03/09/2021
Assalamualaikum Warahmatullahi wabarakatuh...
Perubahan iklim telah menimbulkan
dampak pada penurunan produksi pangan, khususnya di Negara-Negara berkembang,
termasuk Indonesia. Krisis pangan dan iklim berada pada akar masalah yang sama, yakni sistem kapitalis memonopoli internasional yang mengeruk keuntungan serakah yang mencakup atas Kapital dan Provit. Sekarang kita akan diperkenalkan dengan KTT baru, UN-FSS. Apa yang di maksudkan UN-FSS?
Lantas apa dan bagaimana sikap dan tindakan kita sebagai mahasiswa merespon realitas yang mencekam saat ini?
Dalam rangka upaya aktif dari mahasiswa untuk merespon berbagai isu,
termasuk mengenai krisisi klim dan pangan, maka FMN BPR UNHAS Bersama dengan BEM FAPERTA UNHAS menilai penting untuk menyelenggarakan diskusi dengan mengangkat tema: *"Membedah Akar Krisis Iklim dan Pangan di Indonesia Serta Respon Rakyat Terhadap KTT UN-FSS"*
Materi 1: Krisis iklim dan pangan dunia serta rekomendasi solusi dari
akademisi/ilmuan
👤 *Prof. Dr. Kaimuddin M. S.(Akademisi UNHAS)*
Materi 2: Dampak Perampasan dan monopoli tanah serta praktek pertanian terbelakang terhadap krisisi klim dan pangan
👤 *Rudi Tahas (AGRA Bulukumba)*
Materi 3: Latar belakang rencana KTT PBB tentang UN FSS dan Respon Rakyat
terhadap UNFSS
👤 *Kurniawan Sabar (Direktur INDIES)*
Moderator:
📌Afni Afifa
☎️ 082352265611
(FMN BPR UNHAS)
🗓️ Sabtu, 4 September 2021
⏰ 20.00 WITA - selesai
🎥 Live Via Zoom
Link Registrasi :
https://bit.ly/krisisiklimdanpangan
*>>>Setelah mendaftar, Anda akan menerima konfirmasi di Email anda yang berisi informasi tentang bergabung dalam meeting*