01/06/2026
LAPORAN KRONOLOGIS PENEMUAN MAYAT
Lokasi: Lingkungan Bakke Alau, Kelurahan Salomenraleng, Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo
Waktu Kejadian: Senin, 1 Juni 2026
Kronologi Kejadian
Rabu, 27 Mei 2026 (Pukul 08.00 WITA): Korban terakhir kali terlihat oleh warga di sekitar kediamannya.
Setelah waktu tersebut, korban tidak pernah lagi terlihat keluar rumah atau melakukan aktivitas seperti biasanya, sehingga menimbulkan kecurigaan bagi warga sekitar.
Senin, 1 Juni 2026 (Hari Penemuan): Merasa janggal karena sudah beberapa hari korban tidak kelihatan, seorang tetangga korban bernama Hj. Dartawati berinisiatif menghubungi pihak keluarga korban yang bernama Fadel Fadli.
Pengecekan Rumah Korban: Hj. Dartawati bersama Fadel Fadli langsung menuju ke rumah korban untuk memastikan keadaannya. Karena kondisi rumah tertutup, mereka mencoba mengintip ke dalam rumah melalui celah yang ada. Saat itulah mereka dikejutkan dengan penampakan kaki manusia di dalam ruangan.
Evakuasi Awal oleh Keluarga: Melihat hal tersebut, Fadel Fadli dan Hj. Dartawati segera memanggil anggota keluarga yang lain untuk masuk dan memeriksa kondisi korban. Saat berhasil masuk, mereka mendapati korban sudah dalam posisi tengkurap dan tidak bernyawa.
Kondisi Korban dan Dugaan Sementara
Kondisi Jasad: Saat ditemukan pada tanggal 1 Juni 2026, tubuh korban sudah mulai menghitam dan mengeluarkan aroma tidak sedap
Dugaan Waktu Kematian: Korban diperkirakan sudah meninggal dunia sekitar 5 hari sebelum ditemukan, hal ini singkron dengan momen terakhir kali korban terlihat pada hari Rabu lalu.
Tindakan Aparat dan Evakuasi
Setelah menerima laporan dari warga dan pihak keluarga, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wajo bersama dengan Tim SAR Gabungan langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian.
Tim evakuasi langsung melakukan sterilisasi tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi mayat korban dengan protokol yang berlaku. Jasad korban kemudian dibawa menggunakan ambulans menuju RSUD Maddukelleng Sengkang untuk dilakukan proses pemeriksaan medis (visum) lebih lanjut guna mengetahui penyebab pasti kematian korban.