Chornelis r Mote

  • Home
  • Chornelis r Mote

Chornelis r Mote Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Chornelis r Mote, Political Party, Iteida, .

04/03/2023

TEORI-TEORI FEMINISME

A. Pengertian dan sejarah Feminisme

Pengertian
Feminisme (tokohnya disebut Feminis) adalah sebuah gerakan perempuan yang menuntut emansipasi atau kesamaan dan keadilan hak dengan pria. Feminisme berasal dari bahasa Latin, femina atau perempuan. Istilah ini mulai digunakan pada tahun 1890-an, mengacu pada teori kesetaraan laki-laki dan perempuan serta pergerakan untuk memperoleh hak-hak perempuan. Sekarang ini kepustakaan internasional mendefinisikannya sebagai pembedaan terhadap hak hak perempuan yang didasarkan pada kesetaraan perempuan dan laki laki.

Sejarah Feminisme
Gerakan feminis dimulai sejak akhir abad ke- 18, namun diakhiri abad ke-20, suara wanita di bidang hukum, khususnya teori hukum, muncul dan berarti. Hukum feminis yang dilandasi sosiologi feminis, filsafat feminis dan sejarah feminis merupakan perluasan perhatian wanita dikemudian hari. Di akhir abad 20, gerakan feminis banyak dipandang sebagai sempalan gerakan Critical Legal Studies, yang pada intinya banyak memberikan kritik terhadap logika hukum yang selama ini digunakan, sifat manip**atif dan ketergantungan hukum terhadap politik, ekonomi, peranan hukum dalam membentuk pola hubungan sosial, dan pembentukan hierarki oleh ketentuan hukum secara tidak mendasar.

Walaupun pendapat feminis bersifat pluralistik, namun satu hal yang menyatukan mereka adalah keyakinan mereka bahwa masyarakat dan tatanan hukum bersifat patriaki. Aturan hukum yang dikatakan netral dan objektif sering kali hanya merupakan kedok terhadap pertimbangan politis dan sosial yang dikemudikan oleh idiologi pembuat keputusan, dan idiologi tersebut tidak untuk kepentingan wanita. Sifat patriaki dalam masyarakat dan ketentuan hukum merupakan penyebab ketidakadilan, dominasi dan subordinasi terhadap wanita, sehingga sebagai konsekuensinya adalah tuntutan terhadap kesederajatan gender. Kesederajatan gender tidak akan dapat tercapai dalam struktur institusional ideologis yang saat ini berlaku.

Feminis menitikberatkan perhatian pada analisis peranan hukum terhadap bertahannya hegemoni patriaki. Segala analisis dan teori yang kemudian dikemukakan oleh feminis diharapkan dapat secara nyata diberlakukan, karena segala upaya feminis bukan hanya untuk menghiasi lembaran sejarah perkembangan manusia, namun lebih kepada upaya manusia untuk bertahan hidup. Timbulnya gerakan feminis merupakan gambaran bahwa ketentuan yang abstrak tidak dapat menyelesaikan ketidaksetaraan.

B. Feminisme dan Teori-Teori Sosial
Teori sosiologis feminis berkembang dari teori feminis pada umumnya, sebuah cabang ilmu baru tentang wanita yang mencoba menyediakan sistem gagasan mengenai kehidupan manusia yang melukiskan wanita sebagai objek dan subjek, sebagai pelaku dan yang mengetahui. Pengaruh gerakan feminis kontemporer terhadap sosiologi telah mendorong sosiologi untuk memusatkan perhatian pada masalah hubungan gender dan kehidupan wanita. Banyak teori sosiologi kini yang membahas masalah ini. Teori-teori fungsionalisme sosial-makro, teori konflik analisis dan teori sistem dunia neo-Marxian, semuanya mengeksplorasi rumah tangga dalam sistem politik sebagai cara menjelaskan posisi subordinasi sosial wanita. Interaksionisme simbolik dan etnometodologi (dua teori sosial mikro) meneliti bagaimana perbedaan gender diciptakan dan dicipta ulang dalam hubungan antar perseorangan. (Ritzer dan Goodman, 2003 : 467).

