciruas.

Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Banten mempunyai tugas melaksanakan koordinasi dan pelaksanaan hasil perakitan dan perekayasaan paket teknologi spesifik lokasi, serta modernisasi pertanian.

Jakarin, Solusi Jagung Unggul di Lahan Kering   Pandeglang, 16/08/2026, BRMP Banten mengawal produksi benih sumber jagun...
16/08/2026

Jakarin, Solusi Jagung Unggul di Lahan Kering



Pandeglang, 16/08/2026, BRMP Banten mengawal produksi benih sumber jagung komposit varietas Jakarin pada tahap pra panen di Banjar, Pandeglang.
Tanaman jagung saat ini menjelang panen dengan umur 100–107 HST, tanaman jagung mulai dipangkas dan kulit pembungkus tongkol (klobot) dibuka untuk meningkatkan intensitas cahaya matahari, membantu menurunkan kadar air, memaksimalkan nutrisi, serta mengurangi risiko pertumbuhan jamur akibat kelembapan.

Jakarin menjadi salah satu varietas unggul yang mampu beradaptasi di lahan kering. Produksi benih sumber jagung komposit ini dilakukan untuk mendukung ketersediaan benih bermutu sekaligus memperkuat pemenuhan kebutuhan jagung, terutama sebagai sumber pakan ternak.

Pengawalan BRMP Banten pada tahap pra panen menjadi bagian penting untuk menjaga kualitas benih sumber. Penanganan tanaman dilakukan dengan memperhatikan kondisi pertanaman dan kebutuhan pengeringan agar benih yang dihasilkan memiliki mutu yang baik.

Ketersediaan benih jagung bermutu diharapkan dapat mendorong petani dan peternak meningkatkan produksi secara berkelanjutan. Pengembangan Jakarin di lahan kering juga menjadi langkah strategis untuk mendukung kemandirian pangan dan pakan di Provinsi Banten.

BenihBermutu LahanKering Pangan Pakan ModernisasiPertanian

Amankan Produksi Padi, BRMP Banten Lakukan Pendampingan PHT di Serang   Serang, 10/08/2026.  Dalam rangka mengamankan pr...
15/08/2026

Amankan Produksi Padi, BRMP Banten Lakukan Pendampingan PHT di Serang



Serang, 10/08/2026. Dalam rangka mengamankan produksi padi, BRMP Banten telah melaksanakan pendampingan penerapan PHT kepada petani di Desa Jeruk Tipis Kecamatan Kragilan Kab. Serang.

Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) merupakan faktor penting yang menyebabkan kehilangan hasil dalam budidaya padi. Oleh karenanya, penerapan PHT sangat penting dilakukan dalam menekan perkembangan OPT padi.

Pendampingan penerapan PHT di lokasi dilaksanakan bersama koordinator PPL Kecamatan Kragilan dengan melakukan pengamatan bersama petani dan mendiskusikan hasil yang diperoleh.

Saat ini tanaman padi di wilayah tersebut berada pada fase vegetatif dan semua tanaman terserang Wereng Batang Coklat (WBC) dengan intensitas yang beragam.
Kelompok tani yang mengalami serangan WBC dengan intensitas tinggi antara lain kelompok tani Tunas mekar seluas 25 ha. Serangan bukan hanya WBC tetapi juga hama penggerek batang sehingga perlu dilakukan tanam ulang seluas 50 %.

Penyebab tingginya intensitas serangan WBS dan penggerek diduga disebabkan beberapa hal yaitu:
tanam padi dilakukan tidak serentak,
penggunaan varietas yang sama dalam skala luas selama tiga musim berturut turut,
petani belum menggunakan pestisida kimia dengan dosis dan cara aplikasi yang tepat,
pengendalian OPT tidak dilakukan dengan serentak, dan
pemberian pupuk nitrogen yang belum tepat dosis dan waktu dengan mempertimbangkan intensitas serangan OPT.

Rekomendasi yang diberikan adalah
tanam serentak,
pergiliran VUB padi dengan VUB tahan wereng yang baru dilepas,
pengamatan OPT rutin, aplikasi pestisida kimia tepat dosis, tepat konsentrasi dan tepat cara,
PHT serentak,
penggunaan pupuk kimia berimbang, dan
penanaman refugia.

