Lapas Nirbaya Nusakambangan

Lapas Nirbaya Nusakambangan Akun resmi Lembaga Pemasyarakatan Terbuka Kelas IIB Nirbaya Nusakambangan

Cilacap — Salah satu produk unggulan hasil program pembinaan kemandirian, yaitu Es Krim Mocaf kembali mendapat respon po...
15/06/2026

Cilacap — Salah satu produk unggulan hasil program pembinaan kemandirian, yaitu Es Krim Mocaf kembali mendapat respon positif dari masyarakat. Es krim yang dibuat dari tepung mocaf (Modified Cassava Flour) yang diolah melalui proses produksi yang terarah dan berkelanjutan, Es Krim mocaf berhasil menjadi produk yang diminati masyarakat. Kali ini, Es Krim Mocaf menjadi favorit di kalangan para pensiunan yang baru saja mengikuti kegiatan senam pagi. Sabtu, (13/6).

Para peserta yang didominasi oleh para pensiunan tampak antusias membeli dan menikmati Es Krim Mocaf. Rasa yang lezat, tekstur yang lembut, serta sensasi menyegarkan menjadikan produk ini banyak diminati sebagai pelepas dahaga setelah berolahraga. Tidak sedikit peserta yang membeli lebih dari satu cup.

Tingginya minat para peserta senam menunjukkan bahwa produk hasil pembinaan kemandirian WBP mampu diterima dengan baik oleh masyarakat. Selain memberikan keterampilan produksi dan pemasaran kepada warga binaan, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memperkenalkan hasil karya warga binaan yang berkualitas dan memiliki nilai ekonomi.

Kepala Lapas Kelas IIB Nirbaya, Helmi Najih, menyampaikan apresiasinya atas respon positif masyarakat terhadap produk Es Krim Mocaf. Menurutnya, keberhasilan pemasaran produk tersebut menjadi bukti nyata bahwa program pembinaan kemandirian yang dijalankan mampu menghasilkan produk yang berkualitas dan memiliki daya saing.

“Antusiasme para peserta senam, khususnya para pensiunan, menjadi motivasi bagi kami untuk terus mengembangkan program pembinaan kemandirian. Es Krim Mocaf bukan hanya produk hasil karya warga binaan, tetapi juga wujud nyata pembinaan yang memberikan keterampilan dan pengalaman berwirausaha sebagai bekal ketika mereka kembali ke masyarakat,” ujar Kalapas.

Cilacap — Jalan Sehat Jadi Momentum Pengamatan Lingkungan Lapas NirbayaJajaran pegawai Lapas Nirbaya Nusakambangan melak...
15/06/2026

Cilacap — Jalan Sehat Jadi Momentum Pengamatan Lingkungan Lapas Nirbaya

Jajaran pegawai Lapas Nirbaya Nusakambangan melaksanakan kegiatan jalan sehat dengan rute mengelilingi area lingkungan lapas. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk menjaga kebugaran dan kesehatan fisik pegawai, tetapi juga menjadi sarana untuk melakukan pengamatan secara langsung terhadap kondisi lingkungan serta sarana dan prasarana yang ada di sekitar lapas. Sabtu, (13/6).

Selain sebagai bentuk pengamatan lapangan, kegiatan ini juga menjadi wadah komunikasi yang lebih santai antarsesama pegawai. Berbagai masukan di lapangan didiskusikan secara langsung guna mendukung terciptanya lingkungan kerja yang aman, tertib, bersih, dan kondusif bagi pelaksanaan tugas pemasyarakatan.

Kepala Lapas Kelas IIB Nirbaya Nusakambangan, Helmi Najih, menegaskan bahwa kegiatan jalan sehat merupakan salah satu cara untuk memastikan kondisi lapas tetap terpantau dengan baik sekaligus membangun kepedulian seluruh pegawai terhadap lingkungan kerja.

“Melalui jalan sehat ini, kita tidak hanya menjaga kesehatan dan kebugaran fisik setiap pagi, tetapi juga memastikan setiap sudut lingkungan lapas berada dalam kondisi yang baik, aman, dan tertata. Pengamatan yang dilakukan secara langsung di lapangan menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan serta mendukung pelaksanaan tugas pemasyarakatan yang optimal,” ujar Kalapas.

