DPRK BANDA ACEH

DPRK BANDA ACEH Halaman Resmi DPR Kota Banda Aceh

Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh hari ini melakukan ispeksi mendadak tinjau pelayanan kesehatan ...
26/10/2022

Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh hari ini melakukan ispeksi mendadak tinjau pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Umum (RSU) Meuraxa yang berada di Jalan Sukarno Hatta, Gampong Mibo Kecamatan Banda Raya Kota Banda Aceh, Rabu (26/10/2022).

Tinjaun yang dilakukan pada Pukul 10.00 Wib tersebut dipimpin langsung Ketua Komisi IV, M. Arifin yang turut didampingi Anggota Komisi Musriadi Aswad, Irwansyah Amd, dan Husaini.

Dalam kunjungan anggota dewan langsung meninjau suasana Pelayanan Unit Gawat Darurat (UGD) di RSU Pemerintah itu dan berinteraksi dengan beberapa pasien disana. Mereka juga mengecek ruang perawatan yang diperuntukan bagi anak – anak.

Selain meninjau pelayanan di RSU Meuraxa para wakil rakyat itu juga berkunjung ke Puskesmas Bandaraya yang berada di JalanTengku Dilhong I, Gampong Lhong Raya, Kota Banda Aceh.

Ketua Komisi IV M. Arifin mengatakan dari hasil kunjungan tersebut berdasarkan pengakuan beberapa pasien untuk pelayanan sudah memadai, meski demikian kata dia perlu adanya penambahan tenaga perawat, supaya penanganan pasien yang masuk lebih maksimal lagi.

“Alhamdulillah dari pengakuan pasien tadi pelayan bagus, dari hasil tinjauan kami tadi sejauh ini di RSU Meuraxa tidak ada temuan anak - anak yang gagal ginjal akut,” kata M. Arifin.

Sementara Anggota Komisi IV DPRK Banda Aceh Dr Musriadi SPd MPd mengatakan Instalasi Gawat Darurat (IGD) merupakan salah satu pintu utama atau garda terdepan dalam memberikan layanan kesehatan bagi masyarakat

Pelayanan kesehatan yang bermutu adalah pelayanan kesehatan yang dapat memuaskan setiap pemakai jasa pelayanan kesehatan. IGD sebagai garda terdepan pelayanan di rumah sakit, perlu benar-benar menerapkan pelayanan terbaik, baru kemudian layanan poli, hingga rawat inap.

“Pelayanan IGD sebagai etalase terdepan dari RSUM, tentu harus memberikan standar pelayanan terbaik untuk masyarakat. Dan SDM yang ada seperti mahasiswa coas yang bertugas di IGD perlu mendapatkan pendampingan dari dokter maupun perawat senior sehingga pelayanan yang dilakukan maksimal,” kata Musriadi

Lebih lanjut ia mengatakan faktor yang menjadi kendala selama ini, menjadi fokus manajemen RSUDM untuk terus dibenahi. Sehingga budaya kerja yang berorientasi pada mutu dan pasien safety dapat terwujud, kemudian RSUDM benar-benar ada di hati masyarakat

"Kita berharap pelayanan terus ditingkatkan, yang lebih penting masyarakat harus puas berobat di RSUD Meuraxa. Fasilitas dan sarana prasarana RS harus dibenah, terutama di IGD indikator kepuasan pelayanan ketika berobat pertama sekali di IGD," tutur Musriadi. []





Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh menjadi juara umum dalam ajang Pemilihan Guru dan Tenaga Kependidikan (G...
25/10/2022

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh menjadi juara umum dalam ajang Pemilihan Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Berprestasi Se-Aceh yang diselenggarakan Dinas Pendidikan Provinsi Aceh di AAC Dayan Dawood, Minggu malam (23/10/2022).

Tak hanya itu, lima kepala sekolah juga mendapatkan nominasi terbaik dalam ajang tersebut.

Prestasi tersebut mendapat apresiasi dari Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Kota Banda Aceh, M Arifin. Ia juga mengapresiasi Kepala Sekolah Dasar (SD) Negeri 16 Kota Banda Aceh, Sarniyati, yang dinobatkan sebagai Kepala SD Berprestasi Tahun 2022.

“Atas perolehan tersebut Suriyati berhak menerima hadiah umrah plus uang Rp10 juta dan piagam penghargaan, ini sebuah pencapaian yang membanggakan bagi kita,” kata Arifin, Selasa (25/10/2022).

