Horor Ganjil

Horor Ganjil Berbagai cerita horor fiksi maupun nyata

10/04/2020

"DIA BUKAN TEMANMU BU!!"
_sumber dari film_

3 (End)

Terdengar suara motor diluar. itu pasti Jill. aku segera turun kelantai bawah. terlihat Jill masuk rumahku sambil menggendong ransel berwarna hitam.

"Jill, akhirnya kau sudah sampai. lihat ini!!" aku segera menyerahkan kertas yg diselipkan ibu kepadaku tadi

Jill menerima kertas itu dan membacanya.

"Ibuku dalam bahaya!! tolong lakukan sesuatu sekarang juga Jill!!" ujarku terlalu panik

Jep

Oh tidak! tiba-tiba lampu semuanya mati padahal aku sudah selotip semua saklar lampu agar tidak bisa ditekan. ini pasti matinya dari stop kontak. keadaan terlihat gelap semua namun aku masih bisa melihat sekelilingnya dan S**T!! sosok itu telah memunculkan diri, berdiri ditengah kegelapan tak jauh dari tempatku dan Jill berdiri.

Jill yg melihat bahwa sosok itu memunculkan diri segera menarik ranselnya dan merogoh sesuatu.

Aku masih terus menatap sosok itu dalam kegelapan. kau tahu apa yg kulihat selanjutnya? sosok itu dalam sekejap sudah berdiri tepat didepanku. aku syok. dan tak disangka sosok itu menarik kakiku hingga tubuhku terjatuh lalu menyeretnya.

"AAAAAA!!!!"

Jill mengeluarkan sesuatu dari ranselnya dan menyalakannya. dia berlari mengejarku sambil mengarahkan benda bercahaya itu. sosok itu langsung hilang setelah terkena cahaya. aku segera berdiri dibantu oleh Jill.

"Ini peganganmu," Jill menyerahkan sebuah lilin yg sama. lilin itu tidak berbentuk panjang biasanya. melainkan seperti bentuk tabung dan sumbunya berada didalam. jadi kalau dinyalakan dengan api akan terlihat seperti lampu lampion. lilin seperti itu biasanya selalu ada di gereja-gereja.

"Ibumu dimana?" tanya Jill

Aku tersentak dan baru ingat hal itu. "Ya tuhan, ibu ada dikamarnya dilantai atas!!" seruku panik

"Ayo kesana!!"

Aku dan Jill berlari menaiki tangga ke lantai atas sambil memegang lilin. sesampainya dikamar ibu, pintu kamar dalam keadaan terbuka. aku masuk untuk memeriksa kamar itu menggunakan cahaya lilin, namun ibu tidak ada disana.

"Jill, kemana ibuku?!" seruku panik

"Sebaiknya kita berpencar dan cari ibumu diruangan lain," saran Jill

Aku dan Jill mulai berpencar memeriksa ruangan-ruangan didalam rumahku. Jill memeriksa bagian lantai atas, sedangkan aku dilantai bawah.

Dengan ditemani dengan cahaya lampu lilin, aku mengitari semua ruangan-ruangan dengan hati yg berdebar sambil memanggil ibuku.

"Ibu... ibu..."

Hampir semua ruangan sudah aku periksa namun hasilnya tetap nihil. tiba-tiba tak ada angin tak ada hujan lilinku mati. suasanapun kembali gelap.

Ketika itulah sosok itu sudah berdiri tepat didepanku. aku kaget dan syok secara bersamaan. hal yg tadi kualami kini terulang lagi. sosok itu menarik kakiku hingga aku terjerembab lalu menyeret tubuhku dengan cepat.

Aku tidak bisa berteriak minta tolong. suaraku seakan sudah lenyap. namun Tuhan mengembalikan akal sehatku dalam situasi ini. aku segera merogoh sesuatu didalam kantong celana dan menyalakannya lalu mengarahkan benda itu tepat didepan sosok itu. dalam sekejap saja sosok itu sudah hilang ketika ada penerangan. aku bernapas lega lalu bangkit. badanku terasa remuk.

Drrtt.. drrtt...

Aku mengangkat benda yg kuarahkan tadi. itu adalah ponselku.

Oh S**TT!! baterai-nya lemah dan 10 detik lagi akan mati. aku segera berlari sekuat mungkin untuk mencari cahaya sebelum ponselku mati. dipikiranku sekarang aku harus bisa lolos dari sosok jahat itu.

Tepat saat ponselku sudah mati aku sudah berada diluar rumahku. aku terus berlari tanpa sadar melewati sebuah tembok yg mengeluarkan bayangan gelap terpantul sinar bulan. dan tiba-tiba tubuhku terangkat seperti ada yg mengangkatnya dan itu adalah sosok jahat Sherlyn..!! sialnya aku tak menilik keadaan sekitar. ditempat gelaplah sosok Sherly selalu berada mau itu dimanapun.