Melalui kegiatan jalan sehat ini, diharapkan seluruh pegawai semakin peduli terhadap kondisi lingkungan kerja sekaligus memperkuat sinergi dalam menjaga dan meningkatkan kualitas sarana serta fasilitas yang ada. Dengan lingkungan yang terawat dan pengawasan yang dilakukan secara berkelanjutan, Lapas Nirbaya Nusakambangan terus berupaya mewujudkan tata kelola pemasyarakatan yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan yang prima.

Cilacap — Lapas Nirbaya Nusakambangan kembali menunjukkan keberhasilan program pembinaan kemandirian di bidang pertanian...
15/06/2026

Cilacap — Lapas Nirbaya Nusakambangan kembali menunjukkan keberhasilan program pembinaan kemandirian di bidang pertanian melalui kegiatan panen sawi yang dilaksanakan di area pertanian lapas. Hasil panen tersebut merupakan hasil dari kerja keras dan ketekunan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang secara aktif mengikuti pembinaan pertanian di bawah pendampingan petugas. Sabtu, (13/6).

Program budidaya sawi ini menjadi salah satu bentuk pembinaan yang bertujuan untuk memberikan keterampilan bertanam kepada WBP sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan lahan yang tersedia di lingkungan lapas. Dimulai dari proses pengolahan lahan, penyemaian benih, pemeliharaan tanaman, hingga panen, seluruh tahapan dilakukan secara terencana dan berkesinambungan sehingga menghasilkan tanaman sawi yang tumbuh subur dan siap dipanen.

Kepala Lapas Kelas IIB Nirbaya Nusakambangan, Helmi Najih, menyampaikan bahwa keberhasilan panen ini merupakan bukti nyata bahwa program pembinaan kemandirian dapat berjalan dengan baik apabila dilaksanakan secara konsisten dan didukung oleh seluruh pihak terkait.

“Panen sawi ini tidak hanya menghasilkan produk pertanian yang bernilai ekonomis, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran bagi warga binaan untuk memperoleh keterampilan yang dapat dimanfaatkan setelah kembali ke masyarakat. Kami akan terus mengembangkan program pembinaan pertanian agar semakin produktif dan memberikan manfaat yang lebih luas,” ujar Kalapas.

Selain mendukung program ketahanan pangan, hasil panen sawi juga memberikan nilai tambah bagi kegiatan pembinaan di lapas. Keberhasilan ini diharapkan dapat memotivasi WBP untuk terus mengembangkan kemampuan, menumbuhkan etos kerja yang positif, serta membangun kemandirian sebagai bekal dalam menjalani kehidupan yang lebih baik setelah menyelesaikan masa pidana.

Lapas Nirbaya Nusakambangan menggelar kegiatan Coffee Morning bertajuk “SRUPUT PAGI” (Sarasehan Rutin untuk Penguatan Ti...
12/06/2026

Lapas Nirbaya Nusakambangan menggelar kegiatan Coffee Morning bertajuk “SRUPUT PAGI” (Sarasehan Rutin untuk Penguatan Tim) yang dilaksanakan di pagi hari dan dihadiri oleh hampir seluruh pegawai sebagai sarana penguatan kinerja sekaligus evaluasi pelaksanaan tugas organisasi. Kegiatan ini menjadi momentum untuk meninjau capaian pekerjaan, mengidentifikasi kendala yang dihadapi, serta merumuskan langkah-langkah perbaikan guna meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan, Kamis (11/6).

Kegiatan SRUPUT PAGI dimanfaatkan sebagai forum komunikasi dan koordinasi untuk melakukan peninjauan terhadap pelaksanaan program kerja serta tugas pada masing-masing bidang. Melalui suasana diskusi yang terbuka dan konstruktif, para pegawai menyampaikan berbagai masukan, ide, dan solusi guna mengoptimalkan pencapaian target kinerja serta meningkatkan kualitas pelaksanaan pekerjaan.

Kepala Lapas Kelas IIB Nirbaya Nusakambangan, Helmi Najih, menyampaikan bahwa pelaksanaan SRUPUT PAGI merupakan bagian penting dalam membangun budaya kerja yang profesional, kolaboratif, dan berorientasi pada hasil. Menurutnya, setiap pegawai memiliki peran strategis dalam mendukung keberhasilan organisasi sehingga diperlukan komunikasi, koordinasi, dan sinergi yang baik antarbidang.