Arifin menambahkan, selaku Ketua Komisi IV yang membidangi pendidikan ia menyampaikan rasa terima kasih kepada Dinas Pendidikan dan mengapresiasi Kepala SD 16 atas perolehan prestasi tersebut.

Dia berharap juara umum Pemilihan GTK Berprestasi Tingkat Provinsi Aceh Tahun 2022 ini dapat terus dipertahankan di tahun yang akan datang.

“Kami berharap bagi yang memperoleh juara jangan cepat berpuas diri, terus berinovasi dalam pengembangan sehingga mutu pendidikan di Kota Banda Aceh terus meningkat,” harapannya.[]





Anggota DPRK dari Fraksi Gerindra, Teuku Arief Khalifah bersama Dinas Sosial Kota Banda Aceh mengunjungi kediaman Laisa ...
25/10/2022

Anggota DPRK dari Fraksi Gerindra, Teuku Arief Khalifah bersama Dinas Sosial Kota Banda Aceh mengunjungi kediaman Laisa Aulia (15) remaja penderita Glukoma di Kecamatan Lueng Bata yang mengalami gangguan penglihatan sehingga tidak dapat lagi melihat. Arief yang hadir bersama Sekretaris Dinas Sosial M. Ridha membawa sejumlah bantuan untuk rumah tangga, tongkat pemandu jalan serta Al-Quran Braille.

Laisa yang sudah hampir 2 tahun tidak dapat melihat merupakan anak dari Bapak Jamainur dan ibu Paridah, yang sehari-hari berjualan cendol dan bakso keliling. Melihat keadaan Laisa yang masih bersemangat untuk kembali melihat, Arief Khalifah bersama Tim Dinsos Banda Aceh berinisiatif untuk membawa Laisa ke dokter Spesialis Mata di RS Meraxa untuk memeriksa kondisi mata dari remaja tersebut.

“Setelah menerima informasi dari tim
di lapangan saya bersama Sekretaris Dinas Sosial beserta Kepala Puskesmas Batoh Kec. Lueng Bata dr. Laura mengunjungi kediaman Laisa. Ternyata sakit yang dialami sudah lumayan lama, sehingga memerlukan penanganan lebih lanjut oleh dokter spesialis. Oleh sebab itu bersama sama kita mencoba memfasilitasi pemeriksaan awal bagi Laisa di RS Meraxa untuk mendapatkan rekomendasi lanjutan,” jelas Arief.

“Berdasarkan pemeriksaan awal terdapat bebepa hal yang memerlukan penanganan lebih lanjut, dan InsyaAllah saya, Kepala Dinsos Kota dan puskesmas kecamatan Lueng Bata siap memberikan support agar hasil yang di capai sesuai dengan harapan keluarga. Namun saya juga mengingatkan kepada keluarga agar juga dapat tabah dalam menghadapi hasil nya, yang terpenting ikhtiar sudah dilakukan. Dan kepada warga saya juga mengingatkan dan meminta apabila ada anggota keluarga atau tetangga di lingkungan yang memerlukan penanganan kesehatan yang serius mohon segera di laporkan minimal ke aparat gampong agar tidak terlambat dilakukan penanganan, sehingga peluang kesembuhan juga lebih tinggi. Jangan merasa segan-segan, InsyaAllah pemerintah pasti membantu memfasilitasi kebutuhan terutama bagi warga yang kurang mampu,” terang Arief

Arief juga memberikan Apresiasi kepada Tim Dinsos yang terlihat cekatan dalam menangani informasi yang diberikan.

“Kadinsos Arie Maula menerapkan SOP yang tepat dalam menangani informasi di lapangan, sehingga tidak hanya mendata dan memberikan bantuan namun juga dapat menjalin komunikasi dengan baik antar OPD dalam memberikan penanganan segera yang lebih maksimal dalam tupoksi kerja nya,” imbuhnya

Namun kedepan saya harapkan Dinsos dapat terus memperbaharui data data warga yang membutuhkan bantuan dan dipisah sesuai klasifikasi urgensi. “Kedepan harus jelas pendataan masyarakat kita yang wajib menerima bantuan, juga harus terdata yang cacat fisik, yang dalam kedaaan sakit sehingga tidak produktif sehingga bantuan Pemerintah tepat pada sasaran” tutup Politisi Muda Partai Gerindra ini.