Masalah lain yang dihadapi petani di lokasi tersebut adalah kecilnya debit air irigasi dari Pamarayan sehingga petani harus mengeluarkan biaya lebih untuk mengairi sawah dan hal ini menyebabkan biaya yang dikeluarkan petani menjadi besar. Rekomendasi yang diberikan adalah
Penggunaan VUB toleran kekeringan (padi gogo dan atau padi amfibi), pengairan macam-macam dan penggunaan herbisida pra tumbuh untuk menekan pertumbuhan gulma.

Pendampingan yang dilaksanakan tim BRMP ini merupakan upaya nyata BRMP dalam peningkatan produksi dan produktivitas padi di Kab. Serang dan secara umum di Provinsi Banten.

Pemanfaatan Data Satelit untuk Mendorong LTT Kabupaten Serang   Serang, 13/8/2026 — Balai Besar Penerapan Modernisasi Pe...
15/08/2026

Pemanfaatan Data Satelit untuk Mendorong LTT Kabupaten Serang



Serang, 13/8/2026 — Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Banten terus mendorong percepatan Luas Tambah Tanam (LTT) melalui pemanfaatan teknologi dan data. Salah satunya dilakukan dengan memanfaatkan citra satelit untuk mendukung proses pemetaan dan identifikasi potensi tanam di Kabupaten Serang.

Kegiatan dilaksanakan di Kecamatan Cikeusal dan Kecamatan Petir, kegiatan ini di inisiasi oleh Plt. Kepala BRMP Banten Andry Polos, S.Kom., M. Si., bersama Tian Mulyaqin, S.P., M.Agr., selaku Penata Kelola Teknologi dan Informasi, serta Alfian Hanafi, S.T.P. selaku Analis Data Ilmiah

Pemanfaatan data satelit dilakukan melalui dua aktivitas utama, yaitu digitasi dan pemetaan menggunakan citra satelit, serta ground checking untuk mencocokkan hasil tangkapan citra dengan kondisi aktual di lapangan. Proses tersebut menjadi bagian penting untuk memperoleh gambaran kondisi lahan secara lebih akurat dan mendukung penyusunan data potensi tanam.

Melalui ground checking, informasi yang diperoleh dari citra satelit diverifikasi langsung di lapangan sehingga dapat memberikan data yang lebih sesuai dengan kondisi aktual. Pendekatan ini sekaligus membantu mengidentifikasi potensi lahan yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung percepatan tanam.

Andry Polos menyampaikan bahwa pemanfaatan teknologi dan data menjadi salah satu langkah penting dalam mempercepat realisasi LTT secara efektif dan efisien. Dengan dukungan data spasial dan verifikasi lapangan, proses identifikasi potensi tanam dapat dilakukan secara lebih terarah sehingga pengawalan program pertanian dapat semakin optimal.

Pemanfaatan citra satelit dan ground checking diharapkan dapat terus dikembangkan sebagai alat bantu dalam pengelolaan data pertanian. Sinergi antara teknologi, data, dan kondisi faktual di lapangan menjadi bagian dari upaya BRMP Banten mendukung percepatan LTT dan pencapaian swasembada pangan berkelanjutan.

Selamat Hari Pramuka ke-65! 🪢🇮🇩Dengan semangat Satya dan Darma, mari terus melangkah bersama, berkarya, dan mengabdi unt...
14/08/2026

Selamat Hari Pramuka ke-65! 🪢🇮🇩

Dengan semangat Satya dan Darma, mari terus melangkah bersama, berkarya, dan mengabdi untuk negeri.

“Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045.”

Semoga Gerakan Pramuka semakin solid, adaptif, dan berkontribusi nyata dalam mewujudkan generasi yang tangguh serta Indonesia yang berdaulat dan sejahtera.

Salam Pramuka! ⚜️

SalamPramuka SalamModernisasi SobatJawara

🥭 Mengenal SNI 3164:2024 untuk Buah ManggaSobat Jawara, tahukah kamu? Kualitas mangga yang beredar di pasaran juga memil...
14/08/2026

🥭 Mengenal SNI 3164:2024 untuk Buah Mangga

Sobat Jawara, tahukah kamu? Kualitas mangga yang beredar di pasaran juga memiliki standar nasional. SNI 3164:2024 menetapkan persyaratan mutu, pengkelasan, ukuran, pengemasan, dan pelabelan buah mangga (Mangifera indica L.) yang dipasarkan untuk konsumsi segar.

