02/09/2026
Tanaman Ini Banyak Tumbuh di Pekarangan Rumah, Obat Mujarab Untuk Penderita Kanker
Baso (Minangsatu) - Penyakit kanker menempati nomor urut ke-2 sebagai penyebab kematian tertinggi di dunia menurut data World Health Organization (WHO), sedangkan berdasarkan data Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes), kanker menempati nomor urut ke-3 sebagai penyebab kematian terbesar di Indonesia.
Demikian disampaikan oleh Defani Anggun Sagita, Penyuluh Yayasan Sosialisasi Kanker Indonesia (YSKI) Provinsi Sumatera Barat saat menggelar sosialisasi bahaya kanker dan pencegahannya di SMK Negeri 1 Baso, Padang Tarok, Kabupaten Agam, Kamis (27/08/2026).
Dijelaskannya, jumlah total penderita kanker (prevalensi) di Indonesia saat ini telah menembus lebih dari 1,13 juta kasus. Di Indonesia mencatat rata-rata 400.000 hingga 474.000 kasus baru kanker setiap tahunnya. Sekitar 240.000 hingga 283.000 kematian terjadi per tahun akibat kanker di Indonesia.
"Sekitar 0,179% penduduk Indonesia atau 347.000 orang per tahun mengidap kanker di tanah air. Berdasarkan data dari Kemenkes (2024), 408.661 kasus baru dengan 234.511 kematian," jelasnya.
"Pemahaman terhadap pencegahan dini dan pengobatan kanker terus kami sosialisasikan. Pilihan obat alami saat ini menjadi salah satu opsi terbaik untuk pengobatan," katanya.
"Selain benalu teh, ada lagi tanaman rumahan yang sangat berkhasiat untuk mencegah dan mengobati kanker serta banyak ditemukan di Sumatera Barat khususnya di Kabupaten Agam, yaitu Temu Putih (Curcuma Zedoaria)," imbuhnya.
Lebih jauh Defani menyebut penelitian terhadap Temu Putih sudah dimulai sejak 2003 oleh IPB Bogor, tahun 2018 oleh Unissula Semarang dan yang terupdate di UGM yang menghasilkan temuan Minyak temu putih mampu menghambat proliferasi sel kanker payudara dan migrasi/metastasis. Hal ini dikarenakan temu putih mengandung germacrone.
Baca lengkap di:https://minangsatu.com/tanaman-ini-banyak-tumbuh-di-pekarangan-rumah-obat-mujarab-untuk-penderita-kanker_44743