Ketua DPRK Banda Aceh, Farid Nyak Umar, bersama Pj Wali Kota Banda Aceh, Bakri Siddiq, mengunjungi anak yang mengalami s...
25/10/2022

Ketua DPRK Banda Aceh, Farid Nyak Umar, bersama Pj Wali Kota Banda Aceh, Bakri Siddiq, mengunjungi anak yang mengalami sakit gagal ginjal di kawasan asrama TNI, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh, Senin (24/10/2022).

Dalam kesempatan itu Farid mengatakan, Pemerintah Kota Banda Aceh melalui petugas kesehatan baik di rumah sakit maupun puskesmas agar memberikan pendampingan khusus bagi pasien yang mengalami gagal ginjal. Pemko diminta serius menangani fenomena munculnya kasus gagal ginjal akut pada anak-anak.

“Data dari Dinkes Aceh, sejak bulan Juli 2022 ini terjadi lonjakan kasus gagal ginjal akut pada 31 anak di Aceh, tingkat kematiannya pun tergolong tinggi yaitu 20 jiwa. Tentu kondisi ini harus menjadi alarm untuk mempersiapkan langkah-langkah intervensi,” kata Farid.

Farid juga menyampaikan bahwa Dinas Kesehatan Banda Aceh memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat terkait gejala dan penyebaran penyakit ini.

“Sudah banyak warga kita yang menjadi korban, tetapi info yang berkembang di tengah masyarakat terkait gagal ginjal ini masih simpang siur. Karena itu perlu sosialisasi dan edukasi secara masif agar jika ada kasus dapat terdeteksi sejak dini. Masyarakat juga perlu diberikan pemahaman cara mencegah penyakit ini,” tutur Farid.

Farid juga mengimbau jika ada warga yang anggota keluarganya terdapat gejala gangguan kesehatan segera dibawa ke fasilitas kesehatan, baik puskesmas ataupun rumah sakit.

“Kita juga meminta pemerintah kota untuk terus memantau dan memberdayakan tenaga kesehatan di gampong-gampong untuk langkah preventif,” katanya.

Pemerintah kota kata Farid, juga sudah mengimbau apotek atau farmasi obat, dokter, dan rumah sakit untuk tidak memberikan obat-obat yang disinyalir dilarang untuk diedarkan kepada masyarakat.

Ketua DPD PKS Kota Banda Aceh ini juga berharap, Dinas Kesehatan segera mendata dan memetakan warga-warga yang diduga mengalami gejala gagal ginjal akut ini untuk mendapatkan perawatan dan pelayanan medis terbaik.

“Perlu dipastikan agar warga kota yang menjadi pasien gagal ginjal memperoleh pelayanan terbaik dari pemerintah kota,” ujar Farid.

Sementara itu, Pj Wali Kota Banda Aceh, Bakri Siddiq, menyampaikan, pasien yang dijenguk tersebut bernama Naura dan saat ini berusia 10 bulan 20 hari. Usai dinyatakan mengalami gagal ginjal oleh dokter, pasien langsung mendapatkan tindakan cepat dari pihak rumah sakit, selanjutnya menjalani masa inkubasi selama 15 hari.

“Usai menjalani masa inkubasi kondisinya sudah semakin membaik dan dibolehkan pulang ke rumahnya. Mudah-mudahan dia kembali ceria dan sehat kembali,” kata Bakri didampingi Kadis Kesehatan Kota Banda Aceh, Lukman.

Turut hadir dalam kunjungan tersebut Camat Kuta Alam, jajaran Pemko Banda Aceh di Dinas Kesehatan, aparatur Gampong Kuta Alam, pengurus asrama TNI AD Kuta Alam, dan beberapa perwakilan masyarakat.[]

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh, Farid Nyak Umar, meminta Pemerintah Kota Banda Aceh agar segera me...
25/10/2022

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh, Farid Nyak Umar, meminta Pemerintah Kota Banda Aceh agar segera membentuk tim pageu gampong di 90 gampong yang ada dalam wilayah Kota Banda Aceh.

Hal tersebut disampaikan Farid saat melakukan Reses III Masa Persidangan I DPRK Banda Aceh Tahun 2022/2023 yang berlangsung di halaman Masjid Baiturrahmah Gampong Keuramat Kecamatan Kuta Alam, Sabtu (22/10/2022).

