18/05/2026
Senin, 18 Mei 2026 - Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (PKO) Kabupaten Belu secara resmi memulai Pelatihan Matematika dengan metode GASING (Gampang, Asyik, dan Menyenangkan). Kegiatan yang dirancang untuk merevolusi cara belajar matematika ini dibuka langsung oleh Kepala Dinas PKO Kabupaten Belu, Bapak Aloysius Mikhael Fahik, S.STP.
Acara pembukaan yang berlangsung di Tor Lo'o Damian, Nenuk, turut dihadiri oleh jajaran pejabat Dinas PKO, antara lain Kepala Bidang Pendidikan Dasar, Bapak Yanuarius Bone, S.IP, serta Kepala Seksi Peserta Didik dan Pengembangan Karakter, Ibu Alberta Sarwenda K. Siarai, S.IP., M.A.P.
Selain jajaran dinas, hadir p**a Bapak Jusuf Jambres Lona selaku Head Of Telkom Daerah Timor yang bertindak sebagai sponsor utama melalui GASING Academy. Dukungan dari pihak Telkom ini menjadi bentuk nyata kolaborasi sektor swasta dalam memajukan mutu pendidikan di wilayah Kabupaten Belu.
Diikuti Puluhan Guru SD dan SMP
Pelatihan intensif yang akan berlangsung selama 10 hari ini diikuti oleh guru-guru matematika pilihan dari 52 sekolah di Kabupaten Belu. Secara rinci, peserta pelatihan ini terdiri dari:
32 guru dari jenjang Sekolah Dasar (SD)
20 guru dari jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP)
Kepala Dinas PKO Belu, Aloysius Mikhael Fahik, dalam sambutannya berharap agar para peserta dapat menyerap ilmu dengan maksimal guna menghapus stigma bahwa matematika adalah mata pelajaran yang menakutkan bagi anak-anak.
Didampingi Narasumber Berpengalaman
Untuk memastikan efektivitas penyerapan metode inovatif ini, GASING Academy menghadirkan 6 orang narasumber dan fasilitator berpengalaman dari berbagai wilayah di Indonesia, yaitu:
Asrida Sigiro, M.Pd. (Kab. Simalungun)
Sartika Raga, S.Pd. Gr. (Kab. Ende)
Yulnimiyanti, S.Pd. (Kota Kupang)
Graslly Man Saeketu, S.Pd. (Kota Soe, Kab. TTS)
Muhamad Yoga (Tangerang)
Muhamad Ridwan (Jakarta)
Kehadiran para narasumber lintas daerah ini diharapkan mampu memberikan pengimbasan metode GASING secara komprehensif, sehingga setelah pelatihan selesai, para guru dapat langsung menerapkan metode ini dan menciptakan suasana kelas yang ceria, aktif, dan interaktif di sekolah masing-masing.(Bidang Dikdas)