C. Teori-teori Feminisme

a) Feminisme Gelombang awal (Feminisme Liberal, Feminisme Radikal, Feminisme Marxis dan Sosialis)

Feminis Liberal
Teori feminis liberal meyakini bahwa masyarakat telah melanggar nilai tentang hak-hak kesetaraan terhadap wanita terutama dengan cara mendefinisikan wanita sebagai sebuah kelompok ketimbang sebagai individu-individu. Mazhab ini mengusulkan agar wanita memiliki hak yang sama dengan laki-laki. Para pendukung feminisme liberal sangat banyak, antara lain John Stuart Mill, Harriet Taylor, Josephine St. Pierre Ruffin, Anna Julia Copper, Ida B. Wells, Frances E. W. Harper, Mary Church Terrel dan Fannie Barrier Williams.

Feminis Radikal
Feminis radikal lahir dari aktivitas dan analis politik mengenai hak-hak sipil dan gerakan-gerakan perubahan sosial pada tahun 1950-an; serta gerakan-gerakan wanita yang semarak pada tahun 1960-an dan 1970-an. Namun demikian, mazhab ini dapat dilacak pada para pendukungnya yang lebih awal. Lewat karyanya, Vindication of the Rights of Women, Mary Wollstonecraff pada tahun 1797 menganjurkan kemandirian wanita dalam bidang ekonomi[20]. Maria Stewart, salah satu feminis kulit hitam pertama, pada tahun 1830-an mengusulkan penguatan relasi diantara wanita kulit hitam. Elizabeth Cuddy Stanton pada tahun 1880-an menentang hak-hak seksual laki-laki terhadap wanita dan menyerang justifikasi keagamaan yang menindas wanita.

Feminis Marxis atau Sosialis
Feminis sosialis mulai dikenal sejak tahun 1970-an. Menurut Jagga, mazhab ini merupakan sintesa dari pendekatan historis-materialis Marxisme dan Engels dengan wawasan the personal is political dari kaum feminis radikal, meskipun banyak pendukung mazhab ini kurang puas dengan analisis Marx dan Engels yang tidak menyapa penindasan dan perbudakan terhadap wanita.

b) Feminisme Gelombang Kedua ( Feminisme Eksistensial, Feminisme Gynosentrisme)

A. Feminisme Eksistensialis
Feminisme eksistensialis melihat ketertindasan perempuan dari beban reproduksi yang di tanggung perempuan, sehingga tidak mempunyai posisi tawar dengan laki-laki.

B. Feminisme Gynosentris
Feminisme Gynosentris melihat ketertindasan perempuan dari perbedaan fisik antara laki-laki dan perempuan, yang menyebabkan perempuan lebih inferior dibandingkan laki-laki.

c) Feminisme Gelombang Ketiga (Feminisme Postmodernisme, Feminisme Multikultural, Ekofeminisme)

Feminisme Postmoderen
Postmodern menggali persoalan alienasi perempuan seksual, psikologis, dan sastra dengan bertumpu pada bahasa sebagai sistem.

Feminisme Multikultural
Feminisme multikultural melihat ketertindasan perempuan sebagai “satu definisi” dan tidak melihat ketertindasan terjadi dari kelas dan ras, preferensi sosial, umur, agama, pendidikan, kesehatan dan lain-lain.

Feminisme Global
Feminisme global ini lebih menekankan ketertindasannya dalam konteks perdebatan antara feminisme di dunia yang sudah maju dan feminisme di dunia yang sedang berkembang.

Ekofeminisme
Ekofeminisme ini berbicara tentang ketidakadilan perempuan dalam lingkungan, berangkat dari adanya ketidakadilan yang dilakukan manusia terhadap non-manusia atau alam.
Impelentasi teori feminisme ini bertujuan untuk mewujudkan keadilan dan kesetaraan gender dalam berbagai aspek kehidupan. Aplikasi teori feminisme dalam pembangunan adalah dengan dikembangkannya alat analisis berpersfektif feminisme yang dikenal dengan “Teknik Analisis Gender TAG”.

