02/06/2020
Dampak Stay At Home, Jumlah Ibu Hamil di Kota Serang Meningkat
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Serang, Banten, M Ikbal menyebut, wajar angka kehamilan ibu di Ibu Kota Provinsi Banten meningkat. Hal itu, salah satunya karena faktor adanya himbauan pemerintah agar masayrakat stay at home atau tetap di rumah selama pandemi covid-19.
“Kalau dibilang kecenderungannya iya (naik) orang kan banyak di rumah tentu wajarlah,” sambungnya.
Namun, saat ditanya soal data angka kehamilan di Kota Serang, Ikbal mengaku belum melihat datanya. “Nanti kalau saya sudah punya data. Karena saya udah lama gak megang data-data itu,” imbuhnya.
Berkaitan dengan program Keluarga Berencana (KB) dengan kemungkinan naik angka kehamilan, menurut Ikbal, mestinya ada atau tidak ada pandemi covid-19, program pengendalian laju penduduk harus tetap berjalan.
“Tapi fenomenanya berbanding terbalik, jsutru ditengah pandemi covid-19 tingkat kehamilan bertambah, seperti di Jawa Timur. Kalau Kota Serang saya belum lihat kenaikannya,” ungkap Iqbal.
Ia juga berharap program KB tidak terganggu dengan adanya pandemi virus corona atau covid-19. “Walau bagaimanapun juga karena program KB itu meningkatkan mesejahteraan, maka tidak ada halangan seperti itu walapun dalam pandemi covid-19,” tandasnya.
Informasi yang dihimpun Redaksi24.com pada tahun 2019 dari total sebanyak 199.000 Pasangan Usia Subur (PUS) di Kota Serang, sebanyak 80 persen aktif menjadi peserta program KB. Sedangkan awal tahun 2020 dari total 1.500 alat kontrasepsi yang disediakan, baru sebanyak 100 alat yang terpakai.
Sumber : Redaksi24.com