14/08/2016
::Rhoma Irama, Minuman Keras dan Narkoba::
Jauh sebelum BNN dibentuk pemerintah, bang Haji Rhoma Irama telah mengingatkan kita untuk mengantisipasi bahaya masa depan dari minuman keras dan narkoba bagi generasi muda lewat dakwah melalui lagu. Pada tahun 1997, bang Haji Rhoma Irama merilis sebuah lagu tentang keprihatinannya terhadap generasi muda Indonesia yang mengkonsumsi minuman keras dan narkotika. Lagu berjudul Mirasantika ini adalah salah satu cara Rhoma Irama mengingatkan generasi muda akan bahaya mengkonsumsi minuman keras dan narkoba. Lalu Mirasantika ini kerap disenandungkan masyarakat untuk saling mengingatkan.
Bahkan lagu Mirasantika ini juga tengah dipelajari dan menjadi rujukan sejumlah kampus di berbagai belahan dunia karena dianggap mampu mempengaruhi karakter dan perilaku manusia. Ketertarikan kampus-kampus di dunia bermula dari karya bang Haji Rhoma Irama yang dinilai menggambarkan kenyataan dan tidak hanya sekedar lirik, tapi juga mampu mengubah karakter seseorang. Dijadikan masukan dan rujukan bagi para profesor dan kampus-kampus di dunia tentu menjadikan kebanggaan. Alasannya, lagu karya Rhoma memiliki makna yg mendalam terhadap perilaku manusia secara universal.
Kasus terakhir kita tahu hebohnya pesan terakhir Freddy Budiman gembong narkoba terhukum mati yang kemudian ditulis oleh Haris Azhary ketua Kontras lewat media sosial. Begitu menakutkannya peredaran narkoba ini dalam merusak generasi masa depan Indonesia. Mengingat jalur dakwah lewat lagu tak cukup kuat untuk membuat perubahan berarti terhadap bahaya minuman keras dan narkoba bagi generasi muda, maka perjuangan lewat jalur politik pun perlu dilakukan. Itulah salah satu tujuan utama partai Idaman dibentuk oleh bang Haji Rhoma Irama, yaitu menyampaikan pesan-pesan perubahan bagi generasi masa depan bangsa Indonesia kearah yang lebih baik lagi melalui gerakan politik. Mari dukung gerakan dakwah lewat politik ini bersama-sama dengan bergabung bersama partai Idaman untuk menciptakan Indonesia yang bebas dari minuman keras dan narkoba. Untuk menciptakan Indonesia Idaman dimasa depan.
Catatan:
Sejumlah buku dan literatur yang di dalamnya mengupas biografi lirik-lirik karya bang Haji Rhoma:
1. Broughton, Simon, and Mark Ellingham. 2000. Rough Guide to World Music; Volume 2: Latin and North America, the Caribbean, Asia and the Pacific .
2. Capwell, Charles. 2004. "The Music of Indonesia."
3. Manuel, Peter. 1988. Popular Musics of the Non-Western World .
4. Sutton, R. Anderson. 2002. "Asia/Indonesia." In Worlds of Music
5. Sweeney, Philip. 1991. The Virgin Directory of World Music.
6. Taylor, Timothy. 1997. Global Pop: World Music, World Markets
(made2016)