12/05/2026
Halo Sobat Hutan!
511 ribu hektare hutan Indonesia hilang di luar izin konsesi resmi. Deforestasi ini terjadi baik di kawasan hutan maupun Areal Penggunaan Lain (APL), menunjukkan bahwa lemahnya tata kelola, minimnya transparansi, dan pembangunan yang bertumpu pada eksploitasi sumber daya alam masih menjadi ancaman besar bagi hutan Indonesia.
Sumatra menjadi wilayah dengan tekanan paling tinggi. Ekspansi sawit, tambang, hingga industri kayu terus mendorong pembukaan hutan, sementara dampaknya dirasakan langsung oleh masyarakat sekitar: banjir, longsor, hilangnya ruang hidup, hingga rusaknya habitat satwa seperti Orangutan Tapanuli.
Di Riau, jutaan hektare lahan telah dikuasai industri ekstraktif, sementara ruang yang benar-benar dikembalikan untuk masyarakat masih sangat kecil. Ironisnya, kerusakan terus terjadi bahkan di wilayah yang seharusnya dilindungi.
Laporan sudah dibuat, data sudah menunjukkan kenyataan. Tapi sampai hari ini, hutan tetap dibuka.
Pertanyaannya: sampai kapan deforestasi terus dianggap biasa?