Menurut Farid, salah satu cara yang paling efektif untuk menjaga sebuah gampong dari pelanggaran syariat Islam adalah dengan memberdayakan masyarakat di gampong tersebut, dan melibatkan semua elemen yang ada untuk bersatu padu menjaga gampong masing-masing. Masyarakat akan membentengi gampong dan tidak membiarkan gampongnya dinodai oleh pelaku maksiat.

“Warga gampong merasa bertanggung jawab untuk menjaga gampongnya dari orang-orang yang ingin menodai dan menjelekkan citra gampong dengan pelanggaran dan perbuatan maksiat,” papar Farid.

Farid menjelaskan pembentukan tim pageu gampong merupakan salah satu ikhtiar pemerintah gampong bersama warganya untuk melakukan upaya preventif dalam menjaga wilayah gampong dari berbagai upaya pelanggaran terhadap syariat. Semua stakeholder harus dilibatkan dalam penegakan syariat di gampongnya.

“Tim pageu gampong ini melibatkan aparatur gampong, tokoh masyarakat, alim ulama, pemuda, remaja masjid, ibu-ibu majelis taklim, anggota babinsa, dan bhabinkamtibmas serta unsur lainnya. Jika dulu ada Tim Siaga Covid-19 untuk mengantisipasi pandemi Covid-19 di setiap gampong. Maka tim pageu gampong nantinya berkomitmen untuk memagari gampong dari berbagai pelanggaran syariat,” papar Farid.

Menurut Farid, jika seluruh gampong memiliki tim yang menjaga dan memproteksi gampong dari berbagai pelanggaran syariat, maka pemerintah kota akan lebih fokus kepada upaya pencegahan dan penindakan di tingkat kota, serta kawasan-kawasan yang rawan terjadinya maksiat, seperti kawasan wisata, hotel atau penginapan, serta fasilitas publik lainya.

Farid meminta kepada pemko untuk mendirikan pos pemantau di tempat-tempat atau kawasan yang rawan terjadinya maksiat. Perlu disiagakan petugas khusus yang rutin memantau setiap harinya, kemudian melakukan edukasi kepada masyarakat, menegur, bahkan menindak jika ada yang berulang kali melakukan pelanggaran.

Dalam reses turut diserahkan satu unit ambulans untuk warga Gp Keuramat.
“Pemko melalui Satpol PP dan WH tentu sudah melakukan mapping (pemetaan) terhadap kawasan dan tempat yang rawat terjadinya pelanggaran syariat. Kemudian tempatkan pos pemantauan dan petugas yang rutin melakukan pengawasan lapangan,” ujar Farid yang juga Ketua DPD PKS Kota Banda Aceh.

Farid juga mengingatkan bahwa Pemko sudah lama membentuk Tim Terpadu Penegakan Syariat Islam (T2PSI), tim ini perlu diberdayakan agar benar-benar bekerja secara efektif. Farid mengatakan, terkesan selama ini, pemerintah baru bergerak ketika pelanggaran syariat itu sudah viral di berbagai media. Karena itu ia mendorong Pj Wali Kota untuk mempimpin langsung penegakan syariat di Banda Aceh.

“Hasil evaluasi kita, penegakan syariat selama ini belum dilakukan secara terintegrasi. Artinya, instansi di bawah pemerintah kota belum satu hati dalam penegakan syariat Islam. Jadi kita berharap Pak Pj Wali Kota lah yang langsung memimpin dan berada di garda terdepan dalam penegakan syariat agar para pimpinan OPD juga semakin bersemangat dalam menegakkan syariat di ibu kota Provinsi Aceh,” pungkas Farid.

Dalam reses ini Farid turut menyerahkan satu unit ambulans sebagai hasil advokasinya terhadap aspirasi warga Gampong Keuramat. Penyerahan ambulans tersebut turut disaksikan oleh perangkat desa dan babinsa, serta bhabinkantibmas setempat.[]





Salah satu anggota Tuha Peut Gampong Keuramat, Sabirin, meminta Pemerintah Kota Banda Aceh agar membuat regulasi atau qa...
25/10/2022

Salah satu anggota Tuha Peut Gampong Keuramat, Sabirin, meminta Pemerintah Kota Banda Aceh agar membuat regulasi atau qanun yang mengatur tentang pengelolaan rumah kos dalam kawasan Kota Banda Aceh. Regulasi ini bertujuan untuk menciptakan ketertiban dan kenyamanan dalam gampong.

