14/06/2026
Kolaborasi Strategis: Kepala BRMP Ajak KAMMI Wujudkan Swasembada Pangan Berkelanjutan
Serang, 13/06/2026โ Kepala Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Kementerian Pertanian, Prof. Dr. Ir. Fadjry Djufry, M.Si., GRCE mengajak Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) dapat berkolaborasi dan berperan secara strategis dalam mewujudkan swasembada pangan berkelanjutan. Hal itu diungkapkan dalam Rapimnas II KAMMI yang berlangsung di Aula Pendopo Gubernur Banten, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B).
Keterlibatan KAMMI dapat menjadi motor penggerak bagi pemuda di seluruh Indonesia sebagai entrepreneur sukses dalam mendukung keberlanjutan pembangunan pertanian di Indonesia.
Dalam acara tersebut, Prof. Fadjry Djufry yang mewakili kehadiran Menteri Pertanian juga menegaskan komitmen Kementerian Pertanian untuk mewujudkan Swasembada Pangan Berkelanjutan. Prof. Fadjry Djufry menyampaikan pidato bertajuk โMengawal Keberlanjutan Swasembada Pangan Melalui Teknologi dan Inovasi Pertanian.โ Dalam pidatonya menegaskan bahwa swasembada pangan merupakan agenda strategis nasional yang memerlukan dukungan seluruh elemen bangsa. Disampaikan bahwa di bawah arahan Presiden Republik Indonesia dan Menteri Pertanian, Indonesia berhasil mewujudkan swasembada beras yang semula ditargetkan tercapai dalam waktu empat tahun, namun berhasil direalisasikan hanya dalam satu tahun. Keberhasilan tersebut ditandai dengan peningkatan produksi beras nasional menjadi 34,69 juta ton pada tahun 2025 atau naik 4,07 juta ton (13,29 persen) dibandingkan tahun sebelumnya. Berbagai tantangan seperti perubahan iklim, alih fungsi lahan, keterbatasan sumber daya, hingga regenerasi petani harus dijawab melalui penerapan teknologi, inovasi, dan modernisasi pertanian yang berkelanjutan.
Prof. Fadjry Djufry juga memaparkan berbagai langkah yang telah dan sedang dilakukan Kementerian Pertanian untuk meningkatkan produksi pangan nasional, mulai dari optimalisasi lahan, mekanisasi pertanian, penguatan perbenihan, pengembangan varietas unggul, hingga penerapan teknologi pertanian modern. "Keterlibatan generasi muda menjadi faktor penting dalam mendorong transformasi sektor pertanian menuju sistem yang lebih maju, efisien, dan berdaya saing", ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, Kepala BRMP didampingi oleh Plt. Kepala Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Banten, Andry Polos, S.Kom., M.Si bersama para Kapoksi. Kehadiran BRMP Banten merupakan bagian dari dukungan dan fasilitasi pelaksanaan tugas Kementerian Pertanian di daerah, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan berbagai elemen masyarakat dalam mendukung pembangunan pertanian.
Melalui forum Rapimnas II KAMMI ini, diharapkan lahir gagasan dan kolaborasi yang mampu mendorong percepatan pembangunan pertanian nasional. Sinergi antara pemerintah, mahasiswa, dan masyarakat menjadi modal penting dalam mewujudkan ketahanan pangan, swasembada pangan berkelanjutan, serta pertanian Indonesia yang maju, mandiri, dan modern.