“Melalui SRUPUT PAGI ini kita dapat bersama-sama mengevaluasi pekerjaan yang telah dilaksanakan, mengidentifikasi kekurangan yang masih ada, serta menyusun langkah perbaikan ke depan. Saya berharap seluruh pegawai terus menjaga komitmen, disiplin, dan semangat kerja untuk memberikan kinerja terbaik bagi organisasi,” ujar Kalapas.

Melalui kegiatan ini diharapkan terbangun sinergi yang semakin kuat antarpegawai sehingga pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan dapat berjalan lebih optimal, efektif, dan selaras dengan target organisasi yang telah ditetapkan.

Tingginya kualitas dan konsistensi produksi telur ayam Nirbaya menjadikan produk hasil pembinaan ini semakin diminati ol...
12/06/2026

Tingginya kualitas dan konsistensi produksi telur ayam Nirbaya menjadikan produk hasil pembinaan ini semakin diminati oleh masyarakat. Permintaan yang terus meningkat datang dari berbagai kalangan, mulai dari pedagang, pelaku UMKM, hingga konsumen rumah tangga yang tersebar di wilayah Cilacap dan sekitarnya. Kondisi tersebut berdampak pada intensitas distribusi yang semakin tinggi, di mana pengiriman pesanan kini dilakukan hampir setiap hari guna memenuhi kebutuhan pelanggan yang terus bertambah. Kamis, (11/6).

Kepercayaan masyarakat terhadap telur ayam Nirbaya tidak terlepas dari komitmen dalam menjaga kualitas produksi. Melalui pengelolaan peternakan yang terencana, pemberian pakan yang teratur, serta pemeliharaan kesehatan ternak secara berkelanjutan, hasil produksi mampu memenuhi standar kualitas yang diharapkan konsumen.

Dalam pelaksanaannya, warga binaan dilibatkan secara aktif dalam berbagai tahapan pengelolaan peternakan, mulai dari perawatan ayam, pengelolaan kandang, pengumpulan hasil produksi, hingga proses distribusi. Keterlibatan tersebut memberikan pengalaman kerja nyata sekaligus membekali mereka dengan keterampilan praktis di bidang peternakan yang dapat menjadi bekal produktif setelah kembali ke tengah masyarakat.

Kepala Lapas Kelas IIB Nirbaya Nusakambangan, Helmi Najih, menyampaikan bahwa meningkatnya permintaan telur ayam merupakan indikator positif bahwa program pembinaan yang dijalankan mampu menghasilkan produk yang berkualitas.

“Kami berkomitmen untuk terus menjaga kualitas produksi sekaligus meningkatkan keterampilan warga binaan melalui program pembinaan kemandirian yang produktif. Keberhasilan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus mengembangkan berbagai program pembinaan yang tidak hanya berorientasi pada hasil produksi, tetapi juga pada pembentukan kompetensi dan kemandirian warga binaan,” ujarnya.

Pemanfaatan lahan produktif terus menjadi fokus Lapas Nirbaya Nusakambangan dalam mendukung program pembinaan kemandiria...
12/06/2026

Pemanfaatan lahan produktif terus menjadi fokus Lapas Nirbaya Nusakambangan dalam mendukung program pembinaan kemandirian, khususnya dalam bidang pertanian. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menyiapkan lahan untuk budidaya kacang panjang dan cabai yang dikerjakan oleh WBP yang didampingi petugas pembinaan pada sejumlah titik di area blok hunian dan lahan luar lapas. Kamis, (11/6).

Proses persiapan lahan diawali dengan pembersihan area, pengolahan tanah, pembuatan bedengan, hingga pemasangan sarana pendukung budidaya. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bagian dari pembelajaran praktik pertanian yang berkelanjutan. Pemilihan komoditas kacang panjang dan cabai didasarkan pada nilai ekonomis yang baik serta kemudahan dalam perawatan dan pengelolaannya.

Kalapas Kelas IIB Nirbaya Nusakambangan, Helmi Najih, menyampaikan bahwa pemanfaatan lahan produktif merupakan salah satu bentuk nyata pembinaan yang tidak hanya memberikan keterampilan kerja kepada WBP, tetapi juga mendukung ketahanan pangan dan produktivitas lahan di lapas.

“Melalui kegiatan pertanian ini, kami ingin memberikan bekal keterampilan yang bermanfaat bagi warga binaan sekaligus mengoptimalkan setiap potensi lahan yang ada di lingkungan lapas. Harapannya, hasil yang diperoleh nantinya dapat memberikan nilai tambah serta mendukung program pembinaan yang berkelanjutan,” ujar Kalapas.