Dalam SNI ini, mangga diklasifikasikan menjadi 3 kelas mutu, yaitu:
👑 Kelas Super — sesuai karakteristik varietas dan bebas dari kerusakan.
⭐ Kelas I — memiliki cacat kecil yang masih diperbolehkan dan tidak memengaruhi kualitas daging buah.
🌟 Kelas II — tidak memenuhi persyaratan kelas yang lebih tinggi, tetapi tetap memenuhi persyaratan umum dengan cacat kecil yang masih diperbolehkan.

Selain mutu, SNI 3164:2024 juga mengatur keseragaman ukuran berdasarkan bobot per buah, sehingga mangga yang dipasarkan dapat memiliki kualitas dan ukuran yang lebih seragam.

Yuk, kenali standar mutu buah agar semakin bijak memilih produk hortikultura berkualitas! 🥭✨

Pertanian Bekerja Sepenuh Hati
Mangga Hortikultura StandarMutu PertanianIndonesia

Mentan Amran Gandeng UNESA Kembangkan Kedelai, 56 Hektare Disiapkan Jadi Sentra Benih BerkualitasSurabaya – Menteri Pert...
13/08/2026

Mentan Amran Gandeng UNESA Kembangkan Kedelai, 56 Hektare Disiapkan Jadi Sentra Benih Berkualitas

Surabaya – Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menggandeng Universitas Negeri Surabaya (UNESA) untuk membangun basis produksi benih kedelai berkualitas di Jawa Timur. Sebanyak 56 hektare lahan milik UNESA akan ditanami kedelai dengan dukungan benih gratis dan alat mesin pertanian (alsintan) dari Kementerian Pertanian (Kementan), sementara seluruh hasil benihnya akan dibeli pemerintah untuk kemudian dibagikan kembali secara gratis kepada masyarakat.

Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi Mentan Amran menghubungkan kekuatan riset perguruan tinggi dengan produksi pertanian secara langsung. Komitmen itu ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Kementan dan UNESA di Surabaya, Rabu (12/8/2026).

“Kami ucapkan terima kasih kepada Pak Rektor, luar biasa. Kita langsung tanda tangan MoU dan kemudian kita tindak lanjuti untuk kedelai. UNESA punya lahan 56 hektare, kami berikan bibit gratis dan alat mesin pertanian, termasuk traktor roda empat,” kata Mentan Amran.

Mentan Amran menargetkan lahan tersebut mampu menghasilkan kedelai dengan produktivitas tinggi, minimal 3,5 ton per hektare dan diharapkan dapat mencapai 4 hingga 5 ton per hektare. Para dosen akan dilibatkan dalam budidaya dan penelitian sehingga kawasan tersebut sekaligus menjadi ruang untuk mengembangkan inovasi dan teknologi produksi kedelai.

Yang membedakan skema ini, Kementan tidak hanya memberikan dukungan pada tahap produksi. Pemerintah juga akan menjadi offtaker dengan membeli seluruh benih yang dihasilkan dari lahan 56 hektare tersebut. Benih itu selanjutnya akan disalurkan secara gratis untuk memperluas pengembangan kedelai di Jawa Timur.

“Kalau produksinya insya Allah bisa 4 ton, 5 ton, minimal 3,5 ton per hektare, semua benih dari 56 hektare kami beli. Offtaker-nya Kementerian Pertanian. Setelah itu kami berikan secara gratis kepada masyarakat Jawa Timur,” tegasnya.

Menurut Mentan Amran, pola tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat produksi kedelai nasional secara berkelanjutan. Perguruan tinggi didorong tidak hanya menghasilkan penelitian, tetapi juga membawa inovasinya sampai pada tahap produksi sehingga dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Kita terus mengembangkan kedelai karena Bapak Presiden Prabowo meminta kita untuk selalu memperkuat kedelai. Kemudian untuk perguruan tinggi yang aktif, kita bagi sesuai dengan komoditas dan kemampuan masing-masing,” ungkapnya.

Kolaborasi dengan UNESA merupakan bagian dari skema yang lebih luas untuk melibatkan perguruan tinggi dalam pengembangan komoditas strategis. Kementan sebelumnya juga mengembangkan kerja sama dengan sejumlah kampus berdasarkan kompetensi dan potensi masing-masing.

