Public Speaking Dan Pengembangan Diri

Public Speaking Dan Pengembangan Diri Anda dan Public Speaking

06/10/2024

"Jika untuk mengoreksi kamu harus mempermalukan; kamu tidak tahu cara mengajar. "

Seorang pria tua bertemu seorang pria muda yang bertanya:
"Apakah kamu mengingatku? "
Dan orang tua itu bilang tidak. Kemudian pemuda itu mengatakan kepadanya bahwa dia adalah muridnya, Dan guru itu bertanya:
“Apa yang kamu lakukan, apa yang kamu lakukan dalam hidup? "
Pemuda itu menjawab:
“Nah, saya menjadi seorang guru. "
"ah, seberapa baik, seperti saya? "Tanya orang tua itu.
"Nah, ya. Ternyata aku menjadi guru karena kamu menginspirasiku untuk menjadi sepertimu. "
Pria tua, penasaran, dan bertanya pada pemuda itu sejak kapan ia memutuskan untuk menjadi guru. Dan pemuda itu menceritakan kepadanya kisah berikut:
“Suatu hari, seorang teman saya, juga seorang mahasiswa, datang dengan jam tangan baru yang bagus, dan saya memutuskan untuk memilikinya.
Aku mencurinya, aku mengambilnya dari sakunya.
Tak lama setelah itu, teman saya melihat jam tangannya hilang dan langsung mengeluh kepada guru kami, dan itu guru itu adalah Anda.
Kemudian Anda berbicara di hadapan kelas kami dan mengatakan, 'Jam tangan siswa ini dicuri selama di dalam kelas hari ini. Siapa yg mencuri tolong kembalikan '
Aku tidak mengembalikannya karena aku tidak mau.

Anda menutup pintu dan menyuruh kami semua untuk berdiri dan membentuk lingkaran.
Anda akan mencari jam tangan itu di kantong kami satu per satu hingga jam itu ditemukan.
Namun, Anda menyuruh kami untuk menutup mata, karena Anda hanya akan mencari jam tangannya jika kami semua menutup mata.
Kami melakukan seperti yang diperintahkan.
Anda mulai mencari jam itu dari saku ke saku, dan ketika Anda melewati saku saya, Anda menemukan jam tangan dan mengambilnya. Anda terus mencari kantong semua orang, dan ketika Anda selesai Anda berkata 'buka matamu. Kita sudah menemukan jam tangan ini. '
Anda tidak memanggil saya dan Anda tidak pernah menyebut saya pencuri jam tangan itu. Anda juga tidak pernah mengatakan siapa yang mencuri jam tangan. Hari itu Anda menyelamatkan martabatku selamanya. Itu adalah hari yang paling memalukan dalam hidupku.
Tapi ini juga hari dimana aku memutuskan untuk tidak menjadi pencuri, orang jahat, dll. Anda tidak pernah berkata apa-apa, bahkan Anda tidak memarahiku atau mengajak aku ke samping untuk memberi pelajaran moral.
Aku menerima pesanmu dengan jelas.
Berkat Anda, saya mengerti apa yang perlu dilakukan seorang pendidik sejati.
Apakah Anda ingat cerita ini, profesor?
Profesor tua itu menjawab, 'Ya, saya ingat situasi dengan jam tangan yang dicuri, yang saya cari di saku semua orang. Aku tak mengingatmu, karena aku pun menutup mataku sambil menatap. '

Inilah esensi dari ajaran:
Jika untuk mengkoreksi kamu harus mempermalukan; kamu tidak tahu cara mengajar. "

Dr Fami

21/09/2024
PROMO KHUSUS HARI INI (27 APRIL 2024). DAPATKAN Ebooknya TERLEBIH DAHULU, BAYARNYA KEMUDIAN.NB: Dapatkan dan baca dulu e...
27/04/2024

PROMO KHUSUS HARI INI (27 APRIL 2024). DAPATKAN Ebooknya TERLEBIH DAHULU, BAYARNYA KEMUDIAN.

