Wahyu Hidayat, S.H.

Wahyu Hidayat, S.H. Calon Anggota Dewan 2019 Orda Asal Kabupaten Pangandaran

Jadwal imsakiyah Ramadhan 1439 H
25/05/2018

Jadwal imsakiyah Ramadhan 1439 H

09/01/2018
08/01/2018

Analisa tepat SEWORD .. baik untuk diketahui masyarakat luas ..

*PDIP Hantam PKS! TB Hasanuddin-Anton Charliyan Singkirkan Ridwan Kamil*



PDIP dengan TB Hasanuddin dan Anton Charliyan membuang Ridwan Kamil. Dengan demikian cucu Presiden Jokowi harus bersabar. Jan Ethes musti menunggu 36 tahun lagi untuk menjadi Presiden RI. Gagal sudah pasangan Ridwan Kamil-Jan Ethes yang saya usung kemarin. Ridwan Kamil menggandeng Uu.Rontoknya Prabowo di Jawa Barat mulai hitung mundur.

Ridwan Kamil gagal mendapatkan dukungan dari PDIP. Deal di Tengku Umar adalah PDIP memasang calon sendiri. Siapa kalah saling mendukung untuk NKRI. Untuk menghadapi Pilkada Jabar, koalisi Jokowi membuat skenario persis seperti di Jawa Timur. Selain faktor strategi, catatan Ridwan Kamil juga mendapatkan sorotan dari Megawati.

Ridwan Kamil ini unik. Sejak dulu dia eksis di medsos. Namun di belakangnya dia adalah die hard pembagi bansos dan hibah untuk yayasan-yayasan yang terafiliasi dengan PKS. Mantap. Hasil kerjanya tidak ada yang jelas. Cuma lantai di jalanan.

Janji sejak 2014 mau bikin Skyline atau kereta gantung Bandung Lembang tidak berwujud sama sekali. Jangankan konstruksi bangunan, blue print saja tidak ada sama sekali. Nol besar. Kalau belakangan janji lagi bisa selesai 2019 itu omong kosong melompong. Rancangan belum ada mau dibangun apaan?

Ridwan Kamil ini manusia berideologi jelas. Kepentingan makan, minum, bekerja, sebagaimana umumnya manusia. Bagi NKRI rasanya kehebatannya jauh sekali dibandingkan dengan Dedi Mulyadi. Ridwan Kamil ini mental ideologinya mirip Deddy Mizwar dan Ahmad Heryawan.

Yang tampak di permukaan bukan yang sesungguhnya. Hedonisme menjadi matra dan mereka justru menjadi sapi perah para politikus di belakang mereka. Artinya, jika mengusung mereka dipastikan rakyat akan melongo dan tidak mendapatkan apa-apa, yang menang banyak partai pendukung malahan.

Ridwan Kamil, Deddy Mizwar, dan Ahmad Heryawan adalah potret maksimal opportunist. Mereka sesungguhnya adalah potret pas calon yang cocok untuk para politikus. Dengan mendudukkan mereka maka tinggal memetik buah yang ditanam. Maka tidak mengherankan kalau para politikus melirik mereka.

Lebih parah lagi para pemilih di Jawa Barat bukan di Pantura melihat Ridwan Kamil sebagai sukses. Sukses di medsos maksudnya. Ketika dikulik ke dalam kosong melompong. Coba saya tanya. Apa hasil kinerja Ridwan Kamil selain membagi hibah dan bansos??? Ora ono. Eunte aya naon-naon. Tidak ada apa-apanya.

Demikian p**a Ahmad Heryawan dan si yang ada badaknya. Mereka menjadi hamba sahaya dan budak pengurus dan politikus partai pengusung. Makanya mereka sukses karena militansi pendukung yang diuntungkan secara finansial oleh keduanya. Bagi musuh politik dan rakyat kebanyakan tidak mendapatkan manfaat apapun dari kekuasaan selama 2 periode. Apa hasil kerja mereka yang mencolok? Tidak ada.

Yang ada adalah skandal Bank BJB yang tidak dilanjutkan. Juga tentang sinyalemen kuat kongkalikong terkait out sourcing di lingkungan BJB dan aneka BUMD Jawa Barat yang terkait dengan PKS dan Ahmad Heryawan. Tentang Ridwan Kamil juga sinyalemen ini berlaku di level Kota Bandung. PKS sebagai pusat target kue pembangunan.