Skema tersebut merupakan tindak lanjut sinergi Kementan dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Mentan Amran membuka kesempatan bagi perguruan tinggi lain untuk bekerja sama dalam pengembangan komoditas maupun teknologi dan peralatan pertanian.

“Kami sudah MoU dengan Pak Mendiktisaintek. Siapa yang berminat pada komoditas pertanian, termasuk peralatan pertanian, itu bisa langsung MoU dengan kita. Daripada membeli produk-produk dari luar negeri, kita harus bangga dengan produk-produk perguruan tinggi kita sendiri,” tegasnya.

Mentan Amran menyebut kolaborasi tersebut sebagai implementasi nyata konsep triple helix, dengan pemerintah memberikan dukungan kebijakan, akademisi menghasilkan inovasi dan teknologi, sementara dunia usaha menjadi penggerak kegiatan ekonomi.

“Kalau triple helix dijalankan dengan baik, pemerintah sebagai regulator, industri sebagai pengusaha, kemudian akademisi menciptakan inovasi baru, negara ini kuat. Sangat kuat,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Mentan Amran memberikan combine harvester kepada Hasan, salah satu mahasiswa yang diwisuda. Ia berharap alsintan tersebut tidak sekadar menjadi sarana praktik, tetapi dikelola secara produktif memperoleh pengalaman langsung menjadi wirausaha pertanian.

“Kita berharap dia menjadi pengusaha yang tangguh. Insya Allah kami berikan combine. Pendapatannya bisa minimal Rp2 juta per hari. Kalau Rp2 juta, berarti Rp60 juta per bulan. Itu bahkan lebih tinggi dari gaji menteri yang sekitar Rp19 juta,” ujarnya.

Menurut Mentan Amran, pendekatan tersebut penting untuk mengubah wajah pertanian dari sektor yang identik dengan pekerjaan manual menjadi sektor usaha modern yang produktif dan menarik bagi generasi muda. Dukungan alsintan akan dibarengi pembinaan agar mahasiswa mampu mengelolanya sebagai unit usaha.

Modernisasi juga menjadi kunci untuk mengejar produktivitas yang lebih tinggi dengan biaya yang semakin efisien. Mekanisasi memungkinkan proses pengolahan tanah, penanaman hingga panen dilakukan lebih cepat sehingga petani memiliki peluang meningkatkan intensitas pertanaman.

“Pertanian modern adalah semua alat pengolahan tanah menggunakan alat dan mesin pertanian. Tujuannya apa? Planting index naik dari satu kali menjadi tiga kali, produktivitas juga naik, dan biaya bisa turun sampai 60 persen. Itulah pertanian modern,” tegas Mentan Amran.

Melalui kolaborasi tersebut, Mentan Amran ingin kekuatan akademik perguruan tinggi tidak berhenti di laboratorium dan ruang kuliah. Lahan, riset, teknologi, dosen, dan mahasiswa didorong masuk dalam ekosistem produksi pertanian sehingga inovasi kampus dapat langsung menjawab kebutuhan pangan nasional.

Pastikan Jaringan Irigasi Berfungsi, BRMP Banten Gelar Monev JIT   Serang, 12/8/2026 — Balai Besar Penerapan Modernisasi...
13/08/2026

Pastikan Jaringan Irigasi Berfungsi, BRMP Banten Gelar Monev JIT



Serang, 12/8/2026 — Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Banten melaksanakan Monitoring dan Evaluasi Kegiatan Pemeliharaan Jaringan Irigasi Tersier di wilayah Kecamatan Kasemen, Kota Serang. Kegiatan ini bertujuan memastikan jaringan irigasi dapat berfungsi secara optimal dalam memenuhi kebutuhan air pertanian sekaligus mendukung percepatan Luas Tambah Tanam (LTT).

Kegiatan dipimpin oleh Plt. Kepala BRMP Banten, Andry Polos, S.Kom., M. Si., bersama tim. Turut hadir Kepala Bidang Pertanian dan Penyuluhan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Serang, Irwin Sopyanudin, S. Pt., beserta tim, serta Koordinator Penyuluh dan penyuluh pertanian Kecamatan Kasemen.