Kegiatan pelatihan kerja sekaligus produksi di Balai Latihan Kerja (BLK) Konveksi Nusakambangan terus menunjukkan perkem...
12/06/2026

Kegiatan pelatihan kerja sekaligus produksi di Balai Latihan Kerja (BLK) Konveksi Nusakambangan terus menunjukkan perkembangan yang positif. Sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian warga binaan, saat ini BLK Konveksi telah mengoperasikan dua line produksi yang secara aktif mengerjakan pembuatan pakaian dinas (DIS). Rabu, (10/6).

Keberadaan dua line produksi tersebut menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kapasitas produksi sekaligus memberikan pengalaman kerja yang lebih nyata bagi warga binaan yang mengikuti pelatihan keterampilan konveksi. Setiap line produksi mampu menghasilkan rata-rata 100 potong pakaian dinas setiap harinya, sehingga total produksi harian mencapai sekitar 200 potong melalui sistem kerja yang terorganisir.

Saat ini, sejumlah pesanan telah diterima dari beberapa lembaga pemasyarakatan dan rumah tahanan negara di wilayah Jawa Tengah. Tingginya minat terhadap produk yang dihasilkan menunjukkan bahwa kualitas pakaian dinas produksi BLK Konveksi Nusakambangan mampu memenuhi standar kebutuhan serta mendapat kepercayaan dari berbagai satuan kerja.

Kepala Lapas Kelas IIB Nirbaya Nusakambangan, Helmi Najih, menyampaikan bahwa pengembangan BLK Konveksi merupakan salah satu bagian dari komitmen lapas dalam menciptakan program pembinaan yang produktif dan berkelanjutan.

“Kami ingin membuktikan bahwa program pembinaan di Lapas mampu menghasilkan produk yang berkualitas dan memiliki daya saing. Keberhasilan dua line produksi yang kini aktif berjalan menunjukkan bahwa warga binaan memiliki potensi besar untuk berkembang apabila diberikan pelatihan dan kesempatan yang tepat,” ujar Kalapas.

Untuk meningkatkan keterampilan kerja dan mendukung program pembinaan kemandirian, Warga Binaan Lapas Kelas IIB Nirbaya ...
10/06/2026

Untuk meningkatkan keterampilan kerja dan mendukung program pembinaan kemandirian, Warga Binaan Lapas Kelas IIB Nirbaya Nusakambangan melaksanakan kegiatan pembuatan rak fungsional yang akan digunakan untuk menunjang kebutuhan Koperasi Lapas. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pembinaan keterampilan pertukangan yang bertujuan membekali WBP dengan kompetensi kerja yang bermanfaat sebagai bekal setelah kembali ke masyarakat. Senin, (8/6).

Proses pembuatan rak dilakukan oleh WBP yang tergabung dalam program pembinaan kerja di bawah bimbingan dan pengawasan petugas. Mulai dari tahap pengukuran, pemotongan bahan, perakitan hingga tahap penyelesaian akhir, seluruh proses dikerjakan dengan penuh ketelitian dan tanggung jawab. Selain menghasilkan produk yang memiliki nilai guna, kegiatan ini juga menjadi sarana bagi WBP untuk mengasah keterampilan teknis serta menumbuhkan etos kerja yang positif.

Kepala Lapas Kelas IIB Nirbaya, Helmi Najih, menyampaikan bahwa pembinaan kemandirian melalui kegiatan pertukangan merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan kapasitas dan produktivitas warga binaan selama menjalani masa pembinaan.

"Pembuatan rak untuk keperluan koperasi ini merupakan bagian dari pembinaan keterampilan kerja yang kami berikan kepada warga binaan. Melalui kegiatan ini, mereka tidak hanya menghasilkan karya yang bermanfaat, tetapi juga memperoleh pengalaman dan kemampuan yang dapat menjadi modal untuk membangun kehidupan yang lebih baik setelah bebas nanti," ujar Kalapas.

Selain mendukung kebutuhan sarana koperasi, kegiatan ini juga menjadi wadah bagi WBP untuk mengembangkan kreativitas, kedisiplinan, serta kemampuan bekerja sama dalam menyelesaikan suatu pekerjaan. Hasil karya yang dihasilkan menunjukkan bahwa warga binaan mampu berkarya secara produktif dan memberikan kontribusi positif bagi lingkungan lapas.