Hal tersebut disampaikan Sabirin kepada Ketua DPRK Banda Aceh, Farid Nyak Umar, di sela-sela kegiatan reses yang berlangsung di halaman Masjid Baiturrahmah Gampong Keuramat, Kecamatan Kuta Alam, Sabtu (22/10/2022).

Sabirin menjelaskan, saat Aceh masih dilanda konflik, pergaulan bebas dan pelanggaran syariat Islam marak terjadi di Banda Aceh, termasuk di Gampong Keuramat. Terutama disinyalir oleh para pendatang yang tinggal dan menyewa rumah kos di kawasan tersebut. Karena itu kata dia, agar pelanggaran syariat tidak terulang seperti masa lalu, dia mengusulkan supaya dibuat sebuah payung hukum tentang pengelolaan rumah kos.

“Jadi pemilik rumah kos yang menyewakan harus melaporkan kepada pimpinan gampong, baik itu kepada keuchik, ulee jurong, atau kepala dusun, agar mareka mengetahui, jangan sampai penyewa berbuat sesuka hati tanpa mengindahkan norma yang berlaku di gampong,” kata Sabirin.

Hadirnya regulasi khusus rumah kos merupakan salah satu cara untuk mengatisipasi adanya pelanggaran syariat yang kerap terjadi. Apalagi jika pemilik rumah kosnya tidak berdomisili di tempat kos.

Pendapat senada juga disampaikan oleh mantan keuchik Gampong Keuramat, Masrul Ramli, yang meminta agar gampong juga diberikan kemudahan dalam melahirkan reusam gampong khususnya terkait dengan ketertiban gampong.

Menyahuti persoalan tersebut, Farid Nyak Umar mengatakan akan meneruskan aspirasi tersebut kepada Pemko Banda Aceh. Politisi Partai Keadilan Sejahtera itu juga menyampaikan bahwa di DPRK juga sudah mulai dikaji kemungkinan untuk menyiapkan hadirnya regulasi terkait rumah kos.

Ia menyetujui usulan tersebut mengingat selama ini maraknya kasus pelanggaran syariat yang berhasil diungkap petugas Saptol PP dan WH Banda Aceh terjadi di rumah sewa atau rumah kos.

“Pelanggaran syariat yang terjadi di rumah kos tersebut menunjukkan akan pentingnya adanya sebuah regulasi terkait penyelenggaran rumah kos, untuk menciptakan ketertiban dan keamanan dalam gampong serta memaksimalkan pengawasan oleh masyarakat,” tutur Ketua DPD PKS Banda Aceh itu.[]




Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh, Farid Nyak Umar, menyerahkan satu unit mobil ambulans kepada warga...
25/10/2022

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh, Farid Nyak Umar, menyerahkan satu unit mobil ambulans kepada warga Gampong Keuramat, Kecamatan Kuta Alam, Kota Banda Aceh, Sabtu (22/10/2022).

Sebelumnya wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kuta Alam itu juga menyerahkan ambulans kepada warga Gampong Kota Baru pada 17 Oktober 2022. Kini Farid juga menyerahkan satu unit ambulans kepada warga Gampong Keuramat.

Penyerahan bantuan tersebut dilakukan dalam kegiatan reses Ketua DPRK yang berlangsung di halaman Masjid Baiturrahmah Gampong Keuramat, diterima Penjabat Keuchik, Zulfitri, dan mantan keuchik, Masrul Ramli, yang turut disaksikan Ketua dan anggota Tuha Peut Gampong Keuramat, dan warga.

Ketua DPRK Banda Aceh, Farid Nyak Umar, pada kesempatan itu menyampaikan bahwa dirinya menyerahkan secara resmi hasil advokasi dari aspirasi masyarakat yaitu pengadaan ambulans pada Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh tahun anggaran 2022.

“Alhamdulillah, sudah kita serahkan secara resmi, semoga bermanfaat bagi kegiatan tajhiz mayat, pelayanan kesehatan, dan juga kegiatan sosial masyarakat lainnya. Kita berharap bisa digunakan sebaik-baiknya oleh masyarakat Gampong Keuramat,” kata Farid.

