Kantor Direktorat 331

Kantor Direktorat 331 Kantor Direktorat 331 Binda Jatim

16/06/2023
19/07/2021
Pangkat Agen Intelijen BINhalo agan/sista, rekan, senior dan mohon izin kumendan terhormat serta seluruh kaskuser lainny...
06/07/2021

Pangkat Agen Intelijen BIN
halo agan/sista, rekan, senior dan mohon izin kumendan terhormat serta seluruh kaskuser lainnya yang cerdas cekatan

disini ane mau bahas sedikit mengenai hirarki kepangkatan agen intelijen di BIN yang kita banggakan dan khawatirkan ini (lebay )
karena banyaknya masyarakat awam/umum sangat tidak paham dan mengerti mengenai susunan organisasi, sistem kepangkatan bahkan sampe tugasnya ngapain pun masih pada bingung

oke langsung saja, bahwa sistem hirarki kepangkatan di bin itu berbeda dengan tni/polri
kalo di bin itu sistem nama kepangkatannya dari yang terbawah:

1. agen lapangan (pulbaket=pengumpulan bahan keterangan atau kegiatan yang dilakukan untuk pencarian dan pendalaman suatu informasi)
1.1 agen spesialis (personil yang mempunyai keahlian khusus atau kemampuan luar biasa yang sangat jarang dimiliki orang lain)
1.a. agen pertama
1.b. agen muda
1.c. agen madya

2. analis (menganalisa hasil dari kegiatan pulbaket agen lapangan)
2.a. analis pertama
2.b. analis muda
2.c. analis madya

3. staf ahli

4. disk (dewan informasi strategis & kebijakan)

NOTED :
>untuk poin 2, 3, 4 biasanya lebih sering "in office"
mereka tidak selalu setiap harinya turun dan tugas ke lapangan, hanya sesekali saja untuk kegiatan kroscek & validasi sebelum kebijakan/keputusan diambil

>untuk poin 1, 2, 3 itu biasanya melalui sistem karir alias mekanisme kepegawaian sesuai urutan kepangkatan/golongan dan juga senioritas
》anggotanya ada yang dari organik bin (pns), tni dan polri (poin 1 & 2 kabarnya sih sekarang udah banyak sipilnya/pns lintas instansi dan organik bin lulusan stin)

>untuk poin 3 masih gabungan ada yang pns, tni & polri

>nah untuk poin 4 itu buat jabatan non karir alias jabatan politis (politik), yang direkrut dengan sistem kontrak oleh petinggi/pejabat bin sesuai kebutuhan di lingkungan bin sendiri berdasarkan kemampuan di bidangnya masing-masing
(contoh anggota disk bin: dewan informasi politik si A latar belakang dosen sospol/anggota partai/pengamat politik)

* mengenai agen spesialis disini sengaja ada "pembeda" dibanding dari agen biasanya karena agen spesialis terdiri dari anggota bin organik (karir) yang disekolahkan atau dikursuskan lagi sesuai tuntutan tugasnya untuk mengasah skill (bakat) yang dimilikinya agar lebih dipertajam & ditingkatkan kembali,

# lalu agen spesialis anggota bin non organik (non karir) sama seperti disk yaitu dengan sistem kontrak

>mereka direkrut oleh bin dikarenakan memiliki kecerdasan luar biasa, keahlian hebat & prestasi yang sangat membanggakan untuk menjadi bagian agen infiltran (penyusup)
biasanya A.S.N.O ini direkrut dari orang-orang yang ahli dibidang IT, bahasa, beladiri, bisnis
hingga entertainer

>dikarenakan agen spesialis non organik ini adalah orang-orang pilihan yang direkrut bin karena kemampuannya, mereka tidak mengandalkan gaji/upah hasil tugas mereka sebagai "mata pencaharian"

>orang-orang seperti ini sesungguhnya telah memiliki "a real work" sebagai covernya agar tidak dicurigai oleh siapapun mengenai jati dirinya, andaipun bocor identitasnya maka bin wajib membantahnya dan agen tersebut pun wajib menyangkalnya mengenai segala keterlibatannya bersama bin

ohya sedikit tambahan saja bahwa:

Sat 81 Gultor Kopassus
Denjaka AL (Gabungan Kopaska & Taifib)
Sat Bravo 90 Paskhas
Densus 88 Polri

merupakan "perangkat" BIN yang dapat digunakan serta digerakkan kapanpun dalam misi rahasia (silent operation)

INGAT, keberhasilan suatu misi/operasi terdiri dari 3 unsur:
1. intelijen
2. analis
3. pasukan

sekian ringkasan pembahasan singkat yang ane pahami
mungkin ada agan/sista hingga agen yang nyamar jadi kaskuser pun
jika mau mengkoreksi dan menambahkan monggo silahken

SALAM WASKITA SENO RAYA

Menara atau tower di Kantor Unit Penyelenggara Bandara Udara (UPBU) dan Kantor AirNav di Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua,...
06/06/2021

Menara atau tower di Kantor Unit Penyelenggara Bandara Udara (UPBU) dan Kantor AirNav di Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua, disebut terbakar terkait kontak tembak antara kelompok terroris bersenjata (KTB) dengan TNI.

Peristiwa tersebut dibenarkan oleh Kasatgas Humas Operasi Nemangkawi Kombes Iqbal Alqudusy. Menurutnya, kontak tembak terjadi pada Kamis (3/6) sekitar pukul 17.50 WIT.

"Iya benar, infonya tower di bandara terbakar," kata Iqbal saat dikonfirmasi, Jumat (4/6).

Dia mengatakan bahwa bangunan tersebut diduga memiliki dinding kayu dan setinggi dua lantai. Namun demikian, Iqbal belum dapat menuturkan lebih lanjut kronologi yang menyebabkan pembakaran itu terjadi.

Hanya saja, dia mengatakan bahwa kebakaran itu telah ada sebelum kontak tembak antara TNI dengan KKB di sekitar bandara.

"Via HT (handy talky), terjadi kontak tembak antara Anggota Paskhas (Korps Pasukan Khas TNI AU), Raider 500, dengan KTB di daerah Bandara dan info via HT dari Paskhas sudah terbakar Tower di Bandara," lanjutnya.

Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) sendiri sempat menabuh genderang perang dengan aparat TNI-Polri. Bahkan mereka telah memilih untuk melakukan lokasi perang di wilayah Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua.

Juru Bicara TPNB-OPM Sebby Sambom mengatakan lokasi tersebut dipilih karena diklaim jauh dari jangkauan warga sipil.

Di sisi lain, TNI mengaku tak masalah dengan lokasi perang tersebut. Kepala Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III TNI, Kolonel CZI IGN Suriastawa menyatakan TNI dan Polri siap menjaga keutuhan dan kedaulatan NKRI.

Hanya saja, sejak itu peristiwa kontak tembak tak terhindarkan. Teranyar, kelompok separatis bersenjata yang kini telah dicap sebagai teroris oleh pemerintah menembak mati seorang tukang bangunan di Kampung Eronggobak, Distrik Ilaga, Papua pada Kamis (3/6).

Tim gabungan TNI-Polri yang dipimpin oleh Kapolres Puncak tiba di lokasi sekitar pukul 14.00 WIT untuk mengevakuasi korban. Namun saat tiba di TKP, rombongan masih ditembaki oleh KKB yang menunggu kedatangan anggota.

"Diganggu sebanyak tiga kali dan terjadi kontak tembak sekitar 15 menit," kata Kabid Humas Polda Papua, Kombes Ahmad Musthofa Kamal kepada wartawan dalam keterangan tertulis, Kamis (3/6).

Kapolda Papua, Irjen Pol Mathius Fakhiri membenarkan kelompok terroris bersenjata (KTB) menjadi dalang pembakaran tower di Bandara Aminggaru Ilaga, Puncak, Papua, serta rumah warga.

Ia menyebut "KTB juga membakar ruang tunggu bandara, perumahan perhubungan udara, dan satu rumah warga."