NB: Dapatkan dan baca dulu ebooknya. Jika tidak berkenan dan BERMANFAAT, silahkan HAPUS atau SIMPAN EBOOKNYA, berikan alasan Anda mengapa ebook ini tidak bermanfaat bagi Anda dan tidak perlu membayar sama sekali.

Ayo PESAN SEKARANG DAN DAPATKAN EBOOKNYA TANPA MELAKUKAN PEMBAYARAN DI AWAL. KHUSUS HARI INI SAJA.

26/04/2024
Hanya Rp.25.000 untuk 2 EBOOK (versi pdf): 7 Kunci Public Speaking dan MC HEBAT. (Harga Normal Rp.75.000) Batas 30 April...
26/04/2024

Hanya Rp.25.000 untuk 2 EBOOK (versi pdf): 7 Kunci Public Speaking dan MC HEBAT. (Harga Normal Rp.75.000)
Batas 30 April 2024

Mengapa saya perlu menulis dan menerbitkan buku ? 1. Karena saya mau membagi apa yang saya ketahui kepada banyak orang. ...
23/04/2024

Mengapa saya perlu menulis dan menerbitkan buku ?

1. Karena saya mau membagi apa yang saya ketahui kepada banyak orang. Saya mau menginspirasi orang lain untuk bisa melakukan apa yang menginspirasi mereka.
2. Karena saya mau bekerjasama dengan keabadian.

07/02/2024

ANDA BERBICARA MAKA ADA

28/12/2023

"Kata-kata yang Anda gunakan menetukan cara Anda merasa. Bahasa yang Anda pilih membentuk cara Anda menerima realitas. Kosa kata Anda mendorong makna bagi hidup Anda." Robbin Sharma.

01/10/2022

Contoh Pidato dengan menggunakan Fakta Mengejutkan pada Pembuka, Segitiga (3-4 Point) pada ISI dan Pantun di Penutup Pidato

01/10/2022

Contoh Pidato Toleransi Beragama.
Dengan Pembuka: Fakta Mengejutkan... Isi Materi menggunakan model segitiga... dan Penutup dengan Pantun.

Judul Pidato':
EMPAT KUNCI TINGKATKAN TOLERANSI

Pembuka
Pada tahun 2021, ,INFID (International NGO Forum On Indonesian Development) bersama dengan Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan bisnis Universitas Indonesia Melakukan survey terhadap seribu dua ratus orang (1200) dengan rentang umur 18-40 tahun di 18 Provinsi atau 36 kota/kabupaten ditemukan bahwa 70% dari generasi Z menunjukkan sikap toleransi beragama yang positif, dan inklusif.
Survey ini hendak menunjukkan bahwa bagi kita Generasi Z toleransi beragama adalah hal yang sudah baik. Kita hanya perlu untuk meningkatkan lagi sikap Toleransi tersebut.

Selamat sore, Asalam malaikum waramatulahi wabarkatu, syalom, salam sejahtera, omswastiastu namo budaya, salam kebajikan.

Saya Kay Ikinresi akan membawakan pidato dengan judul “4 Kunci Tingkatkan Toleransi.”

Pertama-tama Mari kita panjatkan puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena atas kasih dan rahmat-Nya maka kita semua masih bisa berada di sini dalam keadaan sehat walafiat.

ISI PIDATO

Para Dewan Juri yang terhormat, para hadirin dan teman-teman Generasi Z yang berbahagia.

Sebagaimana kita ketahui Bersama bahwa Toleransi adalah sikap menghormati dan menghargai sesama yang berbeda Agama, Suku, budaya dan ras. Kita juga sudah mengetahui bahwa dengan toleransi kita menjadi bisa bersatu, kuat, dan berjuang menggapai kemenangan.

Pertanyaannya adalah: Bagaimana kita meningkatkan Toleransi tersebut ?

Pada kesempatan ini saya hendak menyampaikan 4 Kunci untuk meningkatkan sikap toleransi. Dan 4 Kunci tersebut saya singkat dengan TO … LE… RAN… SI. yakni:
Pertama: TOlak ajaran/Paham Sesat,
Kedua, LEjitkan semangat Persaudaraan,
Ketiga, RANgkul Perbedaan sebagai Anugerah, keempat: SIapkan masa depan yang lebih baik.

Pertama, TOlak ajaran/Paham Sesat
Orang menjadi tidak toleransi atau intoleran entah dengan orang yang seagama dengannya atau pun yang berbeda karena memiliki pemahaman yang keliru dan salah tentang orang lain dan agamanya. Hal ini terjadi karena ia sendiri membiarkan dirinya mendapatkan ajaran dan paham yang sesat dari orang yang salah.
Cara untuk menolak ajaran dan paham yang sesat adalah dengan meningkatkan ilmu keagamaan dan keimanan kita. Mantan Presiden ke Empat kita, alm. Bapak Abdul Rahmahn Wahid atau yang dikenal dengan nama Gusdur pernah berkata bahwa: Semakin tinggi ilmu seseorang maka semakin besar rasa toleransinya.

Kedua, LEjitkan semangat Persaudaraan
Orang tidak bisa toleransi karena ia menganggap orang lain sebagai musuhnya. Orang lain adalah ancaman yang bisa membahayakan dirinya dan kehidupannya.
Cara untuk mengatasinya adalah dengan meLEjitkan semangat persaudaraan di antara kita. Semboyan toran samua basudara telah menjadi kekuatan kita di Sulawesi Utara ini. Mari kita menjadi setiap orang sebagai saudara kita. Saudara dalam kemanusiaan, Saudara dalam Tuhan dan Saudara dalam Kasih.
“Menjadi saudara karena ikatan darah itu luar biasa tetapi menjadi saudara karena ikatan kasih itu jauh lebih luar biasa.”

Ketiga, RANgkul Perbedaan sebagai Anugerah
Orang tidak bisa toleransi karena meyakini bahwa perbedaan itu adalah bahaya. Perbedaan itu tabu dan jahat.
Marilah kita mengingat bahwa Tuhan menciptakan perbedaan agar kita bisa saling melengkapi. Menolak perbedaan sama dengan menolak anugerah Tuhan.
Mari kita belajar untuk menerima perbedaan sebagaimana semboyan negara kita Bhineka Tungga Ika, berbeda-beda tetapi tetap satu. “Lihatlah Pelangi… Pelangi menjadi indah bukan karena ia memiliki satu warna. Ia menjadi indah karena memiliki warna yang berbeda-beda”

Keempat, SIapkan masa depan yang lebih baik
Pahlawan Nasional dari Sulawesi Utara, Sam Ratulangi telah mengingatkan kita akan tujuan hidup kita di dunia ini. Bahwa kita manusia yang hidup perlu untuk memanusiakan orang lain. “Sitou Timou Tumou Tou: Manusia yang hidup memanusiakan manusia yang lain. Mari kita mewariskan sesuatu yang berguna untuk sesama kita entah saat ini mau pun untuk masa depan dengan menjaga kerukunan hidup beragama. Menjaga keutuhan Negara. Menjaga Pancasila.

PENUTUP

Mari kita Tingkatkan Sikap Toleransi dengan TOlak ajaran/Paham Sesat, LEjitkan semangat Persaudaraan, RANgkul Perbedaan sebagai Anugerah, dan SIapkan masa depan yang lebih baik.

Nonton Ikatan Cinta di ruang rekreasi
Sambil melahap sepering sambal terasi
Ayo mari tingkatkan toleransi
Indonesia rukun dan damai pasti bisa terealisasi

Demikian Pidato saya, Selamat Sore dan Terima kasih

* pidato ini dibawakan oleh Swetli Malinggato, taruna SMK Maritim Polaris Bitung dalam lomba pidato kerukunan beragama fkub Sulut, 27.09.2022*

Address

Bitung

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Public Speaking Dan Pengembangan Diri posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share

Category