Nah melihat rekam jejak seperti itu, maka dengan secara frontal Megawati melakukan pemetaan politik. PKS berusaha masuk mengirimkan Ridwan Kamil ke PDIP – untuk menyusup. Seperti Deddy Mizwar yang selama ini menjadi mesin PKS yang kini berkiblat ke Demokrat, untuk melakukan hal yang sama yakni mengabdi ke partai politik – bukan rakyat atau publik.

Dalam perhitungan Megawati, masuknya TNI di Jabar harus dilawan dengan TNI p**a. Kalau perlu memasukkan Anton Charliyan sekaligus. TNI dan Polri melawan calon dari Gerindra. Pilhan yang sudah terbukti pro NKRI dan nasionalis sejati adalah TB Hasanuddin.

Dengan mengusung Jenderal (Purn) TNI TB Hasanuddin dan Jenderal Polisi Anton Charliyan, maka hancurlah upaya Gerindra untuk mendikotomikan dan membuat polarisasi. Cairlah di Jawa Barat. Politik identitas yang bakal diusung oleh Gerindra, PKS dan PAN hancur berantakan. Ini seperti langkah di Sumut dengan Djarot-Sihar.

Apalagi catatan TB Hasanuddin di Jawa Barat sangat mentereng. Anton pun dikenal memiliki jaringan pemuda dan masyarakat akar rumput yang kuat. Kini saatnya PDIP percaya diri mengangkat kadernya. Ini keputusan penting PDIP menunjuk tokoh kuat kalangan internal PDIP – untuk memompa semangat kader dan akar rumput PDIP.

Langkah PDIP ini merupakan manuver cerdas bersama NasDem, Golkar, dan PPP untuk menghancurkan kelompok Prabowo dan – sedikit SBY yang dikenal memiliki mesin uang tidak ada batas. Salut dengan kecerdasan PDIP. Proficiat Ibu Megawati. Demikian the Operators.

08/01/2018

PROFIL

CALON WAKIL GUBERNUR JAWA BARAT
PRIODE 2018-2023
PARTAI PENDUKUNG PDIP

▪CAWGUB

• NAMA: IRJEN. POL. DR. Drs. H. ANTON CHARLIYAN, M.P.K.N.
• TTL: TASIKMALAYA, JAWA BARAT, 29 NOVEMBER 1960
• UMUR : 57 Thn
• HOBBY: MELUKIS, MENULIS BUKU, MAIN SULING, NAIK SEPEDA.

- Mengusut kasus pembunuhan Marsinah, seorang buruh yang tewas secara misterius di Surabaya, Jawa Timur.

- Mengungkap penyeludupan mobil mewah jenis jaguar yang merugikan Negara, barang bukti 420 mobil jaguar.

- Di Anugerahi Pin Emas dari DPRD dan Masyarakat Wajo karena Integritas dan pengabdian kepada masyarakat.

- Menangani kasus pembunuhan Tokoh Pegiat HAM Munir Said Thalib, mulai dari memeriksa sejumlah direksi PT Garuda Indonesia hingga pilot senior Airbus 330, Pollycarpus Budihari Priyanto.

- Bersama masyarakat membangun Tugu Kujang Pusaka dikaampung Naga sebagai lambang daerah Jabar

- Membangun Gong perdamaian dunia dipetilasan keraton galuh Ciamis sebagai simbolisasi bahwa tugas kepolisian untuk menciptakan kedamaian.

- Mendeklarasikan Indonesia Nasional Spirit bahwa mensinergikan nilai-nilai Nasionalis, Religius, Agamais dan Kepudlian Sosial.

- Meluncurkan tulisan Al-Quran terbesar di Dunia, terbuat dari kulit 17 x 8m, di Universitas Pendidikan Indonesia Bandung - Jawa Barat.

- Pelopor pencetus ide perubahan mindset dan cultureset yang diimplementasikan dengan dibuatkannya buku pedoman pelatihan revolusi mental diseluruh Polda Se-Indonesia.

- Penggagas Polisi Santi, membemtuk anggota polisi agar memahami ajaran Islam secara mendalamgar, untuk bekal berdakwah di lingkungannya sebagai imam, khatib, pengajian dan yang lainnya.

- Penggagas Sawala Kebangsaan Indonesian National Spirit di Tatar Sunda, yang dihadiri Da’i Kamtibmas dari 22 Polres di Kota dan Kabupaten di Jawa Barat. Lomba yang diadakan adalah Tilawah Al Qur’an, Lomba Tausyiah, dan Lomba Karya Tulis Anti Hoax. Para Da’i Kamtibmas dapat menjadi mitra Polri bersama elemen bangsa lainnya untuk menjaga NKRI tetap utuh dalam bingkai persatuan dan persaudaraan.