Sementara itu, Pj Keuchik Gampong Keuramat, Zulfitri, menyampaikan terima kasih kepada Ketua DPRK Banda Aceh, Farid Nyak Umar, yang telah menyerahkan bantuan satu unit mobil ambulans dari pemerintah kota kepada masyarakat Gampong Keuramat.

“Tentu kami sangat berterima kasih, semoga apa yang disampaikan kepada kami bisa dipergunakan masyarakat, mudah-mudahan dapat dirawat dan dijaga untuk kemaslahatan bersama,” tutur Zulfitri.

Turut hadir dalam kegiatan Reses III Masa Persidangan I Tahun 2022/2023 tersebut antara lain perangkat gampong, Ketua BKM Masjid Baiturrahmah dan Masjid Al-Ikhlas, Imam gampong, unsur pemuda, ibu-ibu majelis taklim dan masyarakat lainnya.[]





Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh, Farid Nyak Umar, bersama Penjabat (Pj) Wali Kota, Bakri Siddiq, da...
24/10/2022

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh, Farid Nyak Umar, bersama Penjabat (Pj) Wali Kota, Bakri Siddiq, dan jajaran Pemerintah Kota Banda Aceh inspeksi mendadak atau sidak ke sejumlah tempat yang dianggap rawan pelanggaran syariat Islam di kawasan Kota Banda Aceh, Sabtu malam (22/10/2022).

Beberapa tempat yang disidak di antaranya kawasan Pelabuhan Ulee Lheue di Kecamatan Meuraxa, lalu kawasan sepanjang pantai Gampong Jawa di Kecamatan Kuta Raja, serta kawasan bantaran Krueng Aceh di Gampong Rukoh, Kecamatan Syiah Kuala.

Ketua DPRK dan Pj Wali Kota sempat berbicara langsung dan menasihati generasi muda yang sedang duduk-duduk di kawasan tersebut.

Farid Nyak Umar menyampaikan, pihaknya bersama pemerintah kota tidak pernah bosan menindaklanjuti setiap laporan masyarakat terkait pelanggaran syariat Islam di Kota Banda Aceh. Hal ini menurutnya penting dilakukan mengingat Banda Aceh sebagai salah satu etalasenya Aceh dan menjadi model penerapan syariat Islam di Aceh.

“Artinya, jika ada yang tercoreng di Banda Aceh ini juga akan memperburuk citra Aceh dalam penerapan syariat Islam,” kata Farid Nyak Umar di sela-sela tinjauan tersebut, Sabtu malam (22/10/2022).

Karena itu Farid mendorong pemerintah kota untuk memberikan perhatian serius terhadap upaya penegakan syariat Islam. Dirinya juga mendorong pemko untuk bisa segera membentuk tim pageu gampong di 90 gampong yang ada di Kota Banda Aceh.

“Biasanya kita baru panik ketika terjadi kasus dan viral di berbagai media. Karena itu pemko perlu segera siapkan langkah-langkah sistematis dan terukur untuk mencegah berbagai pelanggaran tersebut,” ujar Farid.

Farid juga meminta pemko memberikan pengawasan khusus untuk kawasan wisata Ulee Lheue, dan kawasan Pelabuhan Ulee Lheue hingga sepanjang pantai menuju ke Gampong Jawa. Kawasan tersebut dinilai sangat rawan terjadi maksiat akibat kondisi penerangan yang remang-remang bahkan cenderung gelap di malam hari.

“Perlu segera duduk dengan aparatur gampong dan tokoh-tokoh masyarakat Ulee Lheue, sebab kawasan tersebut salah satu ikon Banda Aceh yang sangat rawan terjadi maksiat. Kita meminta pemko untuk segera memasang lampu-lampu di kawasan yang remang-remang dan gelap dari Ulee Lheue hingga ke Gampong Jawa,” kata Farid.

Untuk efektivitas penegakan syariat Islam, Farid meminta pemko untuk dapat membentuk tim pageu gampong di seluruh gampong yang ada dalam wilayah Kota Banda Aceh. Caranya dengan memberdayakan semua pemangku kebijakan yang ada di gampong untuk memproteksi gampongnya dari berbagai upaya pelanggaran syariat.

“Jadi, masyarakat pun turut merasa bertanggung jawab terhadap kesuksesan penegakan syariat di gampong sehingga tumbuh semangat untuk menjaga gampongnya dari para pelaku maksiat,” katanya.