Pembakaran itu juga disebut membuat bandara ditutup sementara.

"Baku tembak terjadi Kamis sekitar pukul 17.40 WIB," ujar Mathius, dikutip dari Antara, Jumat (4/6).

Sebelumnya, sempat terjadi baku tembak antara KKB dan personel Paskhas TNI AU yang bertugas mengamankan bandara.

Mathius mengatakan saat ini aparat keamanan masih berupaya melakukan pembersihan di sekitar Bandara Aminggaru. Kapolda menegaskan bahwa dalam kontak tembak dan pembakaran berbagai fasilitas di Bandara Aminggaru tidak ada korban jiwa.

Kasatgas Humas Operasi Nemangkawi Kombes Iqbal Alqudusy juga membenarkan insiden di Ilaga tersebut. Namun dia menggarisbawahi, kebakaran itu telah ada sebelum kontak tembak antara TNI dengan KTB di sekitar bandara. (giri)

Seorang mantan pilot Angkatan Udara Israel, Yonatan Shapira, menyebut pemerintah dan angkatan bersenjata negara itu seba...
19/05/2021

Seorang mantan pilot Angkatan Udara Israel, Yonatan Shapira, menyebut pemerintah dan angkatan bersenjata negara itu sebagai kelompok teroris yang dijalankan oleh penjahat perang.

Dia menyampaikan pernyataan itu dalam wawancara dengan kantor berita Turki, Anadolu Agency, yang dikutip Middle East Monitor.

"Saya menyadari selama masa Intifada Kedua ternyata Angkatan Udara Israel dan militer melakukan kejahatan perang, meneror jutaan penduduk Palestina. Begitu saya menyadari, saya memutuskan bukan cuma keluar dari kesatuan tetapi juga membujuk pilot lainnya yang juga menolak melakukan kejahatan itu," kata Shapira.

Shapira yang menyandang pangkat terakhir kapten memutuskan keluar dari AU Israel pada 2003. Saat itu sedang berkecamuk gerakan perlawanan Intifada Kedua.

"Sebagai anak-anak di Israel, saya dibesarkan dengan pemahaman dan pendidikan Zionis yang militeristik. Kita sama sekali tidak pernah tahu soal Palestina, kita tidak tahu soal Tragedi (Nakba) 1948, kita tidak tahu soal penindasan yang terjadi," lanjut Shapira.

Setelah hengkang dari AU Israel, Shapira semakin gencar mengajak rekannya sesama pilot atau perwira untuk menolak perintah atasan yang menyuruh menyerang penduduk Palestina.

Sejak 2003 sampai saat ini tercatat ada 27 pilot AU Israel yang keluar mengikuti langkah Shapira.

Peperangan antara Israel dan Hamas meletus pada 10 Mei, beberapa hari sebelum Idulfitri. Alasan Hamas menggelar serangan roket adalah membalas sikap aparat keamanan Israel yang menghalangi dan menyerang warga Palestina yang tengah beribadah di kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem.

Selain itu, mereka juga membalas sikap pemukim ilegal Israel yang hendak mengusir para penduduk Palestina yang menetap di kawasan Sheikh Jarrah, sebelah timur Yerusalem.

Sedangkan Israel menyatakan membalas serangan Hamas dan berupaya melindungi penduduknya dari aksi teroris.

Sampai saat ini tercatat ada 212 penduduk Jalur Gaza, Palestina, meninggal akibat serangan Israel.

Dari jumlah korban meninggal itu, 61 orang adalah anak-anak dan 36 orang merupakan perempuan. Kemudian korban luka-luka saat ini mencapai lebih dari 1.400 orang.

Sementara itu korban jiwa di pihak Israel dalam peristiwa saling serang dengan Hamas mencapai sepuluh orang. Di antaranya adalah seorang perawat asal India, seorang anak berusia lima tahun dan seorang tentara.

Address

Jalan Simpang Kapuas No. 1 Kauman
Blitar
66117

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Kantor Direktorat 331 posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share