18/03/2020
Waduk Keliling.
Kecamatan Kuta Cot Glie.
Kabupaten Aceh Besar.
Memiliki pemandangan Yang mampu memanjakan pandangan anda.
Masih sangat alami dengan nuansa alam yang masih asri dan hijau.
Cocok untuk anda berakhir Pekan.
Pernah fakum dan tidak ada pengunjung dengan berbagai alasan.
Namun..
Mulai januari tahun 2020.
Waduk kembali dibenahi oleh beberapa pemuda dari wilayah setempat yang sadar akan potensi wisata alam yang luar biasa.
Nah... sekilas riwayat siapa mereka.
Mereka adalah kumpulan pemuda dan pemudi dari wilayah sekitaran waduk keliling mewakili desa dimukim lamleuot.
Mereka dasarnya adalah anggota Community Ranger Aceh. Lebih dikenal Dengan sebutan Guha Rimueng Ranger Mukim Lamleuot. Ranger adalah sebuah komuitas masyarakat peduli lingkungan dan satwa.
Beranggotakan 20 orang.
Maka beranjak dari sebuah komunitas Ranger dan sudah berakhir kontrak dengan project CPDA di kontrol FFI - ACEH.
Para Anggota Ranger terus melakukan terobosan - terobosan terbaru.
Salah satunya membentuk Kelompok Sadar Wisata Waduk Keliling ( PokdarwisWadukKeliling).
Dengan memperoleh kontrak Pengelolaan wisata dari Dinas Terkait.
Maka sah.
Sekarang waduk keliling dikelola oleh Pokdarwis Waduk Keliling/ Guha Rimueng Ranger.
Sekarang dapat dilaporkan. Bahwa kinerja mereka ini dengan swadaya dan berinvestasi masing - masing anggota tanpa ada bantuan dari manapun. Terkecuali dukungan moral oleh masyarakat setempat dan pemangku Mukim.
Lanjutannya sekarang sudah dilakukan pembenahan dimulai dari pembersihan lokasi yang sudah dipenuhi semak - semak. Serta kolam renang sudah dibersihkan serta sudah dilakulan pengecatan warna warni.
Serta yang utama adalah musalla Al-ikhlas juga sudah bisa digunakan kembali untuk aktifitas ibadah.
Sekarang terus dilakukan pembenahan dan fokus pengelolaan wisata waduk dengan cara profesional.
Maka dari itu dibutuhkan dukungan dari semua pihak agar waduk bisa ramai dikunjungi kembali dan dengan syarat tidak melanggar norma - norma adat istiadat setempat.
Perlu juga di himbau kepada pengunjung untuk mendukung dengan membayar biaya masuk sesuai ketentuan yang berlaku dan dengan dibuktikan adanya tiket masuk secara legalitas dan sah.
Kemudian himbauan kepada pengunjung yang s**a memancing untuk tidak menggunakan alat - alat yang berbahaya. Misalnya dengan memakai obat - obat terlarang dilokasi waduk keliling. Serta tidak dibolehkan memakai bahan kimia zat beracun karna akan mengganggu ekosistem air didalamnya. Apabila ada temuan dan terbukti. Tentunya aturan hukum akan berlaku.
Waduk ini milik bersama. Marilah kita jaga. Mari kita rawat. Mari kita dukung untuk pengelolaan yang baik dan benar.
Terima kasih.
Rilis : Marzatillah.
foto by : instagram