- Penghargaan pemberian gelar KH, oleh Pondok Pesantre-Pondok Pesantren dan Ulama-Ulama di Jawa Barat karena sangat dekat dengan pondok pesantren dan sangat agamis sejak menjabat Kapolwil Priangan.

- Penggagas pemberian penghargaan Honorary Police kepada tokoh pemerintahan, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh budaya dan cendekiawan. Honorary Police merupakan bentuk penghormatan dan penghargaan tertinggi dari institusi Polri.

- Penulis Buku (Master Leadership, Setetes Embun, Misteri Tabir Kampung Naga, Budaya Sunda Land dll)

RIWAYAT PENDIDIKAN

- AKABRI (1984)
- PTIK (1988)
- SESPIM (1999)
- SESPATI XIII (2007)
- LEMHANAS PPSA (2013)

RIWAYAT JABATAN

- AKABRI 1984
- PA Star PTIK : 02–10–1988
- PAMA POLDA KALBAR : 01–07–1988
- KASAT SABHARA POLSRESTA PONTIANAK SELATAN POLDA KALBAR : 18–08–1988
- KAPOLSEKTA PONTIANAK SELATAN POLDA KALBAR : 15–12–1989
- KASAT SERSE POLRESTA PONTIANAK POLDA KALBAR : 19–10–1991
- KAPUSKODAL OPS POLRES SAMBAS POLDA KALBAR : 02–04–1992
- PA SPRIPIM POLDA KALBAR : 29–12–1992
- KASUBBAG EVADASI DIKMA BAG EVADASI DIKMATUK DITDIK POLRI : 01–03–1995
- KASUBBAG KATAN BAG KATPATMA SUBDIT DIAGA DIT MINPERS : 02–12–1997
- PS. KABAG DIAWAN/GASUS SUBDIT DALKAR DITMINPERS POLRI : 01–03–1998
- PAMEN MABES POLRI : 01–12–1998
- KABAG SERSE UM DIT SERSE POLDA JATIM : 01–05–1999
- GURU MADYA SECAPA LEMDIKLAT POLRI : 21–11–2000
- WAKA KORSIS SECARA LEMDIKLAT POLRI : 03–08–2001
- KAPOLRES WAJO POLWIL BONE POLDA SULSEL : 18–03–2002
- SESDIT SERSE POLDA METRO JAYA : 17–09–2002
- WADIR RESKRIMUM POLDA METRO JAYA : 25–02–2003
- PENYIDIK UTAMA DIT INTELKAM DAN TRANNAS BARESKRIM POLRI : 20–08–2004
- KANIT III DIT INTELKAM DAN TRANNAS BARESKRIM POLRI : 17–01–2006
- KAPOLWIL PRIANGAN POLDA JABAR : 16–03–2008
- WAKA POLDA KALTENG : 29–12–2009
- KAROBINDIKLAT LEMDIKPOL : 23–02–2012
- KADIV HUMAS POLRI : 05–03–2015
- KAPOLDA SULSEL : 14–04–2016
- KAPOLDA JABAR : 12–12–2016
- WAKALEMDIKLAT POLRI : 25-08-2017
- ANJAK UTAMA BIDANG SESPIMTI LEMDIKLAT POLRI 5-01-2018

TANDA JASA

- SL. DWIDJA SISTHA : 21/03/2014
- SL. KESETIAAN 8 TAHUN : 21/03/2014
- BINTANG BHAYANGKARA NARARYA :19/08/2014
- SL. KESETIAAN 16 TAHUN : 19/08/2014
- SL. KESETIAAN 24 TAHUN : 19/08/2014
- BINTANG BHAYANGKARA PRATAMA : 21/06/2016
- SL. KARYA BHAKTI

MERDEKA!!!
05/01/2018

MERDEKA!!!

Menyambut 2018 dengan penuh Harapan dan Kebahagiaan ~SalamSukses
02/01/2018

Menyambut 2018 dengan penuh Harapan dan Kebahagiaan ~SalamSukses

9 Desember 2015 Coblos Nomor 3
05/11/2015

9 Desember 2015 Coblos Nomor 3

Mari Pelajari dengan Seksama Visi Misi JIHAD Pasangan Nomor Urut 3
05/11/2015

Mari Pelajari dengan Seksama Visi Misi JIHAD Pasangan Nomor Urut 3

07/09/2015

Address

Jalan Merdeka No. 321 Kecamatan Pangandaran
Ciamis
46396

Telephone

082219000718

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Wahyu Hidayat, S.H. posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to Wahyu Hidayat, S.H.:

Share