Suasana hangat dan kebersamaan mewarnai layanan kunjungan di Lapas Nirbaya Nusakambangan. Kunjungan keluarga yang berlan...
10/06/2026

Suasana hangat dan kebersamaan mewarnai layanan kunjungan di Lapas Nirbaya Nusakambangan. Kunjungan keluarga yang berlangsung tertib dan lancar tersebut menjadi momen berharga bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) untuk melepas rindu sekaligus mempererat hubungan dengan keluarga yang selama ini menjadi sumber dukungan dan semangat dalam menjalani masa pembinaan. Senin, (8/6).

Sejak pagi hari, keluarga WBP telah hadir untuk mengikuti prosedur kunjungan yang telah ditetapkan. Dengan pelayanan yang humanis dan mengedepankan aspek keamanan, para pengunjung dapat bertemu dan berinteraksi dengan anggota keluarga mereka dalam suasana yang nyaman dan penuh keakraban.

Momen pertemuan tersebut dimanfaatkan oleh para WBP untuk berbagi kabar, bertukar cerita, serta memperkuat ikatan emosional dengan keluarga. Kehadiran orang-orang terdekat menjadi motivasi tersendiri bagi WBP untuk terus mengikuti program pembinaan dengan baik dan mempersiapkan diri kembali ke tengah masyarakat.

Kepala Lapas Kelas IIB Nirbaya, Helmi Najih, menyampaikan bahwa kunjungan keluarga memiliki peran penting dalam mendukung proses pembinaan warga binaan. Menurutnya, dukungan moral dari keluarga dapat memberikan semangat positif dan membantu WBP mempertahankan komitmennya untuk menjadi pribadi yang lebih baik.

"Keluarga merupakan salah satu faktor penting dalam keberhasilan pembinaan. Melalui kunjungan ini, hubungan antara warga binaan dan keluarganya tetap terjaga sehingga dapat menjadi sumber motivasi bagi mereka untuk terus memperbaiki diri dan menjalani masa pembinaan dengan baik," ujar Kalapas.

Lapas Kelas IIB Nirbaya terus berinovasi dalam mendukung program ketahanan pangan melalui pengolahan tepung Modified Cas...
10/06/2026

Lapas Kelas IIB Nirbaya terus berinovasi dalam mendukung program ketahanan pangan melalui pengolahan tepung Modified Cassava Flour (Mocaf) menjadi berbagai produk bernilai tambah. Salah satu produk yang saat ini dikembangkan adalah kukis mocaf yang diproduksi melalui kegiatan pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Senin, (8/6).

Proses pembuatan kukis mocaf dilaksanakan di area kegiatan kerja Lapas Nirbaya dengan melibatkan WBP yang telah mendapatkan pelatihan keterampilan pengolahan pangan. Mulai dari proses pencampuran bahan, pembentukan adonan, hingga pemanggangan dilakukan secara teliti dengan memperhatikan standar kebersihan dan kualitas produk.

Kepala Lapas Kelas IIB Nirbaya, Helmi Najih, menyampaikan bahwa pengembangan kukis mocaf merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan nilai ekonomis hasil ketahanan pangan sekaligus membekali WBP dengan keterampilan yang dapat dimanfaatkan setelah kembali ke masyarakat.

"Pembuatan kukis mocaf ini tidak hanya menjadi bagian dari program ketahanan pangan, tetapi juga sarana pembinaan kemandirian bagi warga binaan. Kami berharap keterampilan yang diperoleh dapat menjadi bekal produktif setelah mereka menyelesaikan masa pidana," ujar Kalapas.

Selain memanfaatkan tepung mocaf hasil produksi sendiri, kegiatan ini juga menjadi bentuk dukungan terhadap diversifikasi pangan lokal yang lebih sehat dan bernilai jual. Kukis mocaf yang dihasilkan memiliki cita rasa khas, tekstur renyah, serta menjadi salah satu produk unggulan yang terus dikembangkan oleh Lapas Nirbaya.

Address

Pulau Nusakambangan
Cilacap Regency
53213

Opening Hours

Monday 08:00 - 15:00
Tuesday 08:00 - 15:00
Wednesday 08:00 - 15:00
Thursday 08:00 - 15:00
Friday 08:00 - 13:00
Saturday 08:00 - 13:30

Telephone

+6285156034592

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Lapas Nirbaya Nusakambangan posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to Lapas Nirbaya Nusakambangan:

Share