13/12/2025
Ketua Harian Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Ahmad Ali, akhirnya memecah teka-teki soal sosok “Mister J” yang selama ini menjadi perbincangan publik. Dalam Rapat Koordinasi Wilayah PSI se-Maluku Utara, di Ternate, Jumat (28/11/2025), Ahmad Ali menyebut secara langsung bahwa “J” adalah Presiden Joko Widodo.
“Banyak yang bertanya siapa mister J? Ya sudah, jawab saja Pak Jokowi,” ujarnya di hadapan para kader, disambut riuh tepuk tangan peserta Rakorwil.
Pernyataan itu langsung memanaskan atmosfer politik internal PSI. Ali menegaskan bahwa keberadaan sosok Jokowi sebagai Ketua Dewan Pembina bukan sekadar simbol, tetapi bagian dari misi besar PSI: melahirkan pemimpin-pemimpin muda yang siap menjadi motor perubahan.
“PSI harus menghasilkan Jokowi-Jokowi muda. Pemimpin dari rakyat, untuk rakyat,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan generasi muda, terutama di Maluku Utara. Menurutnya, masa depan politik tidak boleh dibiarkan hanya diisi oleh figur yang itu-itu saja.
“Kalau anak muda tidak masuk politik, maka politik akan tetap dikuasai oleh yang lama. PSI ingin anak muda bangkit, mengambil ruang, dan memimpin,” katanya.
Ahmad Ali menegaskan bahwa Rakorwil PSI Maluku Utara bukan sekadar agenda rutin, melainkan batu loncatan menuju persiapan besar 2029. Bukan sekadar target elektoral, tetapi “misi generasi”.
“PSI ingin mencetak pemimpin muda yang berani, jujur, dan siap kerja untuk rakyat. Dan kami tidak akan mundur dari komitmen itu,” tegasnya.
Dengan terbukanya identitas “Mister J”, peta gerak PSI menuju 2029 dipastikan kian menarik untuk dipantau.