28/02/2023

Biarlah,
Semua seluk-beluk,
Akan aku kenang.
Namun, biarlah itu takdir
rapi dalam empiris.

Bilamana,
Pada kini pun aku,
Akan pasrah sang doa.
Sentuhan hati, jiwa pun,
Bergema.
Karena doa ialah,
Kunci jawaban hidupku.

Chornelis Mote

Marilah ikut ramai jalan ini, belum tentu di temui jalan ini p**a, banyak kemenangan yang hakiki.
28/02/2023

Marilah ikut ramai jalan ini, belum tentu di temui jalan ini p**a, banyak kemenangan yang hakiki.

28/02/2023

[Persoalan Sengketa Tanah Adat di Wouma-Welesi]

BERSATU & LAWAN PERAMPASAN TANAH ADAT !

Pemerintah terus berupaya terkait dengan tempat pembangunan kantor gubernur provinsi Papua Pegunungan di Wamena hingga, Wakil Menteri Dalam Negeri Jhon Wempi Wetipo harus turun tangan. Janji-janji manis seperti, jabatan di dalam birokrasi pemerintahan, proyek dan kuota bagi pemilik tanah adat setempat pada setiap penerimaan ASN dan sejumlah uang menjadi nilai tawar guna meluluhkan hati masyarakat adat agar dapat menyerahkan tanah sebagai tempat pembangunan kantor gubernur provinsi Papua Pegunungan.

Jhon Wempi Wetipo mengklaim tanah sebesar 150 ha di Wouma-Welesi akan dibangun kantor gubernur. Dengan luas 150 ha kemungkinan mulai dari Tempat perang-perangan, Jagara hingga ke Molama sampai ujung kali Baliem akan di ambil alih pemerintah. Jagara dan Molama yang selama ini dan bahkan lebih dari ratusan tahun menjadi tempat garapan masyarakat adat setempat guna memenuhi kebutuhan hidup mereka akan hilang. Hilang sumber kehidupan. Areal perkampungan dan pemukiman warga di sekitar Wouma-Welesi terancam di gusur.

Lantas, setelah Jagara dan Molama sebagai tempat garapan yang memberi hidup serta, areal perkampungan dan pemukiman warga di gusur dan dibangun kantor gubernur dan perkantoran lainnya, apa yang akan masyarakat adat setempat alami ?

Iming-iming soal jabatan, proyek, uang dan kuota ASN setiap penerimaan ASN hanyalah sebuah ilusi atau omong kosong yang sama sekali tidak memberi jaminan hidup sebagaimana ratusan tahun sebelum hingga saat ini dimana, Molama dan Jagara menjadi tempat garapan atau berkebun masyarakat adat setempat. Jika, tanah seluas 150 ha ini di serahkan kepada pemerintah maka, akan tercipta kemiskinan yang luar biasa, kelaparan yang luar biasa, gizi buruk dan masyarakat adat akan tersingkir dari tanahnya sendiri. Kolom jembatan dan emperan toko akan menjadi tempat tinggal, mengemis hingga, akan berpotensi lahir kelompok penjambret yang kemudian, melahirkan angka kriminalitas hanya untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Dengan ini, maka masyarakat adat harus bersatu dan menolak segalah macam upaya mencaplok tanah adat. Sebab, tanpa tanah masyarakat adat tidak bisa hidup. Tanah adalah mama, tanah adalah sumber kehidupan.

Mari bersatu dan lawan perampasan tanah adat !

Wamena, 27/02-23
Masyarakat Adat - MADAT

28/02/2023

Dunia butuh KEBENARAN, jika seseorang mengelabui kebenaran dengan sengaja maupun tidak disengaja, akan tetapi KEBENARAN akan tetap unggul menurut tidak kelihatan. Walaupun orang-orang hebat menang dalam retorika maupun tindakan karyanya, yang tidak layak kehendak kebenarannya.

~C/M

Address

Iteida

001

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Chornelis r Mote posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to Chornelis r Mote:

  • Want your organization to be the top-listed Government Service?

Share