Aku berteriak sekencang-kencangnya saking panik dan takut. hingga tiba-tiba aku merasa ada sinar cahaya menyorot kearahku lalu tubuhku langsung jatuh. sosok itu sudah hilang saat ada cahaya tadi.

"Rez, kau tidak apa-apa?" Jill menghampiriku sambil memegang sebuah senter

Aku bangkit lalu menggelengkan kepala sebagai jawabannya. Jill menarik tanganku keluar dari bayangan gelap dari tembok dan berhenti saat tubuh kita sudah diterangi cahaya bulan. Jill lalu mematikan lampu senternya.

"Kau menemukan ibuku?" tanyaku

"Tidak," jawab Jill. "Kita terlambat. Kemungkinan ibumu sudah tewas Za.."

Aku tergelak dan menggeleng keras.
"Tidak tidak!! ibuku pasti masih hidup!! kita cari lagi diseluruh ruangan!!" seruku histeris

Jill menghembuskan napas pelan.
"Baiklah, itu baru kemungkinan saja. sekarang kita masuk kedalam rumahmu lagi dan harus menyalakan lampu. dimana letak stop kontak?"

"Diruang paling belakang,"

"Oke kita kesana dulu untuk menyalakan lampu, tetapi tidak lewat depan rumah"

"Hm oke!"

Aku dan Jill berjalan kerumahku lagi. lewat jalan setapak dipinggir rumahku yg terhubung ke tempat penjemuran baju.

Aku dan Jill masuk lewat pintu belakang yg ternyata tidak terkunci lalu menuju stop kontak dengan diiringi cahaya dari senter. perasaanku masih was-was takut hal yg sama yg kualami terjadi lagi.

Akhirnya stop kontak sudah didepan mata. Jill menyerahkan senter kearahku. aku mulai membuka besi penutup stop kontak dengan tangan kiriku yg memegang senter. sedangkan Jill tengah menyiapkan peralatannya untuk menangkap sosok Sherlyn.

Klik

Lampu menyala semua setelah aku nyalakan. aku bernapas lega. Jill terlihat sudah bersiap-siap dengan acara penangkapan hantu. Jill duduk dilantai dengan memegang sebuah buku. didepannya ada sebuah botol dari kaca juga ada seperti bakaran dari kemenyan gitu aku tidak paham sama sekali, dan Jill tengah membaca kata-kata yg tak kumengerti dari buku itu sembari memegang liontin kalung yg ada dilehernya. aku diam memerhatikan ritualnya dengan cemas, takut, deg-degan juga.

Tak lama tiba-tiba udara semakin dingin. aku merinding. bulu kudukku langsung berdiri semua.

Jep.. jep.. jep..

Tiba-tiba lampu berkedap-kedip nyala-mati-nyala-mati dan seterusnya. kini suasana makin tambah mencekam apalagi sekarang angin tiba-tiba datang membuatku semakin merinding. Jill tetap fokus membaca kata-kata dari buku itu, tak sedikitpun terganggu.

Kalian tahu apa yg terjadi selanjutnya? aku melihat dari kejauhan ada sosok Sherlyn!! sosok itu hilang sekejap saat lampu nyala, terus muncul saat lampu mati dengan posisi makin maju begitu seterusnya. hingga sosok itu semakin mendekat kearah kami. aku takut. aku memejamkan mata dengan kuat tak ingin melihat kejadian yg akan terjadi selanjutnya.

20 detik kemudian, aku tak merasakan apa-apa. hawa mencekam seperti sudah hilang, terbukti aku tidak merasakan angin kencang lagi. sedikit demi sedikit aku membuka kedua mataku. keadaan semua ruangan menyala total. dimana sosok hantu jahat itu??

"Dia sudah terkurung disini,"

Aku menoleh kearah sumber suara. Jill tengah mengacungkan sebuah botol kaca kearahku.

"Sekarang sosok itu tidak akan mengganggu lagi karena aku sudah mengirim 'dia' ke alamnya" lanjut Jill

Aku bernapas lega mendengar itu. akhirnya semua ini berakhir sudah. namun tiba-tiba aku mengingat sesuatu.
"Jill, apa ibuku masih hidup?!"

"Entah, coba kita cari lagi"

Mendengar jawaban Jill yg terlihat ragu membuat hatiku putus asa. tapi aku berdoa semoga ibuku baik-baik saja.

Aku dan Jill mulai mencari ibu disetiap sudut ruangan hingga ruangan terakhir yaitu ruangan kamar ibuku. pintu kamar itu dalam keadaan tertutup. aneh!

Aku membuka pintu secara perlahan dengan hati yg tak tentu. saat pintu sudah terbuka lebar, aku syok melihat tubuh ibuku terbujur kaku dilantai kamar. aku berlari kearahnya dan duduk bersimpuh disamping ibuku.