Monitoring dilakukan dengan mengunjungi dua kelompok tani penerima manfaat pemeliharaan jaringan irigasi tersier. Pertama, Kelompok Tani Sembada dengan luas area layanan irigasi mencapai 12 hektare. Selanjutnya, tim meninjau Kelompok Tani Tunas Alam yang memiliki luas area layanan irigasi sebesar 12 hektare.

Secara keseluruhan, kegiatan pemeliharaan mencakup 295 meter panjang saluran irigasi. Pemeliharaan jaringan ini diharapkan mampu meningkatkan fungsi layanan irigasi sehingga distribusi air ke lahan pertanian dapat berjalan lebih optimal.

BRMP Banten terus mendorong pengawalan terhadap infrastruktur pertanian, termasuk jaringan irigasi tersier, sebagai bagian dari upaya mendukung keberlanjutan produksi pangan. Ketersediaan dan kelancaran distribusi air menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga pertanaman serta mempercepat peningkatan luas tambah tanam.

Melalui sinergi antara BRMP Banten, pemerintah daerah, penyuluh, dan kelompok tani, pemanfaatan jaringan irigasi diharapkan dapat dikelola dan dipelihara secara berkelanjutan sehingga memberikan manfaat optimal bagi petani serta mendukung pencapaian swasembada pangan nasional.

BRMP Banten Dampingi Tanam Perdana PM-ASS di Kecamatan Kopo - Serang    Serang, Agustus 2026.  BRMP Banten dampingi pela...
12/08/2026

BRMP Banten Dampingi Tanam Perdana PM-ASS di Kecamatan Kopo - Serang



Serang, Agustus 2026. BRMP Banten dampingi pelaksanaan tanam perdana PM-AAS di Kec. Kopo Kab. Serang. Pertanian Modern – Advanced Agricultural System merupakan inovasi modernisasi budidaya padi dengan pendekatan peningkatan populasi tanaman, penggunaan alat mesin pertanian, efisiensi sumberdaya air dan efisiensi tenaga kerja guna peningkatan produktivitas padi.

Tanam perdana PM-AAS dilaksanakan Kelompok Tani Setia Tani Desa Babakan dengan dihadiri tim BRMP Banten, katimker penyuluhan Kabupaten Serang beserta tim, Camat Kopo, Babinsa, Kepala Desa Babakan, PPL, anggota KTNA dan beberapa perwakilan kelompok tani dari Desa Babakan.

Tanam perdana dilakukan menggunakan benih Inpari 32, alat tanam benih langsung drum seeder yang dibuat kelompok tani Setia Tani secara partisipasif.

Kegiatan tanam perdana direspon petani dengan positif dan antusias mengingat PM-AAS merupakan solusi dalam tanam padi disaat tenaga kerja tanam yang saat ini sulit diperoleh karena secara kualitas dan kuantitas buruh tani saat ini semakin berkurang.

Petani berencana menerapkan pendekatan PM-AAS ini pada lokasi lain dan pada musim berikutnya. Pendampingan program PM-AAS akan terus dilaksanakan oleh BRMP Banten bersama penyuluh guna peningkatan produksi dan produktivitas padi khususnya di Provinsi Banten.

Realisasi Anggaran BRMP Banten Semester I Tahun 2026    🌾Transparansi dan akuntabilitas menjadi bagian penting dalam mew...
12/08/2026

Realisasi Anggaran BRMP Banten Semester I Tahun 2026

🌾

Transparansi dan akuntabilitas menjadi bagian penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik.

Simak informasi Realisasi Anggaran BRMP Banten Semester I Tahun 2026 sebagai bentuk keterbukaan informasi publik dan pertanggungjawaban dalam pelaksanaan anggaran.

Mari bersama mengawal pengelolaan anggaran yang transparan, akuntabel, efektif, dan tepat sasaran.

Akuntabilitas SemesterI2026

Address

Jalan Ciptayasa KM. 01 CIRUAS
Ciruas

Opening Hours

Monday 07:30 - 16:00
Tuesday 07:30 - 16:00
Wednesday 07:30 - 16:00
Thursday 07:30 - 16:00
Friday 07:30 - 16:30

Telephone

+62254281055

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when BRMP Banten posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to BRMP Banten:

Shortcuts

Share