Bagi kawasan dan tempat yang rawan terjadi maksiat perlu dibangun pos jaga dan ditempatkan petugas yang rutin melakukan pengawasan di lapangan. Tujuannya agar berbagai pelanggaran dapat dicegah sejak awal oleh pemerintah kota.

“Tentu ini akan menjadi titik tolak (starting point) kita untuk menegaskan bahwa pemerintah kota bersama DPRK dan mendapatkan dukungan penuh dari Forkopimda kota serius untuk melakukan penegakan syariat islam di Kota Banda Aceh,” tutur Ketua DPD PKS Kota Banda Aceh itu.[]



22/10/2022
Komisi I DPRK Banda Aceh mengundang instansi dan lembaga vertikal yang menjadi mitra kerja mereka dalam rangka silaturra...
17/10/2022

Komisi I DPRK Banda Aceh mengundang instansi dan lembaga vertikal yang menjadi mitra kerja mereka dalam rangka silaturrahmi dan koordinasi dengan seluruh mitra kerja Komisi I, Jumat, 14 Oktober 2022.

Setelah perombakan AKD, Komisi I telah mengundang seluruh OPD di Pemerintah Kota Banda Aceh yang merupakan mitra kerja dengan Komisi I. Agenda selanjutnya bersilaturrahmi dengan instansi dan lembaga vertikal mitra kerja yang ada di Kota Banda Aceh.

Dalam minggu ini baru empat instansi dan lembaga vertikal yang telah bersilaturrahmi dengan Komisi I, yaitu PTUN, BPS, Kantor Imigrasi, dan Komnas HAM.

Ketua Komisi I, Ramza Harli, meminta kepada instansi dan lembaga vertikal tersebut untuk dapat bekerja sama dengan DPRK Banda Aceh dalam upaya memajukan daerah sesuai dengan perannya masing-masing.

Dalam kesempatan selanjutnya Komisi I akan bersilaturrahmi dengan Polresta, Pengadilan Negeri, Kejaksaan Negeri, dan Mahkamah Syariah.[]






Semangat memperingati Maulid Nabi adalah semangat menjalankan sunnah-sunnahnya hingga menjadi pribadi yang bertakwa dan ...
08/10/2022

Semangat memperingati Maulid Nabi adalah semangat menjalankan sunnah-sunnahnya hingga menjadi pribadi yang bertakwa dan mulia. Semoga!







Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh, Irwansyah ST, mengunjungi korban kebakaran di Jalan Sudirman Gam...
07/10/2022

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh, Irwansyah ST, mengunjungi korban kebakaran di Jalan Sudirman Gampong Geuceu Iniem, Kecamatan Banda Raya, Kota Banda Aceh, Kamis (06/10/2022).

Dalam kunjungan tersebut, Ketua Komisi III DPRK Banda Aceh itu juga membawa bantuan masa panik berupa sembako yang diserahkan langsung kepada sejumlah korban yang mengalami musibah kebakaran pada pukul 01.30 WIB dini hari, Kamis (06/10/2022). Kebakaran tersebut menghanguskan lima kios milik warga

Politisi PKS itu menyampaikan duka cita atas musibah yang menimpa warga Geuceu Iniem tersebut. Ia berharap nantinya korban bisa mendapatkan tempat yang lebih baik. Irwansyah juga mengatakan, bantuan masa panik yang ia bawa merupakan bentuk solidaritas untuk membantu sesama warga yang sedang mengalami musibah.

“Inyaallah untuk selanjutnya kita sudah koordinasi dengan keuchik dan sejumlah dinas, apa pun yang bisa dibantu nantinya semoga bisa difasilitasi,” kata Irwansyah.

Yang terpenting untuk saat ini kata Irwansyah, secara kedaruratan pasca musibah sudah ditangani untuk sementara waktu. Sedangkan untuk jangka panjang akan ditangani oleh dinas terkait.

Irwansyah juga mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati dan rutin memeriksa peralatan rumah tangga yang berpotensi menjadi penyebab terjadinya kebakaran, seperti listrik, gas, ataupun benda-benda yang mudah terbakar lainnya.[]





Address

Bandaaceh

Opening Hours

Monday 08:00 - 16:45
Tuesday 08:00 - 16:45
Wednesday 08:00 - 16:45
Thursday 08:00 - 17:00
Friday 08:00 - 17:00

Telephone

+6282230169086

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when DPRK BANDA ACEH posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to DPRK BANDA ACEH:

Share