"I..ibu?" panggilku lirih

Tak ada sahutan. mata ibu masih saja terpejam.

"Ibu..."

Aku memegang tangan ibu dan merasakan suhu tubuhnya terasa sangat dingin. dengan cepat aku meraih tangan ibu dan memeriksa denyut nadinya. deg. sekali lagi aku lebih memastikan memeriksa denyut nadi dilehernya. deg. terakhir aku memeriksa hidung ibuku apakah masih ada hembusan napas atau tidak. tanganku mulai terulur menuju hidung ibuku dengan gemetaran.

Oh tidak... aku masih tidak percaya.. ini pasti mimpi..!!! tolong untuk siapapun bangunkan aku dari mimpi buruk ini...!!!

"Yang sabar.. ikhlaskan kepergian ibumu..."

Suara Jill terdengar olehku. oh Tuhan ternyata ini bukanlah mimpi.

"IBUUUUUU........"

09/04/2020

"DIA BUKAN TEMANMU BU!!"
_sumber dari film_

2

Aku pergi menemui temanku yg bernama Jill. dia perempuan. dia tahu tentang hal-hal ghaib. bayangkan aku berlari dari rumahku ke rumahnya yg jaraknya lumayan jauh saking panik dan ketakutan. temanku nampak terheran-heran melihat kedatanganku.

"Ada apa? kenapa malam-malam kau ke rumahku?" tanya Jill

Aku masih menetralkan deru napasku akibat berlari. setelah napas mulai teratur, aku langsung menceritakan ketakutanku tentang ibuku dengan 'temannya' yg ternyata sosok makhluk ghaib. semua ku ceritakan tak ada yg ketinggalan. Jill menyimak dengan serius.

"Kau tahu sebenarnya sosok itu siapa Jill?" tanyaku sesudah selesai bercerita

Jill masih bungkam. wajahnya terlihat tengah berpikir dengan keras.
"Kau mengatakan sosok itu muncul saat keadaan gelap dan hilang saat ada penerangan?"

Aku menjawab dengan anggukan.

"Ibumu dirawat dirumah sakit mana waktu kecelakaan itu?" tanya Jill

Aku menyebutkan nama rumah sakit yg beberapa bulan merawat ibu. setelah itu Jill mengajakku untuk pergi ke rumah sakit itu sekarang juga. aku bingung mau apa ke rumah sakit itu? tapi aku menurut saja. aku naik motornya menuju rumah sakit itu.

Sesudah sampai, Jill berlari dengan tergesa-gesa masuk kedalam rumah sakit. aku mengikuti langkahnya tanpa berkomentar apa-apa.

Jill berhenti di salah satu ruangan didalam rumah sakit itu. membuka pintu itu, tapi pintunya terkunci.

"Jill, kau mau apa?" tanyaku tak tahan lagi ingin bertanya

Jill tak menjawab. dia merogoh sesuatu disaku celananya dan mengeluarkan sebuah jepitan rambut. dia memasukkan jepitan itu kedalam lubang kunci pintu itu, berusaha membuka pintu. aku bingung. sekarang mreka berdua mirip maling saja masuk ke Rs dan membobol pintu. untungnya diarea sini sepi. tak ada perawat maupun pengunjung berkeliaran.

Krek

Pintu berhasil terbuka. Jill segera masuk dan aku langsung ikut. dia terlihat sibuk mencari sesuatu ditumpukan-tumpukan kardus. aku yakin ini adalah gudang.

"Bantu aku cari data pasien yg bernama Sherlyn!!" seru Jill kepadaku

Aku ingin bertanya namun urung karena sepertinya situasi sedang darurat. maka aku segera mencari dokumen-dokumen itu. bayangkan dokumen-dokumen itu sangat banyak. data pasien-pasien dirumah sakit ini. butuh waktu berapa lama mencarinya??

Tapi untungnya aku segera menemukan data yg dimaksud itu.
"Ketemu!"

Jill langsung mengambil data itu dari tanganku dan membacanya. akupun ikut membacanya. disana terpampang sebuah foto seorang wanita yg sudah kusam beserta keterangan.

"Dugaanku ternyata benar!" seru Jill

"Apa? siapa Sherlyn itu?" tanyaku

Jill meyimpan kembali data itu kedalam kardus lalu menatapku.
"Dia salah satu pasien disini dulu tapi sudah meninggal. dia mengidap penyakit langka yaitu alergi dengan cahaya. dari data itu tertulis bahwa Sherlyn dari kecil sudah mengidap penyakit itu. hingga beranjak dewasa dia dibawa ke rumah sakit untuk menyembuhkannya, tetapi penyakitnya tidak bisa disembuhkan. hingga dia stress dan meninggal dunia karena bunuh diri"

Aku terkejut mendengar cerita itu. tak bisa berkata apa-apa.

"Dia bunuh diri diruangan inapnya. hingga sekarang arwahnya gentayangan bersosok yg jahat. aku pernah menangani kasus 'dia' tapi gagal karena korban sudah tewas 'olehnya'. sekarang ibumu mengalaminya karena waktu dirawat disini, ibumu ditempatkan diruangan tempat inap Sherlyn bunuh diri. sosok Sherlyn akan mengajak orang yg menempati 'ruangannya' untuk berteman, apalagi orang itu tengah stress. ibumu sedang stress dan sosok Sherlyn memanfaatkan itu untuk berpura-pura menjadi temannya."

Tentu saja aku syok mendengar penjelasan panjang-lebar dari Jill.

Jill lalu melanjutkan, "Itulah sebabnya sosoknya takut cahaya dan hanya akan muncul dikegelapan saja,"

Aku menelan ludah secara kasar.
"Jill, berarti ibuku juga akan--"

"Masih bisa diatasi!" sela Jill, "Sekarang kau pergi kerumahmu dan selotip semua saklar lampu rumahmu untuk menyala. aku akan kerumah dulu membawa peralatanku dan segera menyusul,"

Aku mengangguk. lalu aku dan Jill berlari keluar rumah sakit. kebetulan ada ojek didepan, aku langsung naik ojek itu menuju ke rumah. sedangkan Jill naik motor ke rumahnya mengambil peralatan untuk melawan sosok Sherlyn.

Sesudah sampai dirumah, aku membayar ongkos dan segera masuk kedalam rumah. rumah dalam keadaan menyala dan aku tidak menemukan keberadaan ibuku. aku berlari tergesa-gesa menuju laci dan mengambil selotip. aku menyelotip semua saklar lampu diseluruh ruangan agar lampu tetap menyala. sesudah selesai aku bergegas menuju kamar ibuku dengan hati bergemuruh.

Tok.. tok.. tok..

Aku mengetuk pintu kamar ibuku dengan perlahan. tak lama pintu kamar terbuka hanya setengah secara perlahan. munculah ibuku. dia langsung memeluk tubuhku.

Aku diam dalam pelukan ibu. otomatis aku melihat kedalam kamar ibuku yg sangat gelap.

Ibuku melepaskan pelukan lalu tersenyum kearahku. aku merasa senyuman ibuku itu memiliki makna seperti sedang.... ketakutan(?)

Ibuku meraih tangan kananku.
"Maafkan ibu..."
setelah itu ibu mundur masuk kedalam kamar seperti ada yg menariknya secara paksa. pintu kamar pun tertutup.

Aku mengangkat tangan kananku yg terdapat sebuah kertas kecil yg diselipkan ibu tadi. aku membuka kertas itu. isi tulisannya adalah:

'Tolong ibu,,,,,'

Tbc........

08/04/2020

Ini cerita kiriman dari 😊 Yuk kita baca saja..

Waktu itu ibuku bersama ayahku di rumah sakit (karena ibuku akan melahirkan adekku yg ketiga). waktu itu saya berdua dirumah sama adek saya (berumur 5 tahun). karena takut nanti malam akan tidur berdua, akupun mengajak temanku untuk menginap dirumahku.

Malampun tiba. kami dikamar bertiga. pukul 23:00 adekku sudah tidur. aku dan temanku belum (kita nonton vidio lucu). tiba-tiba kita merasa sesak nafas dan kita berdua pun mengambil air hangat. karena masih merasa terasa sesak, kamipun bertanya kepada temannya temanku (karena tahu tentang agama gitu). katanya baca ayat kursi 3×. kamipun membacanya dan dia (temannya temanku) bilang katanya itu ada yg menahan dada kita. kitapun merasa agak lega setelah membaca ayat kursi tadi dan kitapun merasa tenang.

[Terimaksih sudah bagi-bagi pengalaman 😊 buat yg lain kalau punya pengalaman mistis boleh dibagi-bagi kesini ya👌tinggal kirim lewat cht]

Oh ya info aja,, Mimin akan update "DIA BUKAN TEMANKU BU!!" bagian part 2 nanti malam.. tolong nanti baca+like+coment yaa!!

08/04/2020

"DIA BUKAN TEMANMU BU!!"
_sumber dari film_

1

Namaku Reza. aku adalah pemuda yg kurang beruntung. hidupku sangat menyedihkan. saat teman-temanku bahagia bersama kedua orangtua mereka, berbeda dengan diriku. ayahku sudah meninggal beberapa bulan lalu akibat kecelakaan bersama ibuku waktu itu. namun Tuhan sangat baik karena masih memberikan kesempatan. ibuku masih hidup dalam kecelakaan itu. ibuku dirawat dirumah sakit sekitar satu bulanan. saat itu aku harus membagi waktu untuk menjaga ibuku di Rs dan ngampus.

Kalian tahu waktu itu aku bingung melihat perubahan ibuku. tatapan matanya selalu kosong seakan jiwanya sudah tak ada. terkadang aku diam-diam pernah mendengar ibuku berbicara sendiri padahal diruang inapnya tidak ada siapa-siapa. namun aku tak menghiraukan hal itu karena sekarang ibuku sudah tak dirawat dirumah sakit lagi. aku berpikir mungkin ibuku masih terguncang akan kematian ayah.

Namun sudah berada dirumah, aku merasa aneh. hal yg sama terulang lagi. aku selalu mendengar ibuku berbicara didalam kamarnya seolah-olah tengah berbicara dengan seseorang. aku agak sedikit takut, padahal dirumah tidak ada siapa-siapa selain diriku dan beliau. komunikasiku bersama beliau pun sudah jarang. ya, aku jarang bicara lagi bersama ibu. lebih tepatnya sih ibu lebih sering mengunci diri didalam kamar terus. itu terjadi terus-terusan membuatku penasaran.

Aku pernah mengetuk kamar ibuku berniat mengajak makan. pintu dibuka oleh beliau tapi hanya setengah saja. ibuku menatap kearahku dengan wajah berseri-seri. aku heran dan mengintip kedalam. suasana kamarnya sangat gelap. kenapa ibu didalam kamar dalam keadaan gelap?

"Ada apa?" tanya ibuku membuyarkanku

Aku tersadar. "Eh-- itu makan malamnya sudah siap"

Ibuku menjawab masih dengan wajah berseri-serinya.
"Duluan saja, nanggung masih seru!"

Setelah itu aku melihat seperti ada bayangan tangan hitam menarik paksa tubuh ibuku kedalam. pintu pun tertutup. itu aneh!! aku masih syok!!

Hingga konflik yg paling utamanya. waktu itu aku baru saja p**ang dari kampus sekitar jam 8 malam. aku masuk kedalam dan menemukan ibuku tengah duduk disofa ruang tengah. aku duduk disampingnya dan disambut olehnya.

"Nak, ibu mau memperkenalkanmu sama temen ibu" katanya

Aku mengeryit heran. teman ibu? siapa? yg mana?

Lalu ibuku bangkit dan berjalan kearah saklar lampu.

Klik

Aku kaget keadaan rumahku menjadi gelap. itu ulah dari ibuku. hanya lampu meja yg masih menyala. ibuku kembali duduk disampingku sembari mematikan lampu meja disampingku. kini ruangan sudah gelap semua. tidak ada satu penerangan pun.

"I-ibu, kenapa lampunya dimatikan semua," tanyaku was-was dan sedikit takut

"Teman ibu itu nggak s**a cahaya. tunggu ya, sebentar lagi 'dia' pasti datang"

Ibuku terlihat berseri-seri. meskipun gelap, aku masih bisa melihat wajahnya.

Tak lama terdengar suara krasak-krusuk disekitar. aku terkejut dan semakin takut. aku melihat sekeliling ruangan yg gelap dengan keringat dingin yg terus membanjiri tubuhku.

" 'Dia' sudah datang,," bisik ibuku

Aku semakin takut. raut ibuku menatap kearah belakangku. ku beranikan diri menengok kebelakang dan... melihat sesosok tubuh dengan rambut gimbal berdiri dibelakang tak jauh dariku. aku tak bisa melihat wajahnya karena keadaan sangatlah gelap. tapi aku yakin bahwa itu pasti sosok hantu.

"Ibu 'dia' bukan temanmu bu!!" aku memberitahu ibuku dengan panik. tetapi ibuku menjawab dengan gelengan kepala terus

Panik dan ketakutan. aku berusaha meraih lampu meja didekatku untuk dinyalakan. namun tiba-tiba sosok itu dalam sekejap sudah berada didekatku tengah berjongkok di punggung sofa. dia menyenggut rambutku dengan kasar hingga pergerakanku terhenti.

Ibuku histeris melihat itu. dia berusaha mencegah sosok itu.

"Hentikan.. hentikan.."

Sosok jahat itu tak menghiraukan sama sekali. aku berusaha berontak meskipun kepala terasa sakit karena jenggutan itu. tapi akhirnya jenggutannya lepas dan segera aku menyalakan lampu meja disampingku berada. dalam sekejap sosok itu hilang saat ada penerangan. aku masih syok, takut, kesakitan dengan bersamaan. tanpa berkata apa-apa aku langsung lari keluar rumah untuk menemui seseorang.

Tbc....

02/04/2020

Ini pengalaman mistis nyata kiriman dari ...
Yuk baca!!

Saya mau membagi pengalaman ganjil saya. berawal dari tahun kemaren klo nggak salah. waktu itu dirumah lagi sepi saya sendiri. keluarga saya pada pergi ke acara sodara tapi saya nggak ikut, disuruh jaga rumah aja. sekitar maghrib kejadiannya.

Waktu itu selesai solat maghrib saya langsung ke ruang tengah nonton tv santai² sambil main hp. nggak tau saya salah denger atau cuman perasaan aja, saya denger ada suara yg lagi ngetuk² gitu. bukan dipintu depan soalnya suaranya kyk deket bgt, kek diruangan yg lagi saya tempati.

Saya coba abaikan, tapi beberapa kali suara itu kedenger lagi. saya udah takut sumpah disitu. saya ngerasa suara itu berasal dari atas deh di langit² rumah. aku coba positif mungkin itu suara tikus krna emg s**a bnyk tikus diatas. tapi dipikir² emng tikus bisa ngetuk² ya? kan nggak masuk akal. disitu saya mulai berpikir negatif, takut juga.

Ketukan itu kedenger lagi!! oke fixs itu bener suaranya berasal dari atas langit² rumah. saya langsung mati'in tv terus lari ke kamar. sumpah saya takut, apalagi keluarga belum p**ang.

Seperti itu pengalaman yg pernah saya alami, pengalaman yg saya alami bikin saya merinding ampe sekarang...

Nb Admin: Jika kalian punya pengalaman mistis/aneh bisa kirim ke saya lewat chat ntar saya post dihalaman ini👌

19/03/2020

"WANITA BERBAJU MERAH"

Malam itu didaerah ku kebetulan ada pasar malam. aku kegirangan mendenger itu & langsung memberitahu kpd mamaku.

"Mah, nanti malam dikampung sebelah ada pasar malam, kita kesana yuk!!" ujarku sembari menarik-narik tangan mamahku

"Mama sama papa malam nanti kebetulan mau ke rumah sakit menjenguk temen papa yg lagi sakit, kamu ke pasar malamnya sama abang kamu aja ya Nis" kata mamahku

"Yah mahh.. klo sama abang nggk bakal seru!!" rengekku

"Seru kok" kata mamah

"Hmm.. yaudah deh! tapi emg abang mau diajak ke pasar malam bareng Ninis?" tanyaku. aku tahu betul bagaimana sikaf abangku.

"Pasti mau kok.. sebentar mamah panggil dulu abang kamu,"

Mamahku beranjak dari ruang keluarga menuju kamar abangku yg berada dilantai atas. aku tidak mau tau abangku mau diajak ke pasar malam atau tidak, yg pasti kelemahan abangku itu adalah mamah.

Tak lama mamahku kembali ke ruang keluarga dan mengatakan kpd ku bahwa abang mau menemaniku ke pasar malam. yess!! ini pasti bujukan maut dari mamaku yg mana membuat abangku mau tak mau harus menemaniku hehehe😅

*****

Malam pun telah tiba dimana sekarang aku berada dipasar malam bersama abangku.

"Kmu tuh ya nyusahin bgt, bisa kan pergi sendiri gak perlu diantar" kata abangku jengah

"Abang.. aku kn masih kecil harusnya diantar!!" kataku sedikit kesal kpd abang

Kulihat abangku hanya menghembuskan napas lelah, mungkin dia mengalah. lalu aku & abangku mengeliling pasar malam yg ramai oleh orang-orang. beberapa kali aku menunjuk wahana permainan yg ingin aku naiki kpd abangku, namun abangku terus saja mengatakan:
"Gk boleh, bahaya, kamu masih kecil"

Huh dasar!!😑

Udah lama aku berkeliling tanpa menaiki satu wahana pun. aku jengah kpd abangku yg melarang ini-itu. saat aku melihat wahana bianglala, aku histeris dan menarik-narik baju abangku.

"Bang bang, mau naik itu!!"

"Nggak boleh,"

"Nggak mau, pokoknya pgn naik!! kalo gk boleh aku gk mau p**ang sampe abang izinin aku naik!!" ancamku

Dan ya berhasil!!😆 abangku berjalan kearah antrian untuk membeli tiket dan membayarnya. akupun bersorak kegirangan. lalu aku menghampiri abangku.

"Buruan tuh naik!" kata abangku

"Yeyyy!!" aku berlari kearah bianglala & masuk ke salah satu -seperti sangkar-. lalu si abang bianglala menutupnya. aku sedikit heran melihat bahwa abangku masih berdiri diluar memperhatikanku.

"Abang gk ikut naik?" tanyaku

"Nggak," kata abangku singkat

Aku mengendikan bahu tak peduli, yg penting aku bisa naik bianglala malam ini.

Bianglala akhirnya menyala naik setelah para penumpang naik semua. aku sangat senang. diatas sana aku bisa melihat pasar malam beserta dengan isi-isinya.

Namun, ada yg janggal dengan penglihatanku. aku seperti melihat sosok wanita di kegelapan sebelah ujung. wanita itu berdiri mematung dikegelapan sembari menatap kearahku. aku bisa melihat bahwa wanita itu mengenakan baju berwarna merah, rambutnya terurai panjang.

Aneh, knpa wanita itu hanya berdiri diluar pasar malam? dikegelapan p**a. sedang apa dirinya? dan knpa dia melihat kearahku yg berada diatas bianglala? apa dia mengenalku? ah tidak, aku sendiri sama sekali tidak mengenalnya.

Binglala turun, aku berada dibawah. aku masih melihat abangku berdiri ditempatnya sembari memainkan handphone.

Bianglala naik, aku berada diatas lagi. aku mencoba melihat kearah tempat wanita misterius tadi berdiri. namun dia menghilang!! kemana wanita itu? apa dia sudah pergi ya?

Aku mencoba tidak mempedulikan wanita itu dan bersandar ke belakang. saat wajahku menghadap kedepan, oh sial wanita misterius itu duduk dihadapanku dengan mata yg melotot kearahku!!
aku sangat terkejut & berteriak lalu tak lama aku pingsan & tak tau lagi apa yg selanjutnya terjadi.

*****

Saat aku membuka mata, ternyata aku berada didalam kamarku sendiri. disana keluargaku berkumpul semua dengan wajah cemasnya.

"Alhamdulilah kamu udah sadar, ini minum dulu Nak,"

Aku berusaha duduk dibantu oleh ibuku. lalu ibuku menyodorkan segelas air putih yg langsung ku teguk dgn habis.

"Ada apa denganmu Nak? knpa kamu pingsan??" tanya ayahku khawatir

"Iya knpa pingsan, bikin khawatir orang aja" kata abangku terdengar menyebalkan, namun terlihat wajahnya menyiratkan kekhawatiran

Akupun teringat dengan kejadian dipasar malam waktu naik bianglala. aku pun menceritakan kejadiannya yg melihat sosok wanita misterius berbaju merah yg tiba-tiba berada didalam bersama diriku.

Ayahku yg mendengar cerita dariku manggut-manggut,
"Memang Nak, wilayah yg dijadikan lokasi pasar malam itu memang angker. dulu sekitar 2 tahun yg lalu ayah pernah dengar bahwa ditempat itu katanya ada seorang wanita janda yg bunuh diri disana. arwahnya selalu gentayangan ditempat itu. sosoknya selalu menampakkan diri jika ada orang yg mengganggunya. mungkin karena 'tempatnya' dijadikan pasar malam, dia jadi terganggu dan menampakkan diri"

Aku brigidik ngeri mendengar fakta itu...

13/03/2020

"PENGALAMAN"

Disini gw admin mau membagi pengalaman-pengalaman mistis gw. kebanyakan kejadiannya waktu gw masih SMP sihh ya. oke simak aja cuss!

▪Ini pengalaman gw lupa kapan, tapi kejadiannya waktu gw duduk dibangku SMP. entah knpa wktu itu gw merasa selalu bisa mendengar suara-suara. kejadiannya dulu kn gw selalu tidur ditengah rumah sama adek tiri gw, nah tiap tengah malam gw selalu kebangun mulu. entah knpa tapi tiap hari selalu aja rutin kebangun tengah malam.

Katanya sih klo kita kebangun ditengah malam tanpa sebab gitu, bisa jadi itu ulah setan yg ingin berkomunikasi dgn kita dgn cara membangunkan kita ditengah malam. disitu gw udah gk bisa tidur lagi setiap kebangun tengah malam.

Nah kejadiannya mulai. gw kyk denger suara gitu, jelas bgt sumpah suaranya. kyk suara cwek yg lagi nangis lirih. sumpah disitu gw takut bgt(wktu SMP gw emg pnakut😂) ampe gw sembunyi didalem selimut smbil meletakkan bantal ditelinga gw biar gw gk denger suara itu. kejadian itu hampir tiap hari gw alami & selalu saja mendengar suara cwek yg nangis. ampe gw ngedengernya udh biasa, sdikit nggak takut lagi.

▪Ini kejadian masih waktu gw SMP ya. kejadiannya sama sih kaya yg pertama, tapi bkn lagi denger cwek nangis. tapi s**a denger suara kresek-kresek dirumah kosong pinggir rumah gw malam-malam. gw sih s**a positif thingking mungkin itu tikus, kecoa, atau kucing ya. Tapi gw pernah denger cerita dari orang-orang yg prnh ngontrak dirumah itu.

Itu rumah punya uwa gw, tapi uwa gw tinggalnya dirumah yg lain. jadi rumah itu ditinggali sama amang gw & istrinya. tapi bberapa thn kemudian amang gw buat rumah sndiri, jadi rumah itu kosong & dikontrakkan.

Ada sepasang keluarga yg ngontrak dirumah itu. tapi nggak lama, cumn bberapa bulan aja. gw pernah denger cerita dari pengontrak itu, katanya setiap mlm s**a mencium bau telur yg dimasak. logikanya siapa sih tetangga yg masak telur ditengah malam, tiap hari lagi. kn tidak masuk akal. dan si pengontrak itu akhirnya memutuskan untuk pindah ngontrak. maka rumah itu akhirnya kosong lagi sampe satu tahun lebih.

Lalu datang lagi ada yg mau ngontrak dirumah itu. maka pihak keluarga gw lngsung membersihkan rumah itu yg kondisinya kotor bgt sebab udh setahun lebih nggak ditinggali. akhirnya rumah itu udah ditinggali oleh si pengontrak. tapi itu jga nggak lama, cmn bbrapa bulan aja langsung pindah lagi. gw sih nggak tau apa sebab mereka pindah, sebab mereka tidak banyak omong. dan akhirnya rumah itu kosong lagi sampe sekarang. kebayang udah berapa tahun rumah itu nggk dihuni-huni.

Konon ya katanya rumah yg lama kosong pasti dihuni sama makhluk-makhluk halus. sampe sekarang rumh itu kosong, hnya s**a dipake buat nyimpan motor amang gw.

▪Yg ini juga kejadiannya masih waktu gw SMP. kejadiannya sore hari pas mau maghrib. kebetulan gw sendirian dirumah nih sambil nonton tv ditengah rumah. waktu itu gw ngedenger jelas suara langkah kyk ada org yg lagi jalan gtu. gw langsung buka gorden krna pnasaran itu siapa, tapi apa? gw gk liat apa2 guys. disitu gw bingung sendiri. sumpah gw denger langkah itu jelas bgt kek deket didepn rumh gw, eh pas gw liat gk ada orang satu pun. itu kejadiannya ps menuju maghrib bgt. konon katanya sih setan keluar waktu maghrib, makanya wktu maghrib kita harus tutup pintu & jendela sembari membaca bismilah supaya setan gk bisa masuk.

Itu pengalaman mistis yg pernah gw alami wktu SMP guys. klo sekarang sih gw udh gk prnh denger suara-suara kek gitu lgi. alhamdulilah sih...

07/03/2020

"BALASAN"

Namaku Dina. aku masih sekolah dibangku SMA. disini aku akan sedikit menceritakan pengalaman janggalku. oke langsung baca aja...

Waktu itu ceritanya didalam kelasku lagi jam kosong, gurunya pada rapat jadi tidak belajar. semua murid harus diam didalam kelas masing-masing, tidak ada yg boleh berkeliaran diluar.

Dikelasku sangat ramai. ada yg lagi ngerumpi, pacaran, mabar game, baca novel, maen hp, tidur, yg lagi ngelamun juga ada😂

Aku sendiri sih nggak gabung disalah satu gerombolan, menyendiri ae kek jomblo😆posisinya aku duduk dibangku-ku sendiri. saking gabutnya, aku iseng-iseng nulis dimeja. sebenernya sih nulis dimeja itu dilarang, tapi masa bodo kan aku lagi gabut😄

Aku nulis "Hallo" dimeja itu, udah gitu aku langsung tiduran aja dimeja dengan menumpukan kepalaku dikedua lipatan tanganku. sebenarnya aku tidak benar-benar tidur sebab suasana kelas sangat berisik. aku hanya memejamkan mata saja.

Beberapa menit kemudian aku merasa pegal dengan posisi tidur menumpu diatas meja, maka akupun menegakkan tubuhku. otomatis tulisan yg aku tulis beberapa menit yg lalu jadi terlihat. Disitulah aku jadi terheran-heran sendiri. pasalnya aku melihat tulisan lain dibawah tulisanku yg bertuliskan "Hallo". kira-kira tulisannya "Hai".

Aku sangat heran tulisan "Hai" itu siapa yg buat?? jelas bukan aku pelakunya, sebab aku hanya menulis satu kalimat saja yaitu "Hallo".

Aku menilik dengan teliti lagi tulisan misterius itu. tulisannya beda seperti tulisanku yg menggunakan pulpen. namun tulisan ini terlihat tidak menggunakan pulpen, tetapi seperti... digores?

Siapa yg melakukannya? teman-teman kelasku?? ah tidak mungkin. sesudah menulis kata "Hallo", aku langsung menidurinya. otomatis jadi tertutup oleh kepalaku yg tengah menumpu diatas meja. sangat mustahil jika salah satu temanku yg iseng menulis tulisan misterius itu dalam posisi aku tiduran diatas meja. ditambah selama aku tiduran --dalam keadaan sadar-- aku tidak merasakan ada temanku yg mendekati bangkuku. mereka semua pada sibuk dengan kegiatannya masing-masing.

Lalu siapa yg menulis kata "Hai" itu?? apalagi tulisan itu digores, bukan menggunakan pulpen. setelah ditilik-tilik lagi lebih dalam, goresan itu bukan disebabkan oleh pisau atau benda tajam lainnya, tetapi seperti goresan oleh sebuah kuku yg panjang.........??

Address

Bandung

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Horor Ganjil posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share

Category