21/02/2025
SEJARAH DESA BATEE DABAI
Pada masa puluhan tahun yang lalu ada sekelompok orang yang bertani dan berkebun dengan cara membuka lahan baru, mereka berasal dari Desa Cot Baroh Kecamatan Gandapura dan Pante Baro Kecamatan Peusangan Kabupaten Bireuen. Mereka berjalan kaki setiap hari dari Desa Cot Baroh menuju kelokasi untuk bertani dan berkebun dimana kondisi saat itu belum ada Jalan dan Alat Transportasi yang layak. Karena Merasa Lelah mereka Istirahat disebuah Bukit yang tidak ada jalan lain untuk dilewati.
Pada Bukit itu mereka beristirahat dan menggali bukit tersebut untuk dibangun tempat pengistirahatan yang kemudian dijadikan sebagai tempat tinggal sementara, pada saat penggalian ternyata susah untuk digali karena terdapat Lapisan Batu yang sangat Tebal dan dalam bahasa Aceh Batu adalah Batee, Tebal adalah Dabai. Sehingga mereka membari nama tempat tinggal mereka dengan Nama Batee Dabai. Bermula dari situlah dan semakin lama semakin banyak orang-orang yang datang untuk membuka lahan baru sehingga tokoh-tokoh yang ada berinisiatif membuat musyawarah guna untuk membuat aturan-aturan dalam menjalankan keseharian mereka dalam bertani dan berkebun.
Lambat Laun, Hari berganti bulan, bulan berganti tahun para Tokoh dan Masyarakat yang bertani tersebut berinisiatif kembali untuk menjadikan Lokasi tempat tinggal dan mencari Nafkah tersebut diusulkan menjadi Gampong dengan Nama Batee Dabai. Namun ditolak oleh pihak Kabupaten dan di anjurkan untuk bergabung dengan Desa Alue Dua dengan status Dusun itu bertepatan tahun 1975. Dengan status dusun tokoh-tokoh Batee Dabai tidak tinggal diam walaupun melewati tahun yang panjang namun perjuangan tersebut disetujui oleh Kabupaten pada pertengahan tahun 2004 Batee Dabai Disahkan Menjadi Gampong Definitif. Sebagian besar penduduk Batee Dabai bermata pencaharian sebagai petani Sawah, Pekebun dan sebagian kecil